Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Joana ?


__ADS_3

Makan malam pun sudah mulai tersusun di meja makan. Lalu pak Santosa sudah mulai turun dari kamarnya dan duduk di kursinya.


" Bi Sumi.. Anak - anak belum turun? "


" Belum Tuan.. Apa mau di panggil saja ?"


Tak lama terdengar langkah yang menuruni tangga. Terlihat Johan dan Sandra yang turun.


" Selamat malam yah " ucap Sandra lalu duduk di kursi sebelah kanan suaminya sementara Johan duduk di sebelah kiri pak Santosa.


" Lhoh..Jordy belum turun ya ?" gumam Sandra


Lalu terdengar langkah menuruni tangga. Terlihat Jordy turun sembari menggandeng Nadia. Nadia terlihat sangat cantik. Menggunakan dress polos sebatas lutut warna maroon, riasan wajah yang tipis dan rambutnya sengaja ia biarkan basah.


Jordy duduk di sebelah kanan Pak Santosa. Sementara Nadia duduk di sebelah kiri Jordy.


" Ekhem...sepertinya kau ingin cepat memiliki momongan " goda Sandra pada Jordy.


" Tentu kak..aku dan istriku ini sedang berusaha keras " ucap Jordy seraya mencium pipi Nadia yang mana sukses membuat Nadia tersipu malu.


" Hahahaha... Ayah doakan semoga kau memberi Ayah cucu perempuan Nak.." ucap Pak Santosa.


" Terima kasih doanya Ayah, semoga lekas terkabul " giliran Nadia mengAminkan doa mertuanya.


Johan hanya terdiam menyaksikan betapa Nadia terlihat sangat bahagia dengan pernikahannya bersama Jordy.


" Ayo kita makan " ajak Pak Santosa kepada semua anak - anaknya.


" Sayang.. Apa kau jadi mencari seorang asisten pribadi ?" tanya Sandra


" Tentu.. tapi masih tahap seleksi. Jika ada yang sesuai kriteria hang aku cari maka sekretaris di kantor akan segera menghubungiku " jawab Johan.


Tak lama kemudian ponsel Johan berbunyi tanda panggilan masuk. Dia lihat di layar ponsel tertera nama sekretarisnya Leo


" Hallo..." ucap Johan


"........"


" Oh..ok tunggu sebentar "


" Bi... Bi Sumi..." panggil Johan kepada art.nya


" Iya den..." jawab bi Sumi

__ADS_1


" Tolong bukakan pintu..di depan ada sekretarisku datang. Persilahkan dia masuk. " perintah Johan. Dan Bi Sumi langsung membawa Leo menuju ruang makan.


" Selamat malam Tuan Besar " sapa Leo kepada Bos Besarnya


" Kau rupanya... Ayo duduklah kita makan malam bersama " jawab pak Santosa


" Terima kasih Tuan, tapi saya tidak lama hanya mampir untuk menemui Tuan muda, maaf Tuan muda saya mengganggu, saya sudah mendapatkan asisten yang sesuai dengan permintaan Tuan, sekarang dia ada di ruang tamu " ucap Leo


" Baiklah, tunggu sebentar lagi " ucap Johan lalu dia segera menyelesaikan makan malamnya dan menemui calon asisten pribadinya itu.


Johan segera menuju ruang tamu dimana calon asistennya sudah menunggu. Tentu ini adalah langkah awal baginya untuk menggoyahkan kebahagiaan Jordy dan Nadia.


Sedangkan di ruang makan tampak Jordy, Nadia, Sandra dan Pak Santosa tengah berbincang bindang sambil tertawa.


" Ayah.. Nadia permisi ke kamar dulu "


" Pergilah Nak, " jawab Pak Santosa sambil menganggukkan kepalanya


" Sayang.. Tunggu aku..Ayah aku akan menyusul Nadia dulu " ucap Jordy lalu segera berlari mengikuti Nadia


" Pergilah.. Ayah tau apa niatmu " ucap Pak Santosa sambil sedikit berteriak.


Nadia yang baru menaiki 2 anak tangga terkaget ketika pergelangan tangannya di tarik oleh Jordy, sehingga dia limbung terjatuh dan dengan segera Jordy menangkap badan Nadia, hingga saat ini posisinya Jordy berdiri di bawah dan Nadia berada di bawah berhadapan denga Jordy, dan tangannya berada di bahu Jordy dan mereka saling bertatapan. Tangga yang menghubunhkan lantai bawah dan lantai atas itu berada antara ruang makan dan ruang keluarga. Dan Johan telah membawa calon asisten pribadinya dan Leo ke ruang keluarga. Aksi Jordy dan Nadia mendapat perhatian dari Johan.


