KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 CINTA BERSEMI


__ADS_3

Pagi hari di Surabaya....


Adam dan David sudah menunggu Adel di restoran Hotel tapi Adel belum muncul-muncul juga...


Sementara itu Adel malah masih bergelut dengan selimutnya,maklum ini baru pertama kali Adel menginap di Hotel mewah...


"Vid,sekertaris lo kemana kok belum turun juga?" tanya Adam


"Gue sudah kirim pesan ga di balas,gue teleponin ga di angkat..gue susul dulu ke kamarnya takutnya terjadi sesuatu sama dia" seru David


David pun beranjak untuk menyusul Adel ke kamarnya.


Sesampainya di depan kamar Adel,David cukup lama menunggu pintu di buka hingga akhirnya Adel membuka pintu kamarnya.


David sampai melotot melihat tampilan Adel,bayangkan saja Adel memakai tanktop dan celana hot pants yang memperlihatkan pahanya yang putih dan mulus.


Adel masih setengah sadar saat membuka pintu,rambut yang acak-acakan dan mata yang nampak masih terpejam.


David langsung membalikan badannya karena kalau tidak dia bisa hilap.


"Kamu tahu ini jam berapa?cepatan mandi terus kita sarapan satu jam lagi kita harus bertemu client" ucap David gugup


Mata Adel langsung terbuka..


"Ya ampun,maaf Pak saya baru bangun saya akan segera turun Pak" sahut Adel


"Cepetan jangan sampai Adam murka" David berbicara sambil meninggalkan Adel.


Adel langsung menutup pintunya dan bergegas ke kamar mandi,di saat dia melewati cermin Adel memperhatikan penampilannya.


Sesaat Adel terdiam hingga akhirnya dia tersadar...


"Aaaaaaaaaaa....." teriakan Adel menggema di seluruh ruangan


"Jadi tadi gue nemuin Pak David dengan baju seperti ini?Ya ampun mati gue,mau di taro dimana muka gue"


Adel mengacak-ngacak rambutnya frustasi.


Sementara itu di Restoran Hotel...


"Gimana?" tanya Adam


"Dia baru bangun,kesiangan" ucap David tegang


"Lo kenapa tuh muka tegang amat" tanya Adam


"Gapapa"


15 menit kemudian,Adel pun muncul dengan menundukan wajah karena sangat malu dengan David.


"Selamat pagi Pak Adam,selamat pagi Pak David maaf saya terlambat" Adel masih setia menundukan kepalanya.


"Pagi,,cepatan kamu sarapan dulu sebentar lagi kita harus ketemu client" ucap Adam dingin.


Adelpun menyelesaikan sarapannya,dan mereka pun langsung menuju lokasi untuk bertemu client.


"Jangan lo ulangi kejadian barusan,kalau yang datang bukan gue dah habis lo di sergap" bisik David ke Adel


Adelpun langsung menoleh ke David....


"Buruan ngapain masih bengong,lo pengen ngeliat Adam murka beneran?" tanya David

__ADS_1


Adel pun berlari menyusul langkah David,,Adel duduk di samping David yang sedang mengemudi sementara Adam duduk di belakang.


Merekapun bertemu client,1 jam kemudian kesepakatan pun sudah terjalin mereka mengakhiri pertemuannya.


"Apa kalian mau jalan-jalan dulu?" tanya Adam


"Memang boleh ya Pak?" tanya Adel dengan polosnya.


"Boleh,masih ada waktu buat nanti malam kita ketemu client yang kedua" jawab Adam


"Ya sudah Pak,saya izin mau jalan-jalan dulu sebentar" Adel langsung berjalan ke luar


"Lo ngapain malah ngeliatin,susul sana" seru Adam


"Idih ogah gue,ngapain susul dia mending tidur di hotel" David berjalan menuju mobilnya.


"Yakin lo ga mau nemenin Adel?dia pertam kali lho ke sini kalau dia nyasar terus hilang gimana hayoh,emang lo mau tanggung jawab?" cibir Adam yang sukses membuat David menghentikan langkahnya.


