
Semua sangat bahagia mendengar kehamilan Echa.
Echa sudah di perbolehkan pulang,dan Adam membawanya ke rumahnya.
"Sayang sekarang makan dulu ya,Bi Sum sudah masakin makanan kesukaan kamu" seru Adam
"Suapin"
"Kok manja banget istri aku" Adam mencubit pipi Echa dengan gemasnya.
Adam pun menyuapi Echa,sesekali Adam juga menyuapi diri nya sendiri.
Sampai makanannya pun habis tak bersisa..
"Pinter banget istri aku makannya banyak"
"Emang akhir-akhir ini porsi makan aku banyak Kak,aku juga bingung habis makan aku ga ngerasa mual seperti yang di alami Mbak Clara dan semua makanan pun masuk ke perut aku" jelas Echa
Adam mengelus perut Echa dan menciumnya berkali-kali.
"Anak Papih memang pintar,tidak membuat Mamih kesusahan" ucap Adam
Echa tampak terharu dan mengusap-usap kepala suaminya.
"Gimana kerjaannya lancar?" tanya Echa
Seketika Adam menghentikan kegiatannya.
"Lancar" Adam tidak menceritakan masalahnya dengan Rafa karena takut Echa jadi kepikiran.
"Pasti Kakak cape ya,tidur yu aku pengen di peluk sama Kakak" rengek Echa
"Dengan senang hati"
Akhirnya mereka pun tertidur..
Sementara itu,David tampak mengantarkan Adel pulang.
"Pak,mampir dulu yu" seru Adel
"Boleh"
David dan Adel pun turun dari mobil...
"Assalamualaikum" seru Adel
"Waalaikumsalam...sudah pulang Nak,lho ini siapa Del?" tanya Ibu
"Ini Pak David atasannya Adel"
Tanpa di sangka David mencium tangan Ibu Adel.
"Apakabar Bu"
"Alhamdulillah Baik,ayo silahkan masuk maaf ya rumahnya jelek" ucap Ibu Adel
David masuk rumah dan duduk berhadapan dengan Ibunya Adel.
"Del bawakan minum dan cemilan,kebetulan barusan Ibu baru selesai membuat kue"
"Baik Bu"
Adel pergi ke dapur untuk membawakan minum dan cemilan untuk David.
"Maaf ya Nak,sudah repot-repot mau mengantarkan Adel pulang"
"Tidak apa-apa Bu"
Adel pun datang membawa minuman dan cemilan..
"Silahkan Pak di minum" ucap Adel
"Terima kasih"
"Ya sudah,Ibu ke belakang dulu ya..silahkan di cicipi kue nya Nak David jangan malu-malu anggap saja rumah sendiri" ucap Ibu
"Iya Bu terima kasih"
Sepeninggalnya Ibu,Adel dan David tampak canggung..David mengambil kue yang di bawa Adel.
__ADS_1
"Hmmm..enak kue nya,Ibu lo pinter ya buat kue" seru David
"Aku juga bisa buat kue"
"Masa..gue ga percaya" seru David
"Ok..besok aku bawa kue buat Bapak"
"Di tunggu"
Waktu berjalan dengan cepat,David pun berpamitan pulang.
Adam bamgun dari tidurnya ternyata sudah gelap,Adam bangun perlahan karena takut membangunkan Echa.
Adam menatap dalam wajah istrinya itu..
"Semoga kamu baik-baik saja Sayang,ga tahu kenapa perasaan aku selalu ga enak aku akan menjaga kalian berdua segenap jiwa dan ragaku" Adam mencium kening Echa dan terakhir mencium perut Echa.
Kemudian Adam bangkit dan pergi ke kamar mandi.
Echa mulai menggeliat dan meraba tempat tidur di sampingnya.
"Kemana dia kok ga ada" gumam Echa
Tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka.
"Sudah bangun Yang!!" tanya Adam dengan mengusap-ngusapkan handuk kecil ke rambut nya yang basah.
"Wuidih..suami aku ternyata sexi banget ya" goda Echa
"Baru sadar Yang,kalau suami mu ini begitu menggoda" Adam mengedipkan satu matanya.
"Idih...genit"
Adam menghampiri Echa dengan masih bertelanjang dada.
"Apa boleh sekarang?" tanya Adam
"Sudah 3 hari lho Yang,aku ga dapet jatah" rengek Adam
"Tapi kata Dokter ga boleh berhubungan suami istri selama hamil terus di tambah masa nifas 40 hari" Echa mencoba menahan tawanya melihat raut wajah Adam yang tiba-tiba lemas.
