Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Terungkap semua


__ADS_3

" A-apa yang kau lakukan disini " tanya Nadia


" Nadia aku hanya ingin minta maaf padamu " jawab Johan sembari mendekati ranjang.


" Jangan mendekat..pergi!! " bentak Nadia dengan tubuh bergetar


" Aku hanya ingin minta maaf padamu Nad " ucap Johan lagi.


" Maaf katamu!!!.. Setelah apa yang kau lakukan padamu..begitu mudahnya kau minta maaf padaku ?!" bentak Nadia


" DIMANA OTAKMU HAAHHH... Setelah kau membohongiku dengan sangat sempurna, meninggalkanku begitu saja saat aku hamil, dan gara gara kau juga aku kehilangan bayiku...sekarang kau minta maaf padaku...KAU SUNGGUH HEBAT TUAN JOHAN " ucap Nadia sembari bertepuk tangan


DEG!!


" Hamil? kehilangan bayi? Ada apa sebenarnya ini ?" bathin Jordy ketika dia mendengar suara ribut ribut di kamar Nadia. Setelah dia memastikan siapa disana Jordy tetap berdiri di balik tembok. Dia ingin tau ada apa sebenarnya antara Johan dan Nadia


" Aku tau aku salah..tapi saat itu aku sungguh mencintaimu Nad..." Johan mulai mencari pembelaan. Jordy yang mendengarkan kata kata Johan seketika merasakan sakit yang teramat sangat di hatinya.


" Apakah karena ini..Nadia ingin meninggalkanku ?" bathin Jordy


" CINTA!! Kau bilang kau mencintaiku!! Waaahh kau sungguh hebat Tuan Johan..kau mengaku CINTA tapi dengan mudah kau meninggalkanku !! Itu yang kau sebut CINTA HAAHH!! Pergilah..aku sudah memaafkanmu!! Sekarang kau pergilah. Aku tak ingin melihatmu lagi!! Aku tak ingin bertemu denganmu lagi " jawab Nadia.

__ADS_1


" PERGIII!!! HAAAAAAA !!!!! " Nadia berteriak histeris. Dia sangat histeris saat ini. Hingga jika orang lain melihat Nadia seperti orang yang sangat depresi. Jordy yang mendengar teriakan Nadia langsung berlari ke kamar menenangkan Nadia


" Sudah sayang...sudah...tenanglah...ada aku disini...tenanglah.." Jordy berusaha memeluk Nadia agar ia tenang dan tidak histeris lagi.


" Kau berhutang penjelasan padaku !" Jordy menatap tajam ke arah Johan. Tiba tiba Nadia pingsan dalam pelukan Jordy.


Jordy panik dia langsung menggendong Nadia dan membawanya ke rumah sakit. Sementara Johan hanya duduk di kursi panjang dengan wajah tertunduk. Jordy yamg sedari tadi berdiri di depan IGD lalu menghampirinya.


" Ada apa sebenarnya antara kau dan Nadia? " tanya Jordy dengan pandangan yang tajam


" Aku hanya ingin meminta maaf padanya " jawab Johan singkat


" Atas dasar kesalahan apa kau meminta maaf padanya ?" tanya Jordy


" Aku tak menyangka kau bisa mengkhianati kakakku dengan wajah polosmu itu " kata Jordy dengan senyum sinisnya


" Aku tau..aku salah...tapi pada saat itu aku memcintai Nadia.. pada saat itu aku masih belum mampu menceritakan statusku padanya karena aku takut kehilangan Nadia. Hingga aku tau kalau dia hamil putraku. Mau tidak mau aku harus menghindarinya. Dan pada saat itu tanpa sengaja aku dan sandra bertemu dengannya yang tengah hamil besar. Aku tau, aku begitu pengecut hingga aku memperkenalkannya pada Sandra sebagai temanku. Sejak saat itu aku kehilangan kabarnya. Aku berusaha mencarinya, aku ingin menjelaskan semuanya dan ingin minta maaf padanya " Johan menjelaskan. Dan lagi lagi bogem dari Jordy melayang di pipi Johan hingga ia tersungkur


" Hah...minta maaf katamu!!! Setelah apa yamg kau lakukan pada Nadia dengan mudahnya kau ingin minta maaf!!! Dimana otakmu!! Apakah kau masih waras HAAAHH !!! " Jordy yang ingin memukul sekali lagi terhenti ketika dokter keluar dari ruangan.


" Dokter...bagaimana keadaannya..apa ada yang serius " Jordy memcecar dokter

__ADS_1


" Tidak apa apa...tidak ada yang serius dengan keadaan nona..hanya saja dia tidak boleh tertekan atau akan menyebabkan depresi padanya. Jika depresinya terus berlanjut saya khawatir jika nona bisa melakukan hal hal di luar batas misalnya melukai diri sendiri atau bahkan mengakhiri nyawanya sendiri.. Saya sudah memberikan nona obat penenang..sebentar lagi dia akan di pindahkan ke kamar rawat..saya permisi dulu " pamit dokter


Jordy yang mendengar penjelasan dokter seketika matanya berembun memerah menahan amarah pada Johan dan memikirkan Nadia.


" Pergilah...sebelum aku berubah pikiran !" ucap Jordy pada Johan


" Aku ing_" kata kata Johan terhenti ketika Jordy berteriak padanya


" PERGILAH!! " bentak Jordy


Johan meninggalkan rumah sakit dengan langkah gontai. Dia tak bisa menemui Nadia karena ada Jordy.


Sementara Jordy yang sudah mendampingi Nadia di kamar rawat masih setia dengan menggenggam tangan Nadia.


" Bangunlah...aku ada disini...jangan membuatku khawatir.." ucap Jordy dengan air mata yang mengalir di pipinya


" Aku akan membahagiakanmu...aku berjanji padamu...aku akan selalu ada disisimu..."


" Mengapa kau tak mau bercerita padaku...setidaknya aku akan mengobati lukamu.."


Jordy hanya bisa menatap sendu wajah Nadia. Dia tidak menyangka bahwa orangbyang sangat di cintainya itu pernah hancur dan sangat hancur.

__ADS_1


Dia tidak kecewa pada Nadia. Dia bahkan berjanji tak akan pernah meninggalkan Nadia sampai kapan pun.


__ADS_2