KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
MASUK PERUSAHAAN


__ADS_3

Akhirnya Adam mau juga masuk perusahaan,,hari ini hari pertama Adam menginjakkan kakinya di perusahaan " G" CORPORATION...


Adam masuk perusahaan dan di sambut oleh para karyawannya yang berdiri berjajar di depan pintu masuk.



Semua karyawan tampak terpesona akan ketampanan sang CEO baru di perusahaan itu,,David berjalan di samping Adam dan tak kalah tampan.


Adam berjalan tanpa senyum di bibirnya tatapannya sangat tajam.


Adam tidak memperdulikan tatapan memuja dari para karyawan perempuan.


Adam dan David terus berjalan memasuki lift dan menuju ke ruangannya.


"Gila,,sumpah tampan banget"


"Denger-denger dia juga seorang polisi lho"


"Wah kalau CEO nya tampan begitu aku jadi semangat kerja"


"Tapi sayang dingin,,dan kayanya galak"


"Dia sudah punya pacar belum ya"


Terdengar kasak kusuk para karyawan perempuan.


Adam sampai di ruangannya,,ruangan yang cukup besar.


"Maaf Pak,,ini berkas-berkas yang harus Bapak tanda tangani silahkan Bapak pelajari dulu apabila ada yang tidak di mengerti silahkan tanyakan saja" ucap David


David harus bersikap propesional,,bagaimana pun di dalam perusahaan Adam adalah atasannya.


"Saya permisi kalau ada apa-apa Bapak tinggal panggil saya" David membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan ruangan Adam.


Tiba-tiba ponsel Adam berbunyi,,di lihatnya nama yang tertera di layar ponsel seketika wajahnya berubah yang asalnya dingin,tatapannya tajam bak Singa yang siap menerkam.


Menjadi sosok kucing manis kalau berhadapan dengan wanita yang sangat dia cintai.


"Hallo sayang,kenapa pagi-pagi sudah nelpon kangen ya" goda Adam


Echa tersenyum...


"Kakak sudah sarapan belum?" tanya Echa


"Sudah..oh ya sekarang aku sedang berada di kantor aku sudah memutuskan untuk belajar mengelola perusahaan"


"Nah gitu dong aku senang mendengarnya"


"Nanti siang kamu ke sini ya,,aku butuh energi sayang sekalian bawain aku makan siang" ucap Adam manja.


"Dasar,,iya ntar siang akh kesana kalau gitu udah dulu ya aku mau berangkat ke Restoran bye.." Echa mematikan ponselnya dan bersiap-siap berangkat.


Di Restoran...


"Mir,,kayanya Kak Reno suka deh sama kamu" ucap Keysa


"Ga taulah Key,,selama ini dia ga pernah bilang sama aku" jawab Mira


"Tapi,,Kak Rey ganteng juga lho Mir"


"Apaan sich Key"


Tiba-tiba...


"Hayo lagi pada ngomongin apa?" sahut Echa


"Ini lho Cha,tentang Mira dan Kak Reno" ucap Keysa


"Oh ya,,gimana-gimana kelanjutannya?" tanya Echa antusias


"Kelanjutan apaan sich Cha,,ga da kelanjutannya" jawab Mira ketus


"Kalian berdua itu sama-sama gengsinya gede,,aku tau kamu sudah mulai suka kan sama Kak Reno" goda Keysa dengan menaik turunkan alisnya.


"Ich apaan sich" elak Mira


"Tuh kan wajahnya jadi merah kaya gitu" ledek Keysa


"Udah ahh,,aku mau ke bawah dulu" Mira langsung pergi karena malu di godain kedua sahabatnya.


Echa dan Keysa hanya bisa tertawa melihat kelakuan Mira.


Sementara itu pagi ini di ruang persidangan Dina dan Dimas sedang menjalani sidang cerainya.


Tidak butuh waktu lama,,Dina dan Dimas sekarang sudah resmi bercerai.


Di dalam mobilnya,Dina menangis sejadi-jadinya.


"Kenapa semuanya menjadi seperti ini,sia-sia selama ini perjuanganku mendapatkan Kak Dimas hancur semuanya" teriak Dina sambil memukul stir mobilnya.


Waktu berjalan dengan cepat...

__ADS_1


"Cha kamu mau kemana,bawa makanan banyak banget" tanya Keysa


"Aku mau ke kantornya Kak Adam dia nyuruh bawain makan siang" jawab Echa


"Jadi ceritanya Kak Adam mau nih ngurus perusahaan?" tanya Mira


"Iya Mir,,aku bujuk dia supaya mau...ya udah aku pergi dulu ya" sahut Echa


"Hati-hati.." teriak Keysa dan Mira


Echa melambaikan tangannya,dan melajukan mobilnya butuh waktu setengah jam untuk sampai di perusahaan Adam.



Echa berjalan dengan anggunnya memasuki perusahaan Adam,,semua mata tertuju padanya.


"Maaf,,ruangan Pak Adam di sebelah mana ya?" tanya Echa pada resepsionis


"Apa anda sudah membuat janji?"


"Sudah.."