"Benarkah?lama banget dong Yang,terus gimana Adik aku yang sudah mulai bangun kan kasihan" rengek Adam
Echa mengangkat bahunya dengan menahan tawanya...
Echa beranjak dari tidurnya,Echa mengecup bibir Adam sekilas dan pergi ke kamar mandi.
"Astaga,apa gue kuat nahan selama itu?" gumam Adam
Sementara di Kamar mandi Echa cekikikan karena sudah berhasil mengerjai suaminya.
KEESOKAN HARINYA....
Di Perusahaan Bagaskara Group...
"Maaf Bos,ada berita buruk tiba-tiba saham kita Anjlok di pasaran..perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan kita mulai menarik sahamnya" seru Rey
"Apa...kenapa bisa seperti itu Rey?" bentak Angga
"Saya belum tahu apa masalahnya,tapi saya curiga ada orang yang dengan sengaja ingin menghancurkan perusahaan kita" jawab Rey
"Kurang ajar,siapa orang yang ingin menghancurkan perusahaan kita" geram Angga
"Saya akan segera mencari tahu nya Bos,saya permisi" Rey kemudian keluar dari ruangan Angga
Di Perusahaan "G" Corporation...
"Maaf Pak,tiba-tiba saja saham perusahaan kita anjlok di pasaran" seru orang kepercayaan David
"Apa...kenapa bisa seperti itu?" tanya David
"Saya belum tahu masalahnya Pak,apalagi semua perusahaan yang bekerja sama dengan kita menarik sahamnya dari perusahaan kita karena mengetahui anjloknya saham kita" serunya lagi
"Brengsek"
__ADS_1
Di lain tempat...
Echa sedang memakaikan seragam Polisi suaminya,,Echa bingung dirinya yang sedang hamil tapi suaminya yang manja.
Echa yang mengancingkan baju seragam Adam dari tadi tidak selesai-selesai karena Adam yang terus saja menggangunya dengan menciumi seluruh wajahnya tak henti-henti.
"Stop" Echa menahan wajah Adam
"Kalau terus seperti ini kapan selesainya" Echa tampak kesal tapi Adam malah makin gemas melihat istrinya yang cemberut seperti itu.
Tiba-tiba ponsel Radit berbunyi dan tertera nama David.
"Kenapa sih nih orang ga dimana-mana selalu saja mengganggu" gerutu Adam
"Ayo cepetan angkat kali aja penting" seru Echa
Echa sedang merapikan tempat tidur tapi Adam memeluknya dari belakang dan mengangkat telpon.
"Ada apa sih Vid,pagi-pagi lo udah gangguin gue aja?" seru Adam
"..................."
"Apa...!!Ok gue ke Kantor sekarang" Adam langsung merapikan pakaiannya dia pergi ke kantor memakai pakaian Polisi
"Ada apa Kak?" tanya Echa
"Ada masalah di Kantor,aku harus segera ke sana"
"Kakak belum sarapan lho"
"Gapapa gampang nanti di Kantor saja" Adam mencium kening Echa dan segera berangkat ke Perusahaannya.
Echa tampak bingung ada apa sebenarnya,perasaannya mulai ga enak.
Sementara perusahaan Reno pun mengalami hal yang sama dengan Angga dan Adam.
Adam tiba di Perusahaannya,semua mata tertuju padanya apalagi sekarang dia memakai pakaian Polisi.
"Selamat pagi Pak" sapa Adel
Tapi Adam tidak menjawabnya dan langsung masuk ke ruangannya dan di sana sudah ada David dan orang kepercayaan David.
"Ada apa ini sebenarnya Vid,kenapa jadi seperti ini?" tanya Adam
"Kayanya ini ada orang yang sengaja mau menghancurkan perusahaan kita" seru David
"Brengsek" geram Adam
"Maaf Pak,Perusahaan BAGASKARA GROUP dan "R" GROUP juga mengalami hal yang sama dengan perusahaan kita" seru anak buah David
"Apa..jadi Perusahan Bang Angga sama Reno juga mengalami hal yang sama?,,gue tahu siapa orang di balik semua ini" seru Adam
"Siapa Dam?" tanya David
"...RAFA...." jawab Adam
π€
π€
π€
π€
π€
Wah bahaya nih,mantan Gengster Mafia melawan para Polisi siapa ya yang akan menangπ€π€
Tunggu kelanjutannya yaπ€π€
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOUπππ