Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

Setelah selesai berbelanja, mereka langsung memulai memasak masakan yang menjadi menu makan malam special mereka. Sesekali bercanda saling melempar potongan sayur, atau bahkan saling memberi tepung pada pipi masing masing. Tak lama semua masakan pun selesai.


" Sayang, kau mandilah dulu, aku akan menata makanan ini di meja makan. Jika kau sudah selesai gantian aku yang mandi..oke?" kata Nadia


" Baik bos...aku akan segera kembali.." jawab Jordy langsung berlari ke arah kamar agar ia segera menggantikan Nadia di meja makan.


10 menit kemudian Jordy sudah turun dan menggantikan tugas Nadia di meja makan.


" Pergilah..akan aku selesaikan sisanya " kata Jordy dengan mengelus lengan Nadia.


" Waaahh...kau tampan sekali " puji Nadia.


" Yaaa..kau benar sekali..dari dulu aku memang sudah tampan " jawab Jordy sembari membetulkan jasnya.


" Hah...kau ini menyebalkan sekali..." ucap Nadia sambil beranjak menuju kamarnya.


" Berhiaslah yang cantik!! Aku ingin seluruh dunia tahu bahwa aku akan menikahi wanita paling cantik di dunia ini!! " teriak Jordy pada Nadia


Setelah Nadia menutup pintu kamarnya, Jordy melanjutkan menata makanan di meja makan. Dia ingin makan malam kali ini terlihat romantis. Bahkan Jordy sudah menyiapkan cincin tanpa sepengetahuan Nadia.


Setelah 30 menit Nadia keluar dari kamar. Dia terlihat cantik dengan menggunakan dress selutut warna pink dengan motif bunga bunga tanpa lengan. Rambutnya di biarkan tergerai hanya menggunakan bandana warna senada. Make up pun Nadia hanya menggunakan tipis saja tapi tidak mengurangi kecantikannya sama sekali. Jordy pun sampai ternganga melihat penampilan Nadia. Nadia pun terkagum kagum dengan keadaan meja makan. Lampu yang dibiarkan sedikit redup dengan di tambah menggunakan lilin sebagai penerangan semakin terkesan romantis. Jordy berjalan mendekati Nadia dan mengulurkan tangannya dan mencium punggung tangan Nadia.


" Kau saaangaat cantik " puji Jordy yang membuat pipi Nadia bersemu merah. Jordy menuntun Nadia untuk duduk di kursinya lalu Jordy pun duduk.


" Kita mulai makannya..biar aku yang mengambilkan makan untukmu.." kata Nadia

__ADS_1


" Terima kasih sayang.." ucap Jordy ketika Nadia selesai mengambilkan makanan untuknya.


Setelah 30 menit menyantap makan malam sembari berbincang ringan, kini tibalah Jordy melamar Nadia dengan benar. Jordy memutar lagu JOHN LEGEND " ALL OF ME " dan kemudian mengajak Nadia berdansa. Tampak mereka berdua larut dalam suasana. Nadia tampak menyandarkan kepalanya di dada bidang Jordy sementara Jordy memeluk Nadia erat sambil sesekali mengecup pucuk kepala Nadia. Lalu Jordy melepaskan pelukannya dan tiba tiba berlutut di hadapan Nadia. Jordy lalu meraih kotak kecil yang ada disakunya lalu membukanya


" Kau tahu? Aku sudah lama menantikan saat ini. Saat dimana aku memintamu untuk mendampingi sisa hidupku. Aku tidak pandai dalam merangkai kata kata yang indah tapi perlu kau ketahui semenjak kehadiranmu di hidupku, hidupku lebih berwarna. Dan perlu kau tahu bahwa aku sangat sangat mencintaimu. Percayalah, aku takkan membuatmu kecewa padaku. Wiil You Marry Me ?" tanya Jordy


" Kau pun juga harus tahu, semenjak kehadiranmu, aku mulai berani lagi mengenal cinta, CINTA yang dulu aku tau penuh dengan luka. Tapi ketika kau hadir membawa cinta dan merubah segalanya menjadi sangat indah untukku, aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan selalu ada disisimu sampai kapan pun,,, I SAID YES " jawab Nadia disertai uluran tangannya pada Jordy agar segera menyematkan cincin di jari manisnya.


Jordy segera menyematkan cincin di jari manis Nadia. Setelahnya Jordy mencium punggung tangan Nadia lalu berdiri dan mencium bibir Nadia beberapa detik.


" Mulai saat ini kau adalah calon istriku " uvap Jordy lalu memeluk Nadia.


" Terima kasih karena sudah mencintaiku sebesar ini " ucap Nadia berkaca kaca dalam pelukan Jordy.


Keesokan harinya di rumah sakit tempat Johan memeriksakan diri.


" Perkembangannya bagus, tapi Tuan tidak boleh berbahagia dulu, Tuan harus rutin minum obat dan mengikuti terapi yang disarankan agar lebih baik lagi, dan semangat Tuan sendiri untuk sembuh juga sangat berpengaruh pada hasil pengobatan yang di lakukan " kata dokter


" Tentu dokter, saat ini saya sudah sangat ingin sembuh, karena ingin melihat anak saya yang sebentar lagi lahir ini " kata Johan seraya mengelus perut Sandra.


" Terimakasih suamiku..aku pun ingin kau selalu mendampinginku dan anak kita sampai kita tua nanti " ucap Sandra berkaca kaca.


Betapa munafiknya Johan ketika mengucapkan kata kata itu. Yang sebenarnya adalah ketika dia tahu bahwa Nadia sudah dia temukan dan dia ingin merebut Nadia dari Jordy. Itulah yang sebenarnya alasan mengapa dia ingin segera pulih seperti sedia kala.


Jordy dan Nadia sibuk mempersiapkan pernikahan mereka. Mereka sepakat hanya akan mengadakan pernikahan di catatan sipil saja tanpa melakukan pesta. Dalam hati Jordy merasakan sedikit kecewa karena tidak bisa melaksanakan pernikahan yang mewah agar Nadia bisa bahagia. Tapi bagi Nadia sebaliknya, dia ingin pernikahannya dilangsungkan secara sederhana saja.

__ADS_1


" Sayang, apa kau tidak keberatan jika tak ada pesta pernikahan, hmm? " tanya Jordy


" Itu tidak penting sayang, yang terpenting adalah aku menikah denganmu, itu sungguh sungguh sangat membuatku bahagia " ucap Nadia seraya bergelayut manja pada Jordy


" Baiklah kalau begitu, kau ingin membeli apa lagi sekarang ?" tanya Jordy


" Emmm, baju pernikahan, baju untukmu, sepatuku, sepatumu, sudah semua, rasanya sudah ini saja dulu,." kata Nadia seraya melihat paperbag yang ia dan Jordy bawa


" Baiklah..kau mau kita sekalian makan siang di luar? " tanya Jordy


" Iya...aku sudah lapar sekali sepertinya cacing di perutku sudah berdemo karena tak ada makanan di dalam perutku " jawab Nadia sambil mengelus perutnya


" Hahahahaha...kau ini ada ada saja..baiklah ayo..." Jordy lalu mengajak Nadia berlari menuju Food court yang ada di mall tempat mereka berbelanja


' Tuhan..aku hanya ingin berada di sisinya, melihatnya bahagia untuk selamanya '


Tanpa disadari mereka bergumam hal yang sama dalam hati mereka. Setelah sampai mereka langsung menuju meja kosong dan meletakkan paperbag di bangku dan kemudian mereka duduk.


" Kau ingin makan apa sayang ?" tanya Nadia


" Apapun yang kau pesankan untukku pasti aku akan suka " jawab Jordy dengan singkat.


" Baiklah kalau begitu, kita pesan pasta dan lemon tea saja bagaimana? Kau setuju? " tanya Nadia


" Oke..aku setuju " jawab Jordy sambil menyelipkan rambut Nadia ke belakang telinga Nadia

__ADS_1


Setelah makanan mereka sampai mereka lalu memulai untuk makan sesekali mereka saling menyuapi dan bercanda. Mereka bahkan tidak menghiraukan orang orang yang menatap mereka dengan pandangan iri maupun kagum pada mereka. Mereka pasangan yang sempurna Jordy laki laki tampan dengan badan atletis sementara Nadia seorang wanita cantik yang tubuhnya ramping dan rambut hitam panjangnya yang di biarkan tergerai. Sungguh pasangan yang sangat ideal.


__ADS_2