KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 SEKERTARIS BARU


__ADS_3

Pagi ini Adel sedang beres-beres membantu Ibunya,Adel tinggal hanya berdua dengan Ibunya karena Ayahnya sudah meninggal 5 tahun yang lalu akibat penyakit Diabetes yang dideritanya.


Ibunya bekerja sebagai buruh cuci baju para tetangganya,dan kadang-kadang Adel juga suka membantunya.


Adel jago membuat kue,kue buatannya sangat enak dia juga suka menyimpan kue-kue nya di warung-warung.


Dia selalu menyimpan uang hasil jualannya untuk biaya Kuliahnya dan dengan kerja keras yang gigih dan pantang menyerah Adel bisa menyelesaikan Kuliahnya dengan nilai terbaik.


Adel sangat mengharapkan pekerjaan di perusahaan itu karena gaji nya besar dan bisa membantu Ibunya supaya tidak bekerja lagi sebagai buruh cuci.


Disaat Adel sedang menyapu halaman tiba-tiba ponselnya berbunyi.


tertera nomor yang tidak di kenal,Adel mengangkat ponselnya.


"Hallo" sapa Adel


"................."


"Alhamdulillah,terima kasih Bu"


Adel menutup ponselnya dan berlari ke dapur untuk memberitahukan kepada Ibunya.


"Bu..Ibu.." teriak Adel


"Ada apa Nak pagi-pagi sudah teriak-teriak?"


jawab Ibu


"Bu,Adel keterima kerja Bu di perusahaan itu" Adel memeluk Ibunya


"Alhamdulillah,syukurlah Nak"


"Lusa Adel sudah mulai bekerja Bu sebagai Sekertaris,kalau Adel sudah bekerja Ibu jangan bekerja lagi diam saja di rumah,ya Bu!!" pinta Adel


"Iya Sayang"


Mereka pun berpelukan.


Waktu berjalan dengan cepat,hari ini hari pertama Adel bekerja dia begitu semangat.


"Bu,doakan Adel ya supaya lancar"


"Pasti Nak"


Adel mencium tangan Ibunya...


"Adel berangkat dulu ya Bu,,Assalamualaikum"


"Waalaikum salam...hati-hati Nak"


Adel mulai melajukan motor kesayangannya,30 menit kemudian Adel sampai di perusahaan "G" CORPORATION.


"Maaf Mbak,saya sekertaris baru saya harus kemana ya?" tanya Adel


"Oh,kamu naik saja ke lantai 7 nanti di sebelah ruang CEO ada ruangan Pak David kamu masuk saja ke sana soalnya Pak David sudah menunggu"


"Terima kasih Mbak"


Adel langsung naik ke lantai 7 untuk menemui atasannya.


"Oh orang sombong itu namanya David,ruangannya di sebelah ruang CEO berarti dia bukan bosnya dong,tapi kok sombongnya minta ampun" gumam Adel


Pintu lift terbuka,Adel celingukan disini sangat sepi..


Nah itu dia ruangannya...


Adel menarik napas dan membuangnya perlahan.


Tok..tok..tok..


"Masuk"


Adel memasuki ruangan itu,sejenek Adel tampak memperhatikan David yang sedang sibuk dengan Laptopnya.


"Ternyata dia sangat tampan" batin Adel


"Hei,ngapain kamu bengong?" suara dingin yang menyebalkan itu mulai menyentak pendengarannya.


"Ma..maaf Pak"


"Mulai hari ini kamu bekerja sebagai sekertaris saya,karena Bos jarang ke perusahaan jadi saya ingin kamu bekerja dengan sungguh-sungguh saya tidak suka dengan orang yang bekerja berleha-leha,bekerjalah dengan cepat dan baik" ucap David dingin dan tegas


"Baik Pak,saya akan bekerja dengan sunguh-sungguh saya tidak akan mengecewakan Bapak"


"Bagus,,meja kamu ada di luar di depan ruangan saya jadi selamat bekerja"


"Baik,terima kasih Pak saya permisi dulu"


Adel pun keluar dan duduk di kursi kerjanya.


"Ya ampun dingin banget tuh orang sampai merinding gue" gumam Adel

__ADS_1


Adel mulai mengerjakan pekerjaannya,dia begitu terlihat serius sampai David yang ada di dalam melihatnya karena ruangan David tersekat oleh kaca.


Sehingga David bisa melihat ke luar,David mulai mengambil telpon di mejanya dan tersambung ke telpon yang ada di meja Adel


Adel kaget dan mulai mengangkat telponnya.


"Ha...hallo"


"Bawakan saya kopi sekarang" Dan telpon pun di tutup


Adel pun beranjak dari duduknya dan mulai mencari pantri.


"Dimana ya dapurnya" gumam Adel


"Kamu sedang apa?" tanya seseorang


"Maaf Mbak,saya sedang mencari pantri saya di suruh buat kopi oleh Pak David"


"Oh kamu sekertaris baru ya,ayo bareng kebetulan aku juga mau membuat kopi"


Adel pun pergi ke pantri dengan seseorang...


"Kenalkan nama aku Cindy,aku Manager Akutansi di sini" dia mengulurkan tangannya


"Aku Adelia,panggil saja Adel"


"Maaf Mbak,,Pak David suka nya kopi apa ya?" tanya Adel


"Pak David suka kopi hitam dengan gula sedikit,aku juga tau karena aku sering lihat OB bikin kopi buat Pak David"


"Mbak,aku mau nanya emang Pak David orangnya Dingin banget ya?" tanya Adel


"Iya Del,Pak David emang orangnya kaya gitu tapi Bos kita Pak Adam lebih dingin lho Del mengalahkan Kutub utara"


"Benarkah,,tapi aku belum melihat Bos kemana dia?"


