KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 55


__ADS_3

...Jam 10 malam Yuda sampai rumah kembali. Keadaan rumah sudah sepi. Penghuninya pasti sudah berlayar kealam mimpi. Yuda perlahan membuka pintu kamarnya. Matanya menatap tajam istrinya yang masih terjaga....


..."Assalamualaikum sayang. Cup. Kok belum bobok" Yuda mendaratkan ciuman dibibir istrinya...


..."Gak bisa tidur kalo gak meluk Daddy" suara manja Kania dengan mengelus perut buncitnya...


..."Cup, yang gak bisa bobok Mama apa baby, mau dijenguk ya sama Daddy" Yuda mencium perut istrinya...


..."Enggak Daddy kan capek, pengen dielus seperti biasa" ucap Kania menirukan suara anak kecil...


..."Daddy mandi dulu kalo gitu ya, cup" satu kecupan mendarat dikening Kania...


..."Udah makan belum, mau disiapin apa" tanya Kania...


..."Mas udah makan siapin baju aja" ucap Yuda...


...Yuda berjalan menuju kamar mandi sedang Kania menyiapkan baju untuk suaminya. Bukan baju sih lebih tepatnya cuma boxer. Yuda mandi dengan cepat....


..."Kok cuma boxer atasannya mana yank" tanya Yuda...


..."Gak usah pakai, pakai itu buruan ayo tidur udah ngantuk banget ni" ucap Kania manja....


...Yuda segera memakai boxernya dan membaringkan tubuhnya disamping istrinya. Seperti biasa lengannya dijadikan bantal istrinya sedang satunya mendekap perut buncitnya. Tidak butuh waktu lama Kania sudah berlayar ke samudra mimpi. Yuda pun juga segera terlelap....


...Tengah malam Yuda terbangun karena merasa ada yang bergerak-gerak dibawah. Yuda mengerjap-ngerjapkan matanya, menatap kebawah ternyata istrinya sedang memainkan mainannya....


..."Sayang kenapa terbangun" tanya Yuda...


..."Lagi pengen" jawab Kania...

__ADS_1


..."Astaghfirullah Kania, mas capek banget" batin Yuda...


..."Kok diam gak mau ya" tanya Kania yang wajahnya sudah berubah ingin menangis...


..."Siapa bilang mas mau kok dengan senang hati" ucap Yuda...


...Kania dengan mata berbinar menjilati lolipopnya. Yuda hanya pasrah dengan kelakuan istrinya. Semenjak hamil Kania berubah total. Jadi manja cengeng sensi dan nafsu bercintanya tambah besar. Dulu sebelum hamil Kania sosok mandiri tegas dan tangguh....


..."Sabar sabar sabar" batin Yuda...


...Yuda meladeni semua kemauan istrinya. Pergulatan panas pun akhirnya terjadi dengan Kania sebagai pemegang kendali. Setelah mencapai ******* Kania ambruk disamping tubuh suaminya. Intinya sudah terlepas karena Yuda tidak mau menumpahkan cairan kedalam rahim istrinya. Hal itu akan mengakibatkan kontraksi dini....


...Tak butuh waktu lama deru nafas Kania sudah terdengar teratur, artinya Kania sudah tertidur. Karena capek meladeni istrinya juga habis dari perjalanan jauh Yuda juga ikut terlelap....


Ditempat Marcel


...Marcel merasa malu dengan orang tuanya. Seharusnya dirinya yang mengurus biaya perawatan bapaknya, tapi apa daya dirinya saja saat ini sudah tidak punya apa-apa yang bisa dibanggakan. Semakin kesini hidup Yuda bukan bertambah baik malah bertambah sengsara. Setidaknya saat menjadi suaminya Kania Yuda mampu memberi uang bulanan untuk orang tuanya. Untuk sekarang jangan memberi untuk bertahan hidup saja dirinya harus rela mengemis pada orang tuanya....


..."Cel istrimu itu kenapa gak ngurusin kamu sih, dulu aja mengejar-ngejar kamu giliran kamu terpuruk gini gak mau ngurusin" kata bu Ria...


..."Bukan Selly yang gak mau bu, tapi aku" kata Marcel...


..."Kenapa, bukannya dulu kamu juga tergila-gila dengannya" ucap bu Ria...


..."Entah menguap kemana sejak mengetahui kalo yang nabrak Gisel dulu itu si Selly perasaanku padanya udah gak ada. Berdekatan dengannya hanya akan membuatku muak dan semakin merasa bersalah. Anakku kecelakaan dan yang mencelakai istriku sendiri" ucap Marcel...


