
Setelah sampai di rumah, Jordy bergegas menuju kamarnya. Lalu ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
" Sepertinya aku pernah bertemu dengannya..tapi dimana ya?" guman Jordy sembari memijat keningnya berusaha mengingat ingat dimana dia pernah bertemu Nadia
" aahh ya...di pernikah Thomas.."
" Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Mengapa dia sampai seperti itu saat menangis? Terdengar sangat memilukan sekali. Aahh mengapa aku jadi memikirkannya ya " Jordy mengacak acak rambutnya. Tak lama kemudian Jordy terlelap
Sementara di apartemen, setelah membereskan ruangan apartemen yang berantakan, kemudian dia membersihkan dirinya. Tak terasa tiba tiba sudah pukul 4 pagi. Dia lalu tertidur sangat pulas.
Di kediaman Jordy, setelah Jordy selesia bersiap, dia segera keluar dari kamarnya. Dia berencana pergi ke apartemennya untuk membawakan bahan makanan untuk Nadia. Karena disana tidak ada apapun yang bisa Nadia makan.
" Kau mau kemana, pagi pagi begini sudah rapi?" tanya Sandra
" Aku keluar ada urusan dengan temanku kak" jawab Jordy
" Makanlah dulu " timpal Sandra
" Kapan kau akan gunakan waktumu untuk sesuatu yang bermanfaat!" Johan bersuara sebelum jordy menjawab pertanyaan Sandra.
" Hah..bukan urusanmu" jawab Jordy dengan senyum sinisnya. Lalu meninggalkan kediamannya
" Sayang..jangan seperti itu pada Jordy..santailah..kalau sudah saatnya dia pasti akan berubah.." Sandra mengelus lengan suaminya itu
" Semoga saja benar " timpal Johan
__ADS_1
Kali ini Jordy mengendarai mobil sport kesayangannya. Dia pergi ke sebuah restoran untuk membeli makanan Nadia. Lalu dia bergegas ke apartemennya.
Setelah sampai apartemen dia menekan bel. Nadia yang sudah terbangun segera menuju pintu, dia mengintip dari lubang pintu untuk melihat siapa yang datang dan langsung membukakan pintu
" Selamat pagi..apa aku membangunkanmu? " tanya Jordy langsung memasuki apartemen
" Aah tidak..aku sudah bangun dari tadi " ucap Nadia lalu menutup pintu
" Ini aku bawakan makanan untukmu..maaf tidak ada yang bisa kau makan disini..untum itu setelah kau makan kita akan pergi berbelanja kebutuhanmu selamau kau tinggal disini" ucap Jordy
" Terimakasih..aku sangat merepotkanmu ya?" tanya Nadia
" Sudahlah jangan sungkan..anggap saja aku ini temanmu.." timpal Jordy
" Apa kau sudah makan.." tanya Nadia canggung
" hmmm begitu ya.." Nadia beranjak mengambil perlengkapan makan dan minum.
Setelah selesai sarapan mereka pergi berbelanja kebutuhan dapur untuk di apartemen.
" Jordy..maaf..aku boleh meminta sesuatu ?" tanya Nadia
" Apa itu?" Jordy menyahut sambil memilih milih apa yang akan dibeli. Sementara Nadia yang mendorong trollinya
" Bisakah kau mencarikan aku pekerjaan ? Aku tak enak jika selalu merepotkanmu " ucap Nadia
__ADS_1
" Hmm..apa kau ingin bekerja?" tanya Jordy
" Tentu,, aku tak ingin selalu merepotkanmu" timpal Nadia
" Baiklah kalau begitu, aku membutuhkan seorang Manager untukku sendiri. Selama ini aku ingin mencari manager pribadi untuk memudahkan pekerjaanku. Bagaimana ? Apa kau berminat ? Aku rasa kau tak akan keberatan karena kita ada di bidang yang sama yaitu seni musik. " Jordy memberikan penawaran.
" Baiklah aku setuju..sebagai balas budiku padamu.." jawab Nadia setuju disertai senyuman manis di bibirnya
" Sialll!! Apa yang terjadi denganku? Mengapa jantungku tiba tiba berdebar seperti ini setelah melihat senyumnya?" Jordy membathin
Sesampainya di apartemen, Nadia mulai menata barang barang yang jordy belanjakan tadi di tempatnya masing masing.
" Nadia, bisa duduk sebentar? Aku ingin menunjukkan sebuah catatan untukmu tentang jadwalku" pinta Jordy sembari menaruh sebuah buku di meja
" Iya..sebentar.." Nadia bergegas menghampiri Jordy di sofa dan melihat sebuah buku yang di tunjukkan Jordy
" Tolong kau rapikan jadwal jadwalku ini, dan ini Ipad untukmu selama kau bekerja sebagai Managerku nanti " ucap Jordy sembari memberikan Ipad pada Nadia
" Baiklah akan aku susun dan setelahnya aku kirimkan padamu " ucap Nadia
*
*
*
__ADS_1
Haiii semua...terus dukung karya aku yaa...jangan lupa koment kalian juga penting loh..agar aku bisa bikin karya yang lebih bagus lagi...bye semuanya...i luv u