
Di Rumah Sakit...
Semuanya berkumpul menjenguk Adam,,kecuali Angga dia harus pulang karena Clara di rumah sendirian.
"Hai para cowok,,beli makanan gih kita lapar" rengek Keysa
"Ya udah sambil kita nyari kopi" sahut David
Dirga,Reno,dan David keluar buat membeli makanan.
Saat mereka sampai parkiran,mereka melihat mobil yang baru saja terparkir dan ternyata yang turun Echa.
"Dek..." panggil Dirga
"Abaaaang" Echa berlari dan memeluk Dirga
"Kamu kemana saja Dek,,Abang khawatir banget" seru Dirga dengan mencium kepala Echa.
"Maaf.." ucap Echa lirih
Lalu Echa melepas pelukannya...Echa memeluk Reno dan David bergantian.
"Aku kangen kalian" ucap Echa
"Kita juga kangen sama kamu Cha" seru David
"Ya sudah masuk sana,Adam membutuhkan kamu kami mau beli makanan dulu" sahut Reno
Echa pun bergegas menuju ruangan tempat Adam di rawat...
Saat pintu di buka...
"Echa..." ucap Keysa dan Mira bersamaan
Merekapun berpelukan dan sama-sama menangis.
"Maaf,sudah membuat kalian khawatir" ucap Echa
"Tidak apa-apa,yang penting kamu baik-baik saja" sahut Mira
Echa melihat ke arah ranjang,terbaring lemah orang yang sangat dia cintai wajah tampannya terlihat pucat.
Echa menutup mulutnya menangis melihat kekasihnya yang kuat sekarang harus di pasang infus di tangannya.
Echa perlahan mendekati Adam di genggamnya tangan Adam,,air matanya tumpah seketika..
"Maaf...maafkan aku" ucap Echa lirih
Kedua sahabat Echa memeluknya memberi kekuatan untuk Echa.
"Kak Adam sudah baik-baik saja,,kondisinya sudah stabil" seru Keysa
"Dia seperti ini karena khawatir sama kamu Cha,,dia sangat mencintai kamu Cha" sambung Mira.
Echa yang mendengar itu malah makin sesegukan dia benar-benar merasa bersalah.
Tidak lama kemudian ketiga pria tampan datang membawa banyak makanan.
"Ayo kita makan dulu" ajak David
Akhirnya semuanya makan dengan tenang...
"Ayo princes makan yang banyak,,nangis itu butuh tenaga lho" seru Reno dan mendapat geplakan dari Mira
"Aw..sakit sayang,,emangnya aku salah ngomong ya" rengek Reno
"Kalian itu ya,katanya POLISI..Polisi itu identiknya tegas,berwibawa,tapi ini gue liat semuanya pada kalah sama cewek Dasar Polisi-polisi Bucin" ledek David
"Hai Vid,Polisi juga manusia yang punya hati dan perasaan,denger ya sekeras-kerasnya cowok tetap saja kalah sama yang namanya cinta" seru Dirga
"Lo sih jomblo jadi ga bakalan ngerasain,,tunggu ntar kalau lo jatuh cinta lo juga pasti bakalan jadi Bucin" sambung Reno
Semuanya tertawa...
"Oh ya,kalian pulang saja Kak Adam biar aku yang jagain" ucap Echa
"Emangnya gapapa gitu?" tanya Keysa
"Gapapa kalian pulang saja,istirahat ini itung-itung sebagai penebus dosa aku yang sudah membuat kalian khawatir" seru Echa
Semuanya mengerti,Echa butuh waktu berdua dengan Adam makannya mereka menyetujui permintaan Echa.
"Bang,bilangin sama Bang Angga besok Echa pulang" sahut Echa
Dirga menganggukan kepala dan mencium kening Echa sebelum pergi.
Sekarang ruangan Adam sepi semuanya sudah pulang.
Echa mendekat duduk di samping Adam,,menggenggam tangan Adam dan menciumnya.
"Maafin aku Kak,sudah membuatmu khawatir sampai Kakak mengalami stres..terima kasih karena Kakak sudah mencintai aku"
Echa menyimpan tangan Adam di pipinya..
"Ayo Kak bangun,,aku disini aku sudah pulang"..
Echa mencium kening Adam cukup lama...
__ADS_1
Setelah sekian lama Echa memandang Adam,Echa merasakan ngantuk dan akhirnya Dia pun tidur.
KEESOKAN HARINYA....
Adam mulai membuka matanya,,Adam merasakan tangannya berat dia menoleh.
"Sayang.." ucapnya lirih
Perlahan Adam mengusap pipi Echa dengan lembut,,karena merasa terganggu Echa pun bangun.
"Kak Adam.."
Adam tersenyum dan meneteskan air mata,,Echa kaget dan menghapus air mata Adam.
"Maaf sudah membuat Kakak khawatir,,maaf gara-gara aku Kakak masuk Rumah Sakit" ucap Echa
Adam menggelengkan kepalanya...
"Tolong jangan tinggalkan aku,,aku ga sanggup kalau harus kehilangan kamu aku sangat mencintai kamu" seru Adam
"Aku juga sangat mencintai kamu Kak" sahut Echa
Tidak lama kemudian pintu terbuka mommy nadia dan David muncul.
"Sayang,,ya ampun kamu kemana saja?" mommy nadia langsung memeluk Echa
"Maaf mommy,,Echa sudah membuat kalian khawatir" ucap Echa
"Tidak sayang ini semua salah paham"
"Kak,sekarangkan ada mommy aku pulang dulu ya mau mandi sama ganti baju ntar kesini lagi" sahut Echa
"Ga aku takut kamu bohong"
"Aku ga bakalan pergi lagi percaya deh,cuman mandi doang dan ganti baju ok.."
Dengan berat hati Adam menganggukan kepala.
"Jangan lama-lama cepat kesini lagi" rengek Adam
"Iya..."
"Mommy,,Echa pulang dulu ya ntar kesini lagi nitip Kak Adam dulu" ucap Echa
"Iya sayang"
"Aku anterin kamu pulang" sambung David
"Hati-hati Vid bawa mobilnya jangan sampai cewek gue lecet kalau ga gue potong gaji lo" ucap Adam lirih
"Lo ya ga sakit ga sehat nyebelin banget bawaannya" ketus David
"Mentang-mentang gue lagi sakit lo berani ngelawan sama gue" sahut Adam
"Udah yu Kak,anterin aku pulang" seru Echa
Echa dan David pun pergi.
Tidak ada obrolan antara David dan Echa,,sehingga tanpa terasa merekapun sampai di rumah Echa.
"Kak,mampir dulu yu!!" ajak Echa
"Ga usah Cha aku mau langsung ke kantor banyak kerjaan hari ini" jawab David
"Oh ya sudah kalau begitu,hati-hati di jalan" Echa melambaikan tangannya.
Clara yang saat ini sedang menata makanan untuk sarapan di buat kaget dengan kedatangan Echa.
"Ya alloh Echa,,kamu baik-baik saja?" tanya Clara sambil memeluk Echa
"Aku baik-baik aja kok mbak"
"Abang kamu khawatir banget sama kamu,sampai jarang tidur karena mikirin kamu"
"Maafkan aku,,oh ya Abang dimana?" tanya Echa
"Ada di ruangan kerjanya,,kan mbak masih mual kalau deket Mas Angga" Clara cengengesan.
"Kalau begitu aku nemuin Abang Angga dulu ya"
Echa pergi keruangan kerja Angga,,dilihatnya Angga tidur si sofa.
"Kasihan sekali Abang harus tidur di sofa setiap hari" gumam Echa
"Bang,,bangun Bang!!" Echa mengguncangkan tubuh Angga
Butuh waktu lama untuk Echa berhasil membangunkan Angga.
