
Pelajaran komputer/myob berjalan dengan lancar, walaupun ada beberapa siswa yang tidak mengerti, tapi Bu Amelia sangat sabar mengajari siswa.
Jam istirahat berbunyi...
"Ki gue sama Villa mau ke perpus lo ikut?" tanya Gled.
"Udah kalian duluan aja, gue lagi badmood" jawab Kiki.
"Ulululu sayang, jangan badmood dong, udah untuk ngilangin badmood lo ikut kita aja" ajak Villa mencubit pipi Kiki.
"Apaan sih Vil!" ketus Kiki.
Gled dan Villa menarik paksa tangan Kiki, akhirnya Kiki pasrah pada pendiriannya dan mengikuti temannya.
***
Dikoridor sekolah, Gled, Villa dan Kiki melaksanakan aktivitas seperti biasanya, tetapi tidak biasanya mereka pergi ke perpustakaan.
Gled disuruh oleh Guru ketua jurusan Akuntansi untuk menjalankan tugas rahasia.
Gled, Villa dan Kiki adalah anggota pengawas siswa atau sering disebut Duta Bullying.
Mereka diperintah khusus oleh kepala sekolah dan tidak ada seorang siswapun yang tahu tentang penyelidikan mereka.
Sesampainya di Perpustakan, Gled duduk di kursi Perpustakaan sambil mengambil buku, diiringi oleh Villa dan Kiki duduk sambil membaca buku.
Mereka bertiga sedang mengawasi seorang siswa yang suka dibully di sekolah ini.
Gled menutupi wajahnya dengan buku, kedua temannya juga melakukan hal yang sama.
Seorang siswa laki laki yang bergaya biasa saja, duduk tidak jauh didepan mereka sedang membaca buku.
Ketiga gadis itu berbisik satu sama lain dan secara mendadak siswa laki laki itu berpindah duduk didekat mereka.
Gled, Villa dan Kiki sangat terkejut dan langsung menatap tajam siswa laki laki itu.
"Maaf, mengganggu kalian, gue perhatikan sejak tadi kalian memperhatikan gue, apa ada yang salah dari gue?" tanya siswa laki laki itu dengan wajah bingung.
Erfandri Fadel Putra
__ADS_1
Cowok yang sering dipanggil Fandri, terkesan cowok yang pendiam, Fandri memang anak orang kaya, bahkan satu satunya anak laki laki dikeluarganya, ia memiliki 3 orang Kakak perempuan dan ia adalah anak bungsu. Itu sebabnya ia manja.
Ia adalah anak manja, ya begitulah, mungkin karena sikap manjanya ia dibully, ia memang lemah dalam bela diri, tetapi otaknya sangat pintar dalam membuat robot.
Fandri berasal dari kelas X11 Teknik Mekatronika. 3. Jurusan yang khusus mempelajari tentang mekantronika atau pembuatan robot dan berbagai mesin untuk keperluan industry dan sejenisnya.
Fandri suka pergi perpustakaan saat jam istirahat.
Entahlah karena ia sedikit lemah dalam bidang manajemen, maka dari itu ia mengambil jurusan mekantronika.
SMK ELIT, mempunyai jurusan yang sangat banyak, seperti Akuntansi, Perkantoran, Pemasaran, Teknik Komputer dan Jaringan , Multimedia, dan Teknik Makantronika, SMK ELIT tidak mempunyai jurusan seni, SMK ini hanya mengajari dalam bidang manajemen dan teknologi, itu sebabnya sekolah ini berbeda dari yang lain.
"Iya, memang benar kami sedang mengawasi lo" tegas Gled berdiri.
"Kenapa gue diawasi?" tanya cowok itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Sini lo duduk!" suruh Kiki kepada cowok itu.
"Ki ngomongnya jangan kek gitu dong, dia nggak salah, malah dia yang jadi korban" ucap Villa.
"Hmmm" ucap Kiki menghela nafasnya.
"Nama lo Fandri kan" ucap Gled memulai pembicaraan.
"Iya, kalian siapa?" tanya Fandri, masih memegang buku di tangan kanannya.
"Nama gue Gled, ini sahabat gue Villa dan Kiki, kami mau menanyakan sesuatu kepada lo, apa lo mau menjawabnya?" ucap Gled dengan tegas.
"Sepertinya gue mengenali kalian, lo adik kelas gue, yang berada di gedung jurusan akuntasi, nama kalian bertiga cukup populer" balas Fandri tersenyum dibibirnya.
