KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 POSITIF


__ADS_3

Perusahaan Wiratama Group....


"Tuan,malam ini Tuan berangkat ke Surabaya ada pertemuan dengan CEO "G" CORPORATION" seru seorang pengawal


"Ok..siapkan semuanya"


Rafa terlihat tersenyum penuh arti....


Menjelang sore David dan Adel baru kembali ke hotel.


Disaat sampai di pintu kamar Adel..


"Beres-bereslah besok siang kita langsung pulang" seru David


Adel mengangguk dan terseyum...


Merekapun ke kamar masing-masing.


Malam pun tiba.


Di kediaman Bagaskara...


"Bang,anterin Echa yu pengen makan seafood" rengek Echa


"Ya ampun Dek,bukannya barusan kamu baru makan ya..masa sekarang mau makan seafood,emang ga kenyang tuh perut?" Dirga tampak heran dengan kelakuan Adiknya itu.


Sementara Angga dan Clara sudah masuk kamar duluan.


"Ayolah Bang,ini baru jam 9 masih sianglah" Echa terus saja merengek kepada Dirga


"Pesan lewat go food aja" acuh Dirga


"Ga mau,Echa maunya makan di tempatnya" Echa terus saja merengek


"Yaelah Dek,ribet banget sih" dengan malas Dirga mengambil kunci mobilnya


"Yeeeee....Abang baik deh" Echa berjingkrak-jingkrak kegirangan.


"Kaya anak kecil aja" Dirga mendelikan matanya tapi Echa terlihat cuek dan merangkul tangan Dirga.


Beberapa menit kemudian,Echa dan Dirga sampai di restoran seafood tampak masih rame.


Echa langsung memilih tempat duduk,Echa memesan berbagai menu seafood.


Dirga sampai menganga melihat Echa memesan begitu banyak makanan.


"Ga salah Dek,,banyak banget pesannya?emang bakalan habis tuh makanan?" Dirga tampak tidak percaya dengan porsi makan Adiknya yang tiba-tiba meningkat.


"Lihat aja ntar"


Pesanan pun datang,mata Echa tampak berbinar...


Tanpa menunggu lagi,Echa langsung melahap semua makanan itu...


Mulut Dirga tampak terbuka sungguh tidak percaya Adiknya makan sebanyak itu seperti orang yang kelaparan padahal sebelum kesini Echa sudah makan malam bersama.


Sekian lama akhirnya habis juga 3 porsi seafood yang dia pesan,Echa terlihat kekenyangan dan mengusap-ngusap perutnya.


"Kenyang nya"


"Ga kenyang gimana,3 porsi habis semua kamu ga kesurupan kan Dek?" tanya Dirga


"Idih amit-amit Bang,kalau ngomong sembarangan aja" seru Echa dengan mengetuk-ketukan tangannya ke meja.


"Udah pulang yu,noh lihat sudah jam 10 malam" ajak Dirga


Setelah membayar,Echa dan Dirga pulang ke rumahnya di dalam mobil Echa terus saja menguap hingga akhirnya Echa pun tidur.


"Dasar anak ini" Dirga tersenyum dan geleng-geleng kepala.


Sesampainya di rumah,Dirga langsung menggendong adiknya itu membawa ke kamar dan menidurkannya.


Sementara itu Adel dan David sama-sama tidak bisa tidur mereka tersenyum-tersenyum sendiri.


KEESOKAN HARINYA...


Adam,David dan Adel sedang sarapan bareng.


"Dam,Rafa menunggu kita di Restoran xxx jam 10 pagi" seru David


"Habis ini kita langsung berangkat" jawab Adam.


Mereka pun sudah selesai sarapan dan langsung berangkat ke tempat yang di janjikan Rafa.


30 menit kemudian mereka sampai di Restoran,pengawal Rafa menunjukan dimana Rafa berada.


"Maaf,Tuan Rafa hanya ingin bicara berdua dengan Pak Adam jadi yang lainnya mohon di tunggu di luar" ucap sang Pengawal


"Vid,lo tunggu di luar" seru Adam

__ADS_1


David menganggukan kepala dan akhirnya menunggu di luar bersama Adel.


