
Sesampainya di cafe..
Kenzie menyambut Aerin yang baru saja tiba
"Sudah datang?"Tanya Kenzie membuat Aerin terkejut
"Ehhh..Kau mengagetkan ku bos..hehehe..Maaf aku tidak masuk untuk berapa hari kemarin."Jawab Aerin dengan penuh semangat
"Tidak apa..Asal alasannya tepat. Apa urusanmu susah beres?"Tanya Kenzie
"Iya..Sudah beres.."Jawab Aerin sambil tersenyum
"Boleh kutahu urusan apa yang sudah kau bereskan?"Tanya Kenzie penasaran
"Eh.. itu.."Aerin pun merasa bingung akan menjawab apa.Karena ia tak menceritakan jika alasan liburnya karena menikah
Belum menjawab,staff lain pun datang dan Aerin tak jadi menjawab.Ia langsung bersiap siap untuk memulai pekerjaannya dan menghindar dari Kenzie.Kenzie pun merasa sedikit curiga dengan sikap Aerin yang seperti ada yang disembunyikan darinya
......................
Beberapa hari kemudian..
__ADS_1
Aerin mulai terbiasa tinggal bersama Suga.Walaupun mereka masih saling tidak bicara tapi bagi Aerin tak masalah asal tidak merasa terganggu
Di hari libur,Aerin menghabiskan waktunya dirumah dan tidak bepergian.Ia ingin menghabiskan waktunya beristirahat dan membereskan rumah
Sedangkan Suga lebih banyak menghabiskan waktunya dikamar tanpa keluar sedikit pun
Aerin yang memulai pekerjaannya dengan membersihkan rumah,berniat akan membersihkan kamar Suga
Dengan memberanikan diri ia pun mengetuk pintu kamar Suga sambil membawa vakum cleaner
Tok..Tok..
Tak berapa lama pintu pun terbuka dan terlihat Suga berdiri dihadapan
"Eh.. Aku mau membersihkan kamarmu..Sudah berapa hari aku belum membersihkan kamarmu..Karna kau selalu dikamar terus."Jawab Aerin
"Tidak perlu.. Aku bisa melakukannya sendiri."Jawabnya dengan nada dingin
"Jangan begitu.. Disini tidak ada pembantu..Biar aku saja yang membersihkannya..Ini sudah menjadi kewajibanku sebagai istri."Jelas Aerin
"Memangnya kau merasa adalah istriku?bukankah aku sudah peringatkan jangan mengganggu ku..Urus saja dirimu."Jelas Suga dengan tegas
__ADS_1
Aerin hanya menatap aneh dan mendengus kesal
"Aku tahu..Tapi aku tetap akan melakukannya..Aku tidak peduli kau mau anggap aku seperti apa..Ayo..minggir.."Jawab Aerin dengan berani
"Kau tidak dengar ucapan ku??Kubilang tidak usah..Artinya tidak usah..kenapa kau keras kepala sekali..!!!"Ucap Suga mulai kesal
"Karna aku istrimu.."Jawab Aerin tersenyum sesaat dan langsung memandang sinis
Mereka pun akhirnya saling dorong mendorong.Aerin yang tak mau mengalah tetap memaksa ingin masuk dalam kamar Suga.Ia merasa punya hak karna dirinya sudah menjadi istrinya,sedangkan Suga tetap melarang Aerin untuk memasuki kamarnya.Hingga sesuatu yang tak terduga pun terjadi,vacum cleaner yang ukurannya tak begitu besar namun sedikit berat yang masih dipegang Aerin tiba tiba saja terjatuh.Dan tepat mengenai kaki Aerin hingga membuatnya terkejut dan berteriak
Brugh..
"Argggghhhhh..."Teriak Aerin sekuatnya merasa kesakitan dan Suga pun ikut terkejut melihat yang sudah menimpa Aerin
Setengah jam kemudian..
Aerin terduduk tak bisa bergerak diatas sofa dengan kaki yang sudah diobati dan diperban oleh Suga.Suga datang menghampiri sembari membawa teh untuk Aerin
Aerin menatap tajam kearah Suga,ia merasa marah dan kesal dengan Suga.Ia menyalahkan Suga penyebab kakinya yang sudah cedera
"Ini.. minum lah.."Ucap Suga sambil memberi teh pada Aerin
Aerin tak menjawab dan menolak pemberian Suga.Ia hanya memalingkan wajah dari Suga,sedangkan Suga hanya bersikap tenang
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...