
Di Bandara,semuanya sudah berkumpul untuk menunggu kedatangan Adam dan Echa.
Tidak lama kemudian,2 orang yang mereka tunggu-tunggu muncul.
"Echaaaaaa" teriak Keysa dan Mira
Mereka semua berpelukan.
"Ya ampun kita kangen banget sama kamu" ucap Mira
"Aku juga kangen sama kalian,,Abaaaaang" teriak Echa dan beralih memeluk Dirga dan Angga
Mereka saling melepas rindu satu sama lain.
"Ayo nanti kangen-kangenannya di rumah,Bi Inah sudah masak banyak buat kita semua" seru Clara
"Ya ampun,perutnya dah keliatan" Echa terlihat antusias
Mereka semua pergi ke rumah keluarga BAGASKARA untuk makan-makan.
Semuanya terlihat antusias,Keysa dan Mira sampai heboh mendengar cerita Echa tentang indahnya Korea.
"Pokoknya kita harus ke sana lagi bareng-bareng" seru Keysa
"Iya,,aku ga sabar deh pengen ke sana" sambung Mira
"Hadeuuuhh dasar cewek-cewek selalu rempong" Reno menepuk jidatnya dan mendapat tatapan tajam dari ketiga wanita cantik itu.
"Ya ampun biasa aja kali ngelihatnya" sahut Reno
"Oh ya,si David kemana kok ga kelihatan?" tanya Adam
"Jangan di tanya Dam,si David sibuk banget akhir-akhir ini dia jarang kumpul lagi sama kita" sahut Dirga
"Bukannya David lagi cari sekertaris ya,kira-kira sudah dapet belum ya?" ucap Angga.
"Bentar gue telpon dia dulu" seru Adam
Lalu Adam menelpon David...
"Hallo,pengantin baru apakabar nih" sapa David
"Baik,Vid gue pulang kok lo jemput gue?" tanya Adam
"Astaga Dam,gue lupa sekarang lo ada dimana biar gue jemput lo" seru David
"Telat lo,gue udah di rumah Bang Angga"
"Sorry...sorry..ya sudah gue sekarang meluncur ke sana"
"Ok"
Adam menutup telponnya..
"Gimana Sayang?" tanya Echa
"Dia mau kesini" jawab Adam
Di perusahaan "G" KORPORATION...
"Adel"
"Iya Pak"
"Saya pulang sekarang ada urusan,kalau pekerjaan kamu sudah selesai kamu boleh pulang"
"Baik Pak"
David pun berlalu....
Tidak lama kemudian David sampai di kediaman Bagaskara.
"Hallo semuanya" sapa David
"Nah ini dia Tuan yang so sibuk" ledek Dirga
"Perasaan gue jadi Polisi terus ngurus Perusahaan tapi ga sibuk-sibuk amat kaya lo" cibir Reno
"Ya iyalah,lo kan Bos nya lo tinggal nyuruh bawahan lo sementara gue Bos nya enak-enakan bulan madu ya otomatis gue lah yang tersiksa" Keluh David
Semua orang tertawa melihat tampang David yang acak-acakan.
"Sorry Vid" seru Adam
Malam pun tiba,di Rumah Adam...
Adam dan Echa sudah bersiap-siap mau tidur,seperti biasa Echa tidur di dekapan Adam..
"Yang,,besok aku ke Kantor ya"
"Harus dong,kasihan Kak David"
"Kamu ikut ya!!"
"Aku harus ke Restoran Kak,,pas makan siang saja nanti aku bawakan makan siang buat Kakak Ok"
"Baiklah...Yang..!!" panggil Adam
"Hmmm.." Echa hanya menjawab dengan deheman
"Kamu sudah ngantuk?"
"Hmmmm..ada apa?" tanya Echa
"Kita ga bikin Dede Bayi dulu nih!!" rengek Adam
"Ya ampun Kak,tiap hari bikin Dede Bayi ga cape apa?besok saja ya aku cape" ucap Echa
Adam mempererat pelukannya dan mencium kepala Echa berkali-kali,tidak lama kemudian terdengar nafas Echa yang sudah teratur.
Pertanda Echa sudah tertidur,,Adam tersenyum dan diapun mulai memejamkan matanya dan ikut tertidur.
KEESOKAN HARINYA...
Seperti biasa Adam sarapan hasil masakan sang istri tercinta.
"Sayang,bawain ya nasi goreng ini buat Kak David kasihan pasti dia belum sarapan" ucap Echa dengan memasukan nasi goreng buatannya ke dalam tapperware
"Perhatian banget sih kamu sama dia,dia bisa kan beli sarapan sendiri" seru Adam dengan mulut penuh makanan
"Ya ampun Kak,masih saja cemburuan aku bikin nasi gorengnya kebanyakan dari pada di buang kan sayang lebih baik di kasih buat Kak David,kalau ga mau ya sudah aku saja yang kasih sendiri ke Kak David"
__ADS_1
"Ok..ok..mana sini" ucap Adam ketus
"Ikhlas ga?" goda Echa
"Iya..tapi ada bayarannya"
"Apa bayarannya?" tanya Echa
Adam mendekat ke arah Echa dan membisikan sesuatu...
"Nanti malam 3 ronde"
"Allohhuakbar Kak..."
Adam mencium pipi Echa dan mengedipkan satu matanya..
"Aku berangkat dulu,jangan lupa nanti siang ke Kantor" teriak Adam
Echa tersenyum melihat tingkah suaminya...
Tidak lama kemudian Adam sampai di Kantor,seperti biasa Adam jadi pusat perhatian semua karyawannya.
"Pak Adam makin tampan saja"
"Iya habis nikah malah makin mempesona"
Terdengar kasak-kusuk karyawan wanita.
Adam memasuki lift menuju ruangannya,sesampainya di depan ruangannya Adam melihat seorang wanita yang sedang sibuk mengotak-ngatik komputernya.
Adel tidak menyadari kedatangan Adam,sampai akhirnya Adam berdehem yang membuat Adel tersentak dan langsung berdiri.
"Siapa kamu?" tanya Adam dingin
"Ma...maaf,sa..saya Sekertarisnya Pak David" ucap Adel gelagapan
"Panggil dia ke ruangan saya"
"Ba..baik Pak"
Adam langsung memasuki ruangannya.
"Apa itu Pak Adam,ya ampun sumpah itu mah ganteng banget tapi benar yang di katakan Mbak Cindy dingin banget gue sampe merinding" Adel bergidik ngeri dan masuk keruangan David.
Tok..tok..tok...
"Maaf permisi Pak,,Bapak di panggil sama Pak Adam" seru Adel
"Hah,,Adam datang ke Kantor" David pergi begitu saja melewati Adel
Di Ruangan Adam...
"Wuidih,,pagi-pagi dah ke Kantor aja" ledek David
"Noh" Adam menunjuk pada tapperware yang ada di atas mejanya.
"Apaan nih?" tanya David
"Itu nasi goreng dari Bini gue buat lo" jawab Adam ketus
"Iye..tapi jangan GR dulu lo,tadi Echa kebanyakan bikin nasi goreng jadi dari pada di buang mending di kasih ke lo kan lo ga da yang ngurus" ledek Adam
"Sialan lo Dam,ya udah bilang makasih sama Echa gue mau makan dulu kebetulan gue lagi lapar"
Lalu David pergi ke ruangannya..
Waktu berjalan cepat,30 menit lagi waktu makan siang...
Echa cepat-cepat membawa makan siang yang di minta oleh suaminya.
Sesampainya di Kantor,Echa langsung memasuki lift menuju ke ruangan suaminya...
Sementara itu Adel terlihat sedang meregangkan otot-ototnya karena pekerjaan yang sangat menumpuk.
Saat pintu lift terbuka Adel menoleh..
"Wah cantik banget,apa itu istrinya Pak Adam" batin Adel
Adel tidak sadar sampai menganga...
"Hallo" Echa melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Adel.
Seketika Adel tersadar dan menunduk takut istri Bosnya itu memarahinya.
"Apa kamu Sekertarisnya Kak David?" tanya Echa ramah
"I..iya Bu"
"Nama kamu siapa?"
"Saya Adelia Maharani Bu,tapi biasa di panggil Adel"
"Nama yang cantik seperti orangnya" puji Echa yang membuat Adel malu seketika.
"Terima kasih Bu"
"Oh iya,tolong panggilkan Kak David suruh dia ke ruangan Suami saya"
"Baik Bu"
Echa pun berlalu memasuki ruangan suaminya.
"Wah,sudah cantik ramah pula..gue saja yang cewek demen banget ngelihatnya apalagi Pak Bos pantesan saja Pak Bos tergila-gila" gumam Adel
Echa menyimpan makanannya di meja dan menghampiri Adam yang sedang sibuk bekerja.
Echa memeluk Adam dari samping dan menciumi pipi Adam berkali-kali.
"Sayang,jangan mulai deh ini kantor lho bukan rumah"
"Idih apaan sih Kak,,ayo makan dulu jangan kerja terus" ucap Echa dan langsung duduk di pangkuan Adam
"Ahh Sayang kamu bikin gemes saja,kalau bukan di kantor rasanya pengen aku makan saja kamu sekarang juga" Adam mencium bibir Echa
Berbarengan dengan pintu terbuka,David dan Adel sampai terkejut melihat adegan panas di depan matanya.
Echa langsung berdiri dari pangkuan Adam.
__ADS_1
"Sialan lo Vid,,lo ga bisa apa ketuk pintu dulu sebelum masuk" sergah Adam
"Sorry,kirain kalian ga lagi ngelakuin hal tak senonoh..ya ampun membuat mata gue ternodai" canda David
"Mau ngapain lo kesini?gangguin aja" Adam terlihat kesal
"Lho bukannya gue di panggil ya"
"Aku yang manggil dia Kak,ayo Kak David sini kita makan siang bareng kebetulan aku bawa banyak" ajak Echa
"Aduh Cha kamu baik banget,sini aku peluk dulu" ucap David maju mau memeluk Echa tapi dengan sigap Adam langsung menghalangi istrinya.
"Mau ngapain lo,enak aja main peluk-peluk lagian kamu Yang ngapain sih pake bawain makan siang buat tuh curut kan dia bisa beli sendiri" Adam terlihat kesal
"Udahlah Kak,ayo Kak David sini duduk" ajak Echa
David yang mendengar ajakan Echa langsung duduk tanpa memperdulikan wajah Adam yang memerah menahan emosi.
Adel yang melihat pemandangan di depannya hanya tersenyum
"Maaf Pak Adam,,ini berkas yang tadi Bapak minta" ucap Adel
"Oh ya,simpan saja di meja saya"
Lalu Adel menyimpannya di meja Adam.
"Kalau begitu saya permisi Pak,Bu"
"Tunggu" seru Echa
Adel menghentikan langkahnya...
"Del sini ikut makan bareng sama kita" ajak Echa yang membuat Adam dan David saling pandang.
"Tidak usah Bu,ini saya juga mau ke kantin mau makan" tolak Adel
Echa berdiri dan menarik tangan Adel...
"Ayo sini tidak apa-apa,aku bawa makanan banyak ga bakalan habis juga di makan sama kami"
Dengan perasaan malu,takut,tidak enak akhirnya Adel duduk di samping David.
"Ayo Del makan jangan malu-malu" seru Echa
"Iya Bu"
Pada saat Adel mau mengambil makanan,David juga sama sehingga David tidak sengaja memegang tangan Adel.
"Ciee..ciee..jodoh nih kayanya" goda Echa sambil tersenyum
David dan Adel langsung menarik tangannya,wajah Adel tampak memerah begitu pun dengan David.
Untuk menghilangkan kegugupannya,David langsung memasukan nasinya ke dalam mulutnya sehingga mulutnya penuh.
"Uhuk...uhuk...uhuk"
Melihat David tersedak,Adel reflek mengambilkan minum dan menepuk-nepuk punggung David.
Membuat Adam dan Echa saling pandang dan akhirnya tersenyum.
"Maaf Pak" Adel tampak gugup dan kemudian menunduk
"Makannya kalau makan itu pelan-pelan lagian ga bakalan ada yang nyuri makanan lo" ledek Adam
"Sialan lo Dam"
Echa dan Adam hanya tersenyum...
Tidak lama kemudian semuanya sudah selesai makan.
"Pak,Bu terima kasih atas makanannya kalau begitu saya permisi dulu mau melanjutkan pekerjaan saya" seru Adel
................
"Vid,Adel lumayan cantik emangnya lo ga tertarik sama dia?" tanya Adam
"Iya Kak,kayanya Adel orangnya baik" sambung Echa
"Kalian ngomong apaan sih,ga jelas udah ah gue balik ke ruangan gue dulu" ucap David datar
David pun keluar,di saat David melewati meja Adel..mereka sempat beradu pandang hingga Adel langsung menundukan kepalanya.
David langsung masuk ke ruangannya...
Adel terlihat memegang dadanya.
"Ya ampun jatung gue kenapa,kok deg-degan kaya gini?" batin Adel
Begitupun di ruangan David,dia terlihat sama memegang dadanya...
"Perasaan gue ga punya penyakit jantung deh,tapi kenapa jantung gue berdebar kaya gini?wah ga bener nih pasti jantung gue bermasalah gue harus periksa nih" gumam David
๐ค
๐ค
๐ค
๐ค
๐ค
Apakabar reader-reader ku tercinta,,siapa nih yang kangen Adam dan Echa?Hayo ngaku๐คญ๐คญ
Jangan bosen-bosen ya nungguin kelanjutannya๐๐
Dan jangan lupa mampir ke Novel Author yang kedua "POLISI PENJAGA HATI"๐๐๐
Tetap setia memberikan dukungan sama Author,biar Author makin semangat lagi nulisnya๐๐๐๐
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU๐๐๐
__ADS_1