"Sial,tuh cewek bikin susah saja" sahut David dengan menghampiri Adel


Adam hanya tersenyum dan pulang ke Hotel menggunakan mobil lain.


"Hei,lo mau kemana?" tanya David dingin


"Mau jalan-jalanlah Pak,emangnya mau ngapain lagi" jawab Adel ketus


"Emang lo tahu daerah Surabaya?" tanya David yang membuat Adel terdiam seketika.


"Ga tahu,ya nanti aku tanya-tanya saja sam orang" jawab Adel


Tanpa menunggu persetujuan Adel,David menarik tangan Adel dan membawanya ke mobilnya.


"Aduh Bapak apa-apan sih?" seru April


Adel pun akhirnya naik ke mobil David...


"Lo mau jalan-jalan kemana?" tanya David


"Aku mau cari oleh-oleh buat Ibu" jawab Adel


Tanpa lama-lama,David mengarahkan mobilnya ke pasar khas oleh-oleh...


David memarkirkan mobilnya dan berjalan mengikuti Adel.


Adel tampak bersemangat dia mencari-cari baju untuk Ibunya setelah sekian lama berkeliling


Adel tampak berhenti di toko pakaian Daster,karena Ibunya suka sekali pakai Daster jadi Adel mau membelikan Ibunya Daster.


Setelah memilih dan menanyakan ternyata harganya terlalu mahal buat Adel.


"Yu Pak ga jadi beli" ajak Adel


"Kok ga jadi?" tanya David


"Harganya terlalu mahal,kita cari lagi harganya yang agak murah" jawab Adel


Saat Adel akan melangkah,David menarik tangan Adel dan membawanya ke toko itu.


"Bu,saya beli semua Baju ini" ucap David


"Hah,Bapak apa-apaan sih?ga Bu ga jadi" seru Adel

__ADS_1


"Bu jangan dengerin wanita ini,ayo cepetan bungkus semuanya" sahut David


"Baik Tuan" Lalu Ibu penjual itu membungkus semua baju yang di tunjukan oleh David


"Ini Tuan,semuanya 8 ratus 40 ribu"


David mengeluarkan uangnya...


"Ini uangnya,terima kasih" David menarik tangan Adel


"Bapak kenapa bayarin semuanya,aku ga mau ya sampai punya hutang sama Bapak lagipula ini terlalu mahal" sahut Adel


"Hei,mau sampai kapan kamu berkeliling pasar ini mencari barang murah?gue cape tahu ga mana panas dari tadi ngikutin lo,udah ini buat lo gue beliin ga usah di bayar" ketus David


"Tapi Pak"


"Ga da tapi-tapian,atau mau lo gue pecat!!" ancam David


"Aduh jangan dong Pak jangan di pecat"


"Ya makannya nurut sama gue,,ayo buruan panas nih"


Saat Adel mau nyebrang tiba-tiba ada motor yang melaju kencang dengan sigap David menangkap Adel hingga akhirnya Adel jatuh ke pelukan David.


Sesaat mereka masih berpelukan,hingga akhirnya keduanya melepaskan pelukannya karena jatung mereka sudah tidak bisa terkontrol lagi.


"Dasar gadis ceroboh" gerutu David


"Maaf"


"Lain kali kalau mau nyebrang tuh liat kanan kiri kalau tadi gue ga cepat-cepat lo bisa masuk Rumah Sakit" seru David


"Iya terima kasih" ucap Adel dengan menundukan kepalanya.


Tiba-tiba David menggengam tangan Adel dan membawanya nyebrang jalan bersama.


Adel tampak kaget sampai-sampai dia terus melihat tangan yang di genggam oleh David.


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Hallo semuanya maaf sedikit dulu ya Authornya lagi ga bisa mikir nihπŸ™πŸ™


Oh ya,buat anda yang tidak suka dengan karya saya mohon tinggalkan jangan di baca jangan tinggalkan jejak komen yang membuat perasaan Author drop😣😣


Sesama penulis harus saling mendukung bukannya menjelek-jelekan karya orang lain.


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOUπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2