Kenapa Harus Ada Cinta

Kenapa Harus Ada Cinta
Awal Tahun Baru


__ADS_3

jam 11 siang waktu gua bangun dari tidur.


memang wajar buat gua bangun kesiangan di hari ini karna mengingat tadi malam yang baru bisa tidur saat jam 3 pagi.


Gua mengambil hp di meja dan gua mendapati beberapa pesan yang telah masuk.


ada berbagai ucapan tahun baru mulai dari daniel, stevani,Andini yang langsung gua balas.


dan yang paling membuat gua terkejut ada pesan ucapan selamat tahun baru yang di kirim oleh April.


bagaimana ini?


bagaimana ini?


gua harus bales gimana?


gua bingung untuk membalas pesan yang di kirim April karna ini baru pertama kali april mengirim pesan.


Tahun baru ini mungkin gua bisa berbaikan dengan April pikir gua sambil tetap memandangi pesan yang di kirimnya di layar hp.


setelah lama berfikir akhirnya gua membalas pesan april sambil mengajak dia ketemuan di taman mini setelah ini.


pesan berhasil terkirim dan langsung dibaca oleh April.


dag dig dug...


jantung berdegup dengan kencang menunggu balasannya itu. Sambil berharap April mau untuk ketemu sama gua.


pip...pip...pip..


pesan balasan dari April masuk dengan cepat gua membuka pesan tersebut.


serasa tak percaya isi balasan April ialah dia setuju bertemu dengan gua setelah ini.


Tanpa basa basi lagi gua langsung mandi dan bersiap bertemu dengan April.


pakaian rapi sudah gua kenakan, minyak wangi sudah di semprotkan dan hanya tinggal menuju ke taman mini menunggu kedatangan April.


Di pintu masuk taman gua berdiri menunggu April yang sempat mengirim pesan berkata kalau sudah menuju kesana.


tak lama setelah itu April datang dengan pakaian santai dan berjalan ke arah gua.


detak jantung semakin menjadi-jadi seakan mau lompat dari tempatnya.


"maaf agak lama iz" sapa April setibanya di depan gua.


"iya gak apa-apa kok Pril santai" ucap gua dengan tetap menjaga perasaan gua yang masih tak percaya ini.

__ADS_1


"ayo kita masuk dulu pril!" ajak gua setelah itu.


kami berjalan masuk berdua ke taman mini. sesekali kami saling melirik satu sama lain memastikan bahwa kami masih bersama-sama.


gua mengajak april memasuki sebuah wahana kincir ria untuk saling berbicara tanpa khawatir ada orang lain yang akan mengetahui pembicaraan kami.


di dalam kincir ria


kami masih terdiam agak lama dengan rasa canggung yang perlahan-lahan menghampiri.


-kalau tetap seperti ini bisa-bisa gua gak bisa minta maaf ke April...dan kami pasti kembali kedalam ke adaan saling tak bicara kembali-


ucap gua dalam hati.


dengan tekad yang sudah bulat gua mencoba mengajak April mengobrol.


"Pril.."


"Iz..."


kami saling menyapa di waktu bersamaan yang membuat kami kembali grogi dan canggung.


"kamu duluan wes iz!" ucap April menengawali.


gua yang masih merasa janggung mencoba sebisa mungkin mengutarakan apa yang sebenarnya ingin aku ucapkan.


"eh seharusnya aku yang minta maaf iz bukan kamu!" sela April cepat.


"bukan salah loe pril...... gua yang salah ....!" tegas gua kembali.


April kemudian bercerita kalau saat gua minta maaf sebenarnya dia sudah tidak marah lagi.Malahan dia tetap bersikap seperti itu untuk membuat kejutan yang telah di rencanakan oleh Daniel, Miya dan April saat ulang tahun gua besok.


mendengar penjelasan april membuat gua semakin lega mengetahui kalau April tidak membenci gua sama sekali malahan gua merasa senang karna mereka mau merayakan ulang tahun gua yang bertepatan besok tanggal 2 januari.