Adam memasuki ruangan,terlihat Rafa sedang menunggu kedatangannya dengan menampilkan senyumannya.


"Hallo,selamat pagi Pak Adam!!" Rafa berdiri dan mengulurkan tangannya.


Adam menjabat tangan Rafa...


"Mari silahkan duduk Pak Adam,mau pesan apa biar saya pesankan tenang saja saya yang traktir" seru Rafa


"Terima kasih tawarannya tapi saya sudah sarapan,lagi pula saya masih mampu membayar makanan" jawab Adam dengan datar.


"Ok..sekarang apa yang anda inginkan?" tanya Rafa dengan santainya sembari memakan sarapannya.


"Perusahaan kami sedang membangun Mega Proyek yang sangat membutuhkan banyak dana,jika berkenan Perusahaan kami mengajukan kerja sama dengan Perusahaan Pak Rafa" jelas Adam


"Apa keuntungan Perusahaan saya kalau saya menyetujui kerja sama itu?" tanya Rafa


"Kami membangun Hotel itu di tempat yang sangat strategis,kemungkinan nantinya banyak Turis Lokal maupun Mancanegara yang akan singgah ke Hotel itu,karena Hotel yang kami bangun persis menghadap Pantai,kalau pembangunan Mega Proyek ini berjalan dengan lancar pemasukan buat Hotel perbulan saja menghasilkan harga yang sangat fantastis itu sudah sangat menguntungkan bagi Perusahaan Pak Rafa maupun Perusahaan saya" jelas Adam


"Tapi uang buat Perusahaan saya tidak penting,karena dengan saya tidak bekerja sama dengan Perusahaan anda saja keuangan Perusahaan kami sudah banyak jadi tidak perlu bekerja sama dengan Perusahaan mana pun"


Ucapan Rafa sungguh membuat kepala Adam panas,kalau saja Kerja sama ini tidak mempengaruhi kepada Perusahaan yang lainnya Adam tidak sudi mengemis kepada orang sombong di hadapannya ini.


"Saya menginginkan timbal balik yang sangat berharga" ucap Rafa


"Maksudnya?"


"Istri Anda"...


Jedaaaaaarrrr


Seketika emosinya memuncak,Adam berdiri dan memukul Rafa.


"Brengsek lo,dari awal gue emang ga pernah percaya sama lo jangan pernah deketin istri gue..gue putusin mulai sekarang kerja sama antara perusahaan kita gue cabut gue bakalan ganti rugi berapa pun itu,ngerti lo" bentak Adam


Adam langsung meninggalkan Restoran itu dengan emosi yang memuncak.


Para pengawal yang melihat Bos nya tersungkur di lantai ingin mengejarnya tapi Rafa melarangnya.


Adam berjalan cepat menghampiri David san Adel yang sedang ngopi-ngopi.


"Cepat,kita pulang sekarang" ucap Adam penuh emosi


David dan Adel langsung masuk mobil,Adel tampak takut melihat wajah Bos nya yang sangat menakutkan.


David melajukan mobilnya ke Bandara untuk kembali ke Jakarta.


Angga,Dirga dan Clara sedang sarapan...


"Echa kemana?kok belum turun?" tanya Angga


"Bi,tolong panggilin Echa dong" seru Clara


"Baik Nyonya" Bi Inah naik ke atas untuk memanggil Echa.


Tok..to..tok..


"Non Echa,ayo sarapan dulu semuanya sudah menunggu" seru Bi Inah


Tapi tidak ada jawaban dari Echa,kemudian Bi Inah masuk ke kamar Echa tapi Echa tidak ada di tempat tidurnya.


Bi Inah kemudian mengecek ke Kamar mandi,ternyata Echa sudah selonjoran di kamar mandi.


"Ya Alloh Non,Non Echa kenapa?" tanya Bi Inah panik


Tapi Echa tidak menjawab karena rasanya lemas sekali,lalu Bi Inah keluar dan lari ke bawah.


"Tuan Angga,Tuan Dirga tolong Non Echa" teriak Bi Inah


Semuanya berdiri dan panik...