" Ekhem..." Johan berdehem membuyarkan Jordy yang hendak mencium bibir Nadia.


" Jo_Joana ?" Jordy kaget ketika tamu Johan memiliki wajah yang sama dengan mendiang mantan kekasihnya dulu.


Sementara Nadia yang mendengar nama Joana yang di ucapkan oleh Jordy sedikit menajamkan ingatannya.


" Selamat malam Tuan muda " sapa gadis bernama Jessica


" Dia adik iparku dan istrinya. Mereka sudah menikah beberapa bulan yang lalu " Johan memperkenalkan Jordy dan Nadia pada Jessica.


Sementara Jordy yang masuk memandang dengan seksama Jessica seketika terkaget ketika Nadia menepuk pelan lengannya.


" Sayang.. Kita ke atas? " tanya Nadia


" Ha...aah iya..ayo..Kak aku permisi dulu " pamit Jordy pada Johan.


Ketika menaiki tangga sesekali Jordy menoleh ke arah Jessica. Sesampainya di kamar Nadia mendapati suaminya sedikit berubah. Jordy nampak terdiam tak banyak bicara.


" Sayang.. Ada apa.. Apa yang terjadi hm ?" tanya Nadia seraya mengelus pipi Jordy.

__ADS_1


" Ha... Aah tidak... Aku hanya kaget saja ternyata disana ada tamu kakak ipar " jawab Jordy asal.


" Oh... Mmm.. Tapi sayang aku tadi mendengarmu berkata Joana..apa aku salah dengar ya ?" kata Nadia


" Kau mungkin salah dengar sayang.." jawab Jordy yang terlihat gugup


" Hmm..baiklah...lupakan saja..mungkin aku salah dengar " kata Nadia.


Hening sejenak tanpa ada percakapan antara Jordy dan Nadia.


" Sayang apa kau ingin nonton film ?" tanya Jordy berusaha mencairkan suasana.


" Tentu.." jawab Nadia antusias.


Jordy segera mematikan lampu dan menyalakan Home theatre kecil yang ada di kamarnya. Mereka berdua lalu menuju ranjang dan menyandarkan diri di kepala ranjang.


" Kau ingin nonton film apa? Action, komedy, horor, atau film romantis? " tanya Jordy


" Hmm..aku sepertinya ingin nonton film romantis saja sayang " jawab Nadia


" Keinginanmu adalah perintah untukku Ratuku " jawab Jordy seraya mengecup singkat bibir Nadia


Sementara di bawah Johan sudah menjelaskan pekerjaan yang akan Jessica lakukan. Setelah itu Leo dan Jessica pamit meninggalkan kediaman Pak Santosa.


' Sepertinya dia mulai terpengaruh dengan kehadiran Jessica. Tunggu saja, apa yang akan aku lakukan selanjutnya, aku tak akan melepaskan Nadia. Dia adalah milikku, hanya milikku Jordy' bathin Johan


Di kamar Jordy sedang menonton film dengan Nadia. Tetapi dalam pikirannya sekarang hanya pada Jessica. Seorang gadis yang wajahnya sangat mirip dengan mendiang kekasihnya Joana.


' Siapa gadis itu sebenarnya, dia mirip sekali dengan Joana. Tetapi apakah ada dua manisa yang sangat mirip satu sama lain di dunia ini?


Bathin Jordy.


" Sayang,..." panggil Nadia


" Hmmm...ada apa istriku sayang ?" jawab Jordy


" Apa kau tidak ingin mengajakku untuk berbulan madu ?" tanya Nadia


" Tentu sayang...aku sedang memikirkan tempat yang special untuk bulan madu kita. Aku rasa harus tempat yang indah dan suasanya harus nyaman. Karena aku tidak ingin nasa bulan madu kita nanti terganggu " ucap Jordy seraya mengusel ngusel hidungnya ke leher Nadia.


" Kau ini... Jangan menggodaku terus.." rengek Nadia yang merasa Jordy telah memberinya kode untuk " Tugas Malamnya"


" Sayang.. Kau membuatku selalu begairah setiap hari " ucap Jordy dengan tatapan sendunya.

__ADS_1


" Sayang.. Aku lelah... Besok saja yaa " rengek Nadia dengan puppy eyes nya.


" Tapi aku tidak menerima penolakan sayang " ucap Jordy yang langsung mencium rakus bibir Nadia. Tentu ujungnya taukan pemirsah...


__ADS_2