
...Dokter Maura mengoleskan gel diperut rata Kania. Kemudian dengan alat trasduser yang digerakkan dr Maura yang tersambung kelayar komputer didepannya....
..."Ini Kania pak Yuda usia kandungannya sekarang memasuki minggu ke 10. Masih sebesar biji kacang" Maura menjelaskan...
...Yuda menatap layar monitor dengan mata yang berbinar. Terharu ada bagian dari dirinya yang tumbuh dirahim istrinya. Tidak menyangka kalo akan memiliki anak lagi. Mengingat usianya sudah hampir kepala 5 dan istrinya sendiri sudah 43 tahun....
...Selama USG dilakukan Yuda tak melepaskan genggaman tangannya pada tangan istrinya. Puluhan kata cinta diucapkan pada wanita didepannya yang telah memenuhi seluruh ruang dihatinya. Tidak ada tempat untuk orang lain apalagi wanita lain....
...Kania malu sendiri dengan ulah lebay suaminya itu. Suaminya itu tak segan-segan menunjukan rasa cintanya didepan sahabat lamanya....
..."Secara umum kondisi janin maupun ibunya dalam kondisi baik, lebih baik kalo Kania bisa istirahat cukup tidak terlalu lelah bekerja dan ini vitaminnya jangan lupa diminum setiap hari" kata dr Maura...
..."Terimakasih Ra, weekend nanti hubungi aku" ucap Kania...
..."Terimakasih dokter kami permisi" pamit Yuda...
..."Silahkan" ucap dr Maura sopan...
...Yuda keluar dari ruangan Dr Maura dengan senyum mengembang. Tangannya menggandeng erat istrinya. Mau menunjukkan pada dunia bahwa wanita cantik ini sekarang sedang mengandung buah cintanya. ...
..."Sayang maafkan mas ya, kamu kelelahan karena ngurusin mas" kata Yuda...
..."Ngurus kamu itu tugasku jadi gak perlu minta maaf" ucap Kania...
..."Tau, tapi belakangan ini aku kan keterlaluan"...
..."Eh tunggu dulu. Kok aku gak mual seperti biasanya. Apa anak kita sudah lega karena Daddy dan Mamanya udah mengetahui keberadaannya" ucap Yuda dan berhenti sejenak mengelus perut rata istrinya...
..."Mas malu dilihatin orang" protes Kania...
..."Bodo amat, biar mereka tau kalo sicantik ini istriku yang tengah mengandung buah cintaku" ucap Yuda absurt...
...Kania geleng-geleng kepala mendengar penuturan suaminya yang terdengar alay. Seperti ABG yang baru akan punya anak pertama. Memang anak pertama dari pernikahannya ini. Tapi sebelum keduanya menikah mereka telah mempunyai anak masing-masing. Sekarang bisa dibilang anak dalam perutnya akan menjadi anak keempat mereka. Yuda telah mempunyai Jovan dirinya telah mempunyai Gisel dan Gladys....
Ditempat lain.
..."Sekarang aku harus kemana? Gak mungkin dong luntang lantung seperti gembel begini" gumam Marcel setelah tiba dibandara Halim Perdanakusuma Jakarta...
..."Aku harus menghubungi Gisel biar dia jemput aku. Setidaknya nanti bakal ada tempat tinggal sementara dari anakku" Marcel segera menghubungi putrinya...
...Panggilan pertama tidak dijawab, Marcel terus berusaha. Gisel tidak kunjung menjawab beralih ke nomor Gladys. Panggilan pertama langsung diangkat....
..."Hallo Papa assalamualaikum" ucap Gladys diseberang...
..."Wa'alaikum salam sayang, Papa udah di Jakarta sekarang bisa tolong jemput Papa dibandara Halim gak sayang" Marcel memasang suara memelas...
__ADS_1
..."Maaf pa, Gladys lagi ada tugas kampus yang gak bisa ditinggal, coba hubungi Gisel siapa tau dia bisa" tolak Gladys halus...
..."Papa udah berkali-kali hubungi kakakmu tapi tidak diangkat" jawab Marcel...
..."Gimana ya pa, em Papa naik taksi aja kalo gitu" solusi Gladys...
..."Naik taksi" ulang Marcel...
..."Iya, maaf ya pa" kata Gladys...
..."Ya gak papa sayang, biar Papa naik taksi aja" Marcel memutuskan sambungan...
..."Kirain datang kesini jauh-jauh dapat perlakuan istimewa nyatanya gak ada yang peduli" kata Marcel kesal...
