Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Nadia Cemburu


__ADS_3

Setelah makan malam sederhana romantis di taman mereka langsung bergegas pulang. Sepanjang perjalanan mereka selalu bercanda. Bahkan sesekali entah Nadia maupun Jordy memukul kecil pasangan masing masing ketika terjadi sedikit perdebatan. Tapi itulah mereka, tak hanya bisa bersikap romantis terkadang seperti tikus dan kucing yang tidak pernah akur.


Mereka sampai di rumah sekitar pukul 8 malam. Setelah memarkirkan mobilnya di halaman tak lama kemudian mobil Johan masuk ke halaman parkir. Setelah Jordy dan Nadia keluar dari mobil mereka akan .elangkah memasuki rumah tetapi panggilan Johan menghentikan mereka.


" Kalian baru pulang ?" tanya Johan.


" Selamat malam tuan dan nyonya muda " sapa Jessica yang mana hal itu sedikit menyulut emosi Nadia, karena expresi jessica yang nampak seperti ingin menggoda Jordy.


" Selamat malam Jess.."


" Oh iya.. Sayang aku ada kejutan untukmu " balas Nadia sembari mengelus dada bidang Jordy dan menarik pergelangan tangan Jordy untuk memasuki rumah.


Johan melihat dan hanya bisa mengepalkan tangannya ketika melihat kepergian Nadia.


" Aku mau secepatnya kau bisa mengatasi Jordy! " ucap Johan pada Jessica


" Sesuai perintahmu Tuan, aku pun tak sabar untuk mendapatkannya! " ucap Jessica

__ADS_1


Nadia menuntun Jordy ke kamar dengan tergesa gesa. Jordy pun kebingungan melihat istrinya itu.


" Sayang...ada apa...?" tanya Jordy tapi tak mendapat jawaban dari Nadia.


Setelah memasuki kamar Nadia menutup pintu dan langsung menguncinya.


" Hei...ada apa ?" tanya Jordy seraya mendekati Nadia dan mengelus pipinya.


Nadia tidak menjawab melainkan langsung mencium bibir Jordy dan tidak melepaskannya. Jordy yang mendapat serangan mendadak dari sang istri justru malah dengan senang hati menerimanya. Jordy menggiring Nadia menuju ranjang tanpa melepaskan ciumannya. Nadia langsung mengangkat kaos Jordy agar segera dilepaskan Jordy pun melakukan hal yang sama pada Nadia hingga akhirnya mereka berolah raga malam. Setelah mereka selesai Nadia masih enggan melepas pelukannya pada sang suami.


" Sekarang bisa kau katakan...ada apa denganmu hm..? " tanya Jordy sambil mengelus punggung polos Nadia.


" Kau yakin " kali ini Jordy bertanya dengan mengangkat dagu Nadia agar Nadia melihat padanya.


" Aku hanya tidak suka ketika kalian bertemu " jawab Nadia


" Maksutmu dengan jessica ?" tanya Jordy

__ADS_1


" Iya! Aku tak suka!" jawab Nadia ketus langsung mendudukkan dirinya dan memegangi selimut yang menutupi tubuh polosnya itu.


" Apa istriku yang cantik ini sedang cemburu hmm ?" tanya Jordy seraya merangkul pundak Nadia.


" Tentu saja, walaupun itu bukan Joana tapi mereka berdua mempunyai kemiripan, dan aku tidak suka itu, aku takut jika...aku takut jika kau mengingat tentang dia lagi " kali ini Nadia menjawab dengan mata yang berkaca - kaca. Jordy masih belum menjawab apapun dia hanya membiarkan Nadia mencurahkan semua isi hatinya.


" Jika kau berada di posisiku kau pasti akan melakukan hal yang sama bukan ? " ucap Nadia lagi.


Setelah Nadia tak melanjutkan kata - katanya barulah Jordy menjawab semua keluh kesah Nadia


" Dengarkan aku " ucap Jordy sembari menangkup wajah Nadia


" Apapun masalahnya, siapapun yang mencoba mendekatiku atau mendekatimu aku tak akan membiarkan itu terjadi, kau tau hanya kau yang ada di hatiku, memang benar awal kita bertemu dengan jessica aku sedikit teringat akan Joana. Tetapi hati kecilku sudah terisi dengan namamu, dan aku akan selalu menjaga hatiku hanya untukmu " ucap Jordy.


Nadia tak kuasa menahan air matanya, dia lalu memeluk erat tubuh Jordy.


" Aku mencintaimu...aku mencintaimu..." ucap Nadia.

__ADS_1


" Aku lebih mencintaimu dari apapun itu.." balas Jordy lalu mencium pucuk kepala Nadia.


__ADS_2