KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 AWAL MUSIBAH


__ADS_3

David tampak bingung...


"Rafa..maksud lo?" tanya David


"Gue menolak kerja sama dengan dia,karena dia menginginkan istri gue" bentak Adam


"Gila ini benar-benar gila,kayanya kita semua dalam bahaya soalnya yang dia incar semuanya yang berhubungan dengan lo dan Echa" David khawatir


"Brengsek" Adam tampak geram


Adam berdiri...


"Lo mau kemana Dam?" tanya David


"Gue mau temuin Rafa"


"Gue ikut"


"Jangan,,lo jaga-jaga saja di sini"


Adam cepat-cepat pergi menuju Perusahaan Wiratama Group.


Di RESTORAN.....


Karena ini masih pagi,para karyawan belum datang Keysa dan Mira mulai berbenah di Restoran.


Tiba-tiba pintu Restoran terbuka,munculah 2 orang pria berpakaian hitam-hitam...


"Maaf Tuan Restorannya belun buka" seru Mira


Tapi salah satu orang dari mereka membekap mulut Mira dengan sapu tangan yang ada obat biusnya dan Mira pun seketika tidak sadarkan diri.


Keysa yang sedang berada di dapur mengecek persediaan stok makanan tidak menyadari kalau di belakang salah satu orang itu menghampiri dan melakukan hal yang sama dengan Mira.


Keysa dan Mira di bawa oleh 2 orang itu ke dalam mobil.


Sementara itu di POLRES...


"Ini aneh Ren,kenapa Perusahaan yang bermasalah cuma Perusahaan Bang Angga,Adam dan lo" seru Dirga


"Justru itu apa yang diinginkannya?" jawab Reno


PERUSAHAAN WIRATAMA GROUP..


Adam terlihat tergesa-gesa memasuki Perusahaan Rafa,di depan pintu 3 orang pengawal menghalangi jalan Adam.


"Minggir saya mau bertemu dengan Bos kalian" ucap Adam


"Apa anda sudah membuat janji?"


"Tidak,sekarang bilang sama Bos kalian saya ingin bertemu" bentak Adam


3 Pengawal itu malah memegangi kedua tangan Adam.


"Apa-apaan ini,mana Bos kalian?" bentak Adam berontak


Dari arah belakang terdengar langkah kaki...


"Lepaskan dia" perintah Rafa


Lalu Rafa memasuki ruangannya dan di susul oleh Adam,sementara 3 pengawal itu menunggu di depan pintu.


Rafa duduk di kursi kebesarannya dengan angkuhnya.


"Wah,,ada apa CEO "G" CORPORATION datang ke sini suatu kehormatan bagi saya pagi-pagi sudah kedatangan tamu" ucap Rafa sinis


"Jangan berpura-pura lagi,ini semua ulah kamu kan?" tanya Adam


"Maksud Anda apa,saya kurang paham" Rafa terlihat santai


"Jangan main-main Rafa,apa yang kau inginkan?masalah Anda dengan saya jangan libatkan orang-orang terdekat saya,mereka tidak tau apa-apa" bentak Adam


"Waw..sungguh menarik,Ok saya akan mengembalikan seperti sedia kala dan saya jamin dalam waktu 5 menit perusahaan kalian akan kembali stabil tapi dengan satu syarat saya menginginkan istri anda" jelas Rafa dengan berdiri di depan Adam


"Brengsek kamu Rafa" Adam hendak memukul Rafa tapi kali ini Rafa menangkap tangan Adam


"Tempo hari,Anda bisa memukul saya tapi tidak dengan hari-hari berikutnya" Rafa melayangkan tinju ke arah wajah Adam


Seketika Adam tersungkur ke lantai dengan darah mengalir dari hidungnya.


"Apa Anda tidak laku Tuan Rafa sampai-sampai Anda menginginkan istri orang lain" Adam berdiri dan tersenyum mengejek


Rafa yang mendengar ucapan Adam mulai emosi,dia melayangkan lagi tinjunya ke arah perut Adam dan lagi-lagi Adam tersungkur.


