
Setelah pulang sehabis nganterin April gua pun langsung masuk ke kamar. kulihat jam di hp menunjukkakn pukul 10:45 malam, gua pun langsung ke meja belajar dan mengecek apa ada tugas untuk makul besok .
"waduh ada tugas nih buat pertemuan besok" ucap gua sambil bergegas untuk menyelesaikannya,
gua mulai mengerjakan makalah yang hampir selesai itu tampa pikir panjang.
Lama kemudian hp gua berdering .
pip...pip... tanda ada pesan masuk ,gua mengambil hp dan gua lihat ada chat Wa yang baru masuk dari Stevani.
"hay kak udah pulang" isi chat dari stevani.
gua pun membalasnya. "iya nih dek" singkat.
"kakak gak langsung tidur habis pulang kerja?" balas stevani.
"nggak dek ini lagi nerusin tugas buat besok" balas gua lagi.
"owalah aku ganggu kak?😔" balas dia dengan tambahan emoji melas.
"enggak kok ini udah hampir selesai" balas gua.
"hemmmzz syukur dah kalo aku gak ganggu kak" balas dia
"iya iya santai aja " bals gua.
"kakak besok masuk kerja apa enggak"
"iya masuk dek , lawong gua masih baru disana masa udah mau libur"
"hehehe siapa tau aja gitu kak"
"ya enggak lah dek "
"besok kalo gitu aku kesana lagi kak"
"ngapai dek " tanya gua penasaran.
"ya gak ngapa-ngapain kak cuma mau ketemu kakak" balas dia.
dalam hati gua berkata "eh apa.an nih bocah". karna gua agak males mau ngeladenin si stevani gua pun cari alasan buat meng akhiri chat ini.
"hemmzz...kamu gak sekolah besok deg? udah malem loh ini?" tanya gua.
"sekolah kok kak " balas dia.
"yaudah sana wes tidur dek biar gak telat besok"
"kalo gitu stevani mau tidur wes kak" balas dia
"iya dek, sipp.."
"met malem kak"
"met malem juga dek" balas gua. sambil kembali mengerjakan makalah di depan gua.
akhirnya selesai juga nih ucap ku dalam hati sambil bergegas untuk tidur.
oh iya kata Roni stevani itu anaknya masih kelas 3 SMA dan anaknya baik,sopan ,enak di ajak bercanda ,juga dia lumayan cantik buat anak seumurannya makanya Roni selalu godain stevani kalo lagi mampir ke restoran.
ya meski dia cantik gua gak ada minat buat dekatin si stevani itu karna menurut gua ya.....buat apa cobak?
--------------------------\=\=\=\=\=\=\=\=------------------------
pagi sudah datang dan gua pun melakukan aktifitas seperti biasa.
jam 08:30 daniel sudah datang jemput gua ,ya meski udah tau kalo gua bawa motor juga nanti ke kampusnya tapi tetep aja tuh si daniel mau bareng ke kampusnya,(dalam hati) memang daniel ini satu-satunya sahabat gua yang paling best dah menurut gua.
kami langsung menuju ke kampus bersama sambil sesekali ngobrol di atas motor.
Sampai di sekolah gua dan daniel langsung memarkirkan sepeda motor kami di tempat parkir dan bergegas ke kelas.
di halaman kampus gua liat miya dan april yang sedang ngobrol kami berdua pun langsung menghampiri mereka.
__ADS_1
"met pagi kalian berdua" sapa daniel dan gua ke mereka.
"iya met pagi juga " jawab mereka.
"tadi malem lu kenapa pril pas gua anterin loe pulang kok loe diem gak ngomong apa-apa kaya' orang lagi serius mikir" ucap gua ke april.
"eh maaf maaf ya iz aku kepikiran sesuatu jadi gitu deh" balas april sambil mengusap kepalanya dan ketawa kecil.
gua merasa ada yang di sembunyikan oleh april ke gua karna gua melihat ada sedikit lebam di kedua matanya , namun gua cobak untuk enggak ngebahas itu karna gua mikir mungkin april punya alasan sendiri kenapa dia gak mau ngomong.
sesi kuliah hari ini sudah selesai semua, kami pun keluar dari kampus.
"ayok pril bareng ke tempat kerja" ajak gua ke april yang ada di belakang gua.
"duluan aja kamu Iz aku masih ada urusan soalnya sekarang" balas april.
