
"Jadi uang itu tidak kau pakai untuk berbelanja kebutuhanmu?"Tanya Suga meyakinkan lagi
"Tidak .. Untuk apa menghabiskan uang yang tidak berguna jika ini lebih berguna untuk mereka yang membutuhkan.."Jelas Aerin
"Lalu kapan kau akan pergi kesana?"Tanya Suga lagi
"Mungkin besok..Kebetulan aku tidak ada jadwal kuliah..Kau bisa menemaniku kan?"Jawab Aerin sekaligus bertanya
"Sepertinya aku tidak bisa..Akhir akhir ini aku sedikit sibuk.. Banyak pekerjaan yang harus kuselesaikan.. Kau minta ibumu saja yang menemani.. Bagaimana??"Jawab Suga menjelaskan
"Mereka sedang berlibur ke Manado.."Jawab Aerin
"Benarkah??Kenapa aku bisa tidak tahu?"Tanya Suga terheran
"Ya sudah.. Tidak apa apa..Aku pergi sendiri saja.. Yang penting suamiku jangan sampai terlalu lelah bekerja..Nanti istrimu akan sangat sedih.."Ujar Aerin mulai manja dan mencoba untuk memeluk Suga
Namun.. Suga langsung menunjuk jarinya kearah kening Aerin dan mendorongnya dengan pelan untuk tidak mendekatinya
"Bersihkan dulu wajahmu.. Apa kau tidak ngaca?Muka mu sudah seperti monster.."Ujar Suga yang langsung pergi menuju kamarnya
Aerin hanya menyunggingkan bibirnya keatas
"Yang penting kau mencintaiku kan..Hahah."Teriak Aerin dengan sengaja
...****************...
__ADS_1
Panti Jompo Kasih..
Aerin datang mengunjungi panti tersebut dengan seorang diri tanpa ditemani Suga.Namun Suga sudah memerintahkan sopir pribadi untuk mengantar Aerin menuju panti jompo tersebut
Sesampainya ia pun menyerahkan bingkisan bingkisan yang sudah ia siapkan sebelumnya pada pengurus panti.Dan beberapa saat ia juga sempat mengobrol dengan pengurus panti
Setelah seharian mengunjungi Aerin pun berpamitan akan pulang,namun disela ia akan berpamitan seseorang datang menghampirinya
"Selamat siang ibu panti.."Sapa seseorang membuat mereka menoleh kearahnya.Dan membuat Aerin kembali terkejut melihat sosok yang tak asing lagi baginya
"Anda??"Seru Aerin yang tak menyangka bisa bertemu kembali dengan Tommy
"Selamat siang tuan Tommy.."Sapa balik ibu panti dengan tersenyum
"Jadi anda menyumbangkan dana ini juga kepanti ini?'Tanya Aerin sedikit cuek
"Iya.. Aku tidak menyangka kita bisa bertemu lagi disini.."Ujar Tommy sambil tersenyum
"Jika aku tahu anda akan datang kesini hari ini juga,aku tidak akan datang ."Jawab Aerin dengan datar
"Kau masih tersinggung dengan ucapan ku kemarin?"Tanya Tommy
"Tidak juga.. Tersinggung juga tidak berarti untuk anda.. Ya sudah.. Aku harus pulang.. Semoga hari anda menyenangkan.."Jawab Aerin sembari akan pergi
"Aku akan mengantarmu.."Ucap Tommy mengikuti Aerin dari belakang
__ADS_1
"Tidak.. Terima kasih.. Dan tolong anda menjaga sikap anda pada saya."Jawab Aerin menolak
"Kenapa??Kenapa kau begitu menolak semua tawaranku??"Tanya Tommy penasaran
"Karna anda salah memilih orang.. "Jawab Aerin dengan tegas
"Apa yang salah?Bahkan jika aku ingin menjadi temanmu,apa itu juga salah?"Tanya Tommy lagi
"Ya sangat salah.. "Jawab Aerin singkat
"Jika aku tidak bisa menikahimu secara langsung,berikan aku kesempatan untuk menjadi temanmu..Agar aku bisa terus di dekatmu."Jelas Tommy
Aerin hanya menatap aneh kearah Tommy sambil mengernyitkan alis
"Apa anda ingin tahu satu hal tentangku?'Tanya Aerin
"Ya.."Jawab Tommy singkat
"Aku sudah menikah.. Jadi ku minta tolong berhenti untuk mendekati ku..Permisi."Ungkap Aerin dengan tegas dan langsung pergi
Tommy kembali mematung memandangi kepergian Aerin
*Bahkan jika kau sudah menikah,tidak akan membuatku berhenti untuk mendapatkanmu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
__ADS_1