Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Persiapan Makan Malam Keluarga


__ADS_3

" Hei...aku ingin kita ambil foto berdua lalu kita pajang di apartemen bagaimana menurutmu ?" tanya Jordy sedangkan Nadia hanya mendengus kesal


" Kau ini..menyebalkan sekali..apa tidak bisa memanggilku dengan romantis sedikit..aku punya nama.." omel Nadia karena Jordy memanggilnya dengan sebutan *Hei*


" Baiklah... Baiklah...ayo tersenyumlah " lalu Jordy mengambil foto mereka berdua dan langsung mencetaknya.


Jordy lalu membingkai foto tersebut dan memajangnya di samping TV ruang tamu. Do foto itu Nadia terlihat sangat cantik. Dengan menggunakan sweater warna putih, memakai bando, dan senyumnya yang sangat indah menampilkan deretan gigi putih dan lesung piipinya. Sementara di foto itu Jordy tersenyum dan melihat ke arah Nadia. Foto itu justru terlihat jika Jordy sangat mengagumi Nadia.


" Eh...kenapa kau terlihat seperti itu di foto ?" tanya Nadia


" Sudahlah jangan cerewet " balas Jordy. Tapi di dalam hatinya memang dia benar benar mengagumi Nadia.


1 Tahun berlalu Jordy semakin tergila gila pada Nadia. Jika dengan Joana Jordy bisa sangat liar gaya berpacarannya tapi tidan dengan Nadia. Dia begitu mencintai Nadia sepenuh hati. Jordy hanya berani sebatas mencium bibir Nadia dan tidak lebih. Nerbeda ketika dia dengan Johan dulu. Dan itu pula yang membuat Nadia sangat menghormati Jordy.


Di tempat lain Johan telah di karunia seorang putri. Tetapi kesehatannya semakin lama semakin menurun. Dia sering keluar masuk rumah sakit. Dia masih sering memikirkan Nadia. Semua ini adalah karma dari sikapnya yang menyakiti Nadia


Sementara di apartemen Jordy, terlihat Nadia yang sibuk membuat sarapan di dapur.


" Sayang apa yang sedang kau siapkan ?" tanya Jordy seraya memeluk Nadia dari belakang dan menempatkan janggutnya di bahu Nadia


" Aku menyiapkan sandwich dengan telur dan keju juga coklat panas, pagi ini cuaca terasa dingin sekali " ucap Nadia seraya berbalik menghadap Jordy


" AAAAAAAA !!! " Nadia tiba tiba berteriak melihat Jordy yang hanya bertelanjang dada.


" Kenapa !? "...Jordy kaget melihat Nadia berteriak.


" Waaaahh...kau sexy sekali.." ucap Nadia yang tiba tiba langsung ternganga melihat dada bidang perut sixpack Jordy. Tidak begitu kekar tapi sangat sexy. Terlihat sangat proporsional.


" Kau mulai berani rupanya ?" goda Jordy seraya mendekati Nadia


" Eh...tidak tidak..." sahut Nadia cepat.


" Baiklah ayo kita makan...aku sudah sangat lapar !" ucap Jordy


Setelah selesai makan mereka melanjutkan mengobrol di meja makan.


" Sayang...nanti sore bersiap siaplah. Aku akan mengajakmu bertemu keluargaku " ucap Jordy

__ADS_1


" Iya..jam berapa sayang ?" tanya Nadia.


" Jam 6 sore nanti..sekalian Ayah mengajak kita makan malam bersama, untuk itu kita nanti pergi ke Mall dulu untuk membeli bajumu dulu oke ?" pinta Jordy


" Baiklah.." Nadia mengiyakan permintaan Jordy


Mereka kemudian pergi berbelanja keperluan Nadia. Karena selama dengan Jordy Nadia paling sulit jika di ajak berbelanja kebutuhannya sendiri. Jika itu memang tidak di perlukan atau memang sudah harus membeli maka Nadia tidak akan membelinya. Lalu mereka sampai di butik yang biasa Jordy datangi mengantar Joana.


" Lihatlah sayang dress warna hitam itu...sepertinya cantik " kata Jordy dan segera mengambilnya untuk di coba oleh Nadia.


" Ayo...coba sana !" jordy memeberikan dress yang di pegannya seraya mendorong Nadia ke kamar ganti


Setelah 15 menit berada di kamar ganti Nadia kemudian keluar. Jordy melihat ke arah Nadia sambil bersedekap dan memegang dagunya


" Sepertinya ada yang tidak sesuai ?" ucap Jordy ketika melihat dress yang di pakai Nadia. Dress tanpa lengan warna Hitam itu tampak terlalu menempel di badan Nadia. Jordy tidak suka jika tubuh Nadia sangat terlihat bahkan cenderung sexy.