April kemudian mengeluarkan sebuah kotak kecil yang sudah di bungkusnya dari dalam tas. dan memberikannya langsung ke gua.


"apa ini pril?" tanya gua penasaran.


"itu hadiah dari aku iz dan sebagai ucapan terima kasihku saat kamu nolongin aku saat tenggelam!....ya meski terlalu awal sih aku ngasihnya" jelas April.


gua memandangi hadiah yang di berikan April itu dengan perasaan senang, gua pandangi terus kotak itu dengan di temani perasaan penasaran akan isinya tersebut.


"buka sudah iz !" ucap April mengijinkan.


"ehhh boleh? yaudah gua buka ya!" balas gua.


dengan pelan gua merobek pembungkus yang ada di sekitar kotak itu dan membukanya untuk mengetahui isinya.

__ADS_1


sebuah jam tangan ada di dalamnya, gua mengeluarkannya dengan perasaan bahagia.


"wah makasih pril sama hadiahnya....gua senang!" ucap gua bahagia.


dengan kata-kata apa harus gua katakan setelah ini untuk mengutarakan kebahagian yang gua rasakan.


mungkin kalau boleh gua mengekspredikan keadaan ini pastinya gua akan berjoget, lompat-lompat sambil teriak gak jelas. namun gua menghentikan niat tersebut karna akan malu saat melakukannya.


"sini iz aku yang makein ke kamu!" ucap April yang langsung mengambil jam tangan itu dari tangan gua.


April memakaikan jam tangan tersebut di tangan kanan gua dengan senyum yang tertera di wajahnya.


setelah selesai gua kembali memandangi jam tangan tersebut.


"iz boleh minta tolong buat jaga rahasia ini ke yang lain? soalnya aku gak enak sendiri udah ngebocorin ini ke kamu" April mengingatkan gua yang sedari tadi senyam senyum sendiri.


"oh iya iya pastinya pril!" balas gua semangat.


setelah kami turun dari kincir ria gua mengajak April pergi membeli es krim yang berada di dekat sana.


Lalu membelikan April es krim sebagai awal pertemanan kami kembali.


Dari kejauhan ada seseorang yang melambaikan tangan. karena tidak terlalu jelas gua menyipitkan kedua mata untuk memastikam siapa gerangan orang tersebut. ternyata orang tersebut adalah Andini yang datang menghampiri kami.


"hay Iz..... aku cari kamu tadi dikamar hotel eh ternyata ada disini!" ucap Andini saat sampai di depan kami.


"maaf maaf Din gak tau gua....emang ada apa?" tanya gua memastikan.


"ya gak ada apa-apa cuma cari kamu aja!" jelas Andini.


"iz siapanya kamu dia?" tanya April yang terlihat bingung.


kemudian gua memperkenalkan mereka satu sama lain karna mereka belum sempat berkenalan meski tadi malam sudah bersama.


Andini dan April langsung akrab satu sama lain.


ya wajar sih menurut gua mengetahui sifat mereka yang sama-sama baik dan mudah akrab itu.


kami bertiga menghabiskan waktu bersama bercerita tentang kegiatan kami masing-masing saat di kampus atau sekedar bercanda satu sama lain.


saat waktu mulai agak sore kami memutuskan untuk meninggalkan taman mini tersebut dan memutuskan melanjutkan obrolan kita saat malam nanti.


dan tak lupa kami memutuskan bersama tempat yang akan kami jadikan sebagai lokasi pertemuan.


setelah setuju kami langsung bergegas kembali ke hotel.


INFO:

__ADS_1


Untuk next episode akan di lanjutkan saat bulan januari. bagi para pembaca saya mengucapkan banyak terima kasih sudah mau meluangkan waktunya sekedar membaca Novel amatiran ini🤗 novel yang sedang author garap sekarang judulnya "Rain of Memorys" jika berkenan silahkan mampir juga


__ADS_2