"Sampai kapanpun gue ga bakalan melepaskan istri gue,walaupun pada akhirnya gue harus bangkrut" Adam berdiri hendak memukul Rafa tapi ketiga pengawal yang ada di luar masuk.


Dan langsung memegangi kedua tangan Adam,,Rafa melangkah mendekati Adam...


"Tidak ada hal apa pun yang akan menghalangi gue,dan lo bukan tandingan gue.Lo pikirkan baik-baik bagaimana reaksi Echa setelah melihat orang-orang yang dia sayangi hancur tak bersisa" ucap Rafa

__ADS_1


"Kasihan sekali hidup lo,tidak semua yang lo inginkan harus tercapai dan juga lo hanya terobsesi sama istri gue bukan karena cinta" Adam berusaha santai.


"Gue cinta sama Echa" bentak Rafa dan untuk kesekian kalinya Rafa melayangkan tinju ke wajah Adam


Sekarang tampak Bibir Adam yang mengeluarkan darah.


Rafa tertawa..


"Bagaimana ya reaksi Echa kalau melihat suami tercintanya babak belur kaya gini" seru Rafa


"Jangan sentuh istri gue,kalau lo berani nyentuh istri gue,gue bakalan bunuh lo" bentak Adam yang sukses membuat Adam tersungkur kembali karena salah satu pengawal Rafa memukulnya.


Kali ini Rafa sudah mulai lemas pandangannya kabur dan jatuh tidak sadarkan diri.


"Bawa dia" Rafa memerintahkan kepada pengawalnya untuk membawa Adam.


Sementara itu Echa mengendarai mobilnya menuju Restoran,sesampainya di Restoran para pegawai berkumpul.


"Lho ada apa ini berkumpul kaya gini?" tanya Echa


"Begini Mbak tadi pas saya sampai,Restoran ini sudah tidak di kunci pas masuk ternyata tas Mbak Mira dan Mbak Keysa sudah ada saya pikir mereka sudah sampai,tapi sampai sekarang kami tidak menemukan Mbak Mira dan Mbak Keysa" ucap Rani


"Kalian sudah mencarinya?" tanya Echa panik


"Sudah Mbak semua ruangan sudah saya cek,tapi keberadaan mereka tidak ada"


"Kemana mereka?" gumam Echa


Echa mencoba menelpon Adam tapi tidak di angkat-angkat.


"Kok ga di angkat-angkat sih?" gumam Echa


Di waktu bersamaan Angga sedang dalam perjalan menuju kantor dengan Rey sebagai supirnya.


"Bagaimana Rey,kamu sudah selidiki siapa yang sudah berani menghancurkan perusahaan kita?" tanya Angga


"Belum Pak"


Tiba-tiba Rey menghentikan mobilnya secara mendadak.


"Astaga Rey apa-apaan kamu?" bentak Angga


"Di depan ada yang menyalip mobil kita Pak" seru Rey


"Siapa mereka?" tanya Angga


"Tidak tahu Pak,biar saya yang ngecek Bapak tunggu di sini" Rey keluar dari mobilnya.


"Siapa kalian?" bentak Rey


"Jangan banyak omong seraaaaang" perintah salah satu orang itu


Dan terjadilah perkelahian antara Rey dan orang-orang itu,,Angga yang melihat Rey kewalahan turun dari mobil dan ikut berkelahi dengan Rey.


Cukup lama mereka berkelahi,Angga dan Rey pun tampak kewalahan.


Angga dan Rey sudah tampak babak belur,tapi mereka belum menyerah.


Sehingga saat Angga dan Rey lengah mereka memukul pundak Angga dan Rey denga balok kayu sehingga mereka berdua ambruk tak sadarkan diri.


Orang-orang itu membawa Angga dan Rey ke dalam mobil,dan meninggalkan mobil Angga begitu saja.


"Kok perasaan aku ga enak ya!!" gumam Echa


Lalu Echa menghubungi Dirga...


"Hallo Bang,Abang lagi dimana?" tanya Echa


"Lagi di POLRES,ada apa Dek?"


