
...Seperti yang dikatakan Yuda kemarin, hari ini Yuda Kania Gisel dan Gladys pergi bertolak ke Kalimantan guna bertemu dengan Marcel Papanya sikembar....
...Setelah sekitar 2 jam perjalanan udara akhirnya Yuda dan keluarga sampai di hotel tempat mereka akan menginap. Yuda memesan 2 kamar yang bersebelahan. Hotel itu tempat dulu Yuda menginap saat pertama kali bertemu Marcel....
..."Dad kita langsung mencari Papa ya dad" pinta Gladys...
..."Istirahat dulu Dys, lagi pula jam segini Papamu gak ada dirumahnya, dia sedang berkeliling menjajakan dagangannya, kita tunggu nanti sore baru dia ada dirumah. Kalo mau nyari keliling cuma buang-buang waktu juga tenaga. Sabar ya paling 3 jam lagi Papamu sudah ada dirumah" kata Yuda panjang lebar...
..."Sayang dengerin Daddy, kalian pasti bakal ketemu dengan Papa jadi sabar sebentar lagi ya" Kania menasehati putrinya...
..."Iya Ma" jawab patuh sikembar...
..."Ini kunci kamar kalian, tepat didepan kamar Mama dan Daddy, gak papa ya kalo butuh sesuatu tinggal ketuk pintu depan" ucap Yuda...
..."Makasih ya Dad" ucap Gladys...
..."Sama-sama girls" balas Yuda...
...Mereka memasuki kamar masing-masing, Gisel dan Gladys istirahat tapi pengantin baru? Jangan tanya taulah maksudnya....
..."Sayang" Yuda langsung memeluk istrinya begitu pintu kamarnya tertutup dan dikunci...
..."Mas, baru juga nyampe" Kania berusaha melepaskan diri dari suaminya...
..."Mas dah gak tahan" tangan Yuda sudah masuk kedalam bajunya dan bergerilya menyusuri tubuh istrinya. Tidak ada yang terlewat semua tersentuh olehnya. Kedua gunung kembar Kania diremas-remas serta dipilin puncaknya. Tangan satunya terus merayap turun hingga menyentuh bagian sensitif Kania. Tangan Yuda mengobrak abrik hingga keluar pelumas alaminya. Tanpa sadar Kania mendesah merasakan gelayar aneh didalam tubuhnya....
...Satu jam sudah pergulatan panas itu berlangsung. Kania tengkurap didada suaminya. Tubuh keduanya masih menyatu. Intinya pun masih betah bersarang ditempatnya. Kania sudah kelelahan tapi sepertinya Yuda belum ingin menyudahi pergulatannya. Yuda membalik tubuh istrinya dan sekarang Yuda yang memegang kendali. Yuda terus mempercepat gerakannya. Sampai akhirnya erangan panjang keduanya memenuhi kamar hotel. Cairan hangat memenuhi rahim Kania....
..."Semoga disini segera hadir Yuda atau Kania junior" ucap Yuda dengan mengelus perut rata istrinya...
..."Terimakasih sayang. Aku mencintaimu'' Yuda mencium kening istrinya...
...Kania cuma tersenyum tipis mendengar kata cinta dari suaminya. Kania sudah kehabisan tenaga hanya untuk membuka mata. Semua tenaganya sudah terkuras habis oleh ulah suaminya. Yuda menarik selimut hingga dada untuk menutupi tubuh polos mereka. Keduanya sangat kelelahan jadi dengan mudah terlelap dan berlayar kealam mimpi....
...Baru juga memejamkan mata ada suara pintu diketuk. ...
..."Ganggu aja" keluh Yuda dan melihat jam di ponselnya ternyata mereka sudah tertidur lebih dari 3 jam. Pantesan ada gangguan. Dia kan punya janji dengan putri sambungnya untuk bertemu dengan Papa kandungnya....
..."Sebentar" Yuda menyamber kimono yang ada didekatnya. Pakaiannya juga punya istrinya masih berserakan dilantai. Yuda tersenyum geli melihat kamarnya berantakan seperti kapal pecah. ...
__ADS_1
..."Ternyata kita ganas juga mainnya sampai semua berantakan" guman Yuda...
...Yuda membuka pintu dengan malas...
..."Dad ayo kita ketemu Papa" ucap Gladys...
..."Daddy mandi dulu, kalian tunggu lah dikamar" kata Yuda yang hendak menutup pintu tapi ditahan Gladys...
..."Mama mana dad" tanya Gladys...
..."Mama masih bobok, biarkan saja kita pergi bertiga" kata Yuda dan segera menutup pintu....