..."Sekarang kamu menyesal" tanya Bu Ria...


..."Iya bu, tapi penyesalanku sudah tidak ada gunanya. Kania sudah bahagia dengan suami barunya dan sepertinya Gisel dan Gladys juga bahagia banget" kata Marcel sendu...

__ADS_1


..."Dari awal ibu kan sudah bilang tapi kamu ngeyel. Ya sudah terima saja nasibmu" kata bu Ria yang sebenarnya juga sangat kecewa dengan anaknya. Meski Marcel anak tunggal tidak menutupi kalo orang tuanya sangat kecewa padanya...


..."Kalo aja aku mau mendengarkan nasehat ibu mungkin semua ini tidak akan terjadi" kata Marcel...


..."Sudahlah, sekarang yang terpenting kamu harus bisa bangkit dan merubah diri menjadi yang lebih baik. Kamu punya anak, mereka masih tanggung jawabmu. Meski Papa sambungnya mampu memberikan segalanya tapi kamu harus menafkahi putri-putrimu" kata bu Ria...


..."Iya bu Marcel akan berusaha" ucap Marcel...


..."Mulai sekarang kamu urus tu toko bapak, biar bapak bisa istirahat dirumah. Bapak sudah tua sudah seharusnya istirahat apalagi bapak sering sakit-sakitan" kata bu Ria...


..."Iya bu, Marcel akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan toko kita" ucap Marcel...


..."Penyesalan kamu sekarang tidak ada gunanya, jadi jadilah orang yang berguna untuk sekitarmu. Kania sudah bahagia. Ikhlas dia, dengan ikhlas kamu sendiri perlahan akan mendapatkan kebahagiaanmu sendiri" ucap bu Ria...


..."Iya bu" ucap Marcel...


..."Jangan lupa sholat, sepertinya kamu sudah lama meninggalkan kewajibanmu" kata Bu Ria...


..."Iya bu" jawab Marcel dengan menunduk...


...Bu Ria masuk kamarnya, sedang Marcel masih duduk termenung dimeja makan. Mereka baru saja melaksanakan makan malam. ...


...Marcel merenungi semua kejadian yang menimpa dirinya. Mulai dari menduakan Kania istri terbaik, pernikahannya dengan Selly yang tanpa restu dari orang tuanya, digugat cerai istrinya, kecelakaan putrinya, Selly melahirkan putranya yang sekarang entah berada dimana hingga kecelakaan yang menimpa dirinya. Semua kejadian beruntun itu berawal dari perselingkuhan yang dilakukannya. ...


..."Ternyata mengzolimi istri Sholehah seperti Kania akan berdampak buruk dan sangat melelahkan seperti ini. Ini karma yang harus aku terima. Nikmatnya perselingkuhan yang aku lakukan tidak sebanding dengan musibah yang silih berganti seperti ini, sekarang aku hanyalah manusia cacat yang sangat menyedihkan. Sungguh aku menyesal" gumam Marcel...


...Marcel bertekad akan menjadi manusia yang lebih baik. Beruntung kedua putrinya masih mau menerimanya meski keadaannya seperti ini. Gisel dan Gladys tidak malu mengakui Papanya didepan teman-temannya. Bahkan Gisel dan Gladys sekarang sedang menyisihkan uang untuk membelikan kaki palsu untuk Papanya. Sebenarnya bukan hal sulit bagi keduanya untuk membeli itu, namun mereka tidak mau. Gisel dan Gladys mau Papanya menggunakan kaki dari hasil kerja kerasnya bukan dari meminta sama Daddy nya atau Mamanya. Mereka tidak ada urusannya dengan Papa Marcel. Sungguh Putri yang sangat berbakti. ...


...Diam-diam Gisel dan Gladys bergantian mengunjungi rumah sakit guna menanyakan kemungkinan untuk membelikan kaki palsu untuk Papanya. Mereka konsultasi dengan dokter ahli. Gisel dan Gladys bertekad akan memberikan kaki palsu itu saat Papanya ulang tahun bulan depan. Gisel terlebih dulu minta ijin pada Mamanya dan Mamanya tidak keberatan dengan ide putrinya. Kania juga ingin putrinya terus berbakti pada Marcel terlepas dengan apa yang telah terjadi. Kania sudah ikhlas memaafkan Marcel tapi dirinya enggan bertemu Marcel karena ada hati yang harus dijaga. Kania tidak mau menyakiti perasaan Yuda suaminya jika dirinya berinteraksi dengan mantan suaminya. Meski Yuda sudah tau jika dihati Kania sekarang sepenuhnya sudah berisi Yuda seorang....

__ADS_1


__ADS_2