KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 63


__ADS_3

...Setelah makan malam semua berkumpul diruang keluarga. Semua keluarga lengkap ditambah Revan....


..."Revan kamu tau kenapa dipanggil kesini'' tanya Kania...


..."Gak tau Tan'' jawab Revan...


..."Jujur saya tidak setuju kalo setelah kalian menikah kalian harus tinggal di London'' ucap Kania...


..."Bukannya kemarin Tante sudah setuju kenapa sekarang dipermasalahkan'' tanya Revan...


..."Maaf kemarin saya setuju karena tidak enak dengan Mamahmu'' jawab Kania...


..."Tapi kenapa Tante tidak setuju'' tanya Revan...


..."Pertama kamu disana kuliah, waktumu akan habis untuk tugas-tugas kuliahmu. Kedua disini Gladys punya tanggung jawab dengan butiknya. Susah payah dia mewujudkan mimpinya sekarang sudah berjalan masa ia harus dilepas begitu aja dipercaya pada orang, gimana dengan pelanggannya bagaimana dengan dirinya nanti disana apa harus berdiam diri dirumah menunggumu pulang dari kampus'' oceh Kania...


...Revan menghela nafas berat dia jadi bingung setelah mendengar ocehan calon ibu mertuanya....


..."Bagaimana cara kalian disana bertahan hidup, mungkin untuk sebulan dua bulan kalian bisa bertahan dengan tabungan kalian tapi jika kalian nanti punya anak apa tabunganmu cukup untuk bertahan 2 tahun dinegeri orang'' tambah Kania...


..."Daripada bingung sebaiknya pernikahan kalian ditunda dulu sampai kamu selesai kuliahmu'' lanjut Kania...


..."Mama Tante'' ucap Gladys dan Revan bareng...


..."Itu jalan terbaik kalo kamu ngotot membawa Gladys pergi dari sini'' ucap Kania...


...""Tante aku sangat mencintai Gladys Tante jangan pisahkan kami'' Revan sujud dibawah kaki Kania...


..."Kalo kamu mencintai Gladys seharusnya kamu tidak egois seperti itu'' kata Kania...


..."Tapi aku tidak mau pisah dengan Gladys Tante aku mau kita selalu bersama'' ucap Revan...


..."Begini lo Revan saran Om. Kalian tetap menikah dan setelah nikah kalian pergi ke London tapi hanya bulan madu tidak untuk tinggal. Biarkan Gladys disini dan kamu disana menyelesaikan pendidikan kamu. Kalo libur semester kamu bisa kesini atau sebaliknya Gladys bisa kapan aja mengunjungimu jika dia kangen. Om paham maksudmu membawa Gladys karena tidak ingin berjauhan tapi kamu juga harus pikirkan dampaknya, apa yang dikatakan Tante ada benarnya" kata Yuda...


..."Insya Allah tabunganku cukup untuk bertahan selama 2 tahun Om Tante'' Revan masih kekeh...


..."Itu jika kalian berdua gimana kalo kalian punya anak? Kebutuhannya akan membengkak 2X lipat. Tidak ada pemasukan yang ada pengeluaran yang terus membengkak. Kamu kuliah Gladys ngurus anak apa itu tidak menambah beban pikiran kalian terutama kamu karena kamu kepala keluarga'' kata Yuda...


..."Apa tidak ada saran lain Om'' tanya Revan...


..."Kalo dari Om tidak ada'' jawab Yuda...


..."Setuju usul Daddy'' kata Gisel...

__ADS_1


..."Menikah bukan hanya masalah tinggal bersama tapi harus kamu pikirkan juga kehidupan setelah pernikahan itu. Kamu anak kedokteran sudah pasti sibuk banget dikampus'' lanjut Gisel...


..."Wih keren adikku udah makin dewasa'' ucap Jovan...


..."Pengalaman hidup menuntun kita pada pendewasaan'' jawab Gisel...


..."Dengerin tu kalian berdua jangan hanya mikir tinggal bersama tapi pikirin kehidupan selanjutnya'' ucap Kania...


..."Ya Tante'' Revan menunduk dia merasa malu dengan sikapnya yang egois tanpa memikirkan dampaknya ...


..."Sebenarnya Om dan Tante tidak keberatan kalo Gladys ikut ke London tapi yang jadi masalah kehidupan kalian disana yang kita pikirkan. Memang seharusnya istri ikut suami dimanapun suaminya berada tapi balik lagi pikirkan kedepannya. Bukan Om meragukan kemampuan kamu menafkahi Gladys tapi lebih ke Gladys yang belum siap berjauhan dengan Mamanya, ngerti kan maksud Om'' kata Yuda...


