Kemelut Cinta Nadia

Kemelut Cinta Nadia
Perasaan Apa Ini


__ADS_3

Nadia memulai tugas pertamanya sebagai Manager pribadi Jordy. Dia bekerja sangat serius saat ini. Dia mulai menyusun draft terlebih dulu agar tak ada tanggal yang terlewatkan. Jordy hanya tersenyum menatap Nadia. Dan tiba tiba


Deg Deg Deg


" Sial..kenapa lagi denganmu.." bathin Jordy yang tiba tiba merasa jantungnya berdetak kencang saat menatap Nadia


Tak lama kemudian jadwal Jordy sudah selesai di kerjakan Nadia.


" Ini..jadwal yang kau minta...besok kau ada jadwal ke luar kota untuk mengisi acara peresmiam sebuah Mall " ucap Nadia sambil menyodorkan Ipad pada Jordy


" Ah..ya..aku hampir saja lupa...terimakasih ya.." ucap Jordy


" Sama - sama..." balas Nadia dengan senyumannya.


" Nadia..!" tiba tiba Jordy memanggil


" Ya.. Ada apa? " tanya Nadia


" Bisakah kau biasa saja ketika tersenyum? Kalau tidak akan kupukul kau !" ucap Jordy ketus.


" Hah!..hei ada apa denganmu?..apa aku harus cemberut sambil memonyongkan mulutku begitu?..dasar pria aneh !" sahut Nadia kemudian berlalu ke dapur


" Senyummu membuat jantungku seakan berlari marathon..tau!!! Dan aku tak suka semua itu " ucap Jordy asal


" Ada ada saja kau ini " ucap Nadia di dapur


" Bagaimana bisa dia marah marah hanya karena jantungnya mau copot gara gara melihat aku tersenyum..dia lucu sekali " Nadia terkekeh melihat tingkah lucu Jordy


Setelah beberapa saat mengecek Jordy meletakkan Ipad di meja lalu dia memainkan ponselnya. Tak lama kemudian dia pun terlelap dengan topi hoodie yang menutup mukanya. Nadia yang telah selesia membereskan dapur berniat menawari minuman pada Jordy. Begitu dia melihat Jordy yang sudah terlelap dia mendekati Jordy. Dia bermaksud mengambil ponsel yang ada di dada Jordy dan meletakkannya di meja. Tapi betapa kagetnya dia ketika Jordy tiba tiba terbangun dan mencengkeram pergelangan tangan Nadia, hingga Nadia jatuh menimpa tubuh Jordy.

__ADS_1


" Maaf..aku membangunkanmu..aku hanya ingin meletakkan ponselmu di meja..maaf jika aku mengagetkanmu " Nadia memohon


Tak ada jawaban dari Jordy. Dia hanya menatap tajam pada Nadia. Dan sebaliknya Nadia pun menatap sendu pada Jordy. Cengkraman tangan Jordy terlepas. tangannya memegang kedua pundak Nadia. Dan sesuatu yang tak terduga terjadi. Jordy mendekatkan wajahnya pada Nadia


" Hei..." ucap Jordy dengan lirih dan lembut


" Apa..." balas Nadia


" Aku mohon.." Jordy memutus kata katanya


" Apa...?" tanya Nadia bingung dengan tubuh yang gemetar.


" Bangunlah..tubuhmu berat sekali " ucap Jordy kemudian terbahak bahak karena mendapati ekspresi Nadia yang memerah


" Kau ini!!! Menyebalkan sekali " sahut Nadia ketus lalu beranjak ke dapur.


" Maaf ...aku hanya bercanda..jangan marah donk..aku hanya ingin menghiburmu saja." teriak Jordy


" Perasaan apa ini Tuhan...?" gumam Nadia dan Jordy pun membathin hal yang sama persis seperti Nadia


" Perasaan ini lagi.." ucap Jordy seraya memegang dadanya


Suasana canggung mulai terjadi. Jordy memutuskan untuk pamit pulang


" Hei nad..aku pulang dulu..jangan lupa tutup pintunya...oke..!!! Teriak Jordy sembari melangkahkan kaki keluar apartemen.


" Untung dia pergi..dasar pria menyebalkan !!" umpat Nadia dan langsung menutup pintu.


Jam menunjukkan pukul 12.30.

__ADS_1


" Pantas saja perutku keroncongan..aku masak dulu deh !" ucapnya sembari berjalan ke dapur.


Tak terasa 3 bulan berlalu. Nadia dan Jordy sudah bisa membiasakan diri satu sama lain. Walaupun jika bertemu mereka seperti Tom and Jerry, selalu saja ada yang membuat mereka berdua berdebat kecil tapi setelahnya mereka tampak akur akur saja.


Jordy adalah pria yang baik, tampan, dan sedikit tengil. Tapi perkenalan Nadia dengan Jordy bisa melupakan kesedihan Nadia. Dan sekarang Nadia sudah bisa menata hidupnya kembali dengan bantuan Jordy.


Saat itu setelah selesai mengisi acara, Jordy meninggalkan temoat itu berdua dengan Nadia. Dia mengendarai mobil sport kesayangannya yang berwarna abu abu metalik.


" Jordy..!" panggil Nadia pada Jordy yang fokus menyetir


" Ada apa lagi..!" jawab jordy ketus


" Isshhh kau ini!!...bisakah bersikap lembut sedikit padaku..!!" jawab Nadia ketus juga


" Ya..ya..baiklah..ada apa nona...!" jawab Jordy dengan senyum kecutnya


" Sudah sudah..jangan seperti itu...aku jadi mual melihatmu seperti itu " balas Nadia


" Dasar wanita aneh kau ini!! Serba salah aku jadinya..ayo katakan! Apa yang ingin kau bicarakan padaku!! Cepat!! Sebelum aku berubah pikiran!!" jawab Jordy ketus.


" Terimakasih Jordy..." Ucap Nadia tanpa ragu. Seketika Jordy menoleh pada Nadia dan melihat mata Nadia yang sendu dan sedikit berembun


" Hei...apa yang kau katakan " ucap jordy lembut


" Aku ingin berterimakasih padamu...terimakasih atas semua bantuanmu padaku..jika aku tak bertemu denganmu entahlah bagaimana keadaanku saat ini." ucap Nadia yang tanpa sengaja bulir bening jatuh di pipinya yang chubby tapi memiliki lesung pipi itu. Jordy yang melihatnya reflek mengusap pipi Nadia dengan lembut dan mengelusnya.


" Sudahlah...jangan seperti itu aku tak menganggapmu orang lain..hanya saja cobalah untuk melupakan apa yang membuat hatimu terluka itu akan lebih baik untukmu.." ucap Jordy lembut dengan tangan yang masih berada di pipi Nadia. Nadia pun reflek menyentuh tangan Jordy


" Terimakasih Jordy..." ucap Nadia dengan mata yang masih berair. Setelah mereka menyadari apa yang terjadi, mereka sama sama melepaskan tangan mereka. Tiba tiba suasana di mobil begitu canggung. Hingga Jordy berusaha mencairkan suasana

__ADS_1


" Ayo kita makan dulu aku sudah lapar!" kata Jordy


__ADS_2