"Anda naik saja ke lantai 7 nanti di sana anda menemukan pintu yang bertuliskan CEO"


"Oh ya terima kasih"


Echa pergi meninggalkan ke dua resepsionis yang masih melongo.


"Bukannya itu putri bungsu keluarga BAGASKARA?"


"Iya,,ya ampun cantik banget"


"Ada apa dia menemui Pak Adam?"


"Jangan-jangan,dia pacarnya Pak Adam"


"Astaga..sumpah cocok banget cantik sama tampan ihh bikin greget deh"...


Kedua resepsionis itu kegirangan membayangkan pasangan Bos barunya itu.


Di depan ruangan Adam.


"Echa ngapain disini?" tanya David


"Hai Kak David,,aku bawain makan siang buat kak Adam..Kak Adam nya ada kan di dalam?"


"Ada,kamu masuk aja"


"Makasih Cha"


Echa tersenyum dan masuk ke ruangan Adam..


Adam sibuk dengan berkas-berkas yang numpuk sampai tidak menyadari Echa masuk.


"Yah di cuekin" ucap Echa manyun dan menyimpan tangannya di perut.


Adam yang mendengar suara orang yang dia cintai langsung menoleh.


"Sayang kapan datang?" Adam berdiri dan langsung memeluk Echa.


"Saking sibuknya Aku datang sampai ga tau" Echa manyun


Adam tersenyum dan menghadiahi Echa dengan ciuman di seluruh wajahnya.


"Maaf..,,yu kita makan aku dah lapar nih" Adam membawa Echa duduk di sofa


Mereka pun makan dengan lahapnya,,meskipun pada akhirnya Echa harus menyuapi Adam karena Adam tidak bisa meninggalkan pekerjaannya.


Adam kembali ke kursinya dan mulai bekerja lagi.


Echa menghampiri dan berdiri di hadapan Adam.


"Baru aja mulai kerja sudah sibuk kaya gini apalagi ntar pasti lupa sama aku" ucap Echa cemberut.


Adam menghentikan kerjanya dan membawa Echa duduk di pangkuannya.


"Katanya aku di suruh ngurus perusahaan sekarang giliran aku sudah di perusahaan kamu ngambek" goda Adam


Echa masih tetap cemberut...


Hingga akhirnya Adam mengecup bibir Echa sekilas karena terlihat gemas melihat Echa ngambek.


"Ihh..."


"Terus gimana?apa aku ga usah masuk perusahaan saja,ya udah yu kita pulang" ajak Adam


"Ihh...bukannya kaya gitu,,Kakak ga boleh terlalu sibuk kan nanti ga da waktu buat aku" rengek Echa.


"Aku usahakan bakalan selalu ada waktu buat kamu,,aku janji" ucap Adam


"Beneran ya.."

__ADS_1


"Iya sayang.." ucap Adam dan mencium pipi Echa.


"Ya sudah,,kalau gitu aku kembali ke Restoran ya" Echa berdiri dari pangkuan Adam tapi Adam menahannya.


"Cium dulu.."


Lalu Echa mencium pipi Adam


"Bukan itu,,,tapi ini" Adam menunjuk bibirnya


"Idih...udah ahh"


"Ya udah ga bakalan aku lepasin"


Akhirnya mau tidak mau Echa menurut dan mencium sekilas bibir Adam tapi Adam malah menahan tengkuk leher Echa.


Dan akhirnya ciuman pun berubah jadi panas,setelah di rasa kehabisan napas keduanya melepaskan pungutan masing-masing dan menempelkan kening mereka.


"Udah kan,,aku pergi dulu" Ucap Echa


Adam tersenyum..


"Kak David aku pulang dulu ya"


"Mau di anterin Cha?"


"Ga usah Kak,aku bawa mobil kok"


"Ya udah kamu hati-hati Cha"


"Siap....bye"


Echa menuju parkiran dan mulai melajukan mobilnya.


Echa tidak menyadari dari tadi ada mobil yang mengikutinya.


Hingga akhirnya mobil Echa di salip,,Echa kaget dan rem mendadak.


"Astagfirullah apaan sih nih mobil" gerutu Echa


Dari dalam mobil turunlah 2 orang pria berbadan gede memakai baju hitam dan mengetuk kaca mobil Echa.


"Cepetan Keluar.." bentak pria itu


Echa ketakutan dia tidak berani membuka pintu mobil,,2 orang pria itu terus menggedor kaca mobil Echa.


"Keluar,,kalau tidak saya tembak" bentaknya lagi.


Echa terpaksa membuka pintu,,orang itu langsung menarik paksa Echa dan orang yang satunya lagi membekap mulut Echa dengan sapu tangan yang sudah ada biusnya.


Seketika Echa lemas dan tak sadarkan diri,,kedua orang itu langsung membawa Echa ke dalam mobil.


*


*


*


*


*


Hallo semuanya...


Siapa ya yang menculik Echa??🤔🤔


Penasaran kan??🤭🤭


Sabar ya,,,tunggu kelanjutannya...


*


*


*


Jangan lupa


like


vote n


komen


*


*


*


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU💞💞💞


__ADS_2