KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 20


__ADS_3

Hari Selly keluar dari penjara, Selly dihukum satu tahun penjara. Karena didalam sel berkelakuan baik Selly mendapat remisi potongan tahanan 45 hari. Didalam sel selama 9 bulan Selly tidak pernah dikunjungi oleh suaminya. Gak tau masih suami atau bukan karena 9 bulan tanpa komunikasi apapun tanpa melihat tanpa kabar. Marcel seperti hilang ditelan bumi dengan bayi yang dilahirkan Selly. Bayinya sekarang sudah berumur 9 bulan.


Selly keluar tidak ada keluarga yang menjemput atau menunggunya. Selly pulang naik taksi dengan uang pemberian petugas sipir yang iba melihat nasib Selly. Tujuannya Selly pulang kerumah dimana dia tinggal dengan Marcel dulu. 30 menit perjalanan dari rutan sampai rumahnya. Rumahnya sepi rumput liar tumbuh tinggi mengelilingi sekitar rumah.


Selly terperangah melihat rumahnya yang sudah tidak berpenghuni. Selly mencoba membuka pintu gerbang dengan bunyi yang menderit memekakan telinga Karena lamanya tidak tersentuh. Selly mengangkat pot bunga yang sudah usam bunganya juga sudah mati. Ada kunci dibawah pot tersebut. Rupanya Marcel meninggalkan kunci rumahnya.


Selly membuka pintu. Rumahnya pengap kotor debu bertaburan dimana mana. Semua perabotan masih lengkap. Diterangi satu lampu diruang tengah. Selly terus berjalan menuju kamarnya dulu. Semua barang barangnya masih utuh. Membuka lemari pakaian. Pakaiannya juga masih tersimpan rapi didalam lemari tapi hanya punyanya sendiri punya suaminya Marcel sudah tidak tersisa satupun. Selly luruh dilantai yang berdebu. Air matanya tidak mampu dibendung lagi. Jadi selama ini Marcel tidak menjenguknya dipenjara bukan sibuk ngurus bayinya tapi karena pergi darinya.


Selly menangis tergugu. Dia rela menjalani hukumannya berharap suami serta putranya setia menunggu dirinya tapi kenyataannya suami serta anaknya tidak tau dimana dia berada sekarang. Sakit rasanya.


Apa penderitaannya selama sepuluh bulan lebih dipenjara belum cukup. Apa masih ada lagi cobaan yang harus ia hadapi sendiri. Mengambil suami arang bahagianya tidak sampai 5 bulan tapi penderitaanya 2X lipat masih belum cukup. Penyesalan menghampiri dirinya. Semua rencananya hilang sudah. Dengan tenaga yang masih tersisa Selly membersihkan kamarnya, setidaknya ada tempat tidur malam ini. Besuk akan dia pikirkan nanti.


Alhamdulillah lampunya masih menyala, Setidaknya masih bisa menerangi tempat tinggalnya. Selly membersihkan sekedarnya saja. Perut keroncongan minta diisi tapi tidak ada makanan apapun. Selly meminum air kran untuk mengisi perutnya yang keroncongan. Selly berusaha memejamkan mata. Dan harus disyukuri karena ternyata perhiasan yang Selly simpan masih utuh.


Hal pertama yang akan dilakukan besuk yaitu menemui kania dan meminta maaf. Karena kelelahan Selly memejamkan matanya. Adzan subuh Selly sudah terbangun. Segera mengambil air wudlu dan menunaikan kewajibannya.


Seusai sholat Selly membersihkan halaman rumahnya. Jika tidak menemukan Marcel dia akan tetap tinggal disini dan mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya sendiri. Selly bertekad akan menjadi manusia yang lebih baik.


Hari ini Selly membulatkan tekadnya menemui Kania mantan madunya. Selly akan minta maaf atas semua kekacauan yang disebabkan oleh dirinya. Selly juga akan mencari tau keberadaan Marcel lewat Kania. Siapa tau Kania mengetahui keberadaan suaminya itu. Selly pergi dengan naik taksi. Selly menjual perhiasannya yang masih utuh ditempatnya mesti rumahnya kosong. Marcel pergi tidak membawa barang Selly satupun termasuk perhiasan dan tabungan Selly. Marcel hanya membawa putranya serta barang barang pribadinya.


Setelah sekitar 20 menit Selly meninggalkan rumah akhirnya Selly sampai ditempat Kania. Selly langsung mengutarakan niatnya untuk menemui Kania lewat pegawai restoran. Awalnya pegawai tersebut enggan memanggilkan bosnya karena semua sudah tau siapa Selly itu. Tapi Selly memohon mohon agar diijinkan menemui bosnya itu. Dengan berat hati akhirnya mau memanggil bosnya.

__ADS_1


Selly ada apa mencariku" kata Kania tanpa basa-basi


"Maaf mbak Kania kalo kedatangan saya menggangu. Saya cuma mau minta maaf sama mbak Kania" ucap tulus Selly


"Aku sudah memaafkan, sekarang kamu boleh pergi" ucap Kania yang tidak mau menatap Selly. Meski bibirnya mengatakan sudah memaafkan rapi lain dengan hatinya. Tidak semudah itu memaafkan orang yang telah menghancurkan rumah tangganya serta mencelakai putrinya.


"Saya tau saya banyak salah sama mbak Kania, mungkin hukuman yang saya dapat tidak sebanding dengan rasa sakit yang mbak Kania rasakan, makanya saya datang kesini untuk meminta maaf langsung pada mbak Kania" Selly bersimpuh didepan Kania


"Gak usah drama. Aku sudah memaafkan. Sekarang pergilah dari sini bahkan dari kehidupanku juga putri putriku" ucap Kania


"Maaf mbak maaf banget" kata Selly


"Pergi sekarang juga atau aku panggil satpam" kata Kania


"Cih drama apalagi ini" decak Kania


"Bu Kania ini gimana " tanya pegawainya yang melihat


"Urus dia, aku gak mau tau" Setelah berkata seperti itu Kania pergi keruangannya kembali.


"Nyusahin aja" ucap pegawai

__ADS_1


Selly dibawa keluar tempat biasa para pegawai istirahat. Pegawai tersebut mengoleskan minyak kayu putih didekat hidungnya. Ada 2 pegawai yang mengurus Selly. Ternyata Selly pingsan karena dari kemarin perutnya belum terisi makanan sama sekali, hanya air kran semalam.


Setelah Selly sadar Selly diberi makan dan minum.


"Gila ini orang doyan apa lapar sih, berapa hari sih dia gak makan" kata pegawai itu.


"Maaf saya sudah 2 hari belum makan" jawab Selly yang masih mengunyah


"Emang sama pak Marcel gak dikasih makan" tanya pegawai itu


"Enggak, mas Marcel hilang gak tau kemana" jawab Selly


"Apa kalian ada yang tau dimana mas Marcel sekarang apa kembali lagi pada mbak Kania" tanya Selly


"Ya gak mungkinlah bu Kania mau kembali lagi sama pak Marcel" jawab pegawai


"Udah hampir setahun pak Marcel tidak datang kesini, kabarnya sih pindah keluar kota, emang lo gak dikasih tau, lo kan istrinya" kata pegawai satunya.


Selly menggeleng.


"Kasihan. Habis manis sepah dibuang" kata pegawai itu

__ADS_1


"Mungkin itu karma buat pelakor macam lo" imbuhnya


Selly hanya menunduk tidak berani menatap pegawainya Kania itu. Memang benar kalo dirinya seorang pelakor, Suaminya hasil merebut punya orang lain jadi sekarang mungkin juga suaminya direbut kembali sama orang lain. Apalagi dirinya tidak ada disampingnya tidak memberikan haknya tidak melakukan kewajibannya. Tiba-tiba hati Selly perih seperti disayat sayat pisau. Ini rasa yang Kania rasakan saat dirinya datang ditengah tengah kebahagiaannya dengan Marcel. Hukum alam memang berlaku meski kita tidak melakukan pembalasan itu.


__ADS_2