KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI Season 1 & 2
KCSP SEASON 2 KEBAHAGIAAN ADAM DAN ECHA


__ADS_3

Echa memggeliat dia merentangkan tangan nya.


"Ya ampun ternyata sudah pagi selama itu kah aku tidur" gumam Echa



Echa melihat ke arah suaminya yang masih terlelap,Echa langsung menuju kamar mandi saat Echa menggosok gigi rasa mual itu datang lagi.


Echa tidak tahu kalau dirinya sedang hamil,karena pada saat hamil pertama Echa tidak merasakan apa-apa.


Adam terbangun karena mendengar istrinya muntah-muntah lagi di kamar mandi.


"Sayang,buka pintunya kamu muntah lagi?" tanya Adam dengan mengetuk pintu kamar mandi.


Setelah menunggu 10 menit,akhirnya pintu kamar mandi terbuka wajah istrinya yang cantik tampak pucat.


"Kamu baik-baik saja?" tanya Adam khawatir


"Kok aku selalu mual ya Kak?"


Adam menarik lembut tangan Echa dan mendudukannya di atas kasur,Adam berlutut di depan Echa.


"Kamu tahu ga,apa alasannya kamu mual-mual terus?" tanya Adam


Echa menggelengkan kepalanya...


"Karena di dalam perut kamu ini ada bayinya,kamu hamil lagi Sayang" ucap Adam


Echa menutup mulutnya dan matanya mulai berkaca-kaca.


"Benarkah?apa Kakak tidak bohong?" tanya Echa


"Tidak Sayang,tadi malam saat kamu pingsan aku memanggil Dokter ke sini dan Dokter mengatakan kalau kamu sedang hamil" jelas Adam


Echa langsung memeluk Adam...


"Aku sangat bahagia Kak" sahut Echa


"Nanti siang kita ke Dokter kandungan untuk memastikannya" seru Adam


Echa menganggukan kepalanya...


"Ya sudah Kakak mandi dulu sana,aku siapkan sarapan dulu"


"Ok Cantik" Adam mencium bibir Echa sekilas


Echa turun ke bawah dan menuju dapur,Echa mau membuat nasi goreng kesukaan suaminya.


"Pagi Bi Sum" sapa Echa


"Pagi Nyonya,Nyonya sudah baikan?"


"Sudah Bi,,Echa mau membuat nasi goreng buat Kak Adam" ucap Echa


"Biar Bibi saja Nyonya yang buat nasi gorengnya Nyonya kan baru sembuh"


"Gapapa Bi,biar Echa saja yang masak Bibi ngerjain yang lain saja" sahut Echa


Saat Echa mengupas bawang putih dan memotongnya tiba-tiba perutnya merasa mual krmbali.


Echa menutup mulutnya dan berlari ke arah washtafel dan muntah,,muntah yang di keluarkan hanya cairan saja karena memang Echa belum makan apa-apa lagi dari tadi malam.


Bi Sum dengan sigap memijat tengkuk leher Echa.


"Ya ampun Nyonya kenapa?"


"Bi,buang jauh-jauh bawang putihnya Echa ga kuat bau banget" seru Echa.


Adam yang baru turun dari tangga tampak kaget saat melihat Echa yang sedang di pijat oleh Bi Sum.


"Bi,Echa kenapa?" tanya Adam


"Tadi Nyonya mau masak nasi goreng,tapi pada saat Nyonya memotong bawang putih Nyonya langsung muntah"

__ADS_1


"Bi,tolong ya buang semua bawang putihnya" ucap Echa


"Baik Nyonya"


Adam membawa Echa duduk di sofa ruang tamu.


"Maaf Kak,aku ga bisa buatin nasi goreng buat Kakak" Echa tampak bersedih


"Sudah gapapa aku sarapan roti saja"


"Apa Nyonya sedang hamil Tuan?" tanya Bi Sum


"Iya Bi"


"Alhamdulillah,mudah-mudahan kehamilan sekarang Nyonya dan calon bayi nya sehat"


"Amin Bi"


Adam pergi ke POLRES,hari ini dia tidak ke kantor karena David sudah ada Adel yang membantunya.


Sementara itu Echa hari ini pergi ke Restoran,sesampainya di Restoran Echa langsung naik ke atas.


"Hai Girls" sapa Echa


"Seneng banget kayanya" seru Mira


"Aku punya kabar gembira buat kalian berdua"


"Kabar gembira apa?" tanya Keysa


"AKU HAMIL"


Keysa dan Mira menutup mulutnya karena terkejut dan langsung memeluk Echa.


"Aaaaaaaa...selamat ya!!"


