
satu minggu sudah berlalu tiba saatnya untuk pergi ke vila sesuai yang telah di rencanakan.
gua bangun jam 5 pagi karna harus jemput stevani di rumahnya. gua bergegas mandi dan setelah itu mulai memasukkan baju yang mau gua bawa dan beberapa peralatan yang lain.
jam 5 lebih 30 menit gua langsung menuju ke rumah stevani tak lupa juga mengabari stevani kalau gua sudah berangkat menjemputnya.
sampai di depan gerbang rumah stevani gua menyapa pak retno yang bertugas disana , gua dan pak retno sudah lumayan kenal karna sering kali ke rumah stevani di tambah lagi pak retno tau kalau gua adalah calon tunangannya stevani.
"den faiz tumben kesini pagi-pagi gini?" tanya pak retno sembari membuka gerbang dan mempersilahkan gua masuk.
"iya pak soalnya saya dan stevani mau pergi ke vila sekarang" jawab gua.
"ehhhh enak ya masa muda masih punya tenaga lebih buat pergi jalan-jalan"
"bisa aja pak retno..... yaudah pak saya masuk dulu"
"iya den"
gua meninggalkan pak retno di sana sambil menitipkan sepeda motor gua di dekat posnya.
stevani sudah menunggu gua di depan rumahnya bersama om bambang. melihat itu gua pun langsung menghampiri mereka dan salaman ke om bambang.
"nak faiz tolong jagain stevani ya...." ucap pak bambang.
"iya om pasti saya jagain kok tenang aja" balas gua.
"yaudah kalian pamitan dulu sama mamanya stevani lalu langsung berangkat takut temen-temennya sudah nungguin."
"baik om "
gua dan stevani masuk dan mencari tante Riani di dalam rumahnya. setelah ketemu tante riani ,gua minta ijin untuk pergi bersama stevani.
"te saya mau bawa april ikut ke vila" ijin gua.
"iya nak faiz tapi hati-hati ya di perjalanannya ....dan tolong jagain stevani soalnya dia analnya suka semaunya sendiri" ucap tante riani ke gua.
"ih mama apa.an sih" tambah stevani saat mendengar itu dari mamanya.
__ADS_1
"yaudah kalian sana berangkat sudah"
gua pamitan ke tante riani dan langsung pergi keluar dari rumahnya stevani.
sampai di depan gerbang gua langsung menaiki motor gua dan melaju ke rumah april agar tidak terlalu lama daniel dan yang lainnya menunggu.
tiba di rumah april jam menunjukkan pukul 07:00 pagi .waktu yang sangat pas seperti yang di janjikan.
disana sudah ada mobil milik omnya daniel dan temen-temen yang lain.
"itu faiz udah nyampek ayo langsung berangkat" ucap daniel.
"tunggu dulu Nil gua belom naruh motor gua" tambah gua ke danil.
"iz masukin motornya ke garasi rumahku" ucap april sambil menuju ke garasi rumahnya.
gua mengikuti april dan menaruh motor gua di dalam.
dalam mobil gua duduk bersebelahan sama stevani berdua di kursi belakang, daniel duduk di depan bersama omnya, dan april duduk bersama adiknya lila juga miya.
kami mengobrol bersama dan tak lupa miya kenalan sama stevani karna mereka belum kenal.
"iya bak nama saya stevani .tapi saya sama kak faiz belum tunangan " balas stevani.
"ehhh saya kira udah tunangan kapan hari itu"
"enggak bak waktu itu cuma perkenalan doank gak langsung tunangan"
"owalah masih calon tunangan toh....."
"iya bak masih calon untuk sekarang".
miya dan stevani terus mengobrol satu sama lain sedangkan april dan adiknya cuma sesekali ikut ngobrol bersama mereka.
lama kemudian kami sudah keluar dari perbatasan kota dan langsung menuju ke arah pegunungan.
susana dari sana sangat berbeda dengan di kota.
__ADS_1
di setiap perjalanan banyak sekali pohon yang tinggi dan warna hijau yang menyejukkan mata.
udara yang mulai sejuk menunjukkan bahwa kita sudah sampai di atas pegunungan .rumah -rumah orang disana sangat sederhana dan hanya sedikit rumah berkategori mewah.
tikungan demi tikungan sudah di lewati dan terus melaju menaiki pegunungan itu.
keindahan di kala itu membuat pikiran gua terpukau betapa sejuk dan asrinya pemandangan yang disuguhkan. gua melihat ke arah april dan yang lainnya mereka semua melihat keluar jendela mobil menikmati suasana yang jarang di temui di kota.
setelah beberapa lama kami sampai di sebuah vila yang terdapat di pegunungan ini, menurut omnya daniel disini adalah vila yang paling sering disewa orang-orang karna saat pagi menjelang ada sebuah tempat di dekat vila itu yang sangat indah.
kami semua keluar dari mobil .udara sejuk langsung memeluk tubuh kami yang baru turun itu.
vila yang kami pesan lumayan terawat dengan baik meskipun berada di atas pegunungan.
kami menurunkan barang-barang kami dan menuju masuk ke vila tersebut.
"disini ada yang jaga gak kalau malem Nil?" tanya miya .
"ya adalah nanti orangnya kesini kok jadi santai saja" balas daniel.
kami berkeliling vila melihat-lihat isinya. ada 4 kamar tidur yang terdiri dari 2 kamar tidur besar dan 2 kamar tidur kecil, di ujung lorong ada 2 kamar mandi, dan di lantai 2 hanya ada ruangan luas yang mungkin tempat berkumpul saat waktu senggang. disana ada sebuah tv ,meja kecil dan beberapa bantal. juga ada sebuah lemari yang berisi kasur gulung dan selimut.
setelah selesai berkeliling kami memutuskan kamar yang mau di pakai .
april sama adeknya di kamar pertama dekat dengan ruang tamu, miya dan stevani di kamar sebelahnya. karna hanya ada 2 kamar tidur kecil yang tersisa, gua dan daniel memutuskan agar semuanya di tempati gua di kamar dekat tangga sedangkan danil di kamar yang satunya lagi.
setelah selesai memutuskannya kami masuk ke kamar yang telah di sepakati tersebut.
kamar gua sendiri lumayan bagus ada kasur kecil, juga lemari disampingnya dua buah kursi dan meja lampu tidur.
gua membuka jendela kamar yang berada di dekat kasur disana bisa gua lihat ada sebuah sungai yang mengalir begitu beningnya tidak sama seperti sungai yang ada di kota yang warnanya coklat.
karna penasaran gua pun langsung menuju kesana.
daniel dan yang lainnya masih sibuk di kamar mereka masing-masing gua pun memutuskan untuk pergi sendiri dan melihat sungai itu...
gua mengikuti aliran sungai tersebut sambil melihat -lihat sekelilingnya .setelah beberapa lama gua berjalan ada sebuah danau yang tak begitu besar berada disana pemandangannya sangat bagus menurut gua karna tak mau melupakan pemandangan ini akhirnya gua mengambil hp dan langsung memotretnya.
__ADS_1
lama disana kemudian gua bergegas kembali ke vila takut nantinya mereka malah mencari gua disangka di culik ato gimana gitu.
yah meski gak akan mungkinlah ada yang mau nyulik gua.