
...Selepas kepergian Marcel, Selly juga pergi dengan langkah gontai. Selly masih berharap Marcel mau kembali padanya meski keadaannya tidak sempurna. Dulu Selly menginginkan Marcel karena hartanya yang ternyata kepunyaan Kania. Sekarang Selly menginginkan Marcel karena benar-benar cinta sama Marcel. Selly terus berjalan pulang kekontrakannya. Dipertigaan jalan Selly bertemu preman yang sepertinya sedang mabuk. Bau alkohol nyengat tercium. Karena pengaruh alkohol preman tersebut menghadang jalannya Selly. Selly sempat berteriak tapi langsung terdiam ketika salah satu menodongkan pisau dilehernya....
..."Diam atau nyawa lo melayang" gertak preman A...
..."Bawa" katanya lagi pada dua orang temannya....
...Selly diseret paksa oleh dua preman dan satu lagi masih menodongkan pisaunya. Selly menurut dengan tubuh gemetar. Kakinya seperti jelly yang tidak mampu menyangga beban tubuhnya. Selly dibawa kerumah kosong tidak jauh dari pertigaan tadi. Rumah itu sepertinya sudah lama ditinggalkan. Sudah tidak ada perabotan yang layak. ...
...Selly dilemparkan kelantai begitu masuk kedalam rumah. Selly mundur takut diapa-apain sama preman-preman itu. Melihat wajah pucat ketakutan Selly ketiga preman itu justru tertawa terbahak bahak. Selly semakin ketakutan....
...Tanpa menunggu lagi preman yang tadi menodongkan pisau melepas celananya dan meremas senjatanya. Selly begidik ngeri. Kedua temannya dengan sigap memegangi tangan Selly. Hari ini kebetulan Selly memakai rok model A selutut jadi dengan mudahnya sipreman menyingkap dan menarik ****** ***** Selly. Selly berontak karena tidak mau dirinya dilecehkan tapi apa boleh buat, dirinya kalah tenaga dengan dua preman yang memegangi tangannya. Dalaman Selly digulung lalu dimasukkan kedalam mulut Selly agar Selly tidak bersuara. Selly hanya mampu geleng-geleng kepala tapi para preman itu sudah buta. Segera preman itu mendorong dengan paksa senjatanya yang telah siap tempur keintinya Selly. Selly berusaha berteriak sekencang kencangnya tapi apa daya suaranya tertahan karena sumpalan dimulutnya....
...Setelah mendorong dengan usaha beberapa kali akhirnya masuk juga. Selly meneteskan air matanya menahan sakit. Kegiatan itu berlangsung lama. Mereka bergantian mengilir Selly hingga Selly tak sadarkan diri. ...
...Selly tidak tau berapa lama mereka mengilir dirinya hingga rasanya tubuhnya remuk seakan semua tulangnya lolos dari tubuhnya. Selly tersadar sudah tidak ada siapa-siapa. Tubuh Selly sudah dipenuhi bercak merah bekas cupangan dimana-mana. Lagi-lagi Selly hanya mampu menangis dan menangis. Selly berjalan tertatih keluar dari rumah lucknut itu. Dia berjalan dengan menahan perih dibagian bawah tubuhnya. Tubuhnya gemetar dunianya kian hancur. Selly sempat ingin mengakhiri hidupnya saja, tapi Selly teringat ibunya. Dirinya masih punya ibunya....
...Selly berjalan gontai pikirannya kosong Semua harapannya kembali dengan Marcel musnah sudah. Kini dirinya sudah kotor. Semua orang akan jijik melihatnya. Selly pulang kerumahnya. Ibunya sudah kawatir mondar-mandir didepan pintu. Selly pergi pagi tadi hendak belanja, dan kini hampir sore Selly baru kembali dengan keadaan yang mengenaskan. ...
..."Astaghfirullah Selly, kamu kenapa duk" tanya ibunya Selly...
__ADS_1
...Selly tidak menjawab dan menangis histeris dipelukan ibunya. Ibunya bingung harinya bertanya tanya ada apa dengan anaknya ini....
..."Selly apa yang terjadi cerita sama ibu" tanya lagi ibu...
..."Huhuhu....... Selly kotor bu. huhuhu....." Selly...
..."Kotor, kenapa kamu terjatuh, ya udah sana mandi gak usah nangis terus ganti baju yang bersih. Kamu dari mana aja jam segini baru pulang " kata ibu Selly yang belum ngerti keadaannya anaknya....
..."Huhuhu..... ibu......huhuhu....... Selly... Selly" Selly...
..."Iya Selly kenapa" ibu...
..."Astaghfirullah hal adzim Selly,ya Allah duk" ibu pun ikut menangis...
...Kini kedua ibu dan anak itu sedang menangis. Keadaan Selly yang lemah ditambah dari pagi belum makan membuat Selly hilang kesadaran dipelukan ibunya....
..."Astaghfirullah Selly Selly sadar Selly, Selly" ibu mengguncan-guncang tubuh anaknya....
...Dengan susah payah ibu memindahkan Selly kesofa terdekat dengan Selly pingsan. Kemudian ibu mengolesi minyak kayu putih diarea hidung tengkuknya perut juga telapak kakinya. Ibu semakin meradang melihat banyaknya bekas merah-merah ditubuh anaknya....
__ADS_1
...Selly terbangun dan kembali menangis. Ibu menenangkan tapi Selly terus menangis....
..."Sabar Selly ini cobaan, semoga orang yang melakukan ini padamu mendapatkan balasan setimpal dari yang kuasa" ucap bu Lastri....
..."Sekarang kamu mandi terus makan, kamu dari pagi pasti belum makan kan. Ibu akan siapkan" ucap ibu ...
...Selly mengangguk dan berjalan tertatih menuju kamarnya. Selly tidak pergi mandi Selly tengkurap diranjangnya dan menangis lagi. Selly tidak habis pikir kenapa dirinya mendapat kemalangan seperti ini. Sampai ibunya datang Selly belum beranjak dari tepatnya. ...
..."Duk sudahlah kamu tangisi pun tidak akan kembali seperti semula, lebih baik kamu mandi terus berdoa minta sama Allah agar semua beban yang kamu rasakan saat ini berkurang. Bertobatlah duk mungkin ini peringatan Allah buat kita untuk kedepannya agar menjadi manusia yang lebih baik " nasehat ibu...
...Selly menuruti apa kata ibunya. Selly meraih handuk dan pergi kekamar mandi. Dirumah ini kamar mandinya hanya ada satu. Maklumlah ini rumah kecil sederhana. Bisa tinggal disini saja sudah untung. ...
...Meski dipecat dari rumah pak Yuda, Bu Lastri mendapat pesangon sangat besar jadi bisa digunakan untuk ngontrak rumah dua tahun kedepan dan sisanya buat biaya hidup sehari-hari. Pak Yuda sebenarnya tidak tega memecat bu Lastri tapi karena istrinya punya masa lalu yang buruk dengan anak bu Lastri mau tidak mau Yuda harus memecatnya demi kenyamanan rumah tangganya. ...
...Sekarang bu Lastri sudah dapat kerjaan lagi. Mesti tidak sekaya pak Yuda setidaknya ada masukan buat makan apalagi sekarang Selly seperti ini, pasti sulit buat Selly melupakan kejadian hari ini....
...Setelah mandi Selly menyantap makanannya dengan tidak selera. Meskipun perutnya keroncongan tapi rasanya makanannya terhenti ditenggorokannya. ...
..."Selly kenapa nasibmu gini banget duk. Dulu ibu juga mengalami seperti yang kamu alami sekarang ini. Dan dari situ lahirlah kamu, dan kamu juga mengalami hal yang sama" ucap bu Lastri ...
__ADS_1
...Selly masih diam membisu. Pikirannya menerawang jauh. Mungkin Selly juga berpikir gimana kalo dari kejadian tadi dirinya hamil. Hal itu juga akan menambah beban pikiran serta beban hidupnya saja. Kini untuk menghidupi diri sendiri saja masih bergantung pada ibunya, gimana kalo dirinya hamil tidak punya suami lagi apa kata orang-orang. Semua pikiran itu berputar putar diotak Selly....