
1 Minggu kemudian...
Setelah 1 minggu Echa pulang dari Rumah Sakit kondisinya sudah mulai membaik.
Mommy Nadia dan Daddy Rudi menghadiahi semuanya liburan ke Bali.
Semuanya tampak bahagia setelah sekian lama banyak masalah dan tragedi yang menimpa Echa dan Adam sekarang saatnya mereka semua harus refresing sejenak meninggalkan aktifitas yang sangat padat dan penat.
Mereka sangat begitu antusias tapi Sayang Mommy dan Daddy tidak bisa ikut karena mereka harus kembali ke Belanda.
Di Kediaman Adam,mereka berdua sedang menikmati sarapan.
"Kak,sekarang aku mau shopping dulu ya ke Mall sama Keysa dan Mira" seru Echa
"Tapi jangan sampai kecapean ya,kan besok lusa kita berangkat ke Bali" jawab Adam
"Siap Komandan" Echa tersenyum bahagia
"Oh ya satu lagi Kak,aku juga mau bawa Adel jalan-jalan ke Mall boleh kan dia bolos hari ini?" tanya Echa
"Kalau soal itu izinnya sama David bukan sama aku Sayang"
"Ya sudah sekarang aku bareng ke kantor sama Kakak ya untuk jemput Adel"
"Terserah kamu saja lah Sayang"
Echa tersenyum,Adam sangat bersyukur karena kesedihan Echa tidak berlarut-larut Echa kembali ceria lagi seperti biasa.
Echa pergi ke Perusahaan bareng Adam,semua karyawan tampak mbungkukkan badan tanda penghormatan kepada atasannya.
"Pagi Pak,Bu" sapa Adel dengan membungkukan badannya.
"Pagi Del,,Kak David sudah datang Del?" tanya Echa
"Sudah Bu,Pak David ada di ruangannya"
"Sayang,aku ke ruangan Kak David dulu ya" seru Echa
"Jangan lama-lama"
"OK"
Kemudian Echa pergi ke ruangan David...
"Kak David" sapa Echa
"Hai Cha,,ngapain tumben pagi-pagi sudah di kantor?" tanya David
"Aku mau minta izin sama Kak David"
"Minta izin untuk apa?" tanya David
"Mau bawa Adel jalan-jalan"
"Ga bisa dong Cha,kita sedang banyak kerjaan" sahut David
"Ayolah Kak,please.." Echa menunjukan puppy Eyes nya.
"Ya ampun Cha kamu mah macam-macam saja" David mengusap wajahnya
Echa cemberut dan memanyunkan bibirnya,David menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Ok..ok..jangan nangis,aarrgghh kamu mah paling bisa kalau sudah begini mana ada orang yang akan menolak kemauan Tuan Puteri" sahut David
"Makasih Kak David yang ganteng"
"Emang aku ganteng,kamu baru sadar Cha?"
"Idih..nyesel aku muji-muji Kakak,,ya udah aku ke ruangan suami ku dulu ya"
Echa pun pergi meninggalkan ruangan David,David tampak tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan Echa wanita yang pernah dia cintai.
"Del,kamu siap-siap ikut aku sekarang" seru Echa
"Mau kemana Bu?"
"Kita jalan-jalan" Echa ngomong sembari berlalu ke arah ruangan suaminya.
"Sayang" panggil Echa
__ADS_1
Adam menghentikan pekerjaannya,Echa langsung duduk di pangkuan Adam..
"Sudah minta izinnya?" tanya Adam
"Sudah"
Adam menarik tengkuk leher Echa dan perlahan menempelkan bibir nya ke bibir Echa,sungguh Adam merindukan bibir istrinya yang sekarang sudah menjadi candu baginya.
Perlahan ciumannya berubah jadi ciuman panas yang menuntut lebih..
Echa melepaskan pungutannya...
"Kok di lepas" rengek Adam
"Kalau di lanjutkan bahaya,ya sudah aku pergi dulu ya bye" Echa mencium pipi Adam
"Sayang gimana ini adik aku sudah berdiri" teriak Adam
"Maaf.." Echa tertawa cekikikan dan cepat-cepat berlari kecil keluar.
Adam tampak cemberut melihat kenakalan yang di lakukan istrinya itu.
"Ayo Del" ajak Echa
"Tapi Bu,saya sedang banyak pekerjaan"
"Sudah sana pergi,pekerjaan biar saya yang handle" tiba-tiba David muncul
"Kak David emang the best pokoknya" Echa langsung menarik tangan Adel.
Di sebuah Mall ke empat wanita cantik itu sedang berjalan-jalan,tidak terasa mereka berempat pun semakin akrab.
Saat ini mereka sedang menikmati makan siang di sebuah Restoran.
"Del,gimana sebenarnya perasaan kamu sama Kak David?" tanya Mira
"Mbak Mira ini bicara apa sih,mana mau Pak David sama wanita miskin kaya saya" jawab Adel
"Kok kamu ngomongnya gitu sih Del?Kak David itu orangnya baik kok,kalau di lihat-lihat sebenarnya Kak David juga ada perasaan sama kamu Del cuma dia gengsi aja mengakuinya" seru Echa.
Tidak terasa waktu sudah sore,mereka mengantarkan Adel pulang ke rumahnya.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam..Eh ada tamu,ajak masuk tamunya Del" seru Ibu Adel
"Ayo Mbak-Mbak masuk dulu yu,maaf rumahnya jelek"
"Isss kamu ini,jangan ngomong seperti itu rumah kamu nyaman" seru Keysa
"Ini minumannya,maaf di sini cuma ada air putih" kata Ibu
"Terima kasih Bu,,begini Bu kami ke sini mau minta izin kepada Ibu untuk membawa Adel liburan ke Bali besok lusa,apa Ibu mengizinkannya?" tanya Echa
"Bu,ini istrinya Pak Adam Bos di kantor Adel"
"Owalah,cantik sekali..kalau Ibu mah mengizinkan saja Nak,kasihan Adel selama ini dia bekerja terus tidak pernah liburan" Ibu Adel tampak sedih.
Semuanya tersenyum mendengar perkataan Ibu Adel.
....................
Waktu berjalan cepat,hari ini adalah waktunya semuanya berangkat liburan ke Bali...
Semuanya tampak sudah berkumpul di Bandara,hingga semuanya berangkat dan dengan menghabiskan waktu yang tidak begitu lama rombongan pun tiba di Bali.
Rombongan di jemput oleh pihak Hotel yang akan mereka tempati.
Sesampainya di Hotel,semuanya tampak bahagia pemandangan yang sangat indah dan langsung menghadap ke pantai.
Echa tampak berdiri di balkon kamar hotelnya,,tiba-tiba Adam memeluk Echa dari belakang.
"Apa kamu suka Sayang"
"Suka banget Kak,pemandangannya sangat indah"
Adam terus menciumi leher belakang Echa.
__ADS_1
"Issh..geli Kak"
Adam tidak mendengarkan ucapan Echa,malah tangannya sudah mulai berkeliaran...
Tanpa aba-aba lagi,Adam langsung menggendong Echa.
"Ihh Kakak,emang kamu ga cape?" tanya Echa
"Ga..!!kita harus rajin buat Dede Bayi biar kamu Hamil lagi" ucap Adam dengan mengedipkan sebelah matanya.
Adam membaringkan Echa di atas kasur,dan akhirnya pertempuran pun terjadi.
Sementara itu,di pinggir pantai Adel sedang berjalan-jalan sendiri di temani angin pantai..
David berjalan menghampiri...
"Ngapain kamu sendirian disini?ntar ada yang nyulik lho" seru David
"Gapapa,kan kalau ada yang nyulik Pak David pasti nolongin aku iya kan?" ucap Adel sembari tersenyum.
"PD sekali kamu" David membalas tersenyum
Mereka pun berjalan-jalan berdua...
"Del" panggil David
Adel menghentikan langkahnya dan menghadap ke David.
"Iya,ada apa?" tanya Adel
David terlihat terdiam sejenak dan menarik nafas nya dengan pelan.
"Maukah kamu jadi kekasihku" seru David
"Hah..." Adel sangat terkejut dengan ucapan David yang tiba-tiba.
"Bapak jangan bercanda deh,ga lucu Pak" Adel tertawa dan hendak melangkah,tapi David cepat-cepat menggenggam tangan Adel.
"Lihat mataku,apa aku terlihat bercanda?" tanya David
Adel menatap mata David,terlihat kesungguhan di mata indah itu seperdetik kemudian Adel menundukan kepalanya.
"Pak,aku anak orang miskin ga pantes buat dampingi Bapak" ucap Adel
David menarik dagu Adel supaya menatap dirinya.
"Aku tidak pernah melihat seseorang dari harta,kalau aku ingin mendapatkan wanita kaya aku sudah menikah dari dulu karena pekerjaan ku di kelilingi wanita-wanita kaya yang sexi,tapi aku tidak melakukannya karena aku tidak suka dengan wanita seperti itu tapi saat pertama kali melihat kamu,kamu adalah wanita kedua yang berhasil membuat jantungku berdetak kencang,aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini aku membutuhkan seseorang untuk menemani hari-hari ku,aku membutuhkan sandaran di kala aku merasa lelah dengan pekerjaan,jadi mau kah kamu menjadi sandaran hidupku?" tanya David
Adel tampak meneteskan air mata...
"Kalau memang aku bisa menjadi sandaran buatmu,,aku bersedia!!" jawab Adel
David langsung memeluk Adel..
"Terima kasih"
Adel membalas pelukan David...
π€
π€
π€
π€
π€
Akhirnya Adel dan David lope-lopeπ€π€
Tetap setia ya nunggu kelanjutannya,jangan lupa beri dukungannya buat karya-karya Authorππππ
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOUπππ