KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 45


__ADS_3

...Seminggu sudah Yuda mengalami morning sicnes. Seminggu juga Yuda selalu menempel pada istrinya. Kania dibuat bingung dengan kelakuan suaminya yang berubah seperti balita yang tak mau jauh dari ibunya. ...


..."Mas, hasil pemeriksaan yang mas lakukan gimana, apa ada masalah dengan dirimu mas" tanya Kania hati-hati...


..."Gak ada apa-apa, Beny bilang semua gak ada yang salah. Aku sendiri juga heran hasil medis sempurna tak ada yang salah nyatanya tiap jari aku mual mulu" jawab Yuda jujur...


..."Aneh banget sih mas" Kania menatap suaminya ...


..."Jangan menatapku seperti itu, aku tidak bohong, kalo tidak percaya kita cek ke dokter yang lain. Siapa tau Beny salah" kata Yuda...


..."Aku juga mikir gitu sih, kita langsung kerumah sakit aja" ucap Kania...


..."Temani mas mandi" Yuda menarik istrinya menuju kamar mandi...


...Seminggu ini Yuda bersikap layaknya balita. Jika berjauhan dengan istrinya dia akan merasakan mual dan pusing. Jika istrinya ada didekatnya rasa itu hilang semua baik-baik saja. Yuda juga sangat sensitif dengan bau-bauan. Dia sangat menyukai segala hal berbau jeruk. Makanan yang bisa dimakan tanpa drama hanya jeruk dan sejenisnya yang berhubungan dengan jeruk. Kania sendiri pusing dengan kelakuan aneh suaminya. Pernah menginginkan mie ayam pakai kuah jus jeruk. Kebayang kan gimana rasanya, tapi Yuda bisa makan dengan lahap. Anak-anak pun heran dengan apa yang terjadi pada Daddy nya itu. ...


...Drrrt..... drrrt...... drrrt.........


...Ponsel Yuda berdering menampilkan nama sekretarisnya....


..."Mas dari sekretaris" kata Kania memberitahu Yuda karena Yuda enggan menerima mengangkat telponnya...


..."Angkat" perintah Yuda...


..."Hallo" jawab Kania...


..."Assalamualaikum bu Kania, maaf mengganggu" kata sekretaris merasa tidak enak...


..."Wa'alaikum salam gak papa, ada apa" tanya Kania...


..."Maaf bu Kania bisa disampaikan pada pak Yuda kalo hari ini jam 9 ada meeting dengan pt........ direstoran Bu Kania" kata sekretaris...


..."Iya akan saya sampaikan, terimakasih ya" kata Kania...


..."Rima, kamu aja yang datang sama Bram" kata Yuda cepat...


..."Maaf pak bos tidak bisa, beliau tidak akan menandatangani kontrak kerjasama kalo bapak tidak hadir" ucap sekretaris...

__ADS_1


..."Kalo gitu batalkan saja" kata Yuda tanpa beban...


..."Tidak bisa pak membatalkan begitu saja, perusahaan kita nanti dicap tidak profesional" tolak Rima...


..."Oke aku akan datang, siapkan semuanya" kata Yuda...


..."Baik pak" jawab Rima patuh...


..."Maaf ya mbak Rima" Kania meminta maaf atas nama suaminya...


..."Iya bu sama-sama, maaf juga sudah mengganggu waktunya. Assalamualaikum bu" pamit sekretaris...


..."Wa'alaikum salam " Kania menutup telponnya ...


...Siap-siap ikut mas, meeting nya direstoran mu. Dandannya jangan cantik-cantik" pesan Yuda dan buru-buru masuk kamar mandi karena sekarang sudah jam 8 sedang meeting nya satu jam lagi ...


..."Udah cantik dari sananya gimana dong" protes Kania...


..."Cantikmu cuma buatku" jawab Yuda dari dalam kamar mandi...


...Kania memilih baju kerja seperti yang biasa digunakan saat kerja direstoran. ...


...Kania memang istri idaman banget. Tanpa banyak omong seakan mengerti semua kemauan pasangannya. Setiap hari Kania selalu menyiapkan semua kebutuhan suaminya tanpa kata dari suaminya. Dan Yuda pun selalu menyukai apa pun yang disiapkan istrinya....


...Kania keluar dengan blues warna biru muda dan celana bahan warna hitam dan hijab warna senada dengan blues nya sepatu hitam dengan hil 10 cm....


..."Kenapa mesti cantik gini sih cuma mau kerestoran" protes Yuda...


..."Gak pakai protes, lihat udah jam berapa ni" Kania menunjuk jam ditangannya...


..."Pergi sendiri atau aku temani" ucap Kania...


..."Temani" jawab Yuda lesu...


...Kania memasangkan dasi serta jas yang telah disiapkan tadi. Kania segera bergegas mengambil sepatu milik suaminya. Setelah keduanya rapi Kania menarik tangan suaminya. Cukup sudah drama pagi ini. Setiap hari akan selalu ada drama yang menurut Kania sangat tidak masuk akal. ...


...Kania tidak sempat sarapan dirumah karena diburu waktu. ...

__ADS_1


..."Pak kerestoran pusat" ucap Kania pada sopir yang telah siap...


..."Baik Nya" jawab sang sopir...


...Yuda hanya mengikuti istrinya tanpa membantah. Selama dimobil Kania terus nyerocos menceramahi suaminya. Kania meminta Yuda melawan rasa didalam dirinya. Tak lupa Kania menyiapkan masker yang sudah diolesi aroma terapi rasa jeruk agar suaminya tidak mual saat berhadapan dengan orang lain. Tidak sopan sih meeting direstoran tapi pakai masker, tapi apa boleh buat daripada suaminya muntah didepan orang. Kalo dikantornya karyawannya mulai paham dengan kondisi big boss nya....


...Tidak butuh waktu lama, mereka telah sampai direstoran. Kania turun lebih dulu. Kania menggandeng tangan suaminya. ...


..."Ingat lo mas, kamu masuk sendiri" ucap Kania yang seketika mengubah raut wajah suaminya menjadi cemberut. Kania tau meski sekarang Yuda sudah memakai masker....


..."Yank gak bisa apa temani mas masuk, mereka pasti ngerti kalo kamu itu istriku" kata Yuda...


..."Mas sampai kapan kamu bersikap seperti ini, ingat kamu punya anak yang masih butuh biaya untuk kuliahnya jangan mikirin diri sendiri" ucap Kania tegas...


..."Yank" Yuda memelas...


..."Semangat kerjanya cari duit yang banyak " ucap Kania begitu tiba didepan pripat room...


..."Duitku gak akan habis" sombong Kania...


..."I love you" Kania mendorong membuka pintu agar Yuda segera masuk karena waktunya tepat pukul 9....


...Kania bernafas lega dan segera masuk keruangannya tapi tanpa diduga baru saja Kania mendudukkan bokongnya dikursi kerjanya seorang waiters masuk dan memberi tahu kalo Yuda memanggilnya....


..."Astaghfirullah al adzim mas Yuda" gerutu Kania...


...Dengan langkah malas Kania berjalan menemui suaminya....


...Tok....tok.....tok.......


...Kania mengetuk pintu terlebih dulu sebelum masuk...


..."Masuk" jawab Yuda dari dalam...


..."Ada apa ya pak Yuda kok manggil saya" tanya Kania sopan...


..."Duduk temani aku meeting" perintah Yuda setengah memaksa...

__ADS_1


...Kania berjalan gontai kearah suaminya. Diruangan itu ada 6 orang. Tiga orang dari perusahaan Yuda sedang tiga lagi dari perusahaan sebelah. Bram sudah menyediakan kursi didekat big boss nya. Semua karyawannya merasa aneh dengan perilaku bosnya itu tapi tidak ada yang berani bertanya...


__ADS_2