KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 KEPULANGAN ORANG TUA RENO


__ADS_3

Hari ini Orang Tua Reno di jadwalkan akan pulang ke Indonesia.


Reno sebenarnya merasa khawatir dengan nasib hubungannya dengan Mira,karena Orang Tuanya itu begitu pilih-pilih mencari calon menantu.


Malahan Reno bersahabat dengan Dirga dan Adam pun Orang Tuanya tidak suka padahal kekayaan mereka sederajat,terutama Mamahnya Reno.


Orang Tua Reno berprinsip kalau anak dari keturunan keluarga Atmadja tidak butuh teman,Orang Tua Reno merupakan orang yang sangat sombong banyak Rekan Bisnis nya yang tidak menyukai keluarga Atmadja.


Beruntung sifat dan kepribadian Reno tidak menurun dari Orang Tuanya,mungkin karena sejak lahir Reno di asuh oleh Neneknya yang merupakan Ibu dari Papihnya.


Tapi sekarang Nenek nya sudah meninggal dan sejak itu Reno tinggal sendiri hanya Pembantu dan Para Pengawal yang menemani Reno.


Orang Tua Reno tidak pernah memperhatikan anaknya,yang mereka perhatikan hanya Perusahaan dan Perusahaan.


Di saat Reno sakit pun Orang Tua nya hanya mengirim uang tanpa mengkhawatirkan dan menanyakan keadaan Reno,hanya Dirga dan Adam yang selalu menemani nya.


Reno sebenarnya merasa kesepian karena sejak kecil Reno tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua Orang Tuanya.


Reno merupakan laki-laki Playboy diantara Dirga dan Adam,Reno sering kencan dengan dengan wanita mana pun.Tapi di saat Renk bertemu dengan Mira,Reno merasa aneh karena pasalnya cuma Mira wanita yang sama sekali tidak tertarik dengan Reno malahan setiap bertemu Reno dan Mira selalu bertengkar tidak pernah akur.


Sehingga membuat Reno merasa tertantang dan akhirnya Mira membalas cinta Reno.


Sebenar nya Awal nya Reno cuma ingin mempermainkan Mira tapi lama-kelamaan Reno justru makin merasakan cinta yang sebenarnya dari Mira.


Mira adalah satu-satu nya wanita yang sudah berhasil merebut hatinya.Setiap Reno menjalin hubungan dengan seorang wanita,Reno tidak pernah merasakan di cintai dengan tulus karena kebanyakan wanita yang mendekati Reno hanya karena harta.


Tetapi dengan Mira dia merasakan hal yang beda,Mira mencintai Reno apa adanya tanpa melihat Reno itu siapa,perhatian Mira yang selalu membuat Reno merasa di perhatikan dan di cintai.


Sebenarnya Orang Tua Reno tidak pernah mengizinkan Reno menjadi seorang Polisi karena menurut mereka menjadi seorang Pengusaha lebih menjanjikan di bandingkan menjadi seorang Polisi.


🌼DI POLRES🌼


Reno terlihat melamun di ruangannya,Dirga datang dengan membawa kopi.


"Woi,ngapain lo pagi-pagi sudah ngelamun aja entar kesambet tahu rasa lo." seru Dirga


"Gue sedang galau Dir." sahut Reno


Seketika tawa Dirga pecah..


"Apa galau?sejak kapan seorang Reno galau?" ledek Dirga


"Sialan,bukannya ngasih solusi malah ketawa lo." Reno terlihat kesal


"Emangnya ada masalah ap?" tanya Dirga


"Hari ini Orang Tua gue pulang." jawab Reno


Seketika Dirga menghrntikan tawanya,dia tahu bagaimana watak Orang Tua Reno dan Dirga juga tahu apa yang sedang di pikirkan sahabatnya itu.


"Gue khawatir dengan nasib hubungan gue sama Mira,gue ga takut kalau gue harus berhadapan dengan Orang Tua gue,tapi yang gue takutkan Orang Tua gue mengusik kehidupan Mira." jelas Reno


"Iya,gue tahu dan gue juga ngerti sama perasaan lo." sahut Dirga


"Gue takut kejadian dulu terulang kembali." tatapan Reno terlihat kosong


*


*


*


*


🌼FLASH BACK🌼


******


Saat masih Kuliah,Reno menjalin hubungan dengan seorang wanita dan wanita itu berasal dari kalangan bawah,wanita itu bisa masuk Kuliah di Universitas itu karena Beasiswa.