"Keysa sama Mira menghilang Bang" ucap Echa khawatir


"Apa..kok bisa?"


"Echa juga ga tahu tas sama ponsel mereka ada di Restoran tapi orangnya ga ada" Echa semakin panik


"Ok..ok,Abang sama Reno segera ke sana kamu tenang dulu" ucap Dirga


"Cepetan Bang Echa takut"


Merekapun memutuskan sambungan ponselnya.


"Ren kita harus segera ke Restoran,Keysa sama Mira menghilang" seru Dirga


"Apa..."


Dirga dan Reno pun langsung melesat menuju Restoran.


Di tengah perjalanan,Dirga melihat mobil Angga di tengah jalan.

__ADS_1


"Lho bukannya itu mobil Bang Angga ya" seru Dirga


Dirga dan Reno pun keluar dan memeriksa mobil Angga.


"Brengsek,,pasti sudah terjadi sesuatu ini" seru Dirga


"Gue yakin pelakunya orang yang sama,Keysa dan Mira tiba-tiba menghilang,sekarang Bang Angga pun sama" sahut Reno


"Ayo kita cepat-cepat ke Restoran gue takut terjadi kenapa-napa sama Echa,tapi lo jangan bilang Bang Angga hilang gue takut Echa syok dan bakalan mempengaruhi kandungannya" jelas Dirga


Sesampainya di Restoran,Echa tampak sedang mondar-mandir...


"Dek" panggil Dirga


Echa langsung memeluk Dirga...


"Echa takut Bang,terjadi kenapa-napa sama Keysa dan Mira apalagi dari tadi Kak Adam tidak bisa di hubungi" ucap Echa dengan berlinang air mata.


"Sudah kamu tenang saja,Keysa dan Mira pasti dia baik-baik saja" Dirga menenangkan Adiknya itu


"Lebih baik sekarang lo anterin Echa dulu ke rumah lo biar gue ke Perusahaan Adam" seru Reno


"Ok..yu Dek untuk saat ini kamu diam di rumah Abang dulu sama Mbak Clara"


Echa menganggukan kepala....


Dirga sudah menelpon rekan-rekannya untuk menjaga rumah nya.


"Dek,kamu masuk sana ingat jangan kemana-mana Abang sudah menyuruh teman-teman Abang untuk berjaga-jaga di depan rumah" seru Dirga


"Iya Bang,,Abang juga hati-hati" ucap Echa


Dirga melajukan mobilnya ke Perusahaan Adam menyusul Reno.


Reno lebih dulu sampai.


"Apa David ada di dalam?" tanya Reno kepada Adel


"Ada Pak,silahkan masuk" ucap Adel


Reno langsung masuk ke ruangan David.


"Ada apa Ren,tumben lo ke sini?" tanya David


"Adam kemana?"


"Adam,tadi dia nemuin Rafa ke Perusahaannya gue juga lagi nungguin kabar dari dia dari tadi ponselnya ga aktif" jawab David


"Maksud lo Rafa Wiratama?" tanya Reno


Tiba-tiba Dirga membuka pintu ruangan David..


"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Dirga


Kemudian David menceritakan tentang kerja sama antara perusahaan Adam dan Rafa tapi Adam menolak karena Rafa menginginkan Echa.


"Kurang ajar,jadi dia biang masalah ini" Reno terlihat geram


"Gue tahu,jadi Rafa di balik hilangnya semua orang" Dirga mengepalkan tangannya


Di lain tempat,di sebuah gedung tua tampak Keysa,Mira,Adam,Angga,dan Rey di ikat di sebuah kursi.


Semuanya tampak babak belur,termasuk Keysa dan Mira mereka mendapat beberapa tamparan karena selalu melawan.


Mereka semua tampak lemah dan lemas tak berdaya.


🖤


🖤


🖤


🖤


🖤


Waduh gawat nih...😱😱


Bagaimana kelanjutannya,,di tunggu ya🙏🙏


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU💞💞💞


__ADS_2