KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU

KEJUJURAN SUAMIKU KEHANCURAN BUATKU
Bab 77


__ADS_3

...Hari berganti hari dengan bulan. Setelah menikah Gladys baru 2X datang ke Jakarta untuk melihat butiknya serta mengunjungi orang tuanya. Hingga pernikahannya yang sudah 7 bulan belum ada tanda-tanda kalo Gladys hamil. Gladys mulai cemas takut kalo tidak bisa mengandung. Gladys serta Revan sudah melakukan berbagai macam pemeriksaan. Semuanya sehat tidak ada masalah jadi cuma karena belum diberi kepercayaan sama yang menciptakan hidup. Revan dan Gladys semakin mendekatkan diri kepada Allah. Semua yang ada dimuka bumi ini atas kehendak-Nya. Kedua pasangan muda berusaha sabar dan tawakal. Usahanya jangan ditanyakan lagi, tiap malam tidak pernah absen kecuali tanggal merah. Bukan hanya malam, siang pun kalo ada kesempatan tak pernah dilewatkan....


..."Mas, gimana kalo Gladys tidak bisa hamil" tanya Gladys setelah mereka selesai menyatukan cinta keduanya....


..."Honey, adanya anak atau tidak, tidak akan mengurangi rasa cintaku padamu. Anak adalah bonus dari sang pencipta hidup ini. Jika kita memang tidak dikehendaki untuk menjadi orang tua yang lahir dari rahimmu sendiri kita masih bisa jadi orang tua untuk anak-anak yang ada di panti asuhan. Semua itu sama titipan dari sang pencipta. Mungkin caranya saja yang berbeda" ucap Revan kepada istrinya yang akhir-akhir ini sering menangis karena sampai sekarang belum juga hamil....


..."Mas akan pergi ninggalin aku" tanya Gladys...


..."Tidak akan. Mas tidak akan membiarkan kamu sendiri. Kita akan bersama-sama sampai maut memisahkan kita" jawab Revan tegas...


..."Mas boleh kok nikah lagi, tapi pulangkan dulu aku ke orang tuaku. Aku ikhlas jika kita harus berakhir. Aku mau mas bahagia. Mas masih muda, mas bisa mendapatkan keturunan dari wanita lain" ucap Gladys yang mencoba menahan sesak didadanya....


..."Ngomong apa sih honey, aku memiilihmu bukan karena kesempurnaanmu saja tapi juga kekuranganmu. Jangan pernah berpikir seperti itu. Kamu wanitaku satu-satunya" Revan membawa istrinya kepelukannya...


..."Tapi...."...


..."Cukup ya Dys" Revan memotong omongan istrinya "Kita baru menikah 7 bulan, masih banyak cara untuk berusaha. Mungkin karena sampai sekarang kamu belum hamil karena Tuhan menginginkan kita berpacaran dulu. Dulu kita pacaran cuma sebulan trus memutuskan untuk menikah. Jangan hanya berpikir tentang anak, perjalanan kita masih jauh dan kondisi kesehatan kita juga bagus. Mungkin kita harus banyak bersabar dulu. Jadi orang tua tidak semudah apa yang kita lihat. Tuhan mempunyai cara sendiri mungkin untuk menyiapkan kita untuk jadi orang tua yang mampu membawa anak-anak kita jauh lebih baik dari kita sekarang ini" Revan mengelus punggung polos istrinya...


..."Sabar ya. Insya Allah kita punya anak tapi belum sekarang" imbuh Revan....


...Gladys semakin tergugu dipelukan suaminya. Suaminya memberikan cinta yang luar biasa meski waktunya tidak banyak untuk bersama. Tugas kuliahnya yang banyak serta jadwalnya yang padat memaksa Gladys harus bersabar bersuamikan seorang dokter. Revan amat sangat mencintai istrinya. Apapun rela dilakukan demi istrinya....

__ADS_1


...Hari ini Marcel mengunjungi Gisel. Usaha Alan untuk mendapatkan Gisel juga semakin gigih. Pelan tapi pasti Gisel mulai menunjukkan ketertarikannya pada Alan meski belum mau mengakuinya....


..."Assalamualaikum Gisel, sibuk gak, Papa ganggu gak" ucap Marcel yang sudah ada diruangan Gisel...


..."Wa'alaikum salam, Papa" Gisel berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri Papanya....


..."Kok gak ngabarin kalo mau datang" tanya Gisel...


..."Harus ya Papa mau menemui putrinya ijin dulu" kata Marcel ...


