KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 SELALU RINDU


__ADS_3

Mira melepaskan pelukkannya,Reno menghapus air mata Mira.


"Jangan nangis,aku gapapa kok" ucap Reno.


"Aku khawatir banget Kak,aku takut terjadi kenapa-napa sama kamu" jawab Mira yang terus mengeluarkan air matanya.


"Sudah..sudah,,sini duduk" Reno menepuk tempat kosong di sampingnya.


"Siapa wanita tadi Kak?" tanya Mira penuh selidik.


"Dia mantan aku dulu."


"Kok bisa ada di sini bersama Kakak?" Mira terlihat cemberut.


Reno tahu kalau calon istrinya itu sedang cemburu,Reno menarik Mira ke dalam dekapannya.


"Kenapa kamu cemburu?Dia adalah Arsitek yang membuat konsep untuk pembangunan Villa,aku juga ga tahu kalau Arsiteknya dia.Dengarkan aku,dia itu adalah bagian dari masa lalu aku dan yang sekarang di hadapan aku adalah masa depan aku yang akan menemani aku sampai akhir hayat aku," jelas Reno.


Mira tersenyum dan menghujani seluruh wajah Reno dengan ciuman sehingga membuat Reno terkekeh dengan tingkah laku calon istrinya itu.


Adam dan Dirga baru saja sampai di Rumah Sakit,mereka terburu-buru mencari ruang inap Reno.


Di kursi ruang tunggu,terlihat seorang wanita sedang menangis.


"Dam,apa gue salah lihat" sahut Dirga.


"Apaan"


"Bukannya itu Amanda?" tanya Dirga.


Adam memperhatikan wanita yang sedang menangis itu.


"Iya,itu Amanda" seru Adam.


Adam dan Dirga pun menghampiri Amanda.


"Amanda" panggil Dirga.


Amanda pun mendongakkan kepalanya.


"Dirga,Adam" ucap Amanda lirih,Amanda menghapus air matanya.


"Kamu kenapa?ngapain kamu ada disini?" tanya Adam.


"Aku..aku adalah Arsitek yang di tunjuk Perusahaan Reno untuk membuat konsep pembangunan Villa," jawab Amanda.


"Apa" ucap Adam dan Dirga bersamaan.


"Kenapa kalian kaget begitu?" tanya Amanda.


"Gapapa kok,ya sudah kita lihat Reno dulu" ucap Adam.


Adam dan Dirga masuk begitu saja tanpa permisi,Mira sedang menyuapi Reno makan.


"Oops..sorry" ucap Dirga.


"Kebiasaan kalau masuk itu ga ketuk pintu dulu,gimana kalau gue sama Mira sedang bermesraan," celetuk Reno yang membuat Mira tak sengaja memukul tangan Reno yang di perban.


"Aw,sakit Sayang" gerutu Reno.


"Aduh,maaf Kak ga sengaja" sesal Mira.


Dari luar tampak Amanda memperhatikan gerak-gerik Reno dan Mira.


"Apa aku benar-benar sudah tidak ada di hati kamu Reno," gumam Amanda.Dan akhirnya dia memilih kembali ke Villa.

__ADS_1


***********


"Lo kenapa,sampai bisa celaka begini?" tanya Adam.


"Gue ga ngelihat jalan saking fokusnya sama kerjaan dan akhirnya mobil itu nyerempet gue," jelas Reno sedikit berbohong karena dia tidak mau membuat Mira salah paham.


"Terus lukanya cuman segini,ah ga asyik banget" ledek Dirga.


"Sialan lo,emangnya lo berharap gue koma terus pas bangun-bangun hilang ingatan gitu," sentak Reno kesal.


"Ih Kakak,serem amat ngomongnya" sahut Mira.


Adam dan Dirga tertawa...


Keesokkan harinya...


Reno memaksa untuk pulang,karena dia sudah tidak betah lama-lama berada di Rumah Sakit.


Reno,Mira,Adam,dan Dirga kembali ke Villa untuk mengambil barang-barang Reno.


Amanda pada saat itu,ternyata sedang membereskan barang-barangnya juga untuk kembali ke Jakarta.


Mereka berempat hanya menoleh sebentar ke arah Amanda,dan kemudian semuanya masuk ke Villa tempat Reno menginap.


"Ternyata wanita itu nginap bersebrangan dengan Villa Kak Reno," batin Mira.


Mira melirik ke arah Amanda yang ternyata sedang menatapnya.Mira segera memasuki Villa menyusul ketiga Pria tampan itu.


Amanda yang melihat itu hanya bisa membuang nafasnya kasar.


Mereka pun akhirnya kembali ke Jakarta.


Di kediaman Bagaskara...


Clara yang sedang beres-beres kamarnya,tiba-tiba ada darah yang menetes ke atas sepreinya.


"Ada apa Yang?" tanya Angga tiba-tiba,yang membuat Clara kaget.Clara menundukkan kepalanya dan cepat-cepat berlari ke arah kamar mandi.


Angga yang bingung dengan kelakuan Clara hanya bisa mengerutkan keningnya.Pada saat Angga ingin beranjak untuk berpakaian,Angga melihat darah di seprei kasurnya.


"Darah apa ini?" gumam Angga.


Tidak lama kemudian Clara keluar dari kamar mandi.


"Sayang,kamu kenapa?kok ada darah di sini?" tanya Angga.


"Barusan aku mimisan,mungkin karena kecapean," ucap jΓΊga.


"Apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan Clara?" pertanyaan Angga sukses membuat Clara terkejut.


"Maksud kamu apa Mas?" tanya Clara dengan ragu-ragu.


"Ya maksudnya,kamu mungkin sedang sakit sekarang?" seru Angga.


"Mmm..eng..engga kok Mas," Clara langsung meninggalkan kamar menuju kamar Daffin untuk menghindari pertanyaan Angga.


Clara turun ke bawah dengan menggendong Daffin.


"Key,Dirga sudah pulang?" tanya Clara.


"Belum Mbak,lagi di jalan mungkin nanti siang baru nyampe Jakarta" jawab Keysa.


Sore pun tiba,rombongan baru pulang dan langsung mengantar Reno ke rumahnya.Adam dan Dirga pun berpamitan untuk pulang,sementara Mira masih setia menjaga Reno.


"Kita pulang dulu Bro!!" seru Dirga.

__ADS_1


"Iya,gue udah kangen sama anak dan istri gue," sahut Adam.


"Salam buat Princes dan Baby Kinan ya,gue kangen sama mereka udah lama ga mampir" sahut Reno.


"Ok,ntar gue salamin.Ya udah,kita pulang dulu Mir,jangan nginep di sini banyak setannya" goda Adam.


"Ga Kak,bentar lagi aku pulang kok" jawab Mira.


Adam dan Dirga pun pamit pulang ke rumah masing-masing.


Tidak butuh waktu lama,Adam sudah sampai di rumahnya.



Echa yang pada saat itu sedang mengajak main Baby Kinan,dan belum sempat memakaikan bajunya langsung menoleh ke arah pintu.



"Yee..itu Papih sudah pulang Nak," seru Echa.


Adam yang melihat anak cantiknya itu,langsung menggendongnya dan menciumi wajah dan perutnya sampai Baby Kinan tertawa-tawa karena geli.


"Anak Papih kok belum pakai baju sih!!" seru Adam.


"Belum Papih,Kinan baru selesai mandi" ucap Echa dengan menirukan suara bayi.


Adam yang gemas akan tingkah anak dan istrinya langsung membawa Echa ke dalam pelukkannya dan memeluk kedua Bidadarinya itu dengan penuh kasih sayang.Tidak lupa Adam juga menghujani keduanya dengan ciuman.


"Papih kangen sama kalian berdua," seru Adam.


"Baru saja semalam ga ketemu,udah kangen apalagi kalau bertahun-tahun" ledek Echa.


"Kalau bertahun-tahun Mas bisa mati karena menahan rindu," ucap Adam.


"Dasar gombal" ledek Echa.


"Apa gombal!!" Adam langsung menggelitiki Echa sementara Baby Kinan masih di gendongan Adam,Baby Kinan terlihat bahagia karena dia mengira kalau Mamih dan Papihnya sedang membawa dia bermain.


"Ampun Mas,geli" Echa langsung berlari dan kabur ke kamarnya.


"Yaa..Mamihnya kabur Sayang,ayo kita kejar Mamih" teriak Adam penuh semangat dan diikuti Baby Kinan yang ikut teriak entah apa yang diteriaki Baby Kinan.


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Selamat malam semuanya,maaf akhir-akhir ini telat UpdateπŸ™πŸ™


Biasa Authornya sedang sibuk,jangan bosen ya terus nunggu kelanjutan Novel Author ini karena sebentar lagi Novelnya akan End😌😌


Dan cerita anak-anaknya sedang OTW,,jadi sabar menunggu ya😘😘


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2