"Ya ampun Dek.." Angga langsung memeluk Echa.
"Ih bauu mandi dulu sana" Echa mendorong tubuh Angga
"Bau juga tetap ganteng kan?" goda Angga dengan menaik turunkan alisnya.
"Idih narsis.." cibir Echa
Di meja makan...
__ADS_1
"Dek,lagi buat apa?" tanya Dirga
"Lagi bikin bubur,,buat Kak Adam" jawab Echa
"Bikinnya banyakan Cha,,mbak minta" ucap Clara
"Ok..."
Echa pun berangkat ke Rumah Sakit,pas sampai di ruangan rawat Adam terlihat cemberut.
"Kenapa kok cemberut?" tanya Echa
"Lama banget sih Yank ke sini nya" rengek Adam
"Ya ampun Kak,,aku bikinin bubur dulu buat Kakak" jelas Echa
"Masa Polisi ngambekan manja lagi" ledek mommy nadia
"Bodo...." Adam terlihat ketus
"Ya sudah sayang,karena kamu sudah di sini mommy pulang dulu ya tolong jagain anak manja itu" ledek mommy nadia
Mommy nadia pun pergi....
Echa mendekati Adam dan duduk di samping Adam.
"Udah jangan cemberut gitu ah,,jadi jelek kan"
Tapi Adam tetap diam saja tidak bicara malah melipat tangannya di depan perut.
Echa geleng-geleng kepala,,Echa mendekatkan wajahnya dan dengan cepat mencium pipi Adam.
"Udah ya jangan ngambek lagi,,ayo buka mulutnya"
Seketika Adam langsung nurut dan membuka mulutnya.
"Anak pintar..."
Lalu keduanya tertawa....
Tidak butuh waktu lama,bubur yang di bawa Echa habis tanpa sisa.
"Kenapa Kakak sampai bisa seperti ini?" tanya Echa
"Aku sedih kamu pergi,,untuk menghilangkan kesedihanku aku lampiaskan dengan pekerjaan karena kalau aku diam itu hanya membuat aku kepikiran kamu terus"
Echa meneteskan air mata,,membayangkan betapa sakitnya Adam selama ini.
"Maaf.." ucap Echa lirih dengan menundukkan kepala.
Adam menarik Echa ke dalam dekapannya...
"Dasar cengeng" ledek Adam
Echa semakin mengeratkan dekapannya.
"Minggu depan kita Nikah" celetuk Adam
Echa kaget dan melepaskan pelukannya.
"Apaa...kok cepet banget?" tanya Echa kaget
Adam menjitak kening Echa...
"Hai,,bukannya seharusnya kemarin kita nikah..karena pengantin perempuannya kabur makannya harus di hukum"
Echa mengerucutkan bibirnya,membuat Adam semakin gemas.
Lalu Adam menarik tengkuk leher Echa dan mencium bibir yang sangat dia rindukan,bibir yang sudah menjadi candu buatnya.
Cukup lama mereka saling melepas rindu,,hingga akhirnya Adam melepaskan pungutannya keduanya terlihat ngos-ngosan mencari udara sebanyak-banyaknya.
"Aku tidak mau kehilangan kamu lagi,,aku ingin secepatnya memiliki kamu seutuhnya" ucap Adam lirih.
*
*
*
*
*
Hallo Reader-reader ku,,Author mau nanya nih ceritanya mau di lanjut atau cukup sampai Adam dan Echa menikah??
Author nanya serius ya,tolong di jawab...๐๐
Kalau ceritanya cukup sampai menikah,,Author akan mengakhiri ceritanya karena menuju pernikahan tinggal beberapa chapter lagi๐คญ๐คญ
So,,di tunggu komen-komennya๐๐
Jangan lupa
like
vote n
komen
__ADS_1
TERIMA KASIH
LOVE YOU๐๐๐