Reno dan wanita itu saling mrncintai,sampai suatu saat Orang Tua Reno mengetahui hubungan mereka dan tanpa sepengetahuan Reno,Orang Tua nya membuat wanita dan keluarganya pergi dari kehidupan Reno.


Tidak ada yang tahu dimana wanita itu berada dan bagaimana keadaannya sekaran,Reno dan wanita itu berpisah tanpa kata putus meski pun Reno sudah mencarinya kemana-mana tetap saja Reno tidak bisa menemukannya.


Dan sekarang Reno tidak mau kejadian dulu terulang lagi pada Mira,wanita yang saat ini mengisi hatinya yang kosong,Reno tidak mau harus berpisah disaat Reno sedang sayang-sayangnya.


Meski pun di dalam dasar hatinya yang paling dalam Reno masih mengharapkan wanita di masa lalunya kembali.


*


*


*


********


🌼FLASH ON🌼


"Apa pun yang terjadi,gue bakalan ada di samping lo." Dirga menepuk pundak Reno


"Terima kasih Dir."


"Gue ke ruangan gue dulu,jangan ngelamun terus harus semangat." seru Dirga


"Siap" jawab Reno singkat.


Sepeninggalnya Dirga,Reno kembali melamun tatapannya terlihat kosong.


"Kali ini gue bakalan mempertahankan Mira,apa pun yang terjadi gue ga mau kehilangan wanita yang gue cintai untuk kedua kalinya." gumam Reno


Sementara itu Mira dan Keysa sedang berada di Rumah Sakit menjenguk Echa.


Adam sedang menyuapi Echa,sementara Keysa sedang menggendong Baby Kinan di temani Mira.


"Mir,kamu tahu ga kalau hari ini Orang Tua Reno pulang dari Kanada." seru Adam


"Tahu" jawab Mira singkat


"Terus kamu ga ikut menjemput mereka Mir?" tanya Echa.


"Tadinya sih mau,tapi Kak Reno melarangnya." jawab Mira


"Kenapa?Kak Reno aneh deh." sahut Keysa


Mira hanya bisa mengangkat bahunya..


Malam pun tiba...


Saat Reno sampai di rumahnya,Reno melihat sebuah mobil mewah yang Reno yakini mobil Orang Tuanya.


Reno segera masuk ke rumahnya...


"Anak Mamih yang ganteng."

__ADS_1


Mamih Reno menyambut kedatangan Reno dengan pelukan hangat yang sebenarnya sangat Reno rindukan dari dulu.


"Apakabar Mih?" tanya Reno datar dengan senyum terpaksa


"Kabar Mamih baik-baik saja."


"Kamu ga kangen sama Papih,Reno." seru Papih Reno


Reno melepas pelukan Mamihnya dan menoleh ke arah Papihnya yang sudah merentangkan kedua tangannya,kemudian Reno memeluk Papihnya.


"Anak Papih yang hebat." Papih Reno menepuk-nepuk punggung anaknya itu.


"Ayo kiya makan malam dulu." seru Mamih Reno dengan menggandeng tangan Reno


Mereka pun menuju meja makan untuk makan malam bersama,suasananya tampak hening tidak ada yang berbicara sedikitpun.


"Ehmm,Reno Mamih dengar kamu sudah punya pacar?"


"Mih,kita sedang makan nanti saja tanya-tanya nya." sahut Papih Reno


Omongan Mamih Reno membuyarkan keheningan,dan Reno pun menghentikan makannya.


"Mamih tahu dari mana Reno punya pacar?" tanya Reno.


"Reno..Reno..kamu lupa siapa Mamih." seru Mamih Reno dengan sombongnya.


"Tolong jangan ganggu dia,Reno sangat mencintainya,maaf Reno sudah kenyang." Reno meninggalkan kedua Orang Tuanya


"Reno duduk,kamu tidak sopan sekali apa ini yang selama ini Nenek kamu ajarkan." bentak Mamih Reno


"Cukup Mih jangan bawa-bawa Almarhum Nenek,dia adalah orang pertama yang mengajarkan Reno apa arti cinta,seharusnya Mamih tanya diri Mamih sendiri apa yang sudah Mamih dan Papih ajarkan sama Reno." sahut Reno kemudian Reno pergi ke kamar meninggalkan Orang Tuanya.


"Mamih keterlaluan,baru juga bertemu sudah membuat Reno marah." ucap Papih Reno


Kemudian Papih Reno juga meninggalkan Mamih Reno sendirian.


Mamih Reno mengambil Ponsel nya dan menghubungi seseorang.


"Selidiki latar belakang yang sekarang menjadi kekasih Reno." seru Mamih Reno dan menutup telponnya.


Di kamar Mira terlihat sedang berdiri di depan jendela kamarnya.


"Kenapa perasaanku jadi ga enak ya." batin Mira


Tiba-tiba Ponsel Mira berbunyi,raut wajah Mira langsung bahagia melihat siapa orang yang menelponnya.


"Hallo Kak."


"Kamu sedang apa Sayang?" tanya Reno


"Sedang mikirin Kakak."


"Sudah mulai bisa gombal rupanya,lagi pula ngapain mikirin aku?"


"Ga tau kenapa Kak,kok dari tadi perasaan aku ga enak ya." seru Mira


"Ga enak gimana?jangan banyak pikiran,ya sudah besok kita ketemuan aku jemput kamu ke rumah." sahut Reno


"Siap Komandan."


"Ya sudah,sekarang kamu tidur jangan lupa mimpiin aku,LOVE YOU." Seru Reno


"LOVE YOU TOO." jawab Mira


Reno pun menutup telponnya dan merebahkan tubuhnya dengan tatapan lurus ke arah langit-langit kamarnya.


Mamih dan Papih Reno sedang sarapan,Reno turun dari kamarnya memakai pakaian Olahraga.


"Kamu mau kemana Ren?" tanya Papih Reno


"Mau Jogging Pih."


"Kamu ga Dinas?" tanya Mamih Reno


"Ga,aku Dinas malam." Reno melangkahkan kakinya.


"Bawa pacar kamu ke sini,kenalkan sama Papih dan Mamih."


Seketika Reno menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Mamihnya.


"Mamih cuma ingin mengenal pacar kamu,memangnya ga boleh." seru Mamih Reno.


Reno pun melanjutkan langkahnya untuk pergi Jogging tanpa menjawab omongan Mamihnya.


Selesai Jogging,Reno siap-siap mau menjemput Mira dia sudah janji mau ketemuan.


Tidak membutuhkan waktu lama,sekarang Reno sudah sampai di depan rumah Mira.


Reno turun dari mobilnya,terlihat Mira berlari ke arah Reno dan langsung memeluk Reno.


"Pagi Kak." seru Reno


"Pagi Sayang,sudah siap?" tanya Reno


"Sudah dong,yu!!" ajak Mira


Reno dan Mira pun memasuki mobilnya.


"Kita mau kemana?" tanya Mira


"Orang Tua aku minta bawa kamu ke rumah,katanya ingin bertemu." ucap Reno


"Hah...kok Kakak ga bilang dari tadi sih." Mira tampak terkejut.


"Emangnya kenapa?" tanya Reno


Mira sibuk melihat penampilannya di kaca spion mobil Reno.


"Penampilan aku gimana Kak,apa sudah rapi?" tanya Mira panik.


"Ya ampun Sayang,kamu itu selalu cantik di mata aku." ucap Reno dan mencium tangan Mira.


Wajah Mira memerah seketika mendengar ucapan Reno.


Tidak lama kemudian,mereka sampai di rumah Reno.


Mira tampak gugup,Reno menggenggam tangan Mira.


"Jangan gugup dan jangan takut,ada aku di sini." ucap Reno


Mira menganggukan kepalanya dan tersenyum.


"Yu kita masuk!!" ajak Reno

__ADS_1


Reno memasuki rumahnya dengan menggandeng tangan Mira.


"Bi,Mamih sama Papih dimana?" tanya Reno


"Ada di Taman belakang Tuan."


Reno menarik tangan Mira untuk mengikutinya ke Taman belakang.


Mamih dan Papih Reno tampak sedang santai dan berbincang-bincang.


"Mamih..Papih." seru Reno


"Oh,Hai ada tamu rupanya." sahut Mamih Reno dengan senyum sinisnya.


"Mih,Pih kenalkan ini Mira pacar Reno."


Mira langsung mencium tangan Mamih dan Papih Reno.


"Ayo silahkan duduk Nak." Papih Reno terlihat ramah beda dengan Mamihnya yang tampak Angkuh dan Arogan.


"Bi,tolong buat kan minuman buat tamu kita." teriak Mamih Reno.


"Sayang,aku ke kamar mandi dulu ya." sahut Reno


Mira menganggukan kepalanya pelan.


Sepeninggalnya Reno,Mira terlihat menundukkan kepalanya dia tidak berani memandang wajah Mamihnya Reno.


Tiba-tiba Ponsel Papihnya Reno berbunyi.


"Maaf,saya angkat telpon dulu."


Sekarang tinggal Mira dan Mamihnya Reno,Bi.Ratmi datang dengan membawa minuman dan cemilan buat Mira.


"Silahkan Non Mira."


Mamih Reno tampak mengerutkan keningnya.


"Tunggu Bi,apa wanita ini sering datang ke sinu?" tanya Mamih Reno


Bi.Ratmi menoleh ke arah Mira,dan menganggukkan kepalanya pelan.


"Bibi boleh pergi."


Jantung Mira sangat berdegub kencang,tangannya sudah dingin dan keringat pun mulai bercucuran.


"Jadi kamu sering kesini?" tanya Mamih Reno


"Iya Tante."


"Apa kamu wanita yang tidak mempunyai harga diri." seru Mamih Reno yang langsung membuat Mira menatap ke arah Mamih Reno.


"Maksud Tante apa?" tanya Mira


"Saya yakin kamu anak yang berpendidikan,pasti ngertilah dengan apa yang saya omongkan.Kamu kan tahu kalau Reno itu hanya tinggal sendiri di sini,apa kamu tidak takut dengan pandangan orang-orang kalau seorang wanita sering mendatangi rumah Pacarnya." jelas Mamih Reno


Mira hanya mampu menundukkan kepalanya dan matanya pun sudah mulai memerah.


"Apa kamu sengaja mendekati anak saya,karena anak saya seorang Pengusaha."


"Maaf Tante,saya sudah mengenal Kak Reno sudah lama kalau saya berniat mendekati Kak Reno karena harta,mungkin saya sudah sejak dulu menggoda Kak Reno." kali ini Mira tidak bisa menahan air matanya.


"Semua perempuan juga pasti ngomong seperti itu,saya sarankan puas-puaskan saja kebersamaan kamu dengan Reno karena sebentar lagi Reno pasti akan meninggalkan kamu." seru Mamih Reno dengan Angkuhnya.


"Satu lagi,jangan adukan semua ini kepada Reno kalau sampai Reno tahu,kamu dan Keluarga kamu yang akan menanggungnya." sambung Mamih Reno.


Disaat Mira ingin menjawab omongan Mamihnya Reno,tiba-tiba Reno datang dan Mira cepat-cepat menghapus air matanya.


"Maaf Sayang lama." ucap Reno


"Tidak apa-apa Kak."


"Sayang,pacar kamu cantik banget." seru Mamih Reno pura-pura.


"Iya dong Mih."


"Kak,kayanya aku harus pulang deh Mamah barusan nelpon aku suruh pulang." dusta Mira


"Oh,ya udah yu..Mih Reno antar Mira pulang dulu."


"Iya Sayang,hati-hati ya..Mira sering-sering ya datang kesini." Mamih Reno menampakan wajah palsunya.


Mira mengangguk dan tersenyum terpaksa.


"Mih,sampaikan sama Papih kalau kita pergi dulu." ucap Reno


"Iya,nanti Mamih sampaikan sama Papih."


Mira dan Reno pun pergi meninggalkan rumah Reno,selama perjalanan Mira tampak diam dan melamun kata-kata Mamihnya Reno begitu menyakitkan buat nya.


Reno yang melihat kejanggalan,mulai curiga karena tiba-tiba Mira diam padahal wanita cantik itu selalu bawel dan mengoceh kalau di dalam mobil.


Reno menggenggam tangan Mira yang membuat Mira kaget dari lamunannya.


"Kamu kenapa Sayang,kok diam saja?" tanya Reno


"Gapapa kok Kak." jawab Mira dengan menampilkan senyumannya yang manis.


Kemudian Mira kembali menatap jendela,dia tidak sanggup harus menatap mata Reno.


"Apa ini pertanda,yang membuat perasaan ku ga enak akhir-akhir ini." batin Mira.


🖤


🖤


🖤


🖤


🖤


Hallo Reader-reader ku tercinta,Author kali ini akan sedikit menyisipkan kisah cinta Mira dan Reno,serta kisah cinta Adel dan David sebagai selingan semoga kalian semua suka🙏🙏😘😘


Jangan bosen-bosen ya,terus dukung dan tunggu kelanjutan kisah nya🙏🙏


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU💞💞💞


__ADS_2