KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 LOWONGAN KERJA


__ADS_3

Di sebuah rumah sederhana namun Asri seorang wanita cantik yang sederhana,kecantikannya sungguh alami.


"Bu,lihat bu apa Adel sudah rapi!!" tanya Adel


"Ya Alloh kamu sudah cantik dan rapi kaya gini mau kemana Nak?"


"Adel mau melamar kerjaan bu,ada lowongan kerja di perusahaan "G" CORPORATION",doakan Adel ya bu mudah-mudahan Adel keterima kerja di sana" seru Adel


"Pasti Nak,Ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk anak Ibu"


"Ya sudah Bu,Adel berangkat dulu ya Bu takut kesiangan..Assalamualaikum"


Adel mencium tangan Ibunya dan bergegas mengendarai motor matic kesayangannya.


"Waalaikumsalam"...


Adelia Maharani,wanita sederhana yang cantik berusia 23 tahun.



Adel mengendarai motornya dengan bernyanyi-nyanyi kecil,dia tampak sangat bahagia ntah apa yang membuat dia bahagia.


Setengah jam kemudian Adel sampai di perusahan "G" CORPORATION,dia tampak terpana akan bangun berlantai 10 itu.


"Wah,besar banget perusahaannya" seru Adel


Adel pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam dia menghampiri Resepsionis.


"Permisi Mbak,mau nanya tempat interview dimana ya?" tanya Adel


"Oh anda naik saja ke lantai 5 nanti di sana sudah banyak yang ngantri kok"


"Terima kasih Mbak" Adel cepat-cepat menuju lift dan ternyata di sana sudah ada David.


"Tunggu Pak jangan dulu di tutup lift nya" teriak Adel


David yang mendengar teriakan seseorang langsung menghentikan pintu liftnya.


"Terima kasih Pak" ucap Adel dengan napas terengah-engah karena sudah berlari.


David hanya melirik sebentar tanpa menjawab.


"Sombong banget" batin Adel


Tidak lama kemudian pintu lift terbuka,dan disana sudah banyak pelamar juga yang sudah mengantri.


Semua mata wanita tertuju kepada David pria tampan dan gagah.


"Wah ganteng banget"


"Apa dia pemilik perusahaan ini"


"Mungkin itu bosnya,ternyata masih muda"


Begitulah celetukan-celetukan yang keluar dari mulut para pelamar.


"Ganteng sih tapi sombong" batin Adel


Tiba-tiba ada yang menepuk pundak Adel.


"Hai,aku Anggi" dia menyodorkan tangannya


"Hai,aku Adel" dia menjabat tangan Anggi


"Pria yang ganteng tadi bosnya bukan ya?" tanya Anggi


"Aku kurang tau,tapi denger-denger emang bos perusahaan ini masih muda" jawab Adel


"Wah kalau bosnya seperti itu aku betah kerja disini" sahut Angga


"Iya itu pun kalau kita keterima kerja di sini" ucap Adel


"Mudah-mudahan kita keterima ya"

__ADS_1


"Amin"


Setelah sekian lama menunggu,ternyata sekarang giliran Adel.


Adel terlihat gugup saat di panggil ke dalam,tangannya pun sudah dingin keringat sudah bercucuran.


Di saat di dalam ruangan semua mata orang melihat ke arah Adel tak terkecuali David tatapan nya sangat tajam.


"Gila tuh mata tajam banget" batin Adel


Pertanyaan-pertanyaan David lontarkan,dan Adel bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik.


"Silahkan keluar" ucap David dingin


"Baik,terima kasih Pak" seru Adel


Adelpun keluar ruangan.


"Sumpah tuh orang dingin banget mengalahkan AC yang ada di ruangan itu" gerutu Adel


Tiba-tiba pihak HRD keluar dari ruangan.


"Terima kasih semuanya sudah berkenan datang ke perusahaan kami,bagi yang lolos interview nanti pihak perusahaan akan menghubungi kalian dalam jangka waktu 3 hari ke depan apabila dalam waktu 3 hari tidak ada panggilan lagi berarti anda tidak keterima di perusahaan ini,terima kasih kalian boleh meninggalkan ruangan ini"


"Del,makan dulu yu di sebrang perusahaan ini ada cafe lho aku yang teraktir" ucap Anggi


"Boleh"


Akhirnya Anggi dan Adelpun makan bersama,tidak tau bagaimana awalnya merekapun menjadi akrab.


