
Setelah acara lamaran kemarin malam,,Adam langsung menghubungi mommy nadia dan daddy rudi.
Tidak butuh waktu lama,orang tua Adam langsung pulang ke tanah air mereka sangat bahagia mendengar kabar dari anaknya.
"Vid,mampir ke restoran Echa mommy kangen sama calon menantu mommy" sahut mommy nadia
"Siap boss" kata David
Sesampainya di restoran,Echa sedang melayani pelanggan.
"Sayang..." panggil mommy nadia
"Mommy.." Echa berlari dan memeluk calon mertuanya itu.
"Mommy kapan pulang?"
"Baru saja,,mommy langsung kesini karena mommy sudah kangen sama calon menantu mommy"
Echa tersenyum wajahnya seketika merona.
"Ayo mommy duduk dulu,,Kak David sini duduk" seru Echa
"Oh ya,,Daddy mana mom?" tanya Echa
"Tadi Daddy langsung ke perusahaan"
"Sebentar ya,,Echa ambilin dulu minum" Echa pergi mengambilkan minum buat mommy dan David.
Tidak lama kemudian Echa datang membawa minuman dan makanan buat Mommy dan David.
"Silahkan di cicipi" ucap Echa
"Sayang,,mamah sudah tau hubungan kamu dengan Adam mommy sama daddy bahagia sekali mendengarnya"
Echa hanya tersenyum...
"Bagaimana kalau kalian tunangan dulu?" usul mommy nadia
"Terserah mommy,Echa mah ikutan saja"
"Alhamdulillah,,nanti mommy bicara sama Daddy dan Adam"
Malampun tiba,,rencananya Adam dan orang tua nya mau berkunjung ke rumah Echa.
"Gimana Bi semuanya sudah siap" tanya Clara
"Sudah nyonya,,semuanya sudah beres"
"Bagus..."
Tidak lama kemudian Bel berbunyi...
Clara cepat-cepat membuka pintu.
"Selamat datang mommy,daddy" Clara memeluk mommy nadia
"Wah ibu hamil,,tambah cantik saja" puji mommy nadia
"Mommy bisa saja,,ayo silahkan masuk
hai Dam,hai Vid.."
"Hai mbak" ucap Adam dan mendapat senyuman dari David
"Mommy,Daddy apakabar?" sahut Angga dan Dirga.
Mereka akhirnya berpelukan.
"Calon mantu Daddy mana?" tanya Daddy
"Masih di kamarnya Daddy biasalah wanita" sahut Clara
Tidak lama kemudian Echa menuruni tangga...
Semua orang terpesona Echa tampak sangat cantik malam ini.
"Tutup tuh mulut,,ntar lalat masuk" bisik David
Adam langsung tersadar...
"Sialan lo Vid..." bisik Adam dengan menyiku perut David sehingga David sedikit meringis
"Kenapa Vid?" tanya Daddy
"Gapapa Daddy"
Mommy nadia langsung memeluk Echa...
"Masya Alloh cantik banget kamu Nak mirip Sinta"
"Makasih mommy..."
"Pantesan kamu pengen cepet-cepet tunangan,cantik begitu pinter banget kamu cari calon istri" goda Daddy Rudi
"Begini Angga,,tujuan Daddy sama Mommy ke sini ingin melamar Echa untuk Adam" ucap Daddy Rudi
__ADS_1
"Kalau Angga mah terserah Echa saja Daddy"
"Bagaimana sayang,apa kamu menerima lamaran dari Adam?" tanya mommy nadia
Echa mengangguk dengan menundukan wajahnya karena malu...
"Alhamdulillah..." ucapnya serempak
"Kalau begitu,,bagaimana kalau minggu depan Adam dan Echa tunangan dulu terus sebulan kemudian baru melangsungkan pernikahan" ucap mommy nadia
Semuanya tampak kaget,,apalagi Echa dia tidak menyangka kalau pernikahannya akan di laksanakan 1 bulan lagi.
