Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Aksi Nekat Johan


__ADS_3

Setelah kepergian Jordy. Jessica hanya bisa tersenyum licik.


" Tunggu saja! Aku akan membuatmu bertekuk lutut di hadapanku! " bathin Jessica


Sementara melihat Jordy yang telah pergi Johan bergegas naik ke kamar Jordy dan Nadia. Dia ingin menemui Nadia. Dan ketika sudah sampai di depan kamar Jordy, dengan lancangnya dia memasuki kamar tersebut tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" Apa yang kau lakukan disini! " ucap Nadia ketus.


" Aku hanya ingin bertemu denganmu " jawab Johan.


" Apa kau sadar dengan apa yang kau ucapkan itu hah! " ucap Nadia masih dengan nada ketus


" Aku sangat sadar, aku bahkan tidak rela jika kau berada di sisi Jordy " jawab Johan seraya berjalan menuju ke arah Nadia.


" Berhenti di situ!! Kalau tidak aku akan berteriak!! " ancam Nadia ketika ia mendapati Johan berjalan mendekat padanya.


" Tenanglah...aku tak akan macam - macam padamu " ucap Johan masih berusaha mendekat pada Nadia.


" Satu.." Nadia mulai menghitung sebagai pertanda bahwa ancamannya tidak main main.


" Dua..."

__ADS_1


" Ok ok...aku keluar..tapi kau harus ingat bahwa sampai kapan pun aku akan berusaha mendapatkanmu kembali padaku " ucap Johan seraya keluar dari kamar Jordy.


Seketika Nadia berlari dan mengunci kamarnya. Lalu dia meluruh ke lantai sembari terisak.


" Tuhan...mengapa jadi begini..aku hanya ingin bahagia bersama suamiku " gumam Nadia lirih sambil terisak.


Tak lama ponselnya berdering. Di lihatnya ternyata panggilan video masuk dari Jordy. Dengan tangan bergetar dia mengangkat panggilan video tersebut.


" Hai say__" ucap Jordy terputus ketika melihat Nadia menangis.


" Hei...ada apa hmm? " tanya Jordy.


" A- aku...tidak ada..aku hanya merindukanmu saja..cepatlah pulang.." jawab Nadia berbohong.


" Hiks..hiks...hiks..." Nadia kembali terisak


" Hei hei...aku hanya bercanda sayang, katakan padaku kau kenapa hmm? " tanya Jordy lagi.


" Aku mohon...jangan tinggalkan aku sendiri disini " ucap Nadia masih terisak sambil menunduk.


Melihat istrinya seperti itu Jordy semakin panik.

__ADS_1


" Sabar sayang...aku akan kembali...tunggulah oke? " ucap Jordy berusaha menenangkan istrinya.


' Ada apa ini? Mengapa Nadia menjadi seperti ini? Apa yang terjadi? ' bathin Jordy.


Tak lama kemudian mobil yang di kendarai Jordy sampai di halaman. Dia memarkirkan mobilnya asal dan segera berlari menuju kamarnya. Ketika membuka pintu kamar betapa terkejutnya dia ketika melihat Nadia duduk di bawah sambil memeluk lututnya.


" Sayang " Jordy menghampiri Nadia lalu mengelus kepalanya. Nadia yang melihat Jordy sudah pulang lalu berhambur ke dalam pelukan Jordy sambil terisak.


" Jangan tinggalkan aku, jangan tinggalkan aku sendiri disini, aku takut Jordy, aku takut, " ucap Nadia seraya menatap wajah Jordy dan meremas jaket yang dikenakan Jordy.


Jordy yang melihat Nadia seperti ini sungguh sangat perih hatinya. Orang yang begitu dia cintai sepenuh hati tampak sangat rapuh dan begitu menyedihkan. Yang bisa dilakukan Jordy hanya memeluk istrinya itu erat - erat.


Setelah di rasa cukup tenang, Jordy mengajak Nadia untuk duduk di ranjang.


" Sayang, apa kau sudah merasa lebih baik sekarang hmm? " tanya Jordy masih dengan merangkul pundak Nadia.


" Iya.." jawab Nadia singkat dengan suara serak karena terlalu lama menangis.


" Maukah kau cerita kepadaku apa yang terjadi padamu tadi? " tanya Jordy.


" Johan tadi masuk kesini sayang " ucap Nadia yang mana hal itu langsung membuat wajah Jordy memerah karena menahan amarahnya.

__ADS_1


" Apa dia melakukan sesuatu hal padamu? " tanya Jordy lalu mengangkat dagu Nadia agar menatap wajahnya.


" Katakan sayang, jika dia melakukan sesuatu hal padamu aku bersumpah aku akan melupakan bahwa dia adalah suami dari kakakku " ucap Jordy dengan penekanan.


__ADS_2