
..., Yuda seperti kesetanan belanjaannya tidak kira-kira. Semua pernak-pernik yang ada di toko diambilnya. Sudah lebih dari 3jam Yuda menghabiskan waktunya untuk berbelanja....
... Kruk........kruk.........
...Cacing cacing diperutnya sudah berdemo minta isi. Yuda memilih caffe untuk mengisi perutnya. Sebelum memasuki caffe Yuda melihat seseorang yang dikenalnya. Yuda mendatangi orang tersebut dan benar saja orang itu sangat dikenalnya....
..."Pak Marcel" ucap Yuda begitu dekat dengan sosok tersebut...
..."Pak Yuda" jawab Marcel dengan gelagapan kaget melihat mantan bosnya ada disini....
..."Apa yang terjadi denganmu" tanya Yuda penasaran dengan tampilan Marcel yang sangat jauh dari sebelumnya....
..."Ceritanya panjang pak, mungkin juga ini balasannya karena aku telah mengkhianati istri sebaik Kania" jawab Marcel tanpa tau kalo mantan istrinya itu sebentar lagi bakal nikah dengan mantan bosnya ini....
..."Saya punya banyak waktu kalo mau cerita" jawab Yuda...
..."Kita ngobrol didalam aja gimana" tanya Yuda dan menunjuk dalam caffe....
..."Apa tidak menggangu" tanya Marcel ragu-ragu...
..."Tidak" jawab Yuda cepat...
...Marcel hanya mengangguk menuruti omongan mantan bosnya itu. Keduanya memilih duduk dipojokan agar lebih nyaman untuk saling bercerita. Yuda sangat penasaran dengan perubahan yang terjadi pada Marcel mantan bawahannya itu....
...Setelah memesan menu Yuda segera melancarkan keingintahuannya. Yuda segera mencecar Marcel dengan berbagai pertanyaan....
..."Maaf pak Marcel sebenarnya apa yang terjadi padamu" tanya Yuda...
...Marcel menghela nafas panjang. Mungkin sudah jalanya dia menceritakan kronologinya pada mantan bosnya itu, siapa tau mantan bosnya itu bisa membantu....
..."Semua berawal dari kecelakaan yang dialami Gisel putriku pak" Marcel mulai bercerita....
..."Maksudnya" kepo Yuda...
__ADS_1
..."Dulu setelah mengetahui siapa penabrak Gisel dan dibawa polisi, saya memutuskan mengajukan mutasi keatasan saya, dan tanpa diduga bos saya menyetujui dan menempatkan saya dikantor cabang disini" Marcel jeda sejenak...
..."Terus" Yuda...
..."Saya mengambil kesempatan itu setelah bayi yang dikandung Selly lahir dan saya membawanya kemari beserta baby sitter nya" ...
..."Bayi yang baru berumur 2 minggu itu saya bawa kemari saya jauhkan dari ibu kandungnya. Niat saya memang jahat, saya ingin mencampakkan Selly setelah dia dipenjara dan memisahkan anaknya. Saya ingin dia tau rasanya jauh dari darah dagingnya apalagi melihat darah dagingnya terluka" ...
..."Lanjut" Yuda...
..."Saya membawa pindah bayi kami yang bernama Brian kesini. Awalnya semua berjalan mulus sesuai dengan apa yang saya inginkan. Sampai sesuatu yang buruk menimpa saya dan itu awal dari kehancuran saya" Marcel menjeda ceritanya saat waiters datang mengantar pesanan kita....
..."Lanjut" Yuda...
..."Setelah 4 bulan saya disini, saya kecelakaan dan mengharuskan kaki saya diamputasi karena lukanya sangat parah. Awalnya saya menolak tapi lama-lama malah semakin buruk akhirnya mau tidak mau amputasi jalan yang saya ambil. Nah dari situ saya sudah tidak bisa lagi bekerja. Perusahaan menolak saya karena saya cacat. Saya terus mencari pekerjaan karena saya harus menghidupi Brian yang baru bisa mulai tengkurap. Berbulan-bulan saya terus mencari kesana kesini tapi tidak ada satupun yang mau memperkerjakan orang cacat macam saya sampai akhirnya tetangga saya merasa iba dan menawarkan diri untuk merawat Brian. Setelah saya pikir-pikir apa yang dikatakan tetangga saya itu benar. Untuk hidup sendiri saja saya tidak mampu bagaimana caranya saya merawat anak saya. Tabungan saya juga sudah habis buat bertahan hidup selama ini. Dengan pergulatan batin yang sangat menyiksa akhirnya saya memberikan Brian untuk diasuh tetangga saya yang kebetulan belum dikarunia anak setelah 10 tahun pernikahannya" Marcel meneteskan air matanya saat bercerita....
..."Tetangga itu mengadopsi Brian sebagai anaknya dan tanpa saya duga orangnya membawa Brian pindah keluar negeri dan sampai sekarang saya tidak tau dimana mereka berada" Marcel menghapus air matanya yang terjatuh....
..."Terus pak Marcel sekarang kerja apa untuk bertahan hidup" tanya Yuda...
..."Saya jualan roti bakar keliling pak" jawab Marcel...
..."Pak Marcel tidak mau kembali ke Jakarta. Kedua putrimu terus mencari keberadaanmu dan istrimu juga sudah keluar dari penjara" ucap Yuda...
..."Sebenarnya sangat ingin tapi tidak ada ongkos untuk kembali. Penghasilan saya hanya cukup buat makan sehari-hari" kata Marcel sendu...
..."Apa pak Marcel mau pulang bareng saya biar saya yang membelikan tiket dan mengantar pak Marcel pada keluarga pak Marcel" ucap Yuda...
..."Saya sangat ingin pak, tapi saya juga sudah tidak punya keluarga lagi. Saya amat malu bertemu dengan Gisel dan Gladys apalagi Kania. Saya orang bodoh yang sudah menghancurkan hidup saya sendiri. Saya tidak yakin Kania mau melihat saya apalagi menerima saya dengan keadaan saya yang cacat seperti ini. Sebelum saya seperti ini saja dia sudah jijik melihat saya apalagi sekarang sudah dipastikan Kania tidak akan mau melihat saya" sesal Marcel...
..."Tapi kan masih ada istri pak Marcel si Selly" ucap Yuda...
..."Saya pun tidak yakin setelah apa yang saya lakukan Selly masih mau menerima saya" pandangan Marcel menerawang jauh...
__ADS_1
..."Betul juga sih" ucap Yuda...
..."O iya pak Yuda bilang putri saya mencari saya, apa pak Yuda tau bagaimana keadaan mereka" tanya Marcel...
..."Mereka berdua baik-baik saja. Sebentar lagi mereka akan ujian kelulusan, apa pak Marcel tidak mau melihatnya" tanya Yuda...
..."Sangat mau pak, tapi belum saatnya" Marcel...
..."Pak Marcel sekarang tinggal dimana" tanya Yuda...
..."Dibelakang hotel itu ada perumahan kumuh, nah saya tinggal disitu yang paling ujung dekat sungai" jawab Marcel...
..."Pak Yuda kesini ada pekerjaan disini" tanya Marcel...
..."Iya, saya sudah tiga hari disini sama adik saya Yogie serta asisten saya Bram" jawab Yuda...
...Yuda merogoh saku celananya mengambil dompet dan memberikan uang beberapa lembar pada Marcel....
..."Ini ada sedikit uang untuk pak Marcel, tidak seberapa tapi bisa untuk makan disini kalo pak Marcel tidak mau ikut pulang bareng saya ke Jakarta" Yuda...
..."Maaf pak Yuda saya malah merepotkan anda" kata Marcel tidak enak...
..."Tidak merepotkan, kita bertemu disini tidak sengaja dan kebetulan waktu saya luang" Yuda...
..."Terimakasih pak Yuda atas kebaikannya hanya Allah yang mampu membalasnya" Marcel...
..."Ini udah malam saya permisi dulu pak Marcel mau istirahat besuk jadwal saya padat. Terimakasih ya untuk ceritanya" Yuda...
..."Saya yang berterimakasih sama bapak. Silahkan pak Yuda istirahat saya juga mau pulang" Marcel...
..."Duluan pak Marcel" pamit Yuda...
...Yuda kasihan melihat nasibnya Marcel. Iba dengan kondisinya. Yuda akan memberitahu pada Kania dan putrinya setelah mereka menikah nanti. Jika Kania melihat keadaan Marcel yang sekarang ini Kania pasti tersentuh dan bisa saja membatalkan pernikahannya dan memilih kembali pada Marcel dan Yuda tidak mau itu terjadi. Kalo memberitahu setelah menikah jika Kania ingin kembali sudah tidak ada celah lagi karena Kania sudah jadi miliknya....
__ADS_1