KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 96


__ADS_3

...Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Resepsi pernikahan Alan Gisel digelar dengan mewah. Tamu undangan dibatasi sesuai keinginan pengantin. Semua anggota dari kedua belah pihak hadir semua, termasuk Revan dan Gladys yang kini kehamilannya sudah memasuki usia 9 bulan....


...Rencananya sih Gladys ingin melahirkan disini. Mengingat di London dia cuma berdua dengan suaminya maka Gladys memutuskan ingin melahirkan disini dekat dengan Mamanya serta keluarganya yang lain. Awalnya Revan menolak tapi setelah dipikir-pikir istrinya ada benarnya juga. Apalagi anaknya yang akan dilahirkan Gladys kembar tiga. Sedang Revan masih sibuk dengan kuliahnya. Kuliahnya baru dapat separuhya dari waktu yang harus ditempuh. Saat ini hingga satu setengah bulan kedepan Revan sedang masa libur semester. Syukur Alhamdulillah saat istrinya melahirkan Revan tidak sibuk seperti biasa....


...Dari semua tamu undangan yang hadir ada satu orang perempuan yang tidak asing lagi bagi Bunda Maya dan terlihat familiar dengan wajahnya tapi Bunda tidak mengingat siapa perempuan cantik itu. Dia datang sendiri dan memberi ucapan selamat pada pengantinnya. Saat berjabat tangan dengan ayahnya Alan, bunda menangkap ada sesuatu yang ganjil. Gelagatnya tidak menunjukkan apapun tapi rasanya aneh. Bunda sendiri merasa aneh dengan pikirannya yang tiba-tiba merasa sakit hati banget melihat suaminya menerima uluran tangan dari perempuan itu. Padahal tamu undangannya yang perempuan bukan cuma dia doang. Tapi melihat perempuan itu seperti ada bom yang siap meledak kapan pun dan hatinya sesak seperti terhimpit batu besar. Bunda benar-benar merasa aneh dengan dirinya saat bertatap dengan perempuan itu....


...Dari pihak keluarga Gisel tidak banyak yang diundang. Undangan yang diberikan Alan 500 hanya digunakan separonya saja selebihnya dikembalikan pada Alan. WO yang menangani resepsinya adalah temannya Gisel sendiri....


...Disaat semuanya sibuk dengan pesta meriahnya Alan dan Gisel, Gladys mengajak Revan pulang karena merasa perutnya mulai sakit. Seketika Revan memanggil Mamanya yang merupakan dokter kandungan. Mama Maura dan Revan membawa Gladys menuju mobilnya. Gladys dan Mama Maura menunggu Revan dimobil sedangkan Revan pamit pada Mama Kania terlebih dulu. Revan tidak mengatakan kalau Gladys sakit perut. Revan cuma mengatakan kalo Gladys butuh istirahat agar Mamanya tidak panik. Toh sudah ada dirinya dan Mamanya serta Papanya juga yang akan menemani Gladys dirumah sakit jika benar Gladys harus melahirkan sekarang....


...Menurut dokter yang memeriksa saat di London Gladys akan melahirkan masih kurang 1 Minggu lebih dari sekarang, tapi rupanya putra putrinya sudah tidak sabar ingin segera melihat dunia....


...Revan memberikan seluruh rekam medis istrinya pada Mamanya. Dr Maura membaca dulu sebelum memutuskan mengambil tindakan. Gladys dibawa kerumah sakit didampingi kedua mertuanya serta suaminya. Revan juga mengabari Papanya Marcel untuk datang kerumah sakit. Setidaknya kehadiran Papanya akan memberikan dukungan moril....


...Begitu sampai rumah sakit Gladys langsung dibawa keruang bersalin. Sejak keluar dari gedung resepsi tangan Gladys tak pernah lepas dari genggaman tangan Revan. Sebelum masuk ruang operasi Gladys sempat merasakan kontraksi. Revan dengan sabar mengelusi perut istrinya agar putra putrinya tenang....


..."Mass sakit banget mas" keluh Gladys yang sudah bercucuran keringat...


..."Sabar honey, honey pasti kuat"...


..."Ini semua gara-gara mas"...


..."Kok mas honey "...

__ADS_1


..."Iya siapa lagi yang membuat aku hamil kalo bukan mas. Sekarang melahirkan harus sesakit ini" ucap Gladys ditengah tengah kontraksinya...


..."Jangan tinggalin Gladys saat diruang operasi nanti. Awas kalo sampai berani meninggalkan Gladys satu langkah pun, Gladys akan kejar sampai ujung dunia"...