"eh urusan apa tuh pril" tanya daniel menyela.
"ya ada deh pokoknya....aku balik duluan ya " balas april sambil bergegas meninggalkan kami berdua.
gua melihat ke arah april yang berjalan pergi itu.
gua tambah yakin kalo ada yang di sembunyikan april ke kita namun sebagai teman gua gak berfikir negative ke april ,sebagai manusia wajarlah punya satu atau dua rahasia yang gak mau orang lain tau setidaknya itu yang gua pikirkan.
mungkin daniel juga merasakan ke anehan april itu namun dia sama seperti gua diam tanpa banyak bertanya.
gua dan daniel pun langsung mengambil motor kami di tempat parkir, daniel langsung pulang ke rumahnya sedangkan gua langsung menuju ke tempat kerja.
--------------------\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=------------------------
di tempat kerja gua langsung membantu para karyawan disana meskipun belum masuk ke jam kerja gua .
jam 4 kurang lima menit april sudah datang ke tempat kerja dan mulai bertugas seperti biasanya .gua menghampiri april yang sedang bertugas mau bertanya sesuatu meski itu hanya alasan gua untuk ngobrol bersamanya ,april menjawab seperti biasa tanpa ada ke anehan seperti pas di kampus ,gua pun merasa lega dan kembali bertugas lagi.
hari ini gua dan april istirahat bersama kami pun masuk ke ruang staf untuk menghilangkan lelah sejenak disana.
selang beberapa lama gua pun memutuskan untuk membuka topik obrolan dengan april yang sedang minum sembari sesekali mengipas badannya.
namun tiba-tiba stevani masuk ke ruangan.
"iya dek balas gua.
"eh ada bak april hay juga bak" sapa stevani ke april juga.
"hay juga vani" balas april.
"eh kakak kapan libur kerja " tanya stevani ke gua.
"gak tau dek " jawab gua singkat.
"bak april tau apa enggak? kapan kak faiz liburnya hari apa?" tanya stevani ke april.
"kalo gak salah tiap hari minggu kalau faiz dek sama kaya' aku" balas april.
"eh jadi lusa dong kak faiz libur" balas stevani.
"boh masa tah pril?" tanya gua kaget ke april .
"kamu gimana sih iz masa gak tau " ucap april
"beneran loh gua gak tau pril" jawab gua spontan.
"makanya lihat tuh disana "sambil menunjuk ke arah dinding yang ada sebuah kerta bertulis jadwal masuk karyawan .
"eh.... gak sadar gua kalo ada itu disana" balas gua.
"kak bisa minta tolong gak ?" ucap stevani
"minta tolong apa dek" tanya gua
"kan lusa kakak libur ..bisa gak anterin stevani ke mall Toserba" ucap stevani memohon.
"hemmzz kok gak bareng temennya dek" tanya gua.
__ADS_1
"udah aku ajak kak tapi gak ada yang bisa soalnya sibuk sama urusan mereka masing-masing"
"ayok wes kak temenin ya" ucap stevani memohon lagi.
"gimana ya liat hari minggu wes dek..tapi gua gak janji ya takut ada hal mendadak" jawab gua.
karna gua gak enak nih soalnya dia anak bos jadinya gua mau gak mau harus mengiyakan ajakannya.
setelah itu april tiba-tiba keluar ruangan meninggalkan gua sama stevani di dalam tampa bilang apa-apa.
setelah itu april mulai cuekin gua pas kerja, gak mau liat gua apa lagi ngobrol. karna tingkah april seperti itu gua pun gak tau harus gimana yang bisa gua lakuin ya hanya liat dia dari jauh.
"april kenapa ya ...aneh banget sifat dia akhir-akhir ini" kata gua dalam hati. jujur saja gua gak tau penyebab april seperti itu. masa gua ada salah tah ke dia? apa gua sempet bikin dia marah tah?? tanyaku dalam hati.
waktu cepat berlalu sekarang sudah waktunya restoran tutup ,gua pun mencoba mengajak april pulang bareng dengan harapan bisa tau alasan april kenapa begitu. namun semua sia-sia karna april langsung menolak dan pergi begitu saja.
gua hanya bisa diam mendengar itu sambil melihat april yang berjalan pergi
pulang dari tempat kerja pikiran gua di penuhi dengan ke anehan april saja gak ada hal lain yang membuat gua bingung kecuali perubahan sikap april yang begitu mendadak ini.
