
Di restoran...
Semuanya sedang berkumpul...
"Hai semuanya" sapa David
"Hai Kak David" sahut Keysa dan Mira
"Ngapain lo ke sini vid?" Adam terlihat sensi
"Apaan sich Kak,,aku yang nyuruh Kak David kesini" ucap Echa
"Ngapain kamu suruh dia kesini?"
"Ich Kakak ini ya,,Kak David kan sendirian di sini ga da temen kasihan" sahut Echa
"Lo itu kenapa sich Dam sensi amat sama David?" tanya Dirga
Adam tidak menjawab malah cemberut..
"Lho Kak David,,wajah Kakak kenapa?kaya ada yang mukulin" tanya Echa sambil membolak-balikan wajah David yang membuat Adam panas seketika.
David melirik ke arah Adam dan tersenyum,,terlihat wajah Adam agak tegang takut Echa tau.
"Gapapa kok Cha,,aku emang sering babak belur kaya gini karena aku ikut club boxing" ucap David berbohong.
"Ya ampun Kak,,emang ga sakit?" tanya Echa
"Sakit sih,,tapi dengan ngelihat kamu sakit aku hilang seketika" gombal David yang membuat semua orang terdiam dan melihat ke arah Adam yang wajahnya sudah tampak memerah menahan marah.
"Cihh dasar ga tau malu" cibir Adam
David tersenyum senang karena sudah membuat Adam cemburu.
Tiba-tiba tanpa di duga Angga datang Bersama Rey asisten pribadinya.
Angga dan Rey langsung duduk dan bergabung dengan semuanya.
"Wow..tumben bos besar ke sini!!" celetuk Reno.
"Lho Bang ngapain kesini bukannya Abang berangkat ke Bogor?" tanya Echa.
"Kamu seneng ya Dek ngeliat Abang pergi ke Bogor!!" seru Angga
"Bukannya gitu Bang,,kan tadi mbak Clara minta asinan bogor" sahut Echa
"Serius kamu Cha,,mbak Clara minta asinan Bogor?" tanya Keysa ga percaya
Echa mengangguk..
"Iya Bang,,mumpung belum terlalu siang cepetan gih berangkat" ledek Dirga
Dirga mendapat geplakan di kepalanya oleh Angga.
Yang membuat semua orang tertawa...
"Lo lupa kalau lo punya Abang hebat,pengusaha sukses terkenal di Indonesia ini" ucap Angga sombong
"Mulai deh sombongnya" cibir Dirga
"Rekan bisnis Abang itu dimana-mana,,masalah asinan bogor mah gampang bentar lagi juga paketnya di kirim" ucap Angga
"Kalau mbak Clara tau Abang ga pergi ke Bogor abis kamu Bang" ledek Echa
"Ya jangan di kasih tau dong Dek,,kalian harus kerja sama,sama Abang emangnya kalian ga kasihan apa sama Abang!!" sahut Angga
"Ga tuh.." Echa dan Dirga menjawab berbarengan,,sehingga menimbulkan gelak tawa semua orang.
"Ohh ok,,jadi gitu sekarang ga mau belain Abangnya...Rey blokir ATM Dirga sam Echa" perintah Angga.
Yang membuat Dirga dan Echa terkejut.
"Wow,,Abang gue yang paling hebat dan ganteng jangan kejam dong sama adiknya tadi kita cuma bercanda,,Iya kan Dek?" bujuk Dirga.
Echa menghampiri Angga dan memijat pundaknya.
"Iya,,tadi kita cuma bercanda kita janji ga bakalan ngomong sama mbak Clara..Iya kan Bang" Echa mengedipkan matanya ke arah Dirga.
"Iya Bang,tenang aja kita ga bakalan bilang" sambung Dirga.
"Cih,,Dasar penjilat kalian" ucap Angga.
"Dek,buatin Abang sama Rey kopi" perintah Angga
"Siap boss" Echa langsung pergi berlari
__ADS_1
David terus memperhatikan Echa,,dia merasa gemas setiap kali melihat tingkah Echa.Adam yang melihat David terus memperhatikan kekasihnya merasa sangat cemburu.
Sementara itu,,diam-diam Rey terus memperhatikan Mira,Mira yang sadar terus di tatap oleh Rey jadi merasa salah tingkah.
Kelakuan Rey dan Mira tak luput dari penglihatan Reno.
Tiba-tiba Reno merangkul pundak Mira.
"Ich apa-apaan sih lo Kak,,main rangkul-rangkul aja" Mira langsung menghempaskan tangan Reno.
Tapi Reno kembali merangkul pundak Mira,malah makin erat Reno mengusap-ngusap kepala Mira dan tanpa dia sadar,Reno mengecup kepala Mira.
Membuat Mira dan semua orang melongo..
"Kakak itu kenapa sih,sakit ya?" tanya Mira kesal.