Setelah melihat lihat lagi pandangan Jordy berhenti pada sebuah dress warna hitam berbentuk rok selutut dengan lengan sedikit mengembung dan leher yang berbentuk kotak.


" Ini cobalah. Sepetinya ini cocok " Jordy menyerahkan dress itu pada Nadia. Nadia yang melihat jordy memilihkan pakaiannya itu hanya tersenyum manis.


Jordy lalu berkeliling lagi melihat lihat lagi di sekitar kamar ganti. Tak lama Nadia keluar. Tampak Jordy memandang tanpa berkedip. Nadia begitu cantik, menggunakan dress warna hitam semakin membuat kulit Nadia semakin putih seperti cahaya.


"Apakah aku cocok dengan ini ?" tanya Nadia


" Kau terlihat semakin cantik " Jordy mendekati Nadia lalu mengelus pipinya


" Ayo sekarang kita cari selatu yang cocok dengan baju ini " Jordy menggandeng Nadia mengelilingi butik di bagian sepatu sepatu.


Jordy mengambil high heels warna senada dengan gaun Nadia.


" Ah...jangan ini...aku tak biasa memakai high heels.." ucap Nadia ketika Jordy menyodorkan heels padanya


" Baiklah kau pilih sendiri ya..." ucap Jordy


Kemudian Nadia berjalan menyisiri rak rak sandal tersebut dan matanya tertuju pada sandal yang mencuri perhatiannya. Sandal dengan heels 5cm warna hitam atau tepatnya sandal wedges open toed. Sandal dengan tali di pergelangan kakinya dan tak terlalu tinggi menjadi pilihannya.


" Sudah ketemu !" ucap Nadia lalu mengangkat sandal pilihannya.

__ADS_1


" Duduklah.. Aku pasangkan !" pinta Jordy


Dan penampilan Nadia sungguh sempurna. Walaupun saat ini Nadia tak menggunakan make up tetapi dia sudah terlihat sangat cantik


" Baiklah ayo kita bayar " Jordy menggandeng Nadia menuju kamar ganti. Setelah selesai melepas semuanya Nadia kemudian menghampiri Jordy di kasir.


" Apa kau lapar..?" tanya Jordy


" Hmm...sedikit lapar..oh ya...Jordy aku ingin makan chinese food..?" pinta Nadia


" Baiklah...ayo.." Jordy segera merangkul pundak Nadia sementara tangan kirinya membawa paper bag berisi belanjaan Nadia


Sesampainya di gerai Chinese food, Jordy memilih meja dan segera menarik kursi untuk Nadia


" Terimakasih " ucap Nadia


" Hah...senyummu itu mengapa selalu membuat jantungku seakan mau melompat keluar " ucap Jordy seraya menutup matanya


" Heeehhh mengapa di tutup...ayo buka...cepat bukaaaa....aaah kau menyebalkan sekali !!" kata nadia seraya menarik tangan Jordy ketika Jordy menutupi mukanya


" Hahahahha..seharian ini aku terlalu fokus padamu...hingga aku lupa jika aku belum menggodamu.." Jordy tertawa keras seraya menarik tangan Nadia dan mengecup punggung tangan Nadia


" Aku mencintaimu Nadia...sangat sangat mencintaimu.." ucap Jordy


" Aku pun mencintakmu Sayang.. Sangaaaaaaat mencintaimu sampai sampai aku ingin memukulmu jika kau bertingkah menjengkelkan seperti ini " ucap Nadia seraya menyentil kening Jordy


Tatapan mereka benar benar menunjukkan seolah hanya mereka berdua yang berada disana. Sampai sampai mereka tidak menyadari pelayan yang sudah menghampiri meja mereka. Pelayan yang melihat Jordy dan Nadia saling berpandangan mesra hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya.


" Ehhem...ehhem..." pelayan itu berdehem dan membuyarkan aksi Jordy dan Nadia. Nadia menjadi salah tingkah.


" Mau pesan apa Tuan dan Nyonya ?" tanya pelayan itu


" Aku mau dimsum 1 porsi dan 1 teh hijau mbak.." ucap Nadia


" Aku juga sama " sahut Jordy


" Baik silahkan di tunggu " pelayan itu undur diri

__ADS_1


__ADS_2