--------------------DI SISI LAIN------------------------
Terlihat April yang berjalan sendiri dengan wajah yang terlihat kesal.
"faiz ngapain mau aja nganterin stevani ke Mall sih padahal aku aja belum pernah jalan-jalan bareng faiz berduaan !!! tapi kenapa pas di ajak stevani dia mau aja apa gara-gara di cantik juga anak bos faiz mau-maunya main setuju gitu" gumam april di perjalan .
kemudian april berhenti di sebuah taman dan menuju ke tempat duduk di tengah taman tersebut.
suasana di taman yang di terangi lampu-lampu yang indah itu tak mampu menenangkan perasaan april yang sedang gundah tersebut.
dan akhirnya karna rasa tersebut april mulai meneteskan air matanya.
lalu lalang orang-orang di dekat taman tersebut tidak membuat april berhenti menangis.
"kenapa harus faiz yang selalu aku pikirkan ??? kenapa bukan orang lain?? dan kenapa aku harus kenal dengan faiz??? mungkin kalau saja aku gak kenal faiz aku tidak akan merasakan ini...!! perasaan yang baru ku rasakan menjadi racun buat diriku... kecemburuan yang tak pernah ku alami akhirnya ku rasakan ....ke egoisan tentang sesuatu hal yang berarti dan hanya ingin aku saja yang memilikinya aku juga sekarang memahami itu...aku gak ingin faiz dekat dengan cewk lain kecuali aku,....aku gak ingin faiz lebih peduli dengan orang lain kecuali peduli denganku...... dan aku hanya ingin faiz tau bahwa aku mencintainya......" kata - kata tersebut mengiringi air mata yang terus menetes melewati kedua pipinya tersebut. April yang baru menyadari perasaannya itu hanya bisa menangis karna april tau kalau dia tidak bisa menyatakan cintanya kepada faiz saat ini....
cuaca di malam itu tiba-tiba gerimis seakan akan malam tersebut mengetahui perasaan april yang sedang menangis tersebut.
orang-orang disana mulai berlarian untuk mencari tempat berteduh akan tetapi april tetap terdiam dalam tangisnya tanpa memperdulikan hujan yang perlahan membasahi tubuhnya.
di kejauhan ada seseorang yang lewat di depannya yang juga berlari untuk mencari tempat berteduh.
"loh kok loe pril " tanya orang tersebut yang ternyata daniel.
daniel yang melihat april terduduk dengan wajah
menunduk . langsung mengajaknya berteduh di halte dekat taman itu.
"loe kenapa pril kok duduk disana" tanya daniel sambil memperhatikan april yang tetap menundukkan kepalanya.
"......" april diam tak menjawab.
daniel yang tak mendapatkan jawaban tidak bertanya lagi dan melihat tepat ke arah wajah april.
daniel meyadari kalau april habis menangis serentak daniel memeluk april dari samping sambil berkata.
"gua gak tau loe kenapa pril tapi setidaknya loe bisa bercerita ke gua tentang masalah yang loe pendam itu mau gimana pun kamu tetap teman gua yang berharga jadi loe jangan terus memendam masalah loe lagi dari gua maupun faiz" mendengar itu akhirnya april mulai kembali menagis di pelukan daniel.
hujan di malam itu menjadi saksi akan kesedihan april dan juga sebagai awal dari perasaan daniel yang mulai menampakkan diri.
hujan kemudian perlahan mulai reda banyak lalu lalang orang bergegas untuk pulang ke rumah mereka masing-masing, begitu pun dengan daniel dan april yang bergegas pergi dari halte tersebut.
"gua anterin loe ya sampai rumah pril" ucap daniel sambil berdiri.
april membalas ajakan daniel dengan anggukan pelan kemudian mereka pun pergi meninggalkan halte tersebut...
saat sudah sampai di depan rumah april daniel pun langsung pamit pergi.
"pril loe habis ini langsung mandi dan istirahat jangan lupa makan juga....." ucap danil
"ya udah gua pulang dulu" tambah daniel yang kemudian berjalan pulang.
"makasih Nil udah nemenin" ucap april setelah agak lama kemudian.
__ADS_1
daniel pun berbalik dan membalas ucapan april dengan senyuman dan kembali berjalan menjauh......