...Yuda memunguti pakaiannya juga punya istrinya dan dimasukkan ke keranjang kotor. Yuda segera mandi dan bersiap pergi bertemu Marcel. Sebelum pergi Yuda sudah memesan makanan ringan dan menulis pesan untuk istri tercintanya....
..."Yank, mas pergi dulu ngantar anak-anak ketemu Papanya, kalo udah bangun segera makan ini dan hubungi mas, I love you mas pergi dulu" pesan Yuda yang ditulis dikertas dan diletakkan disampingnya camilannya....
...Tok...tok....tok.......
..."Udah siap'' tanya Yuda...
..."Siap dad, Mama gak ikut" tanya Gisel karena Mamanya tidak ada...
..."Mau makan dulu apa langsung" tanya Yuda...
..."Langsung aja dad, kita makan nanti habis dari sana" jawab Gladys...
..."Ayo'' ajak Yuda...
...Ketiganya berjalan menyusuri lorong dan berhenti didepan lift. Mereka masuk dan menekan tombol turun kelantai 1....
..."Daddy pesan taksi dulu" Yuda merogoh saku celananya mengambil hp guna memesan taksi online....
...Tidak lama menunggu taksi pesanannya datang. Yuda serta anak-anak segera masuk dan sopir segera melaju menuju alamat yang tertera. Tidak butuh waktu lama kurang lebih hanya sekitar 5 menit dari tempat mereka menginap. ...
...Setelah membayar ongkos taksi Yuda membawa Gisel dan Gladys masuk gang sempit yang hanya muat untuk pejalan kaki dan sepeda motor. ...
..."Dad beneran ini tempatnya" tanya Gisel ragu...
..."Iya, Daddy pernah kesini. Tu rumahnya yang paling ujung" Yuda menunjuk sekitar 13 rumah dari tempat mereka berdiri....
__ADS_1
...Mereka kembali menelusuri jalanan hingga tiba ditempat tujuan. Didepan rumah ada gerobak roti bakar. Dalamnya kelihatan gelap minim penerangan. Yuda mengetuk pintu. Tidak menunggu lama pintu terbuka dan diambang pintu berdiri seorang laki-laki dengan tampang kucel kurus hitam dekil memakai tongkat berdiri mematung melihat siapa yang datang....
...Gisel dan Gladys mengamati Papanya dari ujung rambut hingga kaki. Tidak percaya dengan penampakan yang ada didepannya. ...
..."Papa" lirih Gladys mencoba meraih tangan Papanya...
..."Ka.... kalian kok bisa ada disini" ucap Marcel terbata melihat putrinya yang sangat dirindukan ada dihadapannya...
..."Ini beneran Papa dad" tanya Gisel pada Yuda...
..."Iya, ini pak Marcel Papa kalian yang selama ini kalian cari" kata Yuda menyakinkan keduanya...
..."Papa" ucap Gisel dan Gladys bersamaan...
..."Gisel Gladys kalian ingat dengan Papamu ini" tanya Marcel tak percaya...
...Gisel dan Gladys menghambur memeluk Papanya....
..."Papa" tangis mereka pecah...
..."Pak Marcel kita tidak disuruh masuk ini" ucap Yuda basa-basi...
..."Maaf pak Yuda silahkan masuk, tapi maaf keadaannya seperti ini " ucap Marcel...
...Yuda duduk dikursi kayu yang ada diruangan itu yang lebarnya hanya 2 X 2 meter. Pengap sudah pasti tapi Yuda serta anak-anak tetap duduk dikursi itu. ...
..."Maaf pak Marcel sebelumnya saya yang memberitahu mereka berdua. Selama ini mereka terus mencari pak Marcel. Dan maaf sedikit telat karena saya nunggu mereka selesai ujian akhir disekolahnya" kata Yuda...
..."Gisel Gladys sudah lulus SMA, Maaf selama ini Papa tidak bisa ada didekat kalian" ucap Marcel dengan menundukkan wajahnya...
..."Gak papa, kenapa Papa bisa sampai sini" tanya Gisel...
..."Ceritanya panjang sayang, Papa malu kalo harus menceritakan kembali. Kalo Papa bisa memutar waktu Papa ingin kembali ke masa dimana kita hidup bahagia" ucap Marcel sendu...
..."Sudahlah pa semua sudah terjadi gak perlu disesali, kita juga minta maaf karena sikap kita dulu sangat tidak sopan sama Papa" ucap Gladys...
..."Papa udah memaafkan kalian sebelum kalian memintanya, Papa ngerti" ucap Marcel...
...Drrrt.....drrrt....drrrt........
__ADS_1
...Ponsel Yuda berdering...