..."Ish Papa, Gisel kan bisa menyambutnya" ucap Gisel ...


..."Ada angin apa Papa tumben-tumbenan mendatangi putrinya ini" tanya Gisel ...


..."Hehehehe maaf pa, Gisel sedikit sibuk. Sejak Gladys ke London butiknya Gladys pun harus Gisel yang hendle. Sebenarnya Mama yang bertanggung jawab, tapi karena Daddy sering pergi keluar kota dan Mama harus ikut makanya Gisel ambil alih. Tahulah mereka berdua itu seperti surat dan prangko kemanapun selalu nempel" kata Gisel ...


..."Hal itu harus dilakukan sama pak Yuda biar dia tidak melakukan kesalahan seperti yang Papa lakukan" kata Marcel ...


..."Maaf pa Gisel gak maksud" kata Gisel merasa tidak enak ...


..."Gak apa-apa. Gimana perkembangan hubunganmu dengan Alan" tanya Marcel mengalihkan perhatian ...

__ADS_1


..."Hehehe Gisel masih belum tau, sebenarnya Alan sudah pernah mengatakan kalo dia serius dan akan menikahiku tapi sampai sekarang aku belum yakin kalo Alan yang terbaik buatku" ucap Gisel ...


..."Jujur sama Papa, gimana perasaanmu saat dekat dengan Alan" tanya Marcel ...


..."Belakangan ini saat mendengar suaranya aja ada rasa deg-degan gitu pa, tapi Gisel gak tau apa itu cinta atau yang lain. Gisel masih akan melihat sejauh mana usaha Alan untuk mendapatkanku'' kata Gisel ...


..."Jangan terlalu kejam sama Alan. Papa lihat anaknya sopan baik ganteng lagi, cobalah memberi kesempatan padanya, jalani dengan santai seiring berjalannya waktu akan memantapkan hatimu apakah Alan cocok denganmu atau tidak. Jangan membentengi dirimu dari laki-laki. Setiap manusia diciptakan untuk berpasangan" ucap Marcel ...


..."Papa sendiri aja gak ada pasangannya, mending Papa duluan yang menikah. Yang tua dulu baru yang muda. Yang muda belajar dari yang tua" ucap Gisel dengan tertawa ...


..."Itu tau kalo Papa udah tua, gak akan ada yang mau sama yang tua begini. Gak ada istimewanya. Udah tua miskin cacat dekil dari kampung lagi. Perempuan jaman sekarang yang dilihat duitnya dulu baru orangnya" kata Marcel ...


..."Tidak semua perempuan seperti itu pa, pasti ada orang yang tulus menerima Papa apa adanya bukan karena ada apa-apanya. Kemarin Gisel ketemu tante Selly dia masih berharap Papa mau kembali lagi dengannya, meski keadaan Papa seperti ini. Tante Selly punya anak perempuan umurnya seumuran dengan Mikha tapi tante Selly bilang dia belum menikah. Dulu Papa yang merusak tante Selly. Setelah tante Selly hancur Papa pergi gitu aja. Apa yang dilakukan tante Selly juga karena Papa" ucap Gisel...


... "Hal yang tidak bisa Papa tolerin dari Selly karena dia udah mencelakai kamu" kata Marcel ...


..."Setiap orang punya masa lalu pa, dan semua masa lalu tidak semuanya indah ada juga yang sangat menyakitkan tapi itu sudah jadi masa lalu. Kita hidup untuk masa depan pa, jadi lupakan kejadian itu dan tante Selly sepertinya sekarang sudah berubah" ucap Gisel ...


..."Papa kesini bukan untuk membahas itu, Papa kesini karena Papa kangen sama kamu jadi lupakan pembicaraan yang gak penting ini" potong Marcel ...


..."Ini penting pa. Apa Papa tidak kasihan melihat nenek diusia senjanya tidak ada yang menemani. Nenek sangat ingin melihat Papa menikah kembali. Papa juga harus bahagia tanpa Mama. Move on pa please" ucap Gisel ...

__ADS_1


...Marcel menghembuskan nafasnya berat. Melupakan Kania berat rasanya. Sampai sekarang hatinya masih belum ikhlas melihat Kania bahagia dengan orang lain tapi bisa apa Marcel sekarang. Semua terjadi karena kesalahannya. Dari awal. mereka nikah Kania sudah mewanti-wanti tidak akan mentolerir adanya penghianat. Dan Marcel melanggar jadi nikmati saja akibatnya. Sakitnya tidak sebanding dengan enaknya....


__ADS_2