..."Ngerti Om'' Revan mengangguk...


..."Daddy anggap masalah ini udah kelar, Daddy mau istirahat'' Yuda berdiri dari duduknya dan menarik tangan istrinya...


..."Yang capek siapa dad'' tanya Gisel...


..."Daddy'' jawab Yuda...


..."Itu tangannya kenapa narik tangan Mama'' tambah Jovan...


..."Daddy sama Mama satu paket, Daddy istirahat Mama harus nemenin'' alasan Yuda...


..."Daddy'' rengek Mikha yang tiba-tiba muncul...


..."Anak cantik Daddy, dah mau bobok ya'' Yuda mengambil Mikha kegendongannya...


..."Heeh'' jawab Mikha polos...


..."Mikha bobok ma kak Gisel ya. Daddy mau istirahat sama Mama. Capek'' Gisel menekankan kata capek...


..."Kak Gisel yang pengertian, sama kak Gisel mau ya'' bujuk Yuda...


..."Gak Mikha maunya sama Daddy'' tolak Mikha...


..."Sabar dad,,,, sabar'' goda Gisel diikuti tawa yang lain...


...Yuda tersenyum meninggalkan putra putrinya diikuti istrinya dibelakang. Yuda terlebih dulu membobokkan Mikha. Kania berjalan kekamarnya sendiri. Mikha memang sangat manja pada Daddy-nya, persis seperti dirinya saat istrinya hamil dulu. ...


...Sementara diruang keluarga tinggal Gladys dan Revan. Kedua kakaknya sudah masuk kamar masing-masing....


..."Re aku minta maaf ya. Jujur memang aku keberatan ninggalin butik, tapi sebulan setelah nikah aku ikut ke London kok" kata Gladys yang merasa bersalah...

__ADS_1


..."Gak apa honey, semua yang dikatakan mereka semuanya benar, aku terlalu egois kalo memaksa kamu ikut denganku, kita gak apa ya LDR'' kata Revan...


..."Aku janji aku akan segera setia menunggumu pulang lagi kesini. Daddy banyak duit kalo nanti aku kangen kamu terus disini tidak ada kerjaan aku bisa terbang menyusul kamu" ucap Gladys yang sudah masuk kepelukannya Revan...


..."Heh jauh-jauh belum muhrimnya'' tiba-tiba Kania muncul karena hpnya ketinggalan...


..."Mama kok belum tidur, oh iya lupa Daddy kan masih mbobokin Mikha, sabar ma waktu Mama pasti lebih banyak dari pada Mikha'' goda Gladys...


..."Kamu tu yang harus sabar tunggu sampai sah dulu duduk jarak 2 meter'' kata Kania...


..."Mama'' rengek Gladys...


..."Gladys manjanya gak ketulungan Re, siapkan dirimu sebaik mungkin menghadapi Gladys yang suka bertingkah ajaib'' kata Kania dan pergi meninggalkan keduanya...


..."Jangan dengerin Mama'' kata Gladys...


..."Aku menyukai apa pun itu yang ada dalam dirimu. Manja kamu cerewet kamu judes kamu semuanya aku menyukai jadi aku akan terima apapun itu. I love you'' ucap Revan...


...''Love you too mas dokter'' kata Gladys...


..."Mas, aku suka panggilanmu itu honey'' kata Revan...


..."Syukurlah, kalo gitu mulai sekarang aku akan panggil kamu dengan mas'' ucap Gladys...


..."Besuk temani aku nemui Papa'' tambah Gladys...


..."Om Yuda'' kata Revan...


..."Daddy bukan ayah kandungku, Papa dan Mama cerai 7 tahun lalu karena Papa selingkuh'' ucap Gladys dengan sedih...


..."Maaf'' ucap Revan...


..."Kenapa minta maaf'' tanya Gladys...


..."Udah buat kamu sedih'' jawab Revan...


..."Santai aku udah gak sedih lagi, mungkin jodoh Mama dan Papa cuma sampai situ'' kata Gladys bijak...


..."Besuk aku temani. setelah makan siang, jam 10 besuk aku ada operasi dengan tim bedah lainnya'' kata Revan...


..."Oke, good luck ya operasinya'' ucap Gladys...


..."Ya doain semoga semua lancar'' kata Revan...

__ADS_1


..."Pasti '' ucap Gladys yakin...


...Karena hari sudah larut malam Revan memutuskan pulang ke apartemennya. Meskipun Revan anak kedokteran tunggal tapi selama ini Revan memilih tinggal sendiri di apartemen ketimbang tinggal dengan orang tuanya....


__ADS_2