Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Menikahlah Denganku


__ADS_3

Jordy yang begitu mencintai Nadia sepenuh hati, Johan yang tiba - tiba muncul sebagai saudara Jordy sungguh membuat Nadia dilema. Di satu sisi dia juga mencintai Jordy di sisi lain Johan yang masih terus mengganggunya.


Dia tidak ingin kebahagiaannya dengan Jordy terganggu mengiyakan usulan Jordy yang mengajaknya pindah keluar kota. Agar Johan tidak lagi mengganggunya. Tentu Jordy lebih mengutamakan wanitanya ketimbang keluarganya. Karena sudah sedari Jordy muda dia sudah terbiasa hidup mandiri karena Ayahnya tidak menyetujui keputusannya untuk menjadi pekerja seni.


" Sayang? Boleh aku bertanya sesuatu padamu? " Jordy bertanya pada Nadia


" Hmm...tanyalah..." ucap Nadia seraya melepas pelukan Jordy


" Maaf mungkin akan sedikit menyinggung perasaanmu..tapi bolehkah aku tau bagaimana sekarang perasaanmu pada Johan ?" tanya Jordy yang seketika membuat Nadia terdiam.


" Maaf...sudahlah lupakan saja..anggap aku tidak pernah bertanya hal itu padamu...yang terpenting saat ini adalah kau harus tau bahwa aku benar benar sangat mencintaimu..." ucap Jordy yang menyadari perubahan sikap Nadia karena pertanyaannya.


" Aku tak apa..." ucap Nadia sembari memegang tangan Jordy sembari menggeser duduknya berada disamping Jordy dan menyenderkan kepalanya di bahu Jordy.


" Dulu aku memang sangat mencintainya...bisa di katakan bahwa aku meyerahkan hidupku untuknya. Sampai pada waktu itu aku hamil..." penjelasan Nadia terhenti ketika dia hampir menangis kembali ketika mengingatnya.


" Sudahlah...lupakan...jangan menangis lagi...aku tak mem__" kata Jordy yang di sela tiba tiba oleh Nadia


" Kita sudah sepakat untuk memulai lagi dari awal..aku tak ingin ada rahasia sekecil apapun di antara kita.." ucap Nadia yang di jawab oleh anggukan oleh Jordy


" Ketika aku hamil dia masih belum menikahiku..aku pun tak merasa curiga karena setiap kali aku bertanya kapan dia akan menikahiku jawabannya tentu bisa membuatku percaya dengan mudahnya..bahkan dia begitu senang ketika bayi yang ada dalam kandunganku adalah bayi laki laki..tiba tiba kemudian dia menghilang beberapa bulan..akupun masih setia menunggunya tanpa pernah berpikir hal yang lainnya...sampai saat itu tiba..." Nadia berusaha menguatkan dirinya agar tak menangis tetapi tak bisa. Jordy mendengarkan Nadia dengan merangkul pundak kekasihnya itu.


" Sampai saat aku tidak sengaja bertemu dengannya di sebuat swalayan..aku langsung menghampirinya." jelas Nadia langsung terdiam


" Lalu apa yang terjadi " tanya Jordy

__ADS_1


"Aku bertanya kemana saja dia selama ini...apa dia tak perduli dengan putranya yang ada di kandunganku..tapi dia sama sekali tak berkata apapun padaku..lalu datanglah kakakmu, Sandra...betapa terkejutnya aku ketika dia memanggil Johan dengan sebutan sayang, dan dia memperkenalkan Sandra padaku sebagai istrinya..aku,,,aku hancur Jordy...." Nadia tak lagi bisa menahan tangisnya..tapi dengan cepat dia segera mengusap air matanya dan melanjutkan ceritanya


" Sesampainya di rumah aku begitu hancur..hidupku hancur..bukan karena Johan meninggalkanku..tetapi aku telah menyerahkan hidupku pada orang yang salah..dan lagi ada seorang putra yang harus aku pertanggung jawabkan kehidupannya nanti..apa yang harus aku katakan jika dia menanyakan ayahnya..." ucap Nadia masih dengan terisak. Jordy yang mendengarnya seketika menjadi marah dan geram pada Johan karena perbuatannya pada Nadia dan kakaknya itu.


