
sesampainya kami di restoran daniel langsung berpamitan kepada april untuk langsung pulang. gua yang ada di tempat parkir hanya bisa melihat pemandangan yang begitu menyilaukan mata itu.
dimana dalil memberikan kecupan di kening april sesaat sebelum dia pergi.
Keharmonisan!
suatu hal yang sangat penting disaat kita menjalani suatu hubungan ataupun sebuah ikatan dengan seseorang, karna itu akan membuat suatu hubungan/ikatan tersebut berjalan dengan baik tanpa akan ada masalah.
masih ada hal lain yang tak kalah pentingnya dalam menjalani hubungan/ikatan tersebut yaitu Kepercayaan terhadap pasangan!.
mengapa itu juga termasuk? jawabannya gampang karna kepercayaan tersebut akan mempererat suatu ikatan.
ibaratkan sebuah ikatan adalah dua buah tali yang disatukan, kepercayaan itu akan berperan sebagai simpul/ penyambung di antara kedua tali tersebut.
meskipun itu hanya sebatas pemikiran gua saja gak lebih!
sekarang ini mungkin hari terakhir stevani menghadapi try out di sekolahnya, mengingat itu gua memutuskan untuk segera masuk ke dalam restoran karna mungkin stevani sudah ada di dalam pikir gua.
seisi ruang utama sudah gua perhatikan baik-baik namun tak terlihat kalau disana ada stevani.
dengan agak kecewa gua langsung menuju ke ruang staf untuk berganti pakaian kerja.
selesai ganti pakaian gua keluar dari ruangan staf dan tak sengaja berpapasan dengan april yang juga baru selesai berganti pakaian.
meski kami sempat melihat satu sama lain namun lagi-lagi respon april masih sama seperti yang sebelumnya. dia langsung berpaling dan pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun seperti menganggap tidak pernah melihat gua.
memang hati gua sedikit terkena damage saat april melakukan itu. namun gua anggap itu sudah biasa dan mencoba agar membiasakan diri dengan perlakuan yang di berikan april.
saat sedang menuju ke ruang utama lagi gua melihat stevani memasuki pintu restoran. dia mengenakan pakaian santai dengan beberapa aksesoris di tangannya dan juga sebuah tas kecil sebagai pemanis dirinya.
karna melihat gua stevani berjalan ke arah gua sambil melambaikan tangan.
gua juga membalas lambaian tangannya itu sambil menaruh senyuman di wajah.
"van baru nyampek? gimana try outnya lancar?" sapa gua ke stevani yang baru sampai di depan gua.
"iya mas lancar kok!" balas stevani sambil tersenyum dengan manisnya.
__ADS_1
melihat senyumannya yang begitu tulus membuat gua sebagai pacarnya ingin sekali memberikan cinta yang baru saja gua ketahui ini kepada stevani, karna selama pacaran mungkin gua hanya memberi rasa perhatian dan kepedulian saja tapi tidak dengan cinta.
"van apa loe bahagia pacaran sama gua?" tanya gua.
"loh kok nanya'nya gitu mas?" balas stevani dengan raut wajah kaget sekaligus kecewa.
"enggak cuma pengen tau aja kok!" tegas gua sambil tersenyum dan mengelus kepala stevani dengan lembut.
mungkin karna gua mengusap kepala stevani akhirnya raut wajahnya kembali tenang dan menjawab pertanyaan yang gua berikan itu.
"vani bahagia kok mas.... jadi mas jangan pernah tanya hal itu lagi ya!" ucap stevani.
mendengar jawabannya yang begitu tulus membuat gua merasa telah gagal sebagai seorang pacar.
-bagaimana bisa gua sampai menyukai orang lain? sedangkan sekarang ini gua sudah milik seseorang?-
kata-kata itu menghujat diri gua sendiri tanpa memberi kesempatan untuk gua membela diri.
---next time----
Roni tidak terlalu mempertanyakan alasannya kenapa gua ingin bertukar jadwal istirahat dengannya, mungkin roni paham dengan keadaan gua jadinya dia tak merasa keberatan sama sekali.
ini pertama kalinya dalam hidup gua tak ingin bersama april di saat jam istirahat.
mengingat dulu kami yang selalu akrab satu sama lain dan selalu bersama saat bekerja di restoran ini.
di ruang istirahat gua bersama dengan risma yang biasanya istirahat dengan roni.
"tumben kamu minta tuker jam istirahat iz?" tanya risma tiba-tiba.
gua yang mendengar pertanyaan dari risma itu langsung mencari jawaban yang logis agar risma tidak mengetahui apa yang terjadi antara gua dan april.
"emmzz gua kecapek.an ris jadi ya pengen istirahat duluan!" balas gua.
"ehh gitu toh...tak kirain kamu lagi bertengkar sama april iz!.....soalnya udah agak lama gua perhatiin kamu yang udah gak pernah ngobrol bareng dia!" jelas risma.
"cuma perasaan loe aja ris paling!" tegas gua sambil menggaruk kepala.
__ADS_1
risma hampir sama dengan roni kalau menyangkut masalah cinta pasti mereka antusias banget. jadinya gua mengalihkan pembicaraan agar risma tidak banyak bertanya lagi tentang gua maupun april.
tak lama kemudian stevani masuk ke dalam ruangan staf.
"ada apa van?" tanya gua ke stevani yang berjalan ke arah gua.
"vani pulang duluan mas soalnya udah papa jemput!" jawab stevani.
"oh iya sudah van kalau gitu!" ucap gua.
"besok kan mas libur kuliah jadi vani boleh donk ke rumah mas?" tanya stevani dengan senyuman.
"hemmzz boleh-boleh aja kok van!" balas gua mengiyakan pertanyaan stevani.
setelah itu stevani langsung keluar dari ruangan staf untuk segera menemui om bambang yang sudah menunggu di luar.
"yok iz kita juga keluar udah selesai jam istirahatnya sekarang!" ajak risma yang langsung berdiri setelah stevani keluar dari ruangan staf.
gua mengikuti ajakan risma dan ikut keluar dari ruangan istirahat staf agar bisa kembali lagi bekerja.
saat jam pulang kerja manajer alias buk Nia menyuruh kami para karyawan agar berkumpul di ruang staf untuk melakukan meeting soalnya ada sesuatu yang ingin buk Nia sampaikan.
kami di beri tahu kalau mulai besok sampai satu bulan kedepan akan di adakan libur panjang karna akan ada karyawan magang yang akan bekerja disini.
kami juga di ijinkan jika masih ingin masuk saat memasuki hari liburan dan akan di bayar harian di saat itu.
ini adalah berita menggembirakan buat gua dan juga yang lainnya soalnya kebanyakan dari kami adalah mahasiswa.
karna keuangan gua sudah setabil sejak bekerja disini jadinya gua memilih agar libur panjang saja😁.
ketimbang memilih bekerja disaat musim libur seperti ini.
dan disaat kami pulang buk Nia memberikan amplop gaji bulan ini, ya meski masih kurang 1 minggu sih kalau sesuai dengan jadwal gajiannya.
kebahagian ganda bagi kami semua karna bisa menikmati tahun baru dan juga punya uang tambahan untuk pergi jalan-jalan atau membeli sesuatu di saat tahun baru nanti.
setelah itu kami pulang kembali ke rumah masing-masing dengan kebahagian yang terpancar dari wajah kami.
__ADS_1