..."Iya honey iya mas akan menemani Gladys sampai selesai"...


..."Habis itu ninggalin Gladys karena Gladys jelek tidak menggairahkan lagi gendut"...


..."Enggak honey. Selamanya honey tetap yang tercantik terseksi terbaik tercinta dan ter lainya yang masih banyak lagi....


..."Re ruang operasi sudah siap, ayo bawa istrimu" ucap Mama Maura...


..."Iya ma"...


..."Tenang honey ada mas. Istighfar honey" ucap Revan...


...Gladys masuk ruang operasi didampingi suami serta ibu mertua. Yang akan mengeksekusi bukan Maura sendiri tapi dokter lain yang perempuan juga. Dari awal Revan sudah mengatakan yang boleh melakukan operasi pada istrinya harus dokter perempuan. Gladys mengikuti saja kemauan suaminya. Karena suami yang tidak mengijinkan lawan jenis berinteraksi dengan dirinya adalah sosok yang sangat mencintai dirinya karena dia tidak rela ada laki-laki lain yang menyentuh area pribadi istrinya itulah suami yang menjaga kehormatan istri, melindunginya....


...Gladys diberi anastesi separo karena Revan menginginkan Gladys terus sadar saat proses mengeluarkan bayinya. Dari awal masuk hingga bayi pertama dikeluarkan Gladys serta Revan tak hentinya mengucapkan istighfar. Bisa dibayangkan betapa takutnya Gladys saat ini. Wajah pucat tapi berkat dukungan suami tercinta yang selalu ada didekatnya menggenggam tangan membuat Gladys sedikit lega. Sekarang Kania dan Yuda juga Marcel telah datang dan menunggu diluar ruangan....


...Kalo proses sesar biasa hanya dengan satu bayi butuh waktu sekitar 40 hingga 50 menit. Tapi karena ini bayinya ada 3 maka waktu yang digunakan pun lebih lama. Dr Maura yang notabenenya dokter kandungan pun ikut cemas melihat menantunya yang harus berjuang mengeluarkan 3 bayinya. Dr Revan suaminya berada disisi kanan sedangkan Dr Maura sang mertua berdiri disamping kiri Gladys....


...Diluar Kania mondar-mandir menunggu. Wajah-wajah tegang menyelimuti semua orang. Berkali-kali Yuda menenangkan istrinya yang wajahnya ikut pucat membayangkan betapa perjuangan putrinya didalam sana. Dulu Kania melahirkan putri kembarnya secara normal dan sekarang putrinya harus sesar karena bayinya ada 3. Bisikan dzikir tidak pernah putus dilantunkan. Marcel hanya menunduk menunggu putrinya yang tengah berjuang....

__ADS_1


...Gisel belum tau kalo saudara kembarnya Tengah melahirkan. Gisel dan Alan masih kerja lembur untuk kejar setoran. Maklumlah pengantin baru. ...


...Hampir 3 jam Gladys berada diruang operasi. Wajah-wajah lelah tenaga medis yang membantu lahiran Gladys terlihat keluar satu persatu. Kania segera menemui dokter yang pertama kali keluar. ...


..."Dokter gimana keadaan putri saya, bagaimana cucu-cucuku, apa saya boleh masuk" tanya Kania yang langsung memberondong dokter Mutia dengan banyak pertanyaan ...


..."Alhamdulillah operasinya lancar Nyonya. Nyonya Gladys baik-baik saja bayinya juga sehat dan semuanya baik-baik saja. Sekarang lagi diurus dokter Maura untuk dipindahkan keruang rawat"jawab Dr Mutia sopan ...


..."Boleh saya masuk dok" tanya Kania yang tidak sabar ingin melihat putrinya ...


..."Tunggu sebentar Nyonya, biar Nyonya Gladys dipindahkan dulu keruang rawat" jawab Dr Mutia ...


..."Cucuku laki-laki atau perempuan dok" tanya lagi Kania ...


..."Dua laki-laki dan satu perempuan Nyonya. Selamat ya Nyonya" ucap dokter ...


..."Ha Gladys melahirkan 3 bayi? Masya Allah subhanallah" ucap Kania diikuti dengan para lelaki yang ikut menunggu ...


..."Mas, cucu kita tambah 3. Alhamdulillah ya Allah" Kania memeluk suaminya Yuda ...


..."Alhamdulillah sayang" jawab Yuda ...


...Semua orang lega dan bersyukur mendengar kabar dari dokter. Saat ini Gladys tengah tertidur lelah juga karena proses melahirkan yang berjalan lama. ...

__ADS_1


__ADS_2