
1 bulan kemudian,hari ini tepat Dirga melaksanakan pernikahannya dengan wanita pujaannya yang tak lain adalah sahabat adiknya sendiri.
Dirga tampak menawan dengan memakai pakaian putih-putih..
"Wit wiw" Reno bersiul di depan Dirga
"Abang aku ganteng banget" puji Echa
"Ya iyalah siapa dulu dong" ucap Dirga sombong.
Sementara Echa tampak mempesona dengan kebaya yang senada dengan semua keluarga,perutnya sudah agak sedikit kelihatan karena sudah menginjak 4 bulan.
Apalagi Baby Daffin yang menjadi perhatian banyak orang,anak pertama pasangan Angga dan Clara itu membuat orang yang melihatnya gemas ingin mencium dan mencubit pipinya.
"Ayo kita berangkat" seru Angga
Semuanya pun masuk mobil masing-masing menuju kediaman Keysa.
"Kamu makin cantik saja Sayang kalau pakai kebaya kaya gitu" puji Adam
"Kakak juga kelihatan ganteng" balas Echa
Adam terus saja mengelus-ngelus perut Echa yang sudah mulai kelihatan dan tangan yang satu lagi menyetir.
"Sudah ga sabar nungguin kamu lahir Baby" gumam Adam
"Sabar Papih masih 5 bulan lagi" Echa menirukan suara anak kecil yang justru membuat Adam gemas.
"Gemas banget,istri siapa sih nih?" sahut Adam sembari mencubit pipi Echa yang sudah mulai cubby.
"Ih Kakak sakit tau" rengek Echa
Tidak lama kemudian rombongan sampai di kediaman keluarga Keysa,kami di sambut baik oleh keluarga Keysa.
Semua rombongan masuk ke dalam rumah yang sudah di dekor sedemikian rupa.
Dirga menunggu di depan penghulu,sementara Echa dan Mira langsung ke atas menemui sang calon pengantin.
"Wuidih calon Kakak Ipar cantik banget" puji Echa
"Jangan gugup kaya gitu dong,santai aja lagi" goda Mira
"Aku gugup banget nih" sahut Keysa
Echa menghampiri Keysa dan menggenggam tangan Keysa memberi kekuatan untuk Keysa.
Mereka bertiga berpelukan satu sama lain.
"Key,ayo turun acaranya akan segera di mulai" seru Mamah Keysa
"Ayo kita turun,jangan sampai Abang aku menunggu lama ya" goda Echa
Keysa pun turun di gandeng oleh Echa dan Mira,,Dirga sempat terpana melihat calon istrinya yang begitu cantik,Keysa yang merasa di perhatikan oleh Dirga merasa malu dan hanya mampu menundukan kepalanya.
"Ngedip Bang matanya jangan melotot terus nanti bola mata nya keluar lho" bisik Echa yang mampu membuyarkan lamunan Dirga.
"Dasar" Dirga mendelikan matanya ke arah Echa.
Tidak lama kemudian ijab kabul pun di mulai,Dirga begitu lancar dan tegas mengucapkan ijab kabul.
Akhirnya Dirga dan Keysa sudah Sah menjadi pasangan suami istri.
"Abang,selamat ya" Echa memeluk Abangnya itu dan menitikan air mata
"Iya sama-sama Dek"
Semuanya saling bergiliran mengucapkan selamat kepada Dirga dan Keysa.
__ADS_1
Satu persatu mulai meninggalkan tempat acara dan mempersiapkan diri untuk pesta resefsi nanti malam.
Adam dan Echa pulang ke kediaman mereka,Echa langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur tanpa mengganti pakaiannya.
"Sayang ganti dulu pakaiannya" ucap Adam
"Iya sebentar lagi" jawab Echa sembari memejamkan matanya.
Adam yang melihat istrinya seperti kelelahan mencoba mendekatinya dan berbaring di samping sang Istri.
"Kenapa cape ya?" tanya Adam
Echa menganggukan kepalanya sembari matanya tetap terpejam.
"Mau aku yang gantiin baju nya" goda Adam
"Boleh" jawab Echa santai
"Tapi jangan salahkan aku ya kalau sampai terjadi hal-hal yang di inginkan" sahut Adam
Echa tersenyum menggoda kepada Adam,tanpa menunggu lagi Adam langsung melepaskan semua yang di pakai oleh Echa.
Echa hanya pasrah saja,karena Echa juga merasa kasihan sudah hampir 1 bulan ini Adam puasa karena akibat kondisi ngidam Echa yang parah.
"Sayang boleh kan?" rengek Adam
"Boleh tapi pelan-pelan ya" pinta Echa
Serasa mendapat durian runtuh dengan semangat Adam melakukan hal yang menjadi rutinitas dia selama ini.
Setelah melakukan adegan panas di siang bolong,Echa menutupi tubuh polosnya denga selimut.
Sementara Adam terus saja menciumi perut Echa.
"Sehat-sehat di dalam perut Mamih ya Baby" ucap Adam,Echa mengelus rambut Adam dan tersenyum.
Adam menempelkan telinganya di perut Echa seolah-olah sedang mendengar omongan sang calon anak.
"Jangan banyak alasan deh,udah ah sini" Echa menarik Adam untuk tidur di sampingnya.
"Hai,yang pengantin baru itu Abang Dirga sama Keysa tapi kok yang malam pertamanya kita sih?" sahut Echa
"Biarin lah,kalau perlu kita Baby moon yu" ajak Adam
Echa melotot ke arah Adam..
"Udah ah,aku mau istirahat dulu sebelum nanti malam datang ke acara resefsi Bang Dirga dan Keysa"
Echa tidur membelakangi Adam,Adam langsung memelum Echa dari belakang.
"Ayolah Sayang kita Baby moon yu" Adam kembali mengajak Echa.
"Ga mau" jawab Echa singkat.
Adam terus memaksa Echa,sembari terus menciumi pundak Echa yang polos.
Sementara itu di kamar pengantin,Dirga dan Keysa tampak canggung dan malu-malu Keysa terus menundukkan kepalanya.
Dirga mulai mendekati Keysa dan mengangkat dagu Keysa supaya melihat ke arahnya.
"Kenapa menunduk terus,emangnya lantai itu lebih menarik ya di banding wajah aku?" tanya Dirga
"Aku malu Bang" ucap Keysa pelan tapi masih bisa di dengar oleh Dirga.
"Kenapa mesti malu,sekarang kita sudah sah menjadi suami istri" sahut Dirga
Sesaat mereka saling pandang,hingga akhirnya perlahan Dirga mendekati wajah Keysa dan dalam hitungan detik kini bibir mereka sudah saling menempel.
Tangan Dirga mulai nakal membuat Keysa merasakan tubuhnya menegang bagaikan tersengat aliran listrik.
__ADS_1
Perlahan tapi pasti,Dirga membawa Keysa berbaring di atas kasur dan mereka kembali berciuman sekarang ciuman mereka semakin panas dan saling menuntut lebih.
Keduanya sudah di kuasai oleh hawa nafsu yang memuncak,hingga mereka tidak sadar kalau sekarang mereka sudah tidak memakai sehelai baju pun.
Dirga melepaskan pungutannya dan memandang wajah istrinya dengan sendu.
"Boleh kah aku melakukannya sekarang?" tanya Dirga
Keysa sudah tidak bisa menjawab apa-apa,cuma anggukan kepala yang bisa Keysa lakukan.
Setelah mendapatkan izin,tanpa menunggu lagi Dirga langsung melakukan serangan dan akhirnya pertempuran ala Dirga dan Keysa pun terjadi.
Malam pun tiba,malam ini adalah resefsi pernikahan Dirga dan Keysa.
Keysa tampak memukau malam ini begitu pula dengan Dirga yang terlihat fresh dan gagah.
Keysa agak sedikit kesulitan berjalan selain gaun nya yang ribet,Keysa juga merasakan sakit di daerah sensitifnya akibat pergumulannya tadi siang.
"Kenapa,sakit ya?" Bisik Dirga
Keysa menganggukan kepalanya dan wajahnya tampak merah menahan malu.
"Maaf" ucap Dirga tersenyum
Tiba-tiba rombongan huru-hara datang...
"Selamat Bro,akhirnya lo pecah telor" ledek Reno
Dirga melotot ke arah Reno...
"Gimana Bro,enak ga nikah?" bisik Reno ke telingan Dirga
"Mantap pokoknya" Dirga tersenyum jahil
"Lo udah belah duren?" bisik Reno lagi
"Udah dong,ngapain lama-lama di anggurin" jawab Dirga
"Mantap..gercep juga lo" ledek Reno
"Hayo,lagi bisik-bisik apaan?" tanya Mira
"Sayang,nikah yu!" ajak Reno dengan tidak tahu malunya.
"Ya ampun Kak,tuh mulut lemes banget" Mira menarik tangan Reno agar turun dari atas pelaminan.
Semuanya tertawa melihat kelakuan pasangan itu,dan akhirnya satu persatu memberi selamat kepada Dirga dan Keysa.
π€
π€
π€
π€
π€
Hallo Reader-reader ku tercinta,terus dukung ya karya-karya Author jangan lupa kasih like n vote sebanyak-banyaknya biar Author lebih semangat lagiππππ
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOUπππ