
Haii...barangkali para readers binggung ya...kenapa gk ada karakter lain di cerita ini?. Memang author pingin ceritanya fokus sama karakter utama aja biar gk pecah fokusnya pas lagi baca. Simak terus dan selalu dukung author ya, jangan lupa like dan koment kalian biar author tetap semangat bikin cerita yang bagus...happy reading gaeeeeessss.
Hari besar yang di tunggu oleh Jordy dan Nadia akhirnya tiba. Mereka memilih acara yang sederhana saja. Hanya di catatan sipil, untuk pesta nanti mereka bisa melaksanakannya nanti jika waktunya sudah tepat.
Hari ini Nadia tampak sangat cantik. Dia menggunakan dress tanpa lengan sebatas lutut warna putih gading dihiasi sedikit payet di bagian dada. Menggunakan riasan DEWY PINK membuat dia semakin cantik dan terkesan seperti gadis remaja. Rambut di kuncir kuda dan bagian ujungnya di curly, dia memakai aksesoris jepit mutiara di sisi kanan rambutnya.
Sementara Jordy tampil sangat tampan. Dengan menggunakan setelan jas warna hitam dan kemeja putih. Tubuh tinggi atletisnya semakin membuatnya terlihat tampan apalagi dengan dua kancing atas kemejanya di buka.
Tak lama mereka menandatangani berkas berkas pernikahan. Lalu Jordy menyematkan cincin pernikaha di jari Nadia dan Nadia pun sebaliknya. Setelahnya Nadia nampak berkaca kaca menatap Jordy.
" Aku mencintaimu...aku sangat mencintaimu..i love you SUAMIKU " ucap Nadia seraya menghambur ke pelukan Jordy
" Aku bahkan lebih mencintaimu, aku janji akan membahagiakanmu. Aku pastikan semuanya akan berjalan sesuai dengan keinginanmu. Aku akan berusaha menjadi suami yang baik untukmu.!" ucap Jordy seraya memeluk erat tubuh Nadia dan mengecup pucuk kepala nadia.
" Selamat untuk kedua mempelai, " ucap kepala pengurus catatan sipil sembari menyerahkan surat nikah.
" Terimakasih " ucap mereka bersamaan
" Kita pergi ?" tamya jordy pada Nadia
" Ayo suamiku " jawab Nadia dengan senyum manisnya
" Hahaha.. Sepertinya aku akan suka panggilan itu " Jordy terbahak lalu mengenggam tangan Nadia dan mengajaknya lari menuju mobilnya.
Dalam perjalanan menuju rumah kecil mereka Jordy tak melepaskan genggaman tangannya sedetik pun. Sesekali dia mencium punggung tangan istrinya itu. Tiba tiba Jordy membuka jendela mobilnya daaan....
" NADIAAAAAA....AKU MENCINTAIMU SELAMANYAAAAAA " Jordy berteriak seperti orang yang tidak waras
" Hei...apa yang kau lakukan..." Nadia berusaha membungkam mulut Jordy karena dia merasa malu akan apa yang dilakukan Jordy.
__ADS_1
" Aku bahagia sekali sayang...aku sungguh sangat bahagia sekali.." ucap Jordy masih dengan menggenggam tangan Nadia
" Aku pun bahagia..tapi apa yang kau lakukan tadi sangat memalukanku...aiiissh...kau ini..seperti remaja saja..." Nadia menggelengkan kepalanya sambil menepuk pelan keningnya
" Hei...apa kau malu menikah denganku hah!..kau ini tidak bisa melihat orang bahagia sedikit saja...menyebalkan sekali.." kata Jordy
Sepanjang perjalanan mereka bercanda sesekali bertengkar seperti tikus dan kucing. Tapi seperti itulah mereka.
Di tempat lain Johan baru saja mengurus persiapan keberangkatannya untuk berobat keluar negeri.
" Aku akan pastikan..setelah aku pulih Nadia harus kembali padaku. Takkan kubiarkan Jordy mengambil Nadia dariku " guman Johan.
" Sayang..sementara aku pergi ke luar negeri, kau baik baik dengan bayi kita ini..oke..hei anak ayah, jangan nakal selama ayah disana nanti, jangan menyusahkan ibumu " kata Johan sembari mengelus perut Sandra yang sebentar lagi akan memasuki jadwal kelahiran. Oleh karena itu Johan akan pergi keluar negeri tanpa di dampingi Sandra.
