KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
PENCULIKAN 2


__ADS_3

Echa terlihat lemas karena dia tidak makan dan minum,,dia menolak makanan dan minuman yang di berikan orang itu.


Suara langkah kaki mendekat,Echa hanya bisa menoleh lemas dengan tatapan nanar.


Pria itu memegang dagu Echa...


"Sebentar lagi Kakak tersayang kamu kesini untuk mengantarkan nyawa nya sendiri" Pria itu tertawa kencang.


"Apa salah dia sampai-sampai kamu ingin menjebak dia?" ucap Echa lirih


"Karena Kakak tersayang kamu sudah membuat perusahaan saya hancur,saya jatuh miskin sekarang dia sudah menghancurkan hidup saya" ucap pria itu dengan penuh kebencian.


Echa menggelengkan kepalanya dan menangis..


"Pasti ada sebabnya Abang berbuat seperti itu" ucapnya Echa bergetar


"Justru itu,,Kakak kamu memutuskan kerja sama dan menarik saham dari perusahaan saya tanpa memberi tahu kan alasannya Kakak kamu terlalu kejam" Pria itu berdiri dan mengambil ponselnya.


Pria itu mengirim pesan kepada Angga..


Kelima pria tampan di tambah dengan David sedang menyiapkan semuanya untuk mendatangi gudang tua tempat Echa di sekap.


Tiba-tiba ponsel Angga berbunyi tanda ada pesan masuk.


Angga mengkerutkan keningnya...


"Ada apa Bang?" tanya Dirga


"Orang itu menyuruh Abang yang datang sendirian jangan membawa polisi atau nyawa Echa yang jadi taruhannya" jawab Angga dengan mengeraskan rahanhnya.


"Brengsek,ternyata mereka sudah tau rencana kita" ucap Adam


"Ya sudah,,biar Abang yang pergi sendiri Abang tidak mau sampai terjadi kenapa-kenapa sama Echa" sahut Angga


"Tapi Bang ini terlalu bahaya" kata Dirga


"Tenang saja,orang-orang suruhan Abang dan Reno sudah stanbay di sana" ucap Angga


"Kita akan terus memantau Abang dari jarak jauh,lagi pula kan Abang Angga sudah memasang kamera di jam tangannya" sahut Reno.


Keysa,Mira,dan Clara terbangun karena mendengar omongan kelima pria tampan itu.


"Lho kalian mau kemana?" tanya Clara


"Kita mau menyelamatkan Echa,kalian tolong jaga Clara" ucap Angga


"Iya Bang,,kalian hati-hati" sahut Keysa


"Hati-hati mas" ucap Clara dengan deraian air mata.


Entah mengapa kali ini Clara merasa tak Enak hati perasaannya tak tenang.


Angga memeluk dan mencium kening Clara.


"Aku berangkat dulu,,doa kan aku" ucap Angga.


Merekapun bersiap berangkat,,Angga mengendarai mobilnya sendiri sementara keempat pria tampan itu mengendarai mobil Dirga.


Tidak lama kemudian mobil Angga tiba di depan gedung tua,,penjagaan gedung tua itu sungguh ketat.


Angga tidak menyangka kalau anak buahnya sebanyak itu.


Orang-orang bertubuh besar itu langsung menghampiri Angga dan mencekal tangan Angga.


"Dimana Echa" ucap Angga datar


Ketiga orang itu menyeret Angga ke tempat penyekapan Echa.


Ruangan gelap dan pengap langsung menusuk hidung Angga.


Mata nya melotot saat melihat keadaan adik kesayangannya duduk di kursi dengan tangan terikat,keadaannya sangat berantakan.


Pipi yang terlihat membiru dengan darah yang sudah mulai mengering,seketika darahnya mendidih,rahangnya mengeras,serta tangannya ia kepalkan.


Terdengar suara orang yang sudah tidak asing lagi...

__ADS_1


"Selamat datang Tuan Anggara putra bagaskara" seru pria itu dengan senyum menyeringai.


Echa yang mendengar nama Abangnya di sebut langsung mendongakkan kepala,air matanya luruh.


"Abang..." ucapnya lirih.


"Bagaimana kalian sudah memantaunya kalau dia datang sendiri" ucap pria itu dingin


"Iya bos kami melihatnya hanya mobilnya sendiri tidak ada yang lain" ucap anak buahnya.


"Bagus..." pria itu tertawa


"Apa yang kamu inginkan SUBRATA" ucap Angga santai


Ya,,pria yang sudah menculik Echa adalah Pak Subrata papahnya Dina...Dia tidak terima perusahaannya hancur dan sekarang terancam bangkrut.


"Woww,,santai Pak Angga kita bisa bicarakan baik-baik" ucap subrata


"Tidak usah banyak basa-basi cepat katakan apa mau mu dan lepaskan adikku" bentak Angga.


Sementara itu di luar telah terjadi perkelahian antara anak buah subrata dan pengawal-pengawal Angga dan Reno.


Keempat pria tampan itu akhirnya tiba di lokasi,,mereka melihat perkelahian dan sebagian sudah di lumpuhkan.


"Kamu sungguh kejam Pak Angga,menghancurkan perusahaan yang sudah susah payah saya bangun" Bentak Subrata


"Aku tidak akan menghancurkan perusahaan kamu kalau kalian tidak mengusik keluarga ku" seru Angga


"Saya tidak pernah mengusik keluarga anda Pak Angga" ucap Subrata


"Memang bukan anda,,tapi puteri anda yang sudah mengusik ketenangan keluarga saya,puteri anda sudah membuat adik saya masuk Rumah Sakit" sahut Angga


Subrata tampak terkejut,,ternyata semua ini ulah puterinya sendiri.


"Tapi mengapa kamu menghancurkan perusahaan saya,,itu adalah satu-satunya harapan saya" bentak Subrata dan langsung melayangkan pukulan ke wajah Angga.


Seketika darah mengalir dari hidungnya,,Angga yang memang kondisinya di pegang oleh 3 anak buah subrata tidak bisa melakukan apa-apa selain menahan sakit.


"Sekarang perusahaanku terancam bangkrut lalu anak istriku mau tinggal dimana bahkan rumah kami sudah di sita oleh Bank" teriak Subrata dengan membabi buta menyiksa Angga.


Angga sudah bersimpuh tak berdaya wajahnya sudah penuh dengan darah...


"Jadi sekarang apa mau mu?" tanya Angga lirih.


"Aku ingin kamu menyerahkan 50% saham perusahaan Bagaskara group kepadaku" sahut Subrata


"Kalau aku tidak mau,,apa yang akan kau lakukan?" tanya Angga lagi


"Oh jadi kamu mau cari mati Pak Angga" seru Subrata dengan menodongkan pistol ke kepala Angga.


"Jangan,,jangan lakukan itu" teriak Echa


"Buka ikatan anak itu dan bawa kemari biarkan adik kakak ini melepas rindu untuk terakhir kalinya" ucap subrata sambil tertawa.


Anak buah subrata melepaskan ikatan Echa,,Echa berlari ke arah Angga.


Dengan deraian air mata Echa memangku kepala Angga yang sudah berlumuran darah.


"Bang,,bangun Bang jangan tinggalin Echa" sahut Echa


"Dek,,maaf Abang ga bisa nyelamatin kamu Abang sayang sama kamu Dek" ucapnya lirih


"Ga Bang,Abang jangan ngomong seperti itu" Echa terus menangis


Tiba-tiba terdengar suara tembakan dari luar..


"Kurang ajar kamu Angga,,kamu membawa pasukan ke sini" teriak Subrata


Angga tersenyum...


Anak buah Subrata menarik paksa Echa dan mencekalnya sementara 2 orang lagi memegangi Angga yang dalam keadaan setengah sadar.


Pintu di dobrak paksa...


Menampilkan Adam dan Dirga,,sementara David dan Reno sedang baku hantam dengan anak buah subrata yang lumayan banyak.

__ADS_1


"Jangan bergerak atau kita tembak" ucap Dirga tegas.


"Wow,,aku lupa kalau Pak Angga punya adik seorang Polisi" Subrata tersenyum


Adam dan Dirga yang melihat keadaan Angga dan Echa yang terluka seketika darahnya mulai memanas.


"Brengsek.." gumam Dirga


Lalu Subrata mengarahkan pistolnya ke arah Echa..


"Jangan bergerak,,atau kepala adik kalian saya tembak


"Letakan senjata kalian" teriak Subrata


Adam dan Dirga perlahan menjatuhkan senjatanya karena mereka tidak mau terjadi sesuatu kepada Echa.


Echa terlihat gemetar ketakutan,,sementara Angga yang memang masih sadar hanya bisa mengeraskan rahangnya.


Tanpa di duga tangan subrata yang memegang pistol di tembak oleh David sehingga pistolnya terjatuh.


Ketiga anak buah subrata merasa takut.


David menembak ketiga kaki anak buah subrata sehingga ketiganya ambruk.


Para pengawal Angga menyeret anak buah Subrata lalu membawanya ke kantor polisi.


David dan Reno memapah Angga,,di saat Angga sudah di papah ternyata subrata berusaha mengambil pistolnya dan siap-siap mengarahkannya ke arah Angga.


Echa yang melihat itu,,langsung lari ke arah Angga.


"Awas Baaaaaaaaaaang" teriak Echa dan berlari ke arah Angga.


Dooorrrr.....


Peluru itu akhirnya mengenai perut Echa,,Echa seketika ambruk di pangkuan Adam.


"Tidaaaaaaaak...."


Dengan amarah yang memuncak Angga merebut pistol yang ada di tangan Reno dan menembakannya ke arah subrata.


Dor....dor...dor....


Subrata meninggal di tempat.


Adam langsung menggendong Echa dan membawanya ke Rumah Sakit.


*


*


*


*


*


Ya Alloh Author sampai Deg-degan 😱😱


Gimana kelanjutannya,,tetap sabar menunggu😘😘


*


*


*


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOUπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2