Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Aku Cinta Kamu


__ADS_3

Jordy hanya bisa membantu memijat tengkuk Nadia agar dia merasa sedikit nyaman. Sejak tadi Nadia hanya memuntahkan cairan saja karena perutnya belum sempat terisi makanan sama sekali.


Setelahnya Nadia mencuci mukanya dan Jordy yang tidak ingin Nadia pusing akhirnya menggendong Nadia dan mendudukkannya di ranjang.


" Aku akan menyuruh bik Surti menebus obat dan vitamin dan susu hamil ke apotik, Sayang kau ingin apa hem? " tanya Jordy pada Nadia.


" Aku ingin makan roti saja sayang " jawab Nadia lirih karena badannya sungguh sangat lemas saat ini.


" Tunggu sebentar oke " ucap Jordy sambil mencium kening Nadia.


Lalu Jordy bergegas memanggil bik Surti dan meminta tolong agar membelikan obat dan vitamin serta susu hamil yang telah di resepkan dokter Raysa untuk Nadia. Tak lupa dia juga menyiapkan roti dan segelas teh hangat untuk Nadia.


Ketika dia akan kembali ke kamarnya, Jordy berpapasan dengan Johan.


" Selamat ya. Aku dengar istrimu sedang hamil saat ini " ucap Johan


" Ah kau benar sekali. Terima kasih atas perhatianmu kak. Aku harap setelah ini kau berhentilah mengganggu keluarga kami. Jika sesuatu terjadi pada Nadia dan kandungannya maka jangan salahkan aku jika aku melupakan bahwa kau adalah suami kakakku sendiri " peringat Jordy pada Johan.


Lalu dia bergegas kembali ke kamar.


" Sayang makanlah dulu, dan minum tehnya agar mualmu berkurang " ucap Jordy seraya mengelus pipi Nadia.


" Ah..terima kasih sayangku maaf aku menyusahkanmu " ucap Nadia berkaca - kaca.


" Mulai sekarang aku akan berusaha menjadi suami dan calon daddy untuk anakku ini " ucap Jordy seraya mengelus perut Nadia yang masih rata.


Sementara di kantor Johan terlihat sangat uring - uringan. Dia begitu kesal mendengar kehamilan Nadia. Dia masih yakin kalau bisa merebut Nadia dari sisi Jordy.

__ADS_1


" Apa yang harus aku lakukan sekarang. Aku harus melakukan sesuatu " gumam Johan.


" Masuk keruanganku sekarang! " ucap Johan di sambungan telpon memanggil Jessica.


Tok Tok Tok


" Masuk! " perintah Johan.


" Ada yang bisa saya bantu tuan? " tanya Jessica.


" Bagaimana sekarang? Apa yang akan kau lakukan? Saat ini Nadia tengah hamil anak Jordy. Apa saja yang kau lakukan? Apa kau tidak melaksanakan perintahku huh! " omel Johan. Jessica hanya menarik nafas kasarnya.


" Aku sudah mengatakan jika Jordy sudah mengetahui semuanya. Jadi aku harus menjaga jarak untuk sementara waktu ini! " jawab Jessica mulai kesal.


" Kalau kau sudah tak bisa menjalankan perintahku bicaralah! Aku akan mencari cara lainnya! " Johan pun semakin kesal.


" Terserah kau sajalah " ucap Jessica datar.


Flashback on ( Jessica )


" Kau datang rupanya, aku mengira kau tak akan datang karena ucapanku kemarin, apa keputusanmu? " selidik Ricky.


" Aku sudah memutuskan aku tak mau ikut campur lagi, jika dia memecatku silahkan saja, aku malah bersyukur. Jika dia masih mempekerjakanku sebagai karyawannya di kantor aku juga tak masalah " jawab Jessica.


Karena pengunjung masih sepi Ricky memutuskan untuk menghampiri Kessica dan duduk di sebelah Jessica.


" Kau mengambil keputusan yang tepat Jess. Aku bangga memilikimu " ucap Ricky.

__ADS_1


Kriik kriik kriik


Sejenak hening


" Ah maksutku aku senang mempunyai teman sepertimu " ucap Ricky lagi. Jessica hanya tersenyum melihat sahabatnya itu.


" Jess...aku ingin mengatakan sesuatu padamu " ucap Ricky.


" Katakan saja, kenapa harus seperti ini, kau seperti berbicara dengan orang lain saja " jawab Jessica.


" Aku Cinta Kamu Jess " ucap Ricky cepat.


Sejenak Jessica termenung mencerna ucapan Ricky barusan.


Tiba - tiba


" Hahahahahahha..jangan bercanda Ky " ucap Jessica sambil tertawa terbahak - bahak.


" Aku serius Jess " ucap Ricky lagi sambil menyentuh pipi Jessica. Jessica tiba - tiba terdiam.


" Kau serius? " tanya Jessica.


" Aku serius, semenjak dulu aku sudah mencintaimu, tetapi aku terlalu pengecut untuk mengungkapkannya padamu. Semakin hari aku semakin tersiksa karena aku tak mampu mengucapkan rasa ini. Dan sekarang aku ingin mengungkapkan semuanya kalau aku cinta kamu Jess " ucap Ricky panjang lebar.


Jessica hanya bisa menatap mata sahabatnya itu. Tiba - tiba Ricky mendekatkan wajahnya pada Jessica. Jessica hanya bisa membulatkan matanya ketika bibir Ricky menyentuh bibirnya. Dirasa Jessica tak ada penolakan maka Ricky mulai menikmati bibir mungil Jessica. Lalu keduanya hanyut dalam suasana romansa mereka saat itu.


" Aku cinta kamu Jess " ucap Ricky sambil mengusap bibir Jessica.

__ADS_1


" Maaf Ky, aku terlambat memahami perasaanmu, " ucap Jessica dengan pipinya yang memerah.


Sebenarnya Jessica pun merasakan hal yang sama tetapi karena penampilan Ricky yang terkesan seperti bad boy membuatnya berfikiran jika Ricky sosok yang playboy karena sahabatnya itu sangat tertutup dan tak pernah bercerita tentang apapun padanya. Tetapi ketika Ricky mengungkapkan perasaannya pada Jessica, semua pikiran negatifnya tentang Ricky seolah menghilang begitu saja.


__ADS_2