KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 61


__ADS_3

...Sesuai dengan permintaan orang tuanya Gladys, Revan hari ini datang lagi kerumah orang tuanya Gladys membawa orang tuanya. Selama perjalanan hati Revan ketar-ketir takut kalo kalo hubungannya dengan Gladys tidak direstui oleh orang tuanya....


..."Assalamualaikum Om Tante, selamat malam" ucap Revan begitu sampai dirumah calon mertuanya...


..."Wa'alaikum salam" jawab Kania...


..."Kania" ucap Maura begitu masuk dan melihat sahabatnya...


..."Jadi Gladys itu anakmu" tanya Maura...


..."Iya, aku juga baru tau kemarin kalo ternyata anak kita menjalin hubungan. Mari silahkan masuk. Pak Raka, Revan silahkan masuk" ajak Kania pada tamunya...


"Tante" Gladys menyalami calon mertuanya


..."Om''...


..."Pak Yuda'' sapa Raka ayahnya Revan...


..."Silahkan duduk pak Raka, dokter Maura" ucap Yuda...


..."Terimakasih pak Yuda'' kata Maura...


..."Dys bikinkan minum untuk tamu kita'' perintah Kania...


..."Ya ma" jawab Gladys patuh...


..."Apa kabar Ra lama kita gak jumpa" ucap Kania...


..."Alhamdulillah Kania kabar baik'' jawab Maura...


..."Gak nyangka ya ternyata anak-anak kita menjalin hubungan, dulu waktu kita masih SMA kita pernah punya keinginan untuk menjodohkan anak-anak kita, tanpa kita duga mereka sudah berjodoh sendiri" ucap Kania...


..."Aku juga gak nyangka lo Kania kalo ternyata mimpi kita bakal jadi kenyataan'' kata Maura...


..."Jangan diajak ngobrol aja dong ma'' ucap Yuda...


..."Maaf maaf Mama terlalu semangat, silahkan diminum Ra, pak Raka'' kata Kania...


..."Terimakasih bu Kania'' jawab Raka...


..."Maaf pak Yuda bu Kania kedatangan kami kesini karena ingin meminta nak Gladys untuk menjadi pendamping putra kami Revan" ucap Raka to the point...


..."Kalo soal itu kita tanyakan langsung pada orangnya pak Raka, karena yang akan menjalani bukan saya atau istri saya, jadi gimana Dys kamu mau gak menerima Revan sebagai calon suamimu" tanya Yuda pada Gladys...


..."Iya Dad Gladys mau" jawab Gladys mantap...


..."Alhamdulillah" ucap Maura...


..."Kalo Om dan Tante mengijinkan Revan ingin bulan depan kita menikah" kata Revan...

__ADS_1


..."Harus secepat itu ya, apa tidak terlalu cepat" kata Kania...


..."Menurut nak Gladys gimana, setuju gak kalo kalian menikah bulan depan" tanya Maura...


..."Gladys ikut gimana baiknya aja Tan'' jawab Gladys...


..."Ya sudah kalo sudah setuju niat baik harus disegerakan'' kata Yuda...


..."Satu lagi Om Tante setelah menikah Revan ingin memboyong Gladys ke London karena Revan dapat beasiswa disana" kata Revan...


..."O jadi menyegerakan karena ada maksud'' kata Kania...


..."Ya bukan gitu juga Tante'' jawab Revan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal...


..."Kamu mau Dys tinggal di London, jauh lo dari Mama'' tanya Kania...


..."Mau yang penting bersama'' jawab Gladys...


..."Ya sudah kalo gitu'' kata Kania...


..."Ini putriku jadi aku mau pernikahan harus meriah'' kata Yuda...


..."Dad" tegur Gladys...


..."Sorry Dys kalo pernikahan kamu cuma sederhana Daddy tidak setuju. Menikah sekali seumur hidup jadi harus berkesan. Terserah kalian mau seperti apa yang penting semua relasi Daddy dan Mama harus diundang'' ucap Yuda...


..."Rencananya kita mau yang outdoor Om'' ucap Revan...


..."Belum tan, kemarin waktu Tante minta bawa orang tua Re, Re langsung blenk takut kalo Om dan Tante tidak merestui hubungan kita" jawab Revan...


..."Wajar dong orang tua pengen tau anaknya berhubungan dengan siapa, memangnya kamu gak ada niat untuk memperkenalkan orang tuamu kepada calon mertuamu ha. Keluarga belum kenal aja udah ada planning nikah bulan depan. Namanya kamu itu tidak menghargai kita para orang tua" kata Kania ketus...


