
Suga masih terus memperhatikan Aerin yang terus menari nari sambil bernyanyi karna dengan membelakanginya
Saat Aerin membalikkan tubuhnya,baru lah ia menyadari dan terkejut melihat Suga yang sudah berdiri memperhatikannya
"Ka..Kau sudah pulang?Sejak kapan?"Tanya Aerin menjadi salah tingkah
"Sudah selesai nyanyi sambil menarinya?"Tanya balik Suga sambil menyilangkan kedua tangannya di d ada
"I.. Itu cuma iseng saja.. Kau mau makan ?Aku siapkan sekarang."Ujar Aerin
Suga pun tak menjawab,ia justru berjalan perlahan mendekati Aerin.Dan hal itu membuat Aerin bingung
Tepat dihadapannya Suga masih terdiam sambil menatap Aerin dengan serius
"Ada apa?"Tanya Aerin sedikit gugup
Ingat Aerin.. Kau jangan terpengaruh lagi dengan ketampanannya.. Jangan berpikir yang mesum lagi..Batin Aerin mencoba untuk menyadarkan dirinya agar tidak berkhayal seperti sebelumnya
"Jika aku memberimu pilihan.. Kau lebih memilih bekerja atau dirumah belajar menjadi istri yang baik untukku?"Tanya Suga dengan serius
"Hah??Kenapa tiba tiba saja kau bertanya begitu?"Tanya Aerin dengan bingung
"Jawab saja..Aku tidak akan memaksamu kali ini.."Jawab Suga dengan tenang
__ADS_1
"Sejujurnya aku lebih ingin bekerja,tapi karna kau memintaku untuk berhenti bekerja dan melakukan tugasku sebagai istri,aku akan lakukan..Dan ini juga demi nenekmu.."Jawab Aerin menjelaskan
"Apa kau terpaksa atau murni dari keikhlasanmu melakukannya?"Tanya Suga lagi
"Kenapa pertanyaanmu semakin serius ??Apa kau baik baik saja?"Tanya Aerin semakin bingung
"Dijawab saja."Ujar Suga dengan pelan
"A..Aku..Ikhlas..Aku hanya berusaha melakukan sebagaimana menjadi istri,walaupun kau selalu bersikap angkuh padaku."Jelas Aerin
Beberapa saat Suga menatap Aerin dengan serius.Dan tanpa berkata apa pun Suga langsung menarik tangan Aerin yang jatuh dalam pelukan Suga.Suga memeluk tubuh Aerin dengan sangat erat.Ntah sejak kapan ia mulai menginginkan Aerin dan tidak ingin jika Aerin bersama Kenzie
Walaupun Kenzie sempat menyinggung seseorang yang sempat ia cintai
Aerin merasa terkejut melihat tindakan Suga yang lagi lagi melakukan hal itu lagi
Tapi Suga justru semakin mempererat pelukannya
"Lakukan sesuai ucapanmu. "Ucapnya dengan pelan membuat Aerin semakin bingung
Tak berapa lama Suga melepas pelukannya dan tersenyum pada Aerin
Aerin hanya menatap aneh pada Suga
__ADS_1
Suga pun mengusap usap rambut Aerin dan langsung meninggalkan Aerin menuju kamarnya
Apa??Dia mengusap usap rambutku???Apa aku tidak salah lihat???Ada apa dengannya sekarang??Batin Aerin bertanya tanya dalam hati
Aerin masih tidak percaya dengan apa yang Suga lakukan pada rambutnya
"Dia terlihat aneh??Kenapa aku jadi seram melihatnya??Dia kesambet hantu apa ya???Ihhhh.."Ujar Aerin merasa merinding dan sesaat memegangi rambutnya dengan tatapan yang masih bingung dan terheran
Malam hari..
Setelah makan malam Aerin berniat untuk bersantai sejenak menonton tv bersama Suga seperti biasa.Ia pun duduk disebelah Suga sembari memakan buah stroberi kesukaannya
Suga yang tadinya sedang serius menonton,seketika melirik kearah Aerin yang sedang menikmati buah yang ia makan.Tanpa pikir panjang Suga langsung merebahkan kepalanya diatas pangkuan Aerin.Hal itu membuat Aerin kembali terkejut melihat tindakan Suga yang selalu tiba tiba
"Heiii.."Ujar Aerin dengan masih buah di mulutnya yang belum sempat ia makan
"Kau terlalu asik menikmati buah itu..Pijit kepala ku."Ujar Suga sambil merebut buah yang ada di mulut Aerin tanpa merasa jijik
Aerin hanya menatap aneh ke Suga
"Kau selalu seenaknya saja.."Gerutu Aerin
"Jangan mengomel,cepat lakukan.."Perintah Suga
__ADS_1
"Ihhhhh...."Gerutu Aerin pada akhirnya hanya bisa menuruti perintah Suga
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...