KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 22


__ADS_3

...Hari ini Yuda menghabiskan waktunya dengan Kania. Yuda sangat memanfaatkan waktu dengan Kania. Keduanya seakan lupa diri bahwa masih ada arang lain di dunia ini. Kalo lagi jatuh cinta dunia seakan milik berdua. Yang lain cuma numpang. Banyak hal yang dilakukan Yuda dan Kania haru ini. Mulai dari makan bersama ditempat yang romantis belanja nonton bahkan sampai lupa waktu....


...Gisel dan Gladys tidak mencoba menghubungi Mamanya karena sebelumnya Yuda telah memberitahukan pada kedua putri Kania yang sebentar lagi akan menjadi putri sambungnya....


...Tanpa disadari keduanya menghabiskan hari sampai jam 10 malam. Kalo tidak merasa lelah pasti keduanya tidak akan menyadari jika waktu berjalan cepat. Ini kencan pertama mereka....


...Yuda mengantar Kania pulang. Rumahnya sudah sepi, bahkan lampunya sudah dipadamkan....


..."Terimakasih pak untuk hari ini" ucap Kania begitu sampai depan rumahnya...


..."Sama-sama Kania, kita bisa melakukannya kembali kain waktu" jawab Yuda...


..."Aku masuk dulu pak" pamit Kania...


..."Belanjaanmu banyak biar kuantar masuk" Yuda membukakan pintu Kania. Setelah itu Yuda mengeluarkan semua barang belanjaan Kania. Bukan Kania yang belanja tapi Yuda yang membelikannya. Yuda mengantar sampai ruang tamu. Begitu barang barangnya sudah ditaruh disofa Yuda segera pamit....


..."Aku balik dulu Kania. Besuk sarapan mau dibawakan apa" tanya Yuda...


..."Gak usah bawa apa apa. Mulai besuk kalo mau makan disini gak usah bawa-bawa. Kalo sampai bawa makanan dari luar aku tidak akan mempertimbangkan omongan kita tadi pagi" ancam Kania...


..."Kok gitu. Oke aku kesini gak bawa makanan. Aku akan bawa cintaku saja" kata Yuda...


...Yuda melangkah keluar. Baru dua langkah kembali lagi melangkah mendekati Kania dan sebuah ciuman kilat mendarat dikening Kania. Dengan langkah cepat Yuda segera berlari keluar takut Kania marah....


...Kania memegangi keningnya dengan senyum mengembang. Hatinya sedang bermekaran. Hal yang sama juga dirasakan Yuda....


...Keesokan harinya....


..."Selamat pagi Gisel, pagi Gladys pagi sayang" ucap Yuda begitu masuk kedalam rumah dan membawa buket bunga mawar....


..."What" ucap spontan sikembar...


..."Gak usah kaget" kata Yuda...


..."Sepertinya kita ketinggalan update ni Sel" ucap Gladys...


..."Sepertinya"...


..."Kalian berdua pacaran" tanya Gisel yang kepo maksimal...


...Kania diam menunduk sedang Yuda tersenyum dan mengangguk mengiyakan pertanyaan putri wanita yang dikasihi saat ini....


..."Sejak kapan, kok gak ada pemberitahuan" cecar Gisel...


..."Kemarin. Semalam pas kita pulang kalian dah pada tidur jadi belum sempat kasih tau" jawab Yuda...


..."Mama kenapa gak kasih tau tadi sebelum Om Yuda datang" Gladys...

__ADS_1


..."Maaf" ucap Kania yang masih menunduk...


..."Kalian berdua menyebalkan" kata Gladys...


..."Maaf Dys Om sama Mama bukan tidak mau memberitahu tapi kita kan belum ketemu jadi jangan salahin Mama ya" ucap Yuda dengan wajah memelas...


..."Seharusnya Mama ijin dulu sama kalian, tapi kalo kalian gak mau Mama berhubungan dengan pak Yuda Mama akan mundur" ucap Kania yang sontak membuat tatapan kecewa dari Yuda...


..."Kania" ...


..."Maaf pak" Kania menunduk tanpa sadar air matanya menetes...


..."Kalian berdua emang pasangan yang payah, kapan kalian nikah" ucap Gisel yang sontak membuat keduanya melotot tak percaya...


..."Bulan depan" jawab Yuda cepat...


..."Ha bulan depan, kita belum omongin, menerimanya aja belum kenapa sudah menentukan kapan nikahnya" protes Kania...