"Iya begitulah, jadi apa lo selama ini menerima penindasan?" tanya Kiki tampak serius.
"Hmmm seperti yang kalian lihat, selama ini gue mendapat penindasan, gue sering dibilang anak Mami dan segala macamnya, yang paling parah gue sering dikunci ditoilet sama teman teman gue, hingga gue hanya bisa bengong menunggu seseorang yang datang ke Toilet" jelas Fandri.
"Lo cowok macam apa sih?, masalah sepele kek gitu apa lo nggak bisa tanganin, lo bisa bela diri nggak?, gue nggak habis pikir, walaupun kita cuman junior lo dan lo senior kita, apa lo nggak ada keberanian buat lawan mereka" ketus Villa.
"Gue cuman cowok biasa, gue cuman anak manja, gue nggak bisa bela diri, tapi gue bisa buat robot kok" ujar Fandri tersenyum.
__ADS_1
Gled, Villa dan Kiki menepuk kening mereka dan menghela nafas lelahnya.
"Gue akui lo emang berprestasi dalam membuat robot, tapi gue saranin lo harus ngikutin bela diri, trus jangan manja, lo cowok lo harus bisa lindungin cewek, apa lo mau harga diri lo terus di injek injek sama orang yang ngebully lo" ucap Gled melipat tangannya di dada.
Fandri terdiam...
Villa angkat bicara "Maaf kami udah ngomong kek gini sama lo, maksud gue Kak Fandri, ini demi kebaikan lo juga, bagaiamana coba kalau lo terus ditindas kek gini, lo harus bangkit jangan kek gini" Villa mengepalkan tangan kanannya dan memberikan sebuah semangat.
"Nasehat dari gue, nggak banyak kok soalnya udah diwakilin sama sahabat gue, lo harus bersikap tegas dan harus bersikap kek orang normal biasanya, jangan manja!" tegas Kiki.
"Gue sadar, makasih udah ngingatin gue, gue akan ikut bela diri, gue nggak akan manja lagi, gue akan buktiin kalau gue bisa berubah jadi lebih baik, gue nggak habis pikir cewek cantik dan terhormat seperti kalian mau merhatiin gue, angin macam apa yang datang kepada kalian" ucap Fandri menatap Gled, Villa dan Kiki.
"Itu baru semangat" ucap mereka bertiga berbarengan.
Baiklah, kita perkenalkan diri lagi "Nama gue Gledies Rienza Wenard, kelas X1 akuntansi. 1" ucap Gled menyodorkan tangannya.
"Perkenalkan nama Gue Erfandri Fadel Putra, kelas X11 Teknik Mekantronik. 3, salam kenal ya" sambung Fandri membalas uluran tangan Gled dengan senyuman di bibirnya, hingga menampakka senyum lesum pipitnya.
"Lo cantik juga Gled" batin Fandri.
Villa dan Kiki ikut berkenalan dengan baik dengan Fandri.
"Yaudah maaf, omongan kita tadi nyakitin ucapan Kak Fandri, karena kami adalah..." ucap Kiki terpotong oleh tangan Villa.
"Jangan bilang siapa siapa ya Kak" bisik Villa pelan.
Fandri mengangguk serta tersenyum di bibirnya, ia masih tetap memegang bukunya ditangan kanan.
"Kita adalah Duta Bullying di Sekolah ini, kami diperintah langsung untuk mengawasi siswa yang terkena dampak bullying" ucap Gled, Villa dan Kiki bersamaan, tersenyum kepada Fandri.
"What!, ternyata Duta Bulliying yang selama ini gue harapkan ada juga" ucap Fandri tampak terkejut dan merasa senang.
"Iya, kami baru seminggu ini dilantik secara resmi oleh Kepsek dan beberapa guru secara tertutup, karena jika para siswa mengetahuinya mungkin siswa yang nakal disekolah ini akan waspada" jelas Gled.
"Itulah guna kami membantumu Kak Fandri" ucap Kiki yang saat ini suasana hatinya membaik.
"Bisakah kau catat, nama nama siswa yang menindasmu" sambung Villa menyodorkan selembar kertas dan pena.
Fandri mengambil selembar kertas dan pena yang berada di meja dan mulai mencatat nama nama siswa yang pernah menindasnya.
__ADS_1
Villa mengambil kembali selembar kertas dan pena dari tangan Fandri.
"Tugas selesai!" ucap ketiga gadis itu.