" Kami akan merindukanmu, kau juga baik baik disana, semangatlah dalam mencari kesembuhan, ingatlah ada anak kita yang menantikan kepulanganmu " ucap Sandra yang terisak di dalam pelukan Johan.
" Tentu saja..aku sekarang lebih bersemangat agar aku bisa sembuh..aku ingin bisa bermain bola dengan jagoan kecil kita ini" jawab Johan masih dengan mengelus perut Sandra.
Sementara pasangan pengantin baru itu telah sampai di rumah kecil mereka. Mereka tampak menghabiskan waktu dengan menonton film bersama. Film yang mereka tonton bergenre romantis. Ketika ada adegan romantis yang di tayangkan dengan nakalnya Jordy menggoda Nadia.
" Sayang..." Jordy berbisik lirih di telinga Nadia yang membuat seluruh tubuhnya meremang
" Issshh kau ini...ada apa sayang..jangan berbisik seperti ini..geli tau !" kata Nadia sembari menjauhkan wajah Jordy dari telinganya
" Mmmm..apa kau...?" Jordy menggantung ucapannya.
" Iya..aku wanita normal..aku juga ingin " kata Nadia sembari tersenyum manis yang membuat Jordy langsung bersemangat
" Gadis pintar..ayo! " Jordy langsung menggendong Nadia dengan senyuman lebar menuju kamar.
__ADS_1
Jam menunjukkan pukul 10 malam. Nadia yang tertidur membelakangi Jordy. Sementara Jordy memeluk perut Nadia. Nadia tiba tiba menggeliat dia tiba tiba merasa lapar. Dia berbalik menghadap Jordy. Dia melihat Jordy begitu tampan dan teduh ketika dia tidur. Nadia mengulurkan tangannya menyentuh bibir sexy Jordy.
" Rasanya manis sekali " ucap Nadia kemudian dia mengecup sekali lagi bibir Jordy.
" Suamiku ini tampan sekali..." ucap Nadia
" Aku memang sudah terlahir sangat tampan, mengapa kau baru menyadarinya istriku yang cantik..." ucap Jordy sambil memejamkan matanya
" Heiii!!! Kau curang...aaahh kau ini menyebalkan sekali..!" ucap Nadia sembari memukul pelan dada bidang Jordy
" Baiklah baiklah...aku minta maaf..tapi apa yang menyebabkan istriku yang cantik ini tiba tiba terbangun...apa kau mau __" kata kata Jordy terputus karena Nadia menyela
" Aah...kau ini menyebalkan sekali..aku sangat lapar suamiku yang paling tampan..apa kau tidak ingat kalau kita belum makan ?" jawab Nadia sedikit sewot
" Ah...aku baru ingat..gara gara istriku yang cantik ini memberi " Tanda "..aku sampai melupakan kalau istriku yang cantik ini belum makan " ucap Jordy seraya menoel dagu Nadia yang di balas senyuman kecil Nadia karena tersipu
" Baiklah...kau makan apa Ratuku yang cantik..kita pesan makanan saja..aku tidak mau istriku yang cantik ini kelelahan gara gara aku " Jordy semakin menjadi menggoda Nadia
" Hmmm...suamiku yang tampan ini sudah mulai pintar menggombal rupanya " balas Nadia dengan melirik genit ke arah Jordy
" Sudah..jangan melirikku seperti itu..atau kau akan aku hukum lagi..mau? " ancam Jordy. Nadia yang mendengarnya langsung merapatkan selimut yang melilit di tubuhnya.
" Kemarilah.." Jordy meminta Nadia mendekat. Rasanya dia tidak ingin melepaskan pelukan pada wanita yang di cintainya itu.
" Kau mau makan apa sayang..?" tanya Jordy
*
*
__ADS_1
Setelah makanan yang di pesan datang, mereka langsung makan. Setelahnya mereka melakukan pillow talk pertama mereka sebagai sepasang suami istri. Dan kemudian mereka terlelap dengan saling memeluk hingga matahari pagi menyambut kedua pasangan pengantin baru itu.
Sementara Johan sudah mulai bersiap menuju bandara untuk melakukan pengobatan keluar negeri.