..."Kan katamu kemarin kalo anak-anak setuju kamu mau nikah ma aku" jawab Yuda...


..."Tapi kalo lamarannya seperti kemarin aku pikir pikir ulang. Gak ada romantis romantisnya" ucap Kania dengan memayunkan bibirnya membuat Yuda menelan salivanya susah payah...


..."Tenang saja sayang, aku akan melamarmu ditempat yang romantis" kata Yuda yakin...


..."Udah main lamar lamar aja, kita kan belum kasih lampu ijo" ucap Gisel...


..."Apa yang kita dapat kalo kita kasih restu" ucap Gladys...


..."Gladys" Kania melotot memandangi putrinya...


..."Santai ma gak usah melotot gitu" Gisel...


..."Apa yang kalian inginkan akan Om kabulkan" Yuda...


..."Contohnya" Gladys...


..."Contohnya kalian minta mobil atau jalan-jalan keluar negeri apa aja terserah" kata Yuda...


..."Pak Yuda" ...


..."Gak papa Kania" Yuda mengusap lembut tangan Kania...


..."Apa aja" ulang Gisel...


..."Yes" Yuda...


..."Oke akan kita pikirkan" Gisel...

__ADS_1


..."Kalian jangan minta aneh-aneh ya" Kania...


..."Hehehe" kembar tertawa penuh misteri...


..."Hal pertama antar kita kesekolah, udah hampir telat ni" Gladys...


..."Biasanya juga naik taksi" Kania...


..."Ini luar biasa" Gladys...


..."Ayo" Yuda berdiri dari duduknya. Kania yang hendak ikut dilarang oleh putrinya...


..."Mama gak usah ikut" Gisel...


..."Kenapa" protes Kania...


..."Kita mau mengenal calon Papa tiri buat kita, dia layak gak buat dikasih kesempatan" Gladys...


..."Jangan aneh-aneh ya Dys" pinta Kania...


...Putrinya tak menjawab dan pergi keluar begitu saja tak lupa menyambar roti yang ada dimeja karena mereka belum sempat sarapan. Kania gusar melihat putrinya yang sepertinya akan mengerjai Yuda habis habisan....


Dimobil


..."Om" panggil Gisel...


..."Ya" jawab Yuda dan menoleh kearah Gisel yang duduk disebelahnya...


..."Kok Om bisa yakinin Mama dengan cepat, kemarin Om nglakuin apa sampai sampai Mama mau menerima Om" tanya Gisel yang kepo...


..."Gak nglakuin apa-apa sih, seperti biasa Om meyakinkan hati Mama kalian dan sepertinya kemarin dewi portuna sedang berpihak pada om" jelas Yuda...


..."Terus seharian kemarin kalian kemana" tanya Gladys...


..."Kencan" Yuda jujur...


..."Terimakasih tar gak usah jemput" Gladys Tak terasa sudah sampai didepan sekolah...


..."Sama-sama gak ada lagi yang ditanyakan" Yuda...


..."Banyak tapi kita udah telat. Bye assalamualaikum" Gisel...


..."Wa'alaikumsalam" jawab yuda...


...Yuda kembali kerumahnya Kania. Mulai hari ini Yuda akan antar jemput Kania. Yuda akan melakukan apapun untuk mendapatkan hati Kania serta restu dari kedua putri Kania. Yuda yang tajir melintir tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang dinantikan dari dulu. Kania adalah orang yang mengisi ruang kosong dihatinya sejak dulu meski berusaha mengubur dalam-dalam tapi nyatanya cinta itu malah tumbuh subur apalagi mengetahui Kania telah berpisah dari suaminya Marcel. ...


...Sekarang Yuda tidak akan melepaskan Kania seperti waktu dulu. Yuda akan menggenggam erat Kania dihatinya dan juga dihidupnya. Yuda tipe orang yang sulit jatuh cinta. Buktinya dia menduda sampai 10 tahun dan baru punya keinginan berumah tangga kembali hanya dengan Kania. Dulu Yuda menikahi istrinya juga karena terpaksa. Yuda yang putus asa karena Kania menikah dengan Marcel akhirnya Yuda mau menerima perjodohan dari orang tuanya. Tapi berakhir dengan perceraian karena istrinya selingkuh. Nasib keduanya sama. Sama-sama diselingkuhin....

__ADS_1


__ADS_2