"Terima kasih"


"Sudah berapa bulan?" tanya Keysa


Keysa dan Mira tampak antusias,mereka memberikan semua makanan dan minuman yang Echa mau tapi sayang harus berakhir dengan muntah lagi dan lagi.


Sekarang Echa sedang berbaring di sofa,dia tampak lemas tidak ada makanan atau pun minuman yang masuk ke tubuhnya.


Sehingga Keysa dan Mira merasa khawatir,beda dengan kehamilannya yang pertama yang segala makanan masuk sekarang Echa benar-benar merasakan ngidam yang luar biasa.


"Gimana keadaan Echa?" tanya Adam khawatir.


Mira dengan sigap langsung menelpon Adam karena merasa khawatir,dan Adam langsung datang.


"Tuh lihat dia lemas banget,dari tadi muntah terus" ucap Keysa.


Adam menghampiri istrinya..


"Sayang kita ke Dokter yu" ajak Adam


"Kepala aku pusing Kak"


Tanpa aba-aba lagi,Adam langsung menggendong Echa dan membawanya ke Rumah Sakit.


Sesampainya Adam di Rumah Sakit,Adam menanyakan tentang keberadaan Dokter Dewi,Ya Adam menelpon Clara dan menanyakan Dokter Kandungan wanita karena Adam tidak mau Echa di tangani oleh Dokter pria.


Dia berpikir,istri cantiknya itu tidak boleh ada pria lain yang pegang-pegang selain dirinya.


Setelah sampai di ruangan Dokter Dewi,Echa di baringkan dan Dokter Dewi mulai memeriksanya.


"Bagaimana Dok,keadaan istri saya?" tanya Adam


"Pak Adam tidak usah khawatir,kejadian seperti ini memang biasa terjadi kepada Ibu hamil,istri anda hamil baru 3 minggu" seru Dr.Dewi


"Tapi Dok,waktu hamil pertama istri saya tidak seperti ini malah makannya banyak dan tidak pernah mual juga"


"Iya,orang hamil itu beda-beda Pak ada yang tidak merasakan ngidam sama sekali,ada yang ngidamnya parah seperti Istri anda" jelas Dr.Dewi

__ADS_1


Echa perlahan bangun dan turun dari ranjang pemeriksaan di bantu oleh Adam.


"Karena sebelumnya Ibu Echa pernah keguguran,jadi saya sarankan Ibu untuk tidak beraktivitas dulu Ibu harus bed rest supaya janin yang ada di dalam kandungan Ibu sehat" seru Dr.Dewi


"Baik Dokter" ucap Echa lemas


"Saya akan membuatkan resep vitamin,obat penambah darah dan obat anti mual juga Bapak bisa tebus di depan,dan untuk Ibu minum susu hamil ya Bu" seru Dr.Dewi


"Iya Dokter"


Dokter menjabat tangan Adam dan Echa..


"Selamat ya Bapak Ibu semoga sehat selalu,dan jangan lupa bulan depan periksa lagi ke sini" ucap Dr.Dewi


"Baik Dokter terima kasih" jawab Adam


Adam dan Echa pun pergi meninggalkan Rumah Sakit dengan sebelumnya menebus obat yang harus di minum oleh Echa.


Di perjalanan Adam menghentikan mobilnya di sebuah mini market.


"Tunggu sebentar" Adam turun dari mobilnya masuk ke mini market.


Tidak lama kemudian Adam keluar dengan membawa 2 kantong kresek penuh.


"Ya ampun Kak,banyak banget beli susunya" Echa melotot tidak percaya apa yang di lakukan Adam


"Aku borong semuanya,biar kamu dan anak kita sehat" seru Adam santai.


Sesampainya di rumah,Echa langsung ke kamarnya untuk istirahat.


"Sayang,aku harus ke POLRES lagi aku masih Dinas soalnya" ucap Adam


"Ya sudah Kakak pergi saja"


"Tapi aku ga tega ninggalin kamu dalam keadaan seperti ini" Adam memeluk istrinya


"Gapapa,kan ada Bi Sum sana pergi" ucap Echa


"Cium dulu" rengek Adam


Tanpa menunggu lagi Echa langsung mencium suaminya itu.


"Sudah sana pergi"


Adam berjongkok di depan perut Echa.


"Sayang,Papih kerja dulu ya jagain Mamih jangan buat Mamih kesusahan ya" Adam mencium perut Echa berkali-kali


"Iya Papih" jawab Echa dengan menirukan suara anak kecil.


Adam pun berangkat Dinas.


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


πŸ–€


Mana dukungannya reader-reader ku tarcinta😘😘


Masih setia kan menunggu kelanjutannya.


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOUπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2