...""Maaf Tante bukan maksud Re seperti itu" jawab Revan merasa bersalah...


..."Ini salahmu juga Dys, jadi perempuan jangan mau-mau aja diajak nikah, kenali dulu orang tuanya latar belakangnya jangan asal dapat laki-laki ngajak nikah trus kamu iyain" kata Kania...


..."Maaf ma'' ucap Gladys...


..."Pak Yuda bu Kania saya minta maaf atas nama Revan" ucap Raka...


..."Untung orang tuanya kenal, kalo enggak jangan harap aku memberikan putriku untuk kamu nikahi" Kania masih kesel...


..."Udahlah ma gak usah diperpanjang'' kata Yuda...


..."Belain terus, biar makin menjadi-jadi'' ketus Kania...


..."Maaf Tante Om'' ucap Revan...


..."Kalo kamu ikut ke London, butik kamu gimana Dys, itu mimpi kamu lo Dys'' tanya Kania...

__ADS_1


...''Untuk sementara Gladys serahkan pada Acha'' jawab Gladys...


..."Semudah itu kamu percaya sama orang, Acha ikut kerja sama kamu belum lama lo Dys, Mama gak rela'' kata Kania...


..."Masa harus tutup sih ma'' ucap Gladys...


..."Makanya sebelum memutuskan sesuatu pikirkan dampak yang akan kamu tinggalkan'' ucap Kania...


..."Dad'' Gladys minta perlindungan pada Daddy-nya...


..."Awas kalo bantuin'' ancam Kania...


..."Sorry Dys Daddy gak ada ide'' ucap Yuda...


..."Revan, kamu memutuskan mengajak anak orang tinggal diluar negeri dan meninggalkan bisnisnya begitu saja, apa kamu mikir dampaknya seperti apa. Maaf ya Ra pak Raka bukan maksud aku merendahkan Revan, tapi aku tidak mau Gladys menyesal nantinya karena mengikuti suaminya" kata Kania...


..."Tidak apa-apa bu Kania, itu hal wajar yang dikawatirkan setia orang tua, apalagi Revan disana sekolah bukan bekerja jadi bisa jadi mungkin kehidupan mereka disana tidak senyaman disini" kata Raka...


..."Maaf semuanya sebenarnya Gladys juga keberatan kalo harus tinggal di London, Gladys tidak mengenal lingkungan disana tapi Gladys percaya Revan bisa menjamin semua kekawatiran kalian semua" ucap Gladys...


..."Kamu aja gak yakin, apalagi Mama'' kata Kania...


..."Maaf tapi Revan insya Allah mampu memenuhi semua kebutuhan Gladys lahir batin tanpa kekurangan apapun'' ucap Revan...


..."Sayang biarkan mereka mengambil keputusannya sendiri. Kita sebagai orang tua cukup merestui dan mendoakan saja'' kata Yuda...


..."Tapi mas dia akan pergi jauh dari kita'' Kania keberatan berjauhan dengan putrinya...


...''Kita bisa mengunjunginya sayang'' Yuda...


..."Jangan sayang sayang malu sama besan" ucap Kania...


..."Santai bu Kania'' sahut Raka...


..."Jadi gimana Kania setuju kan kalo mereka nikah bulan depan'' tanya Maura antusias...


..."Mau gimana lagi yang menjalani udah kebelet dari pada berbuat dosa disegerakan itu lebih baik'' jawab Kania...


..."Alhamdulillah'' ucap semua orang yang ada...


..."Assalamualaikum'' ucap seseorang yang baru datang...


..."Wa'alaikum salam'' jawab semua orang...


...Jovan datang menggandeng seorang perempuan cantik. Dia adalah Bia yang dipacari Jovan dari 2 tahun lalu. Rencananya tahun ini mereka juga akan menikah....


..."Ada tamu, silahkan dilanjut maaf kita kedalam dulu'' ucap Jovan...


..."Kenalin Jo ini calon mertuanya Gladys. Pak Raka dokter Maura kenalin ini anak saya Jovan dan ini calonnya Bia'' Yuda memperkenalkan putranya pada tamunya....

__ADS_1


..."Jo'' Jovan menyalami tamunya bergantian begitu juga dengan Bia. Setelah perkenalan Jovan membawa Bia masuk, dia tidak mau bergabung dengan tamunya....


__ADS_2