
Rumah sakit..
Aerin membawa Agnes kerumah sakit,karna pertemuan mereka membuat kondisi penyakit Agnes memburuk dan jatuh pingsan
Aerin dengan sabar dsn cemas menunggu dokter sedang menangani Agnes.Suga berusaha menenangkan Aerin agar tetap tenang
Dan tak berapa lama sang dokter pun keluar dari ruang ICU.Aerin langsung menghampiri sang dokter
"Bagaimana keadaan kakak saya dok?"Tanya Aerin dengan panik
"Kondisi memprihatinkan.. Karna penyakit yang saat ini diderita pasien sudah memasuki tahap stadium akhir..Dan Membuat kondisi pasien semakin memburuk.."Jelas sang dokter
"Penyakit?Penyakit apa dok??"Tanya Aerin semakin panik
"Pasien menderita kanker servis stadium akhir.. Melihat kondisinya kecil harapan pasien akan bisa bertahan untuk hidup lebih lama,karna Kanker tersebut sudah menyebar ke seluruh saraf yang ada didalam tubuh pasien.. Untuk pihak keluarga mohon untuk mempersiapkan diri untuk setiap saat menerima kabar buruknya."Jelas dokter panjang lebar
"A..apa.. Kanker serviks.. Tidak mungkin.. Kakakku tidak mungkin kena kanker itu.. Ini pasti tidak mungkin kan.."Ujar Aerin langsung syok setelah mendengar penjelasan sang dokter
Walaupun dihatinya masih belum bisa memaafkan semua kesalahan yang diperbuat oleh Agnes,tapi bagaimana pun Aerin tetap menganggapnya sebagai kakak dan sulit untuk membencinya begitu saja.Ia tak menyangka jika Agnes yang begitu kuat harus merasakan penyakit yang mematikan tersebut
__ADS_1
Aerin pun terduduk lemas dan air matanya Mukai mengalir.Sang dokter meninggalkan mereka berdua,dan Suga hanya bisa berusaha menenangkan Aerin untuk bisa kuat menghadapinya
"Kau harus sabar..Ini cobaan untuk kakakmu."Ucap Suga sambil mengusap usap kedua pundak Aerin
"Kupikir dia orang yang kuat..Ternyata dia lemah dan harus merasakan penderitaan itu sendirian..Hiks.. Aku benar tidak tega melihat kondisi kakakku seperti itu..Hua.."Ucap Aerin dengan tangisnya yang pecah sambil memeluk Suga
...****************...
Malam hari..
Ibu datang untuk melihat keadaan Agnes dan Aerin.Sesampainya Aerin langsung memeluk tubuh ibunya
"Ada apa dengan kakakmu Aerin..Apa yang terjadi padanya?"Tanya ibu Aerin yang belum mengetahui keadaan Agnes
Aerin membawa sang ibu kekamar dimana Agnes dirawat.Saat memasuki langkah sang ibu perlahan berat dan tak sanggup untuk melangkahkan kakinya mendekati Agnes yang kini terbaring lemah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan
Aerin berusaha menguatkan sang ibu dan ibunya berusaha untuk berjalan mendekati Agnes.Ia pun tak kuasa melihat Agnes yang masih terbaring lemah dengan berbagai alat medis terpasang pada tubuhnya
"Ag..Agnes.. Kenapa kamu jadi seperti ini nak?Hiks.."Isak ibunya mulai mengeluarkan air mata sambil mencoba memegangi pipi Agnes
__ADS_1
Aerin masih terus mencoba menguatkan ibunya tepat dibelakang ibunya
"Ibu tak menyangka kamu bisa seperti ini.. Ibu pikir kamu sudah hidup lebih baik walau tanpa kami..Hiks."Ucap ibu lagi menangis
......................
Hai.. Para Readers.. 😊😊
Bagaimana kabar kalian??Saya harap selalu dalam keadaan sehat ya..🙏🏻🙏🏻
Saya mau kasih tahu ya,kalau cerita ini sudah mau ending..Karna jujur saya benar benar tidak bisa berpikir dengan alur cerita ini..Semakin saya tidak tahu mau di lanjutin kemana.
Maafkan author yang mungkin ada beberapa readers yang kecewa dengan karya saya yang ini..Namanya juga author manusia biasa pasti sikit banyaknya ada buat silap..😄😄
Sekarang author lagi update yang chat story ya.. Lagi coba.. Boleh untuk readers yang penasaran silakan baca..😉😉
Semoga Readers masih setia mengikuti setiap alur cerita yang saya tulis.. Walaupun pembacanya semakin menurun.. Tapi saya akan terus untuk berkarya..🥰🥰
Happy Reading..💕💕
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...