"Kenapa Bi dengan Echa?" tanya Angga


Angga dan Dirga langsung berlari ke atas ke kamar Echa.


Angga dan Dirga mencari Echa ternyata Echa masih lemas di kamar mandi.


"Ya Alloh Dek kamu kenapa?" tanya Angga panik


"Ga tau Bang,dari tadi pagi Echa muntah terus" jawab Echa lemas


"Pasti gara-gara tadi malam,kamu kebanyakan makan seafood Dek jadi kaya gini" seru Dirga


"Makan seafood,,maksudnya?" tanya Angga


"Tadi malam Echa sama gue keluar karena dia pengen makan seafood,Echa sampe pesen 3 porsi besar lho Bang dan semuanya habis sama dia" sahut Dirga


"Ya ampun Dek,semua yang berlebihan itu ga baik gini kan akibatnya" seru Angga

__ADS_1


"Ayo Abang antar kamu ke Rumah Sakit" Angga memapah Echa,tapi baru saja satu langkah kepala Echa terasa pusing dan pandangannya gelap.


Echa pingsan,untung masih di pegang oleh Angga.


"Dek bangun Dek" Angga menepuk-nepuk pipi Echa.


"Udah Bang,langsung bawa ke Rumah Sakit" sahut Dirga


Angga langsung menggendong Echa.


"Ya Alloh,Echa kenapa Mas?" tanya Clara


"Ga tau,kita bawa Echa ke Rumah Sakit"


"Aku ikut" seru Clara


Akhirnya semuanya pergi ke Rumah Sakit.


Adam yang mendapat kabar istrinya masuk Rumah Sakit sangat panik dia ga bisa diam selama perjalanan.


Dan sesampainya di Jakarta,Adam,David dan Adel pun langsung menuju Rumah Sakit.


"Bagaimana keadaan Echa?" tanya Adam panik


"Dokternya belum keluar" jawab Dirga


Tidak lama kemudian Dokter pun keluar..


"Bagaimana Dok,keadaan istri saya?istri saya tidak kenapa-napa kan?" tanya Adam panik


"Bapak tenang saja,istri Bapak tidak kenapa-napa cuma istri Bapak..."


"Kenapa istri saya?"


"Istri Bapak saat ini sedang mengandung,usia kandungannya baru menginjak 3 minggu jadi saya sarankan jaga kandungan istri anda karena di awal-awal kehamilan sangat rentan,istri anda jangan sampai stres dan kecapean,nanti saya akan membuatkan resep selamat ya Pak" Dokter pun pergi


Adam menutup mulutnya tampak tak percaya istrinya sekarang sedang hamil.


"Selamat Bro,gue bakalan dapat 2 keponakan sekaligus" ucap Dirga menepuk pundak Adam


"Sana temuin Echa" seru Angga.


Dengan perasaan terharu Adam masuk menemui istrinya,Echa tampak masih belum sadar.


"Sayang,bangun aku sudah pulang" Adam mengelus kepala Echa


Tidak lama kemudian Echa pun membuka matanya.


"Kak Adam"


"Iya Sayang aku baru saja nyampe,,terima kasih Sayang" Adam memeluk Echa


"Kakak kenapa?" Tanya Echa bingung


"Terima kasih,sekarang kamu sedang hamil Sayang" ucap Adam bahagia


Echa menutup mulutnya kaget,tanpa terasa air matanya jatuh


"Benarkah Kak,aku hamil?"


"Iya Sayang,kamu hamil disini saat ini sedang tumbuh anak kita buah cinta kita" Adam mengusap perut Echa


Echa benar-benar bahagia,dan memeluk suaminya.


"Terima kasih sayang terima kasih" Adam menciumi kepala Echa.


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Untuk reader-reader ku tercinta mohon ikuti alur yang Author buat jangan menerka-nerka πŸ™πŸ™


Author tegasin,cukup David yang Author kasih pasangan untuk Rafa lihat saja ke depannya kaya gimana cuma Author yang tahu🀭🀭


Author tidak akan membuat cerita yang berbelit-belit tolong simak saja,bagi yang suka silahkan baca bagi yang tidak suka tinggalkan saja jangan di bacaπŸ™πŸ™


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOUπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2