" Dan saat Johan datang kerumah dia menjelaskan semuanya padaku dengan angkuhnya dia berkata bahwa dia tidak bisa menceraikan Sandra dan juga tak bisa jika meninggalkan aku...aku begitu marah dan kecewa pada diriku sendiri..dengan begitu mudahnya aku menyerahkan hidupku pada seorang bajingan seperti dia.." ucap Nadia lagi dengan menahan amarahnya


" Dan Tuhan telah menghukumku...akupun kehilangan putraku....aku pikir aku akan bertahan hidup walaupun hanya dengan putraku saja...tetapi Tuhan berkata lain..aku harus kehilangan bayi dalam kandunganku yang baru berusia 6 bulan..aku pernah berpikir untuk mengakhiri hidupku..tapi saat itu aku bertemu denganmu..." ucap Nadia lalu mengangkat wajahnya dan melihat Jordy


" Benarkah ?" jawab Jordy tak menyangka kalau pertemuannya dengan Nadia ketika Nadia berada di titik paling rendah dalam hidupnya.


" Ya...saat itu aku lari dari rumah sakit..karena aku tidak ingin lagi bertemu dengan Johan. Aku bergegas pulang dan mengambil barang barang yang aku butuhkan dan aku meninggalkan rumahku. Aku memutuskan untuk pergi tanpa tujuan..dan aku tak menyangka bahwa bertemu denganmu adalah sebuah jalan takdirku..."ucap Nadia seraya memeluk tubuh Jordy dan Jordy pun balas memeluk Nadia dengan erat


" Terima kasih sudah hadir dalam hidupku " ucap Nadia.


Tetapi apa yang di lakukan Jordy padanya justru membuat Nadia semakin berat dalam menjalani hubungannya dengan Jordy. Tetapi dia bertekad untuk tetap berada disisi Jordy. Dia akan berusaha sebisa mungkin bertahan dan mencintai Jordy seperti Jordy mencintainya. Dan tiba tiba saja Jordy mengejutkannya.


" Nadia..." panggil Jordy


" Iya.." Nadia menjawab tetapi masih dengan posisi memeluk Jordy. Entah mengapa berada dalam pelukan Jordy begitu membuatnya merasa tenang dan damai. Hingga ia enggan melepaskan diri dari pelukan Jordy


" Maukah kau menikah denganku ?" tanya Jordy yang membuat Nadia melepaskan pelukan Jordy dengan seketika


" A_ apa yang kau katakan ?" tanya Nadia ingin memastikan bahwa dia tak salah dengar


" Maukah kau menikah denganku...aku berjanji bahwa aku akan membahagiakanmu...aku akan tetap disisimu sampai aku ma__" Jordy tak bisa meneruskan kata katanya karena tangan Nadia menutup mulut Jordy agar berhneti berbicara.

__ADS_1


" Sudah! Aku tak mau mendengarkan apapun lagi...aku marah padamu! " balas Nadia yang seketika membuat Jordy bertanya tanya


" Aku marah padamu karena kau telah mengambil hatiku...terimakasih sudah mencintaiku sebesar ini...dan aku mohon apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkanku...IYA AKU MAU MENIKAH DENGANMU " jawab Nadia tersenyum penuh arti


" Hah....akhirnya...aku tidak jomblo lagi " ucap Jordy seraya merentangkan tangannya dan melepas pelukan Nadia. Tiba tiba Nadia meraih tubuh Jordy dan memeluknya lagi dengan erat.


" I Love you Jordy " ucap Nadia


" I Love you more than anything.." ucap Jordy sembari berkaca kaca


" Hmmm...bagaimana kalau sekarang kita memasak makan malam saja...aku ingin makan malam romantis denganmu sebagai sebuah perayaan kecil bahwa aku telah melamarmu dan akan segera menjadikanmu istriku..bagaimana ideku bagus kan ?" tanya Jordy dengan menjentikkan jarinya.


" Ide yang bagus..kalau begitu ayo kita pergi berbelanja kebutuhan rumah kita ?" ucap Nadia lagi


" Oke...let's go.." Jordy berdiri dan mengulurkan tangannya pada Nadia dan Nadia meraih uluran tangan Jordy.


Kemudian mereka berdua pergi berbelanja. Mereka mengambil apa yang di butuhkan dan sesekali bercanda bahkan berdebat hanya karena beda pilihan. Tetapi apapun itu cinta telah menyatukan mereka dan sebentar lagi akan mengikat janji suci sebagai suami istri.


*


*


*


Hai....maaf yaa aku telat up nya karena sedang tidak enak badan. Tetap dukung aku dengan memberikan koment koment kalian agar aku semakin giat memberikan cerita cerita yang menarik buat kalian semua....happy readyng gaeesss

__ADS_1


__ADS_2