"Mommy ga salah!!" sahut Echa
"Memangnya kenapa sayang,lebih cepat lebih baik mommy sudah tua ingin cepat-cepat menimang cucu" sahut mommy nadia
Echa melihat ke arah Adam,,Adam hanya mengedipkan mata nya dan tersenyum genit.
"Gimana Dek,,kalau Abang terserah kamu saja" seru Angga
"Iya Dek,,biar kamu ada yang jagain Abang kenal betul siapa Adam jadi Abang percaya sama dia bisa jagain kamu tapi kalau dia berani buat kamu sedih,Abang orang pertama yang akan kasih dia pelajaran" ucap Dirga
"Tunggu dulu,bukan kamu saja yang akan ngasih pelajaran tapi Daddy juga pasti bakalan ngasih dia pelajaran,,jadi kamu ga usah khawatir sayang" seru Daddy Rudi
Semuanya tertawa...
"Ya sudah,,sekarang kita makan malam dulu keburu dingin" ucap Clara
"Ayo semuanya kita makan dulu" ajak Angga
Echa dan Adam berjalan di belakang,Adam mencium pipi Echa tapi tidak di sangka-sangka...
Pletak....
Adam mendapat geplakan di kepalanya.
"Dasar anak nakal,,ga sabaran banget" seru Daddy Rudi
"Cuman dikit kok Dad.." keluh Adam
yang mendapat cekikikan dari Echa.
"Rasain kamu Kak,,emang enak" bisik Echa
"Awas kamu sayang,,tunggu pembalasanku"
Mereka pun makan malam dengan tenang,,setelah makan malam Echa mengajak Adam ngobrol di tamn belakang rumahnya.
"Kak,,aku mimpi ga sih?"
"Sebentar lagi aku bakalan menikah dan menjadi seorang istri,aku berasa mimpi aja akhirnya cinta aku sudah berlabuh" ucap Echa
Adam menggenggam tangan Echa..
"Kamu sudah siap menjadi ibu Bhayangkari?"
"Siap banget.."
Echa menyandarkan kepalanya ke pundak Adam.
"Terima kasih Kak,,sudah memilih aku"
Adam mencium pucuk kepala Echa berkali-kali..
"Maaf,,kalau selama ini aku sering nyakitin kamu"
"Dulu saat aku patah hati aku butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa bangkit dan sekarang kalau aku sampai patah hati lagi,aku ga tau apa aku masih bisa bertahan apa ga" sahut Echa
"Sttt...jangan bicara seperti itu sayang,aku tidak akan pernah ninggalin kamu aku pasti kan aku bakalan buat kamu bahagia"
Adam mencium kening Echa lama sekali,seakan Adam tidak mau sampai kehilangan Echa.
KEESOKAN HARINYA....
Kabar pertunangan kedua anak pemilik kerajaan bisnis itu sudah tersebar seantero Indonesia.
Dina yang sedang sarapan dengan mamahnya menghentikan suapannya.
"Dina,,bukannya itu Nak Adam ya..wah beruntung sekali mau tunangan dengan anak keluarga Bagaskara,,coba dulu kamu nerima cinta Nak Adam pasti kamu bakalan bahagia" sahut mamahnya Dina
"Penyesalan itu selalu datang terlambat mah,,tapi buat Dina dapetin cinta Kak Adam belum terlambat"
Mamahnya Dina mengerutkan keningnya...
"Jangan bilang kamu mau merebut Nak Adam seperti dulu kamu merebut Dimas dari pacarnya" tebak mamahnya Dina
"Kalau Dina sengsara berarti Echa juga harus sengsara mah" sahut Dina
1 minggu pun berlalu,,malam ini adalah malam dimana Echa dan Adam akan melangsungkan pertunangan.
Tidak tanggung-tanggung,hotel mewah berbintang 5 mereka jadikan tempat pertunangan.