"Lo kenapa Ren,biasa juga ga pernah akur?" tanya Adam.
"Kalian ga tau ya,,kalau kita itu sudah jadian Miranya aja yang malu-malu kucing" sahut Reno dengan mengedipkan matanya ke Mira.
Mira terkejut,,bisa-bisanya Reno berbohong.
Echa yang baru saja datang merasa terkejut.
"Benarkah itu Mir?" tanya Echa
"Hmmm..hmm...Ga kok" Mira menjawab dengan gugup.
"Sayang jangan gitu dong,kenapa kamu tidak mengakui aku sebagai pacar kamu" rengek Reno dengan manjanya.
Sehingga membuat semua orang yang ada di sana merasa jijik dengan kelakuan Reno.
Sementara itu belum juga Mira sembuh dengan keterkejutannya yang Reno ngaku-ngaku pacarnya sekarang Mira di buat malu dengan panggilan Sayang yang Reno ucapkan.
"Kok aku merasa bahagia ya,,saat Kak Reno ngaku jadi pacar aku" batin Mira
Reno menatap tajam ke arah Rey.
"Ngapain lo liat-liat cewek gue Rey?" tanya Reno sinis
"Maaf Pak Reno saya tidak tau kalau perempuan cantik itu pacarnya Pak Reno" sahut Rey
"Jangan panggil gue Pak,,gue bukan bapak lo" ucap Reno penuh emosi
"Sudah..sudah..kalian jangan ribut lagi mendingan sekarang kita nyanyi aja" ucap Keysa.
"Setuju,,udah lama kita ga nyanyi-nyanyi gimana kalau Kak David nyanyi sebagai perkenalan" usul Echa
"Setujuuu.." sahut semuanya
Akhirnya dengan paksaan dari Echa,,David pun mau menyanyikan sebuah lagu.
David mulai memainkan gitar nya...
SALAHKAH MENCINTAIMU
***Salahkah ku mencintaimu
Punya rasa rindu padamu
Walaupun ku tak mampu
Untuk milikimu
Salahkah jika bayanganmu
Selalu terlintas di mataku
Rasa ini terbelenggu
Dalam bayang semu..
Andai ku bisa memutar waktu
Andai ku mampu
Kan ku hentikan di saat itu
Saat terindahku
Detik berjalan seiring waktu
Hampa hatiku
Engkau semakin terasa jauh
__ADS_1
Aku inginkanmu
Salahkah ku mencintaimu
Punya rasa rindu padamu
Walaupun ku tak mampu
Untuk milikimu
Salahkah jika bayanganmu
Selalu terlintas di mataku
Rasa ini terbelenggu
Dalam bayang semu***
Selama menyanyi pandangan David tidak lepas dari Echa membuat Adam semakin panas.
Adam pamit pada semuanya membawa Echa ke suatu tempat,,David hanya bisa menghela napas.
Di dalam mobil...
Adam diam tidak bicara sepatah kata pun.
"Kak,,Kakak ini kenapa sich dari tadi kok diem aja?" tanya Echa,tidak ada jawaban sama sekali.
"Kalau Kakak ga mau ngomong,tolong turunkan aku di sini" pinta Echa.
Adam langsung memegang tangan Echa dan mengecup punggung tangan Echa berkali-kali.
Adam menghentikan mobilnya.
"Aku ga suka kamu deket-deket sama David"
"Ya ampun Kak,,aku ga ngapa-ngapain lho sama Kak David aku cuman nganggap Kak David itu kaya Kakak aku sendiri kasihan kan di sini dia ga punya siapa-siapa" jelas Echa
"Aku ga mau siapapun ngerebut kamu dari aku,,aku sangat mencintai kamu Cha"
Echa mengelus pipi Adam..
"Kakak itu ngomong apa sich,,siapa yang mau ngerebut aku dari Kakak?lagi pula Kak David itu anak angkatnya mommy dan daddy kakak,masa cemburu sama saudara sendiri"
"Kamu tidak tau saja sayang kalau David juga menginginkan kamu" batin Adam
Adam mulai mendekatkan wajahnya ke arah Echa,,dan Echa menutup matanya dan akhirnya bibir pun bertemu bibir Adam menarik tengkuk leher Echa untuk memperdalam ciumannya.
Cukup lama mereka menyatukan bibir mereka hingga akhirnya mereka melepaskan pungutannya karena sudah kehabisan napas.
Kening mereka saling menempel.
"Aku sangat mencintai kamu sayang,aku ga suka kamu terlalu deket sama cowok lain"
"Aku hanya mencintai Kakak seorang jadi Kakak jangan khawatir"
*
*
*
*
*
Hai..Hai...Tetap setia ya menunggu kelanjutannya...
Jangan lupa
like
vote n
komen
*
*
*
TERIMA KASIH
LOVE YOU💞💞💞
__ADS_1