"Pak Adam sedang bulan madu Del,dia baru saja menikah kamu tahu ga Del,Pak Adam itu orangnya ganteng banget lho" ucap Cindy


"Oh ya"


"Huuh,selain ngurus perusahaan Pak Adam itu seorang Polisi jadi dia jarang ke perusahaan paling kalau ada urusan penting dan mendesak baru dia ke perusahaan" jelas Cindy


"Wah hebat dong,beruntung banget ya wanita yang menjadi istrinya" puji Adel


"Kamu tahu ga istrinya?Beuuhh cantiknya kebangetan bikin iri semua wanita,sampai-sampai Pak Adam saja tergila-gila sama Bu Resya"


"Pantesan saja...Mbak kalau begitu aku duluan ya takut Pak David marah"


Adel pun membawa kopi ke ruangan David..


"Kamu buat kopi ke Bandung ya,lama banget" seru David ketus


"Maaf Pak,tadi saya nyari-nyari pantri ga ketemu makannya lama"


"Ya sudah,oh ya nanti jam 11 ikut saya ketemu Client dan tolong siapkan berkas-berkas yang harus di bawa"


"Baik Pak,,kalau begitu saya permisi"


David hanya menjawab dengan deheman,setelah Adel keluar David menyeruput kopi buatan Adel.


"Emmm...kopinya lumayan" gumam David


Waktu menunjukan pukul 11,Adel masuk ke ruangan David.


"Maaf Pak sudah pukul 11,waktunya bertemu Client"


"Oh iya,,kamu sudah bawa berkas-berkasnya?"


"Sudah Pak"


Kemudian David keluar dan di ikuti oleh Adel,David menaiki mobilnya dan Adel membuka pintu belakang.


"Eeeeeehh,,mau ngapain kamu?" tanya David


"Mau masuk mobil Pak"


"Heh,emangnya kamu pikir saya ini supir kamu..duduk di depan" perintah David


"Baik Pak"


Lalu Adel perlahan menutup pintu belakang dan pindah ke depan duduk di samping David.


"Aduh,,kok gue kadi deg-degan ya!!" batin Adel


Tidak lama kemudian David memarkirkan mobilnya di sebuah restoran mewah.


"Wah,pasti makanannya mahal-mahal" batin Adel


"Ngapain bengong,ayo masuk" bentak David


"Oh iya Pak"

__ADS_1


Adel sedikit berlari kecil menyusul David ke dalam restoran.


Di sana sudah ada 2 orang sedang menunggu David,,setelah sekian lama mereka berbincang-bincang akhirnya mereka seleai juga.


"Terima kasih Pak David senang bekerja sama dengan anda" ucap Client


"Sama-sama Pak"


"Kalau begitu kami permisi dulu" kedua Client itu bersalaman dengan David dan Adel.


Sepeninggal Clientnya...


"Lebih baik kita makan siang dulu di sini,ini sudah waktunya jam makan siang" seru David


David memanggil pelayan dan pelayan itu memberikan daftar menu kepada David dan Adel.


Adel tampak kaget melihat daftar harga di menu tersebut semuanya mahal-mahal,harga 1 porsi makanan saja cukup buat bekal dia 1 minggu.


"Gila mahal-mahal banget" batin Adel


"Kamu mau pesen apa?" tanya David yang membuyarkan lamunan Adel


"Maaf Pak,kayanya aku makan di WARTEG saja di sini makanannya mahal-mahal" sahut Adel


David yang mendengar ucapan Adel terlihat ingin tertawa terbahak-bahak tapi dia tahan demi menjaga wibawanya.


David tahu apa yang ada di pikiran wanita cantik di depannya ini.


"Sudah kamu pesan apa saja yang kamu mau saya yang bayar" ucap David


10 menit kemudian,Adel masih saja melihat buku menu.


"Ya ampun,cepatan kamu mau pesan apa lama banget saya sudah lapar nih" David terlihat kesal


"Samakan saja sama Bapak,saya sama sekali ga ngerti nama makanannya" Adel terlihat menunduk malu


Dia memang baru pertama kali menginjakan kaki ke Restoran mewah seperti ini.


"Saya pesan Steak dan Orange juice 2" seru David


"Baik Pak di tunggu sebentar"


Tidak lama kemudian pesanannya datang...


Adel terlihat menelan saliva nya saat makanan datang,tercium sangat wangi dan menggiurkan.


"Ayo makan" sahut David


Tanpa malu-malu lagi,Adel langsung melahap makanan yang ada di hadapannya.


David yang melihat itu tampak menyunggingkan senyum.


"Hei,kalau makan itu pelan-pelan kamu itu kelaparan apa doyan?"


"Dua-duanya Pak,pertama saya memang lapar banget kedua emang makanannya enak" ucap Adel cengengesan.


David hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tak habis pikir masih ada wanita yang sama sekali tidak menjaga imagenya di depan lelaki.


Padahal biasanya wanita itu suka malu-malu makan saja sedikit padahal perutnya masih lapar.


Tapi beda dengan Adel dia tidak pernah menjaga image di depan siapa pun juga.


"Wanita yang unik" batin David


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Tetap setiakah reader-reader ku tercinta😊😊


Terus dukung Author ya,biar Author tetap semangat😘😘


Dan mampir juga di novel kedua Author yang berjudul "POLISI PENJAGA HATI" ceritanya tak kalah seru lhoπŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜


Dan kalau ada unek-unek sama Author dan ingin ngobrol langsung sama Author chat saja di grup di tunggu😘😘


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2