Adam datang dengan sangat tampan dan gagah,bahkan senyumnya selalu terukir di wajahnya.
__ADS_1
Begitu pun dengan Echa yang terlihat sangat cantik dan anggun walaupun dengan riasan tipis.
Tiba saatnya Adam memasangkan cincin di jari manis Echa.
Semuanya tampak bahagia...
"Selamat Echa ku sayang,akhirnya sebentar lagi sold out" ucap Mira dan memeluk Echa
"Cepat nyusul" sahut Echa
Di belakang Mira,,Reno terlihat kesakitan memegang dadanya..
"Lo kenapa Ren?" tanya Adam khawtir
"Dada gue sakit Dam" jawab Reno
"Ya ampun Kak,,Kak Reno gapapa?" tanya Echa
Dirga,David,Keysa,dan Mira menghampiri Renk karena khawatir...
"Kak kita ke Rumah Sakit saja ya" sahut Mira khawatir
"Iya,ayo gue anterin" sambung Dirga
Reno menggelengkan kepala dan terus memegang dadanya.
"Gue sakit dada bukan karena gue punya penyakit,,tapi dada gue sakit karena ngelihat princess gue tunangan dan sebentar lagi mau menikah" ucap Reno lebay dengan memegang dadanya.
Semua orang memukul Reno karena kesal bisa-bisanya dia bercanda yang membuat semua orang khawatir.
"Parah lo Ren,,lo cari mati ya" seru David
Reno melihat ke arah Adam,,Adam melipat tangannya di perut dan menatap tajam ke arah Reno.
"Hehehe...gue cuma bercanda bro jangan di masukin ke hati" ucap Reno cengengesan dan buru-buru pergi.
Echa dan yang lainnya hanya bisa menggelengkan kepala.
Tiba-tiba Dimas datang...
"Selamat Cha atas pertunangannya,,aku doakan semoga kamu bahagia karena kamu pantas bahagia" ucap Dimas
Dimas harus pura-pura tegar di hadapan Echa,,padahal saat ini hatinya benar-benar hancur tak kan ada lagi kesempatan buat dirinya untuk memiliki Echa.
"Terima kasih Kak,,semoga Kakak bisa mendapatkan kebahagiaan juga" ucap Echa dengan senyuman.
"Selamat karena kamu sudah berhasil merebut Echa dari ku,tolong jaga dia,sayangi dia,jangan buat dia menangis karena Echa sudah terlalu banyak menderita dia pantas bahagia" seru Dimas dengan menjabat tangan Adam
"Pasti,,aku akan menjadikan dia wanita paling bahagia di dunia ini" jawab Adam dengan tersenyum
"Bolehkah aku meminta satu permintaan padamu?" tanya Dimas
"Kamu mau minta apa?" sahut Adam
"Izinkan aku memeluk Echa untuk yang terakhir kalinya" pinta Dimas
Adam terdiam sejenak,sampai akhirnya dia mengangguk walaupun dalam hatinya terasa panas.
Dimas langsung memeluk Echa,dan tanpa dia sadari Dimas menitikan air mata.
"Maaf Cha,,karena aku sudah membuatmu sedih dan terluka tapi asalkan kamu tau aku akan selalu mencintai kamu sampai kapanpun" bisik Dimas yang hanya dapat di dengar oleh Echa.
Dimas melepaskan pelukannya,dan langsung pergi meninggalkan tempat pesta.
Echa melihat punggung Dimas yang semakin menjauh dan akhirnya menghilang dari pandangan.
"Semoga Kakak mendapatkan orang yang bisa menyayangi Kakak dan membuat Kakak bahagia" batin Echa.
*
*
*
*
*
Akankah perjalanan Adam dan Echa menuju pelaminan berjalan dengan mulus??🤔🤔
Tetap sabar menunggu kelanjutannya ya🙏🙏
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOU💞💞💞