Ketika Cinta Itu Datang Lagi

Ketika Cinta Itu Datang Lagi
Ku Kejar Engkau Berlari


__ADS_3

"Maaf, Pak. Jadwal Bapak keberangkatan hari ini pukul sembilan empat puluh lima menit dengan Garuda. Saya harap kita bisa tepat waktu"


"Apa sudah ada surat balasan dari kementerian, Ken"


"Belum, Pak"


"Sekarang pukul hampir pukul dua belas siang, masih ada waktu. Kita jalan-jalan dulu, Ken?"


"Jalan-jalan?"


Yudha memasuki mobil, Ken dengan sigap membuka dan menutup lagi pintu mobil. Ken duduk di belakang kemudi. Yudha duduk di bangku tengah sambil memainkan ponselnya.


Tuuuuttt....tuuuut...


"Halo, assalamualaikum, Kak?"


"Waalaikum salam, Dek. Kami dimana?"


"Masih di kantor, Kak. Ada apa?"


"Kalau kamu tidak sibuk, kita makan siang diluar. Bagaimana? Adel tadi sedang di kampus nya. Masih ada acara ospek"


"Ooo... Iya, Kak. Kak Yudha dimana sekarang. Sepuluh menit lagi Dicky kesana, Kak"


"Jalan utama, restoran keluarga. Ya sudah, Kak Yudha tunggu ya"


Yudha mematikan ponselnya.


"Kita ke jalan utama, Ken. Restoran Keluarga"


"Baik, Pak"


Dengan sigap Kenzo melarikan Alphard putih itu menuju Restoran Keluarga di Jalan Utama. Hanya dalam waktu dua puluh menit mereka sudah sampai disana. Ken turun dari mobil dan membukakan pintu mobil. Lalu mereka masuk kedalam restoran. Yudha duduk disebuah tempat yang sudah di pesannya. Lalu Ken duduk di meja belakang nya, sambil membuka tab nya.


******


Lima menit kemudian Dicky datang. Dia langsung menuju meja nomor 5 di sudut kanan restoran.


"Sudah lama menunggu, Kak?'


"Ooh... Ga kok. Baru saja"


"Sibuk ya, pak Bos?"

__ADS_1


Hahahhaha.... Dicky tertawa


"Bos apa sih, Kak. Bisa aja loh, Kak Yudha ini"


"Ayo duduk. Kamu pesan apa?"


Dicky membolak balik daftar menu. Tak lama datang lah pelayan, dia memcatat dengan seksa menu yang di pesan. Dan tak menunggu lama pesanan sudah terhidang dimeja.


"Kak Yudha, sudah mau kembali?"


"Hmmm.... Pesawat Garuda penerbangan terakhir malam ini?"


"Pekerjaan Kak Yudha sepertinya sulit dan repot. Jaga kesehatan disana, Kak"


"Iya, Dek. Kak Yudha mengandalkanmu untuk segala nya disini"


"Tenang saja, Kak. Dicky pasti ingat menjalankan semua pesan, Kak Yudha"


Obrolan santai kakak adik seusai makan siang. Kakaknya menang mempunyai pekerjaan di tempat yang jauh, Tokyo. Sedangkan disini Dicky mengambil alih tanggung jawab anak tertua selama kakak nya, Yudha, tidak berada di Indonesia.


******


Ken sudah selesai membayar semua nya di kasir. Selain ajudan Ken juga merangkap bendahara pribadi Yudha mereka berjalan ke basement menuju parkiran. Saat berada diujung ruangan menuju lift. Tangan seseorang menarik Yudha.


"Ich habe keine Zeit mit dir zu reden"2)


"Nein, diesmal musst du mir zuhören. Ich flehe dich an, Yudha" 3)


Yudha menjauh, Dicky berjalan di samping nya dan Ken mengikutinya dari belakang.


"Maaf, Pak. Tolong kendalikan diri anda. Disini banyak wartawan. Jangan sampai membuat scandal"


"Hmmm...."


"Apa perlu saya melakukan sesuatu, Pak?"


Yudha menghentikan langkahnya


"Lakukan apa yang kau anggap benar"


"Baik, Pak"


Wanita bule tadi terus mengejar dan mendesak Yudha. Akhirnya Yudha meminta adiknya untuk menunggu sebentar. Yudha meminta Dicky berada tidak jauh darinya. Lalu Dicky berdiri beberapa meter dari mereka berdua. Yudha menganguk ke arah Ken. Kenzo paham apa maksud tuannya. Dia segera pergi mengamankan keadaan.

__ADS_1


"Sag mir, was los ist. Ich habe nicht viel Zeit."4)


"Es tut mir leid, Yudha. Ich gebe zu, ich habe mich geirrt. Ich bin so dumm. Aber ich liebe dich wirklich, Yudha "5)


Mata Yudha memerah menahan marahnya. Dia memegang lengan wanita bule itu kuat-kuat, sampai wanita bule itu meringis kesakitan. Yudha mendorong tubuh wanita bule itu sampai mepet ketembok basement, tubuhnya lebih mendekat ke wanita itu. Lalu dengan seringai senyum sinis nya dia memandang wanita itu.


"Weißt du, wer du jetzt wirklich bist? Kein großer berühmter Künstler mehr. Aber...... "6)


"Jetzt wird mir klar, wie meine Position ist. Ich werde dich nicht mehr stören. Ich verspreche es dir Aber ich liebe dich immer noch mein ganzes Leben"7)


Wanita bule itu makin merapatkan tubuh nya pada Yudha dan memeluknya. Lalu mencium bibir lelaki yang dipeluknya itu. Yudha terkejut dan mendorong tubuh wanita itu. Lalu mengusap bibirnya dengan jari. Dicky yang berada tak jauh dari mereka memalingkan wajahnya saat melihat kejadian itu. Dia tau kakaknya merasa tidak nyaman dengan peristiwa yang baru terjadi ini.


"Auf Wiedersehen, Yudha"8)


******


"Sebaiknya kita meninggalkan tempat ini, Pak"


Ucap Ken setelah melihat Danish pergi. Yudha mendekati Dicky. Dia tak banyak bicara hanya berpamitan lalu memeluk adiknya. Setelah itu dia masuk kedalam mobil dan menghilang dikeramaian jalan utama.


"Danish ... Hmmm... Siapa wanita asing itu", gumam Dicky.


Namun dia tak mau ambil perduli. Itu adalah urusan pribadi kakaknya. Dia tak ingin bertanya atau pun ikut campur. Kecuali kakaknya sendiri yang bercerita.


******


Terjemahan :


1) "Kita harus bicara, Yudha!"


2) "Aku tak punya waktu untuk bicara dengan mu"


3) ""Tidak, kamu harus mendengarkan aku kali ini. Aku mohon padamu, Yudha "


4) "Katakan ada apa. Aku tak punya banyak waktu"


5) "Maafkan aku, Yudha, Aku tahu aku salah. Aku bodoh. Tapi aku sangat mencintaimu, Yudha "


6) "Apakah kamu tahu siapa kamu sebenarnya sekarang? Bukan artis terkenal lagi. Tapi ......"


7) "Sekarang aku menyadari apa posisiku. Aku tidak akan mengganggumu lagi. Aku berjanji, tapi aku masih mencintaimu seumur hidupku"


8) "Selamat tinggal, Yudha"

__ADS_1


__ADS_2