Setelah makan bareng,mereka berpisah dan pulang ke rumah masing-masing.


Di rumah Adel...


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam,,bagaimana Nak di terima?" tanya Ibu


"Belum Bu,nunggu 3 hari lagi" jawab Adel


"Tidak usah Bu,Adel sudah makan barusan di traktir teman baru..Adel ke kamar dulu ya Bu"


Adelpun melangkah masuk ke kamarnya untuk istirahat sebentar.


Sementara itu di perusahaan,David memijat pelipisnya dia sangat pusing orang yang melamar sangat membludak.


Tok..tok..tok..


"Masuk" ucap David


"Maaf Pak,ini biodata orang yang masuk kriteria menjadi sekertaris"


"Simpan saja di meja nanti saya periksa"


"Kalau begitu saya permisi Pak"


David hanya mengangguk...


Disaat David melihat foto Adel..


"Bukannya ini cewek yang tadi bareng sama gue di lift" gumam Radit


Waktu sudah menunjukan pukul 4,David bersiap-siap pulang...


Sementara itu Adel baru saja keluar dari mini market habis membeli keperluan wanita.


Hari ini cuaca begitu indah,makannya Adel menjalankan motornya pelan-pelan..


Saking asyiknya memandang pemandangan,Adel sampai tidak sadar kalau dia sudah melajukan motornya ke tengah jalan.


Sehingga menghalangi mobil yang mau lewat,David yang pada saat ini melajukan mobilnya merasa jengkel...


"Nih motor kenapa jalannya ngehalangin gitu" gerutu David

__ADS_1


Lalu David membunyikan klaksonnya,dan otomatis membuat Adel kaget dan akhirnya Adel jatuh karena tidak seimbang.


"Ya elah pake jatuh segala,ribetkan urusannya"


David pun keluar dari mobilnya..


"lo ngapain ngehalangi jalan gue" seru David


Adel yang mendengar ucapan David merasa emosi,bisa-bisanya dia ngomong kaya gitu sementara korban di sini adalah dirinya.


"Hei,lo ga liat apa gue jatuh"


Tapi di saat mereka bertatap muka...


"Lo" ucap mereka bersamaan


"Lo ga bisa bawa motor ya,kalau bawa motor itu yang benar jangan ngehalangi jalan" bentak David


"Maaf Pak Bos yang terhormat,ini jalan bukan milik nenek moyang lo jadi ga usah nyalahin orang,,nih liat dengkul gue luka gara-gara lo"


"Terus lo mau gue tanggung jawab gitu?" tanya David dingin


"Ya iyalah,lihat nih belanjaan gue sampai berantakan gini belum dengkul gue luka terus motor gue lecet" sewot Adel


"Ok..ok..berapa yang harus gue bayar?" tanya David


"Hmmm...500 ribu aja"


Kemudian David mengeluarkan uang 1 juta rupiah dari dalam dompetnya terus memberikannya kepada Adel.


"Nih gue bayar 2X lipat,bereskan!udah minggir sana mobil gue mau lewat" ucap David ketus


David masuk ke mobilnya dan langsung tancap gas.


"Dasar cowok nyebelin,,tapi lumayan juga dapet 1 juta padahal luka lecet doang,tapi gimana kalau gue keterima kerja ketemu lagi sama dia..ah bodo amat orang sibuk kaya dia kayanya gampang lupa"


Adel membereskan barang-barang yang berserakan dan pulang dengan senyum berseri-seri.


Adam baru sampai di apartemennya,dia langsung menjatuhkan dirinya ke sofa.


David mengingat kejadian barusan..


"Kalau di perhatikan cantik juga tuh cewek,,gue harus terima dia kerja..gue pengen lihat seberapa beraninya dia ngelawan sama gue"


David senyum-senyum sendiri....


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Hai reader-reader ku tercinta,,tetap setia ya nunggu kelanjutan ceritanyaπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


Jangan lupa baca juga Novel ke dua Author yang berjudul "POLISI PENJAGA HATI"πŸ™πŸ™


Dan kasih dukungan juga.


Jangan lupa


like


vote n


komen


Salam hangat dari Echa dan AdamπŸ’‹πŸ’‹


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOUπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2