...Hari sudah semakin gelap tapi Marcel masih berdiam dibandara. Marcel bingung sekarang dirinya harus tinggal dimana. Apalagi uangnya udah habis buat beli tiket pesawat. Berharap anaknya memberikan tempat tinggal gratis nyatanya jemput saja tidak ada yang mau. Semua sibuk dengan urusannya sendiri. Terpaksa malam ini Marcel harus tidur lagi dibandara....
...Keesokan paginya Marcel mencoba menghubungi anaknya kembali. Kali ini Gisel berhasil dihubungi....
..."Hallo assalamu'alaikum" jawab Gisel...
..."Wa'alaikum salam Sel, ini Papa bisa tolong jemput Papa dibandara gak" tanya Marcel...
..."Apa, Papa masih dibandara" kaget Gisel. Gisel sudah tau karena semalam Gladys telah bercerita....
..."Iya, Papa gak punya Ongkos buat naik taksi seperti saran Gladys kemarin" jujur Marcel...
..."Maaf Papa malu" kata Marcel...
..."Tunggu Gisel disana, Gisel akan jemput Papa" kata Gisel...
..."Makasih ya nak" ucap Marcel...
..."Sama-sama assalamualaikum" Gisel menutup panggilannya....
...Gisel masuk kekamar kembarannya....
..."Dys ternyata Papa masih dibandara, sekarang minta jemput. Kita jemput dulu ya sebelum kekampus" kata Gisel...
..."What..... Papa masih dibandara" kaget Gladys...
..."Iya, mau naik taksi gak ada ongkos" terang Gisel...
..."Ya udah ijin dulu sama Mama" kata Gladys...
...Kedua gadis perawan itu segera mencari Mamanya kedapur. Biasanya jam segini Mamanya sedang berkutat dengan alat-alat masaknya. Menyiapkan sarapan untuk keluarganya. ...
__ADS_1
..."Ma" panggil Gisel begitu sampai dapur...
..."Pagi cantik" ucap Kania menyambut putrinya...
..."Pagi juga Mama" balas Gisel...
..."Sudah rapi mau kemana pagi-pagi gini" Kania memperhatikan putrinya yang sudah rapi siap tuk pergi...
..."Papa minta jemput dibandara, sebenarnya udah kemarin sore nyampek sini. Kemarin minta Gladys jemput tapi Gladys gak bisa. Sama Gladys disuruh naik taksi ternyata Papa masih nunggu kita bisa jemput karena mau naik taksi gak ada duit" jelas Gisel...
..."O. ya udah pergilah hati-hati" kata Kania...
..."Sayang gak bisa ya nunggu selesai sarapan dulu gitu, Mama udah masak ni" Kania menunjukkan masakannya yang sudah tertata rapi di meja makan...
...Gisel yang merasa gak enak dengan Mamanya mengangguk dan segera duduk dikursi sambil menunggu yang lain bergabung....
..."Pagi semuanya" sapa Yuda yang baru keluar dari peraduannya. Dibelakangnya ada Gladys disusul Jovan...
...Setelah semua berkumpul mereka sarapan bersama. Menikmati setiap suapan yang masuk kemulut masing-masing. Setelah semua selesai Yuda membuka suaranya....
..."Daddy sama Mama ada kabar gembira buat kita semua" kata Yuda...
..."Kabar apa Dad" tanya Jovan...
...Yuda menggenggam tangan Kania...
..."Sebentar lagi kalian akan punya adik, Mama sekarang lagi hamil usianya baru 10 minggu" ucap Yuda dengan berbinar bahagia...
..."Serius Dad" kata Jovan yang setengah tak percaya...
..."Serius lah masa Daddy bohong" Yuda...
..."Alhamdulillah" ucap ketiga anaknya...
..."Kalian seneng kan punya adik" tanya Yuda...
..."Pertanyaan macam apa sih dad, ya pasti seneng lah" jawab Gisel...
..."Syukurlah kalo gitu, keluarga kita nanti akan tambah rame" ucap Yuda...
..."Tapi Mama gak boleh lupain kita lo" Gladys cemburu pada calon adiknya...
..."Ya ampun Gladys jangan cemburu sama calon adik kita" ucap Jovan...
..."Ya kan siapa tau nanti Mama lebih perhatian sama debay dan melupakan kita" ucap Gladys...
__ADS_1
..."Sayang dengarkan Mama. kalian semua punya tempat sendiri sendiri dihati Mama dan siapapun tidak akan ada yang menggeser tempat itu" ucap Kania meyakinkan anak-anaknya...
...Semua